Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[GUIDE] Psikologi


Recommended Posts

Posted

                                                                                                              Psikologi

                                                   aXDsXjJ.jpg

 

Halo, patriot JGRP!  Saya mau memberi tentang Roleplay Psikologi. Dan lihat tahap-tahap yang dilakukan adalah seperti berikut.

 

Bagaimana membaca pikiran ?

Membaca bahasa tubuh orang lain.
Membaca bahasa tubuh adalah komponen inti dari membaca pikiran. Lewat bahasa tubuh, kita bisa mengetahui emosi dasar seseorang. Ketika seseorang mengamati gerak tubuh orang lain, mereka dapat mengenali emosi sedih, marah, gembira, takut dll, bahkan ketika pengamatan hanya dilakukan dengan pencahayaan yang minim.

 

B1AqQM7.jpg

 

Ekspresi wajah juga merupakan penanda bagi kita untuk dapat mengetahui apa yang dipikirkan orang lain. Salah satu sumber yang kaya akan penanda ini adalah mata seseorang; otot-otot di sekitar mata. Contohnya: mata yang turun ketika sedih, terbuka lebar ketika takut, terlihat tidak fokus kala sedang berkhayal, menatap tajam penuh kecemburuan, atau menatap sekitarnya ketika tidak sabar.

Kita dapat semakin tahu pikiran orang lain dari komponen-komponen dalam percakapan—kata-kata, gerak tubuh, dan nada suara. Namun diantara ketiganya, Isi pembicaraan menjadi komponen terpenting dalam membaca pikiran dengan baik.

 

Cara bermulai percakapan dengan orang lain.

1. Kenalilah orang lain
Jika kita berinteraksi dengan seseorang selama kurang lebih sebulan, kita akan lebih mudah untuk mengenali apa yang ia pikirkan dan rasakan. Hal tersebut dapat terjadi karena: kita mampu mengartikan kata-kata dan tindakan orang lain dengan lebih tepat, setelah mengamatinya dalam berbagai situasi; kedua, kita mengetahui apa yang terjadi dalam hidup mereka, dan mampu menggunakan pengetahuan itu untuk memahami mereka dalam konteks yang lebih luas.

 

2. Bukalah percakapan dengan hal hal yang mudah di pahamin oleh lawan Roleplay kamu.

Saat memulai percakapan, biasanya mereka menyapa pasien dengan kata kata berbau senang, menyapa, dan bahagia, tetapi jangan terlalu menonjolkan diri (So kenal aja) karena kita masih dianggap orang baru oleh mereka.

Spoiler

* Falicia Costeau menatap Vincent dengan senyuman, memulai pembicaraan.
Falicia Costeau says: Hallo.
Vincent Antonio says: Hallo.

Falicia Costeau says: Bagaimana hari anda, cukup menyenangkan?

Vincent Antonio says Hmm...cukup, karena saya naik taxi tidak bayar.
Falicia Costeau says: Enak ya, Bagaimana kabar keluarga anda?
Vincent Antonio says: Cukup baik, hanya saja saya sudah lama tidak bertemu dengan mereka.

 

3. Raut wajah.

Raut muka seseorang, sangat menentukan sesuatu yang seseorang alami waktu itu. Walau sedang sedih, senang, gembira, patah hati, jika seseorang berusaha menutupi hal yang dirasakannya, pasti akan terbongkar dalam raut muka. Perlu kita ingat, bahwa ekspresi emosi bisa berbeda di berbagai budaya. Ekspresi sedih di satu budaya, bisa jadi diinterpretasikan sebagai emosi lain di budaya lain. Jadi jika ingin membaca seseorang, kita perlu memperhatikan pula unsur budaya yang berlaku di tempat tinggal orang itu, jangan sampai salah menebak, atau bahkan memicu terjadinya kesalahpahaman.

 

4. Jangan terburu buru, di bawah santai aja.

Seseorang cenderung “menyamakan diri” dengan lawan bicaranya melalui postur tubuh dan pola napas. Jika anda merasa tegang, teman bicara anda bisa saja, secara tidak sadar, menjadi tegang pula lalu terhambat, dan akhirnya menjadi sulit untuk dibaca. Ambillah napas panjang, senyumlah, dan coba untuk menampilkan keterbukaan dan penerimaan kepada siapapun yang bersama anda.

Perlu kita ingat, lawan Roleplay kamu pasti akan lebih mudah memberikan umpan balik, jika kita melayani mereka dengan rileks, santai, juga ramah. Mereka akan mengikuti emosi lawan Roleplay cakapnya jika sedang dalam keadaan seperti tadi.

Spoiler

* Falicia Costeau mengambil nafas panjang, memperlihatkan sifat keterbukaan dengan senyuman

Falicia Costeau says: Hahaha...saran saya, jika anda memang anda iri dengan seseorang, sebaiknya anda menunjukan bahwa anda bisa lebih baik dari dia dan buktikan kalau anda bisa.
Vincent Antonio says: Wah.. terimakasih dok, saya akan berusaha bahwa saya pantas bekerja disana dan saya harus bekerja keras, seperti dia.

* Vincent Antonio senyum
Falicia Costeau says: Betul itu, anda harus berusaha selagi anda bisa dan hiraukan orang lain nilai anda jelek.

Vincent Antonio says: Bener itu dok, terima kasih sekali. Atas motivasinya, saya akan buktikan itu.

 

 Roleplay semacam ini seperti anda harus ke ASGH atau CGH, untuk mengasah Roleplay anda dan lawan Roleplay kamu. Semoga teman teman JG:RP bermanfaat dan bermotivasi untuk kualitas Roleplay kalian.

  • Like 5
  • Top 3
  • Thanks 1
Posted
8 hours ago, Japang™ said:

Kalo bisa ngomongnya ''Lu atau gue'' lebih baik ''Kamu, aku, saya'' disini kita berperan sebagai orang yang tinggal di Amerika, bukan Indonesia.


+1

 

Ya, masa ya kalian ngomong sama dokter "gua atau lu". IRL juga orang lain ga berani ngomong gitu.

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...