Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

Pernah "MENCARI ILMU" atau hal-hal yang berkaitan dengan kekuatan GAIB? Yuk masuk!


Recommended Posts

Posted

Gue pengen cerita tentang pengalaman gue dalam melakukan praktek gaib.

 

----

 

Beberapa tahun lalu, gue diceritakan oleh teman (Sebut saja teman gue namanya Wahyu.) tentang GURU nya yang bisa membantu kita untuk menarik benda-benda peninggalan sejarah/uang/emas/harta kuno jaman dulu (tentu saja berkaitan dengan gaib).

 

Wahyu menceritakan bahwa banyak banget orang yang datang dan berguru ke beliau, mulai dari yang sekedar pengen dagangannya laris, pengen awet muda, atau pengen kebal, dan lain-lainnya. Awalnya ya gue pikir ini mbah dukun dari mana pula, kayaknya jago banget. Jadi pengen berguru gue, tentu saja yang gue cari adalah ilmu kebal untuk menjaga diri (karena gue pikir, waktu itu lagi jamannya begal dan aksi kekerasan dan gue sering banget pulang larut malam sendirian).

 

Singkat cerita, gue akhirnya memutuskan untuk berangkat ke rumahnya bersama Wahyu naik motor. Dengan pemikiran bahwa, setelah urusan Wahyu selesai baru deh gue minta ilmu buat diri gue sendiri. Dengan berbekal beberapa pasang baju, celana panjang,  sarung, dan peralatan mandi lainnya dimasukkan ke dalam ransel, berangkatlah! Rumahnya lumayan jauh dari kota Bogor, tepatnya di daerah kaki gunung Salak. Akses jalannya udah berstatus pengerasan jadi masih bisa diakses dengan motor/mobil. Tetapi, untuk bisa mengakses ke rumahnya hanya bisa menggunakan motor, jadi yang pakai mobil dll itu diparkir dipinggir jalan atau dititipkan dirumah tetangga dibagian luar-luar (atau lahan kosong milik beliau). Rumahnya terbilang mewah, dan luasan terasnya udah kayak lobby mall (lebay dikit). Intinya bisa menampung beberapa puluh orang lah kalo mau ngadain pengajian.

 

Apa yang membuat beliau ini terasa lebih SPESIAL dibandingkan "GURU" lainnya? Yaitu karena beliau tidak mematok tarif jika "membantu" orang. Beliau lebih mementingkan keberhasilannya dulu daripada bayarannya. Beliau ini umurnya sudah 40an, tapi penampilannya masih kayak anak muda, rambut panjang, selalu memakai kopiah, berbadan tegap, dan bersahaja. Pembawaannya yang COOL, dan "kayak teman" inilah yang membuat semua orang tertarik. Beliau memiliki 2 istri dalam satu atap, memiliki keturunan Putra dan Putri dari istri pertama dan kalo gak salah Bayi Putri dari istri kedua, tentunya dengan 2 ART. Beliau ini dipanggil dengan sebutan "UWA" oleh semua orang dalam bahasa Sunda ini bisa juga diartikan sebagai "OM". 

 

Sesampainya kami disana, kami disambut hangat oleh Uwa dan segera memanggil ART nya untuk membuatkan kami kopi dan gorengan. Kepribadian Uwa yang bersahaja membuat kami nyaman ngobrol ngalur ngidul dengan beliau. Saat itu, tiba waktu shalat Ashar dan beliau mengajak kami untuk shalat berjamaah di Masjid didekat rumahnya yang beliau bangun. Semakin terpukau gue melihat beliau, begitu dihormati dan disegani dikampungnya tapi tidak membuat beliau Sombong dan berbusung dada.

 

Selepas shalat Ashar, kami berjalan kembali ke rumah beliau dan beliau-pun menanyakan tujuan kami datang dan menanyakan kepada Wahyu siapa gue. Dan akhirnya gue memperkenalkan diri, dan beliau sangat welcome. Wahyu menyebutkan bahwa ia sangat membutuhkan uang, kekayaan, gitu-gitulah. Wahyu meminta untuk dibantu memanggil/mengangkat harta dari dalam Gunung Salak.

 

FYI, ada sebuah mitos yang menyebutkan bahwa disuatu tempat didalam Gunung Salak terdapat harta benda emas melimpah yang disimpan oleh Yang Mulia Prabu Siliwangi dan keluarganya. Harta benda emas tersebut adalah simpanan untuk anak-cucu keturunan beliau yang sewaktu-waktu bisa diminta jika sedang dalam kesusahan. Gitu-gitu deh.

 

Akhirnya Uwa pun menyetujui, dan memberikan syarat-syarat yang harus dibawa ke atas (Gn. Salak) sebagai persembahan/sesajen nantinya. Yaitu Darah manusia, kembang-kembangan, kopi, teh, gula, Sprite, Dan beberapa items lain yang (mungkin) bagusnya tidak perlu disebutkan. Kami pun menyanggupi, dan sisa hari itu kami habiskan untuk membeli persediaan tersebut, tentu saja membeli persediaan makanan juga. Sepulangnya kami berbelanja, hari sudah larut dan Uwa pun meminta kami untuk menghabiskan malam dirumahnya dan beristirahat didalam rumahnya, diruang tamu dengan beralaskan tikar. Gak perlu khawatir, kami nggak bunuh orang kok buat dapetin darahnya. Kami beli 2 kantung darah dari rumah sakit/Puskesmas sekitar. MAHAL ANJEEEENKK!

 

Fajar sudah terbit dari tempat semestinya, kamipun terbangun karena tersengat matahari. Ternyata sudah jam 9 bray! Malu dong?! Kami langsung bergegas mandi, dan berpakaian rapih lalu beranjak keluar menemui Uwa yang sedang ngopi santai di saung bambu miliknya didepan rumah. Kira-kira begini gambaran rumah beliau;

- Rumah memanjang seperti barak, tapi dalam bentuk mewah.

- Ada 4 kamar tidur, 2 kamar mandi bersebelahan (dipisahkan untuk laki-laki dan perempuan)

- Dapur kotor besar dibelakang rumah.

- Terdapat teras dan lapangan didepan rumahnya, biasa digunakan untuk anaknya bermain.

- Diujung lapangan tersebut ada sebuah saung bambu sederhana yang menghadap kerumahnya.

- Rumah beliau dikelilingi oleh persawahan disepanjang mata memandang didepan rumahnya (tentu aja semua tanah beliau)

- Disamping rumah beliau ada pekuburan umum, tanah yang beliau wakafkan untuk dijadikan pekuburan.

- Ditengah-tengah pekuburan tersebut ada sebuah saung bambu yang ukurannya lebih kecil dari yang didepan (jika duduk dalam posisi bermeditasi mungkin hanya muat untuk berdua)

- Dipinggir persawahan didepan rumah beliau, ada beberapa deret rumah petak kecil yang disediakan untuk orang-orang yang ingin bermalam/menginap disitu.

 

[BERSAMBUNG AH, CAPEK NGETIK. NANTI UPDATE DISINI AJA YA]

Mohon maaf apabila ada kekurangan, dan kesalahan dalam penulisan. Kesamaan nama itu hanyalah kebetulan (nama samaran, untuk lokasi dll adalah real. 

Posted
1 hour ago, KEKEN said:

tentu saja yang gue cari adalah ilmu kebal untuk menjaga diri

Selain untuk menjaga diri, seringkali nih di kawasan gua dulu ( Bekasi Utara, Babelan ) ilmu kebal dipake buat tavvuran. Menurut gua udah keterlaluan sih apalagi bocah yang pake ilmu kebal cuma buat gaya-gayaan ato bocah yang ngaku ngaku pake ilmu kebal ( kalo disana ilmu kebal disebut wapak )

Posted

Gua ngeri klo nyoba2 gitu, cuma yang jelas gua selalu berpegang teguh pada prinsip bahwa manusia lebih tinggi derajatnya dari pada Jin / Syaiton.

Posted
Just now, Sinatrio said:

Gua ngeri klo nyoba2 gitu, cuma yang jelas gua selalu berpegang teguh pada prinsip bahwa manusia lebih tinggi derajatnya dari pada Jin / Syaiton.

S7

Posted
12 hours ago, Sinatrio said:

Gua ngeri klo nyoba2 gitu, cuma yang jelas gua selalu berpegang teguh pada prinsip bahwa manusia lebih tinggi derajatnya dari pada Jin / Syaiton.

Hmmmm di coba dulu bud

Posted

hantu itu apa min?

15 hours ago, Sinatrio said:

Gua ngeri klo nyoba2 gitu, cuma yang jelas gua selalu berpegang teguh pada prinsip bahwa manusia lebih tinggi derajatnya dari pada Jin / Syaiton.

 

Posted

Surat Al-Baqarah, Mengusir Setan Dari Rumah Anda

Oleh: Ustadz Ahmad Anshori, Lc

Bismillah, walhamdulillah, was sholaatu was salaam ‘ala Rasulillah, wa ba’du..

Kita semua gelisah dan tidak suka, jika rumah kita menjadi tempat singgahan setan. Karena Allah ta’ala telah menetapkan, setan sebagai musuh yang sebenarnya bagi manusia. Sudah pasti tak ada keiinginan yang lebih besar dalam benak mereka, kecuali menimpakan bahaya dan malapetaka kepada manusia, baik berkaitan agama ataupun dunia mereka.

Membaca surat Al-Baqarah, adalah salah satu senjata jitu untuk mengusir setan dari rumah anda.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan,

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

 “Jangan jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” 

(HR. Muslim no. 780, dari Abu Hurairah –radhiyallahu’anhu-)

Dalam hadis lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan,

إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامًا وَسَنَامُ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ، وَإِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ خَرَجَ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي يُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Sesungguhnya segala sesuatu punya puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah, dan sesungguhnya setan jika mendengar surah Al-Baqarah dibaca maka ia akan keluar dari rumah yang dibaca di dalamnya surah Al Baqarah.” (HR. Hakim, dinilai Hasan oleh Syaikh Albani).

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan sebab mengapa membaca surat Al-Baqarah dapat mengusir setan dari rumah,

“ Setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah. Maksudnya adalah, jika anda membaca surat Al-Baqarah, maka setan akan lari keluar dari rumah anda dan tidak akan mendekat. Sebabnya, karena dalam surat Al-Baqarah terdapat ayat kursi, nama-nama Allah serta terkandung ayat-ayat yang dapat mengusir setan dan membekas pada diri mereka.”

(Syarah Riyadhusshalihin 4/684).

Bagaimana Teknis Membacanya?

Tidak diharuskan dibaca dengan suara lantang. Membacanya dengan lirih, itu sudah mencukupi.

Demikian juga tidak disyaratkan supaya berkhasiat mengusir setan, harus dibaca selesai pada hari itu juga. Boleh dicicil setiap harinya.

Dan boleh dikhatamkan dengan cara dibagi beberapa orang. Masing-masing membaca jatahnya. Akantetapi yang lebih utama, masing-masing membaca surat Al-Baqarah secara sempurna.

(https://islamqa.info/ar/69963)

Cukupkah dengan Rekaman Mp3?

Kita simak penjelasan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berikut ini,

لا، لا، صوت الشريط ليس بشيء، لا يفيد؛ لأنه لا يقال ” قرأ القرآن “، يقال: ” استمع إلى صوت قارئ سابق “، ولهذا لو سجلنا أذان مؤذن فإذا جاء الوقت جعلناه في ” الميكرفون ” وتركناه يؤذن هل يجزئ؟ لا يجزئ، ولو سجلنا خطبة مثيرة، فلما جاء يوم الجمعة وضعنا هذا المسجل وفيه الشريط أمام ” الميكرفون ” فقال المسجل ” السلام عليكم ورحمة الله وبركاته ” ثم أذن المؤذن، ثم قام فخطب، هل تجزئ؟ لا تجزئ، لماذا؟ لأن هذا تسجيل صوت ماض، كما لو أنك كتبته في ورقة أو وضعت مصحفا في البيت، هل يجزئ عن القراءة؟ لا يجزئ

Suara murotal pada kaset tidak cukup, tidak dapat berfungsi mengusir setan. Karena rekaman kaset tidak bisa dikatakan “membaca Alquran”. Lebih tepat bila dikatakan,”Dengarkanlah suara Qori’ (pembaca Alquran) sebelumnya.” Oleh karena itu seandainya kita merekam azan, kemudian saat tiba waktu sholat kita perdengarkan di mikrofon, tanpa kita mengumandang azan, apakah ini cukup? Tidak cukup..

Atau kita merekam khutbah jumat yang membangkitkan semangat, kemudian ketika tiba hari jumat, rekaman tersebut kita perdengarkan melalui mikrofon, khotib dalam rekaman itu mengucapkan “Assalamualaikum waeahmatullah wa barakatuh,” Lalu muadzin mengumandangkan azan. Setelah azan selesai khutbah diperdengarkan kembali, apakah seperti ini sah? Tidak sah.

Mengapa?

Karena rekaman adalah suara yang telah berlalu. Seperti misalnya anda menulis transkip rekaman pada secarik kertas atau meletakkan mushaf di rumah, apakah hal tersebut dapat mewakili bacaan? Tidak…

(Liqa’ Bab Al-Maftuh, soal nomor 986).

Berapa Kali Membaca Al-Baqarah?

Ada hadis yang menjelaskan, bahwa surat Al-Baqarah dibaca setiap malamnya atau siangnya. Dengan melakukan hal tersebut, setan tidak akan mendekat sampai tiga malam atau tiga hari berikutnya.

Dari Sahl bin Said beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahualaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامًا ، وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ ، مَنْ قَرَأَهَا فِي بَيْتِهِ لَيْلًا لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَ لَيَالٍ ، وَمَنْ قَرَأَهَا نَهَارًا لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ

“Sesungguhnya segala sesuatu punya puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah. Siapa yang membacanya di rumahnya pada malam hari, setan tidak akan masuk ke rumahnya selama tiga malam. Dan siapa yang membacanya di siang hari, setan tidak akan bisa masuk rumahnya selama tiga hari.” (HR. Ibnu Hibban dan Baihaqi).

Namun, kalimat terkahir dari hadis ini; yaitu bagian yang menjelaskan siapa yang membaca surat Al-BAqarah pada malam hari, setan tidak akan masuk rumahnya selama tiga malam, sampai akhir hadis, dinilai oleh para ulama hadis statusnya dhaif. Mengingat diantara daftar perawinya ada yang bernama Khalid bin Sa’id, yang dinilai oleh para ulama sebagai perawi yang lemah.

(Lihat : Silsilah Al-Ahadits Ad-Dho’ifah, Syaikh Albani, nomor hadis 1349).

Sehingga yang benar, dalam hal ini tidak ada batasan tertentu terkait harus berapa kali membacaan surat Al-Baqarah. Sebagaimana dijelaskan dalam fatwa Lajnah Daimah (Komisi Riset Ilmiyah dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi),

” ليس لقراءة سورة البقرة حد معين ، وإنما يدل الحديث على شرعية عمارة البيوت بالصلاة وقراءة القرآن ، كما يدل على أن الشيطان يفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة ، وليس في ذلك تحديد ، فيدل على استحباب الإكثار من قراءتها دائما لطرد الشيطان

Tidak ada batasan tertentu terkait pembacaan surat Al-Baqarah.Yang ditunjukkan oleh hadis adalah, perintah memakmurkan rumah dengan sholat dan membaca Alquran. Sebagaimana dijelaskan bahwa setan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah. Dan tidak ada batasan jumlah tertentu dalam hal ini. Hadis tersebut menunjukkan anjuran memperbanyak membaca surat Al-Baqarah, untuk mengusir setan dari rumah… (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 3/127-128).

Diantara hikmahnya adalah, kita akan mempersering membaca surat Al-Baqarah. Tidak ada dalil yang menerangkan jaminan, bahwa setan tidak akan lagi kembali ke rumah setelah dibacakan surat Al-Baqarah.

Setan mungkin saja kembali setelah selesai pembacaan surat Al-Baqarah. Sebagaimana yang terjadi pada adzan, setan lari terbirit-birit ketika mendengar azan. Namun setelah azan selesai, setan kembali lagi untuk menggoda orang-orang sholat. Demikian pula yang terjadi pada pembacaan surat Al-Baqarah di rumah.

Maka tidak adanya dalil yang menerangkan batasan pembacaan surat Al-Baqarah, seyogyannya menjadi motivasi untuk sering mengisi rumah kita, dengan bacaan surat Al-Baqarah.

Demikian..

Wallahua’lam bis showab.



Read more https://konsultasisyariah.com/30663-baca-surat-al-baqarah-setan-lari-dari-rumah-anda.html

Posted

kampret kentang banget gua baca dari atas sampe bawah eh taunya bersambung, jadi penasaran dah LANJUT WOOIIII ?

Posted

Jujur aja, semasa hidup gua pernah deket sama 2 cewek pakai Semar Mesem, khasiat nya joss. Cuma ya di badan ngerasa capek aja gitu, lesu tiap hari. Menurut cerita, kalo kita pake itu ada yg jagain, katanya sih itu pemikatnya, tp gua ga ngerti, yg gua paham cuma doa dan cara pakai nya.

  • Top 1

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...