Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

Leaderboard

Popular Content

Showing content with the highest reputation on 03/08/2026 in all areas

  1. Selamat pagi/siang/sore/malam, Komunitas Jogjagamers! Menjelang Idul Fitri 1447H, seluruh staff JGRP dan JGVRP mulai dari Volunteer, Helper, Administrator, dan Management akan mendapatkan jatah liburan pada tanggal 16 Maret 2026 sampai dengan 5 April 2026. Mereka akan dibebaskan dari segala kewajibannya untuk tidak duty admin in-game atau forum dalam masa liburan. Namun jangan khawatir karena masih akan ada banyak staff yang mempunyai waktu luang untuk menjalankan duty admin in-game maupun forum. Yang ingin kami sampaikan adalah untuk tidak memaksa ataupun meminta staff JGRP atau JGVRP untuk memeriksa: Character Story. Report Player. Refund Request. Unban Request. Dan urusan forum lain-lain. Jika ada waktu luang pasti akan diperiksa oleh staff, hanya saja mungkin agal lambat dari biasanya. Segala aktifitas atau administrasi in-game (/report, /ask dan /stuck) akan tetap direspond. Dan semua akan kembali normal seperti biasa setelah masa liburan berakhir. Mohon pengertiannya, terima kasih. SELAMAT IDUL FITRI 1447H. MINAL AIDIN WAL FAIZIN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.
    31 points
  2. Selamat malam admin faction @Vermouth, saya leader faction Groppies memutuskan untuk mengakhiri roleplay fng saya di sini. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kesempatan dan tempat kepada saya untuk membangun groppies di server JGRP ini. Saya rasa Groppies memang sudah waktunya untuk berhenti dan saya mewakilkan member Groppies lainnya mengucapkan maaf sebesar besarnya karena belum bisa memberikan roleplay yang menarik selama 4 bulan terakhir ini. Semoga kitasemua tetap bisa menyalurkan kreativitas kita dalam Beroleolay FnG kedepannya dan tetap mengembangkan ciri khas FnG yang ada di JGRP. Saya izin pamit dari game ini dan terima kasih kepada seluruh Fng yg pernah terlibat roleplay bersama Groppies semoga kalian semua sukses terus dan tetap konsisten… Terima kasih
    5 points
  3. Dapet mod motor bagus tapi bete pas dicoba tangan nya ga ngepas? solusi nya ZZPUMA VehIK, ini mod "paksain" kaki sama tangan karakter buat ngepas di stang motor/step motor tanpa custom ifp, ini kompatibel sama custom ifp cuma minus nya kalo make custom ifp tangan sama kaki nya tetep ngepas di stang/step motornya biasanya custom ifp motor motor MC yang tangan nya lepas dari stang motor kalo berenti nah ini mod bakal ngedisable itu sayangnya, cocok buat yg suka motor motoran tanpa harus mikirin "aduh tangan nya ngepas ga ya sama skin", kalo lu pake FPS V3.5 BETA yg support Codsmp ini mod cocok banget karena sinkron parah tiap belok belok termasuk player lain juga kalo lu ikutin tips dibawah, btw ini mod juga kompatibel sama mod mobil cuma ya ga semua mod motor/mobil kompatibel karena harus diedit ulang di blender biar bisa kompatibel tapi tenang gw sediain beberapa mod motor yang udh gw edit biar kompatibel sama VehIK ini (mobil menyusul krn gw terlalu mager). Control: Ketik "vehik" tanpa harus mencet T nanti muncul menu cara kontrol nya pencet TAB buat pindahin ke page bawah, arrow kiri, kanan buat adjust, arrow atas bawah buat pilih menu, SHIFT buat percepat adjust, CTRL buat perlambat adjust, ilangin menu nya ketik "vehik" lagi. Cara pasang: Cukup taro folder "VehIK" kedalem modloader langsung bisa dipake Preview dari gw: Preview dari author nya: Preview motor yg udah gw edit: note: Motor motor MC ama Sport Fairing aman buat di gonta ganti file nya kaya misal freeway.dff jadi wayfarer.dff, kaki ama tangan nya masih nge detect pas, klo ga ngepas atur aja lewat menu nya Tips: Link download: Direct Download VehIK (Password RAR nya 123) Website Author Vehicle Examples MOD MOTOR MC/CAFE RACER/SPORT FAIRING/SANCHEZ YANG UDAH GW EDIT BIAR SUPPORT IK Credits: ZZPUMA SimBoRRis Unknown authors of the bikes
    3 points
  4. (Sub-thread ini ditujukan untuk kalian yang memiliki minat bergabung pada Los Caminantes M.C atau hanya sekedar ingin post aja kegiatan bareng - bareng. Siapapun diperbolehkan untuk reply screenshot Roleplay di post ini, good luck!)
    1 point
  5. Introduce for teenagers with Japan culture from Verona Highschool who really into Motorcycle's life like Bosozoku. They hanging out in Marina Complex after school or they skip the school. Talk about life, motorcycle or anything about that how teenagers used to. This stories for how Yozakura Bozosoku take's off and for teenagers who trying approach to us. ((METAGAMING WILL NOT TOLERATED))
    1 point
  6. ((This thread will be following Yung G-Town development as teenager at Ganton.))
    1 point
  7. Travie_Raimundo Travie Raimundo was born in 2003 in the border town of East Los Santos, a rough and tumble city rife with street life and gang violence. From a young age, Travie was accustomed to a hostile world. His father was involved with a criminal group and disappeared when Travie was a child, leaving his mother to raise him alone. His neighborhood was filled with the sounds of police sirens, nighttime motorcycle races, and whispers of gang power. At 18, Travie began working as a courier for a local gang, simply to earn money and support his mother. But unbeknownst to him, that small step was the beginning of a long road that would lead him deeper into the criminal world. By the age of 20, Travie had become known within the gang as a daring and formidable young man. He possessed a quick grasp of the situation and knew when to act or disappear. Many older gang members began to trust him with important tasks in the city. On the hot and dangerous streets of East Los Santos, Travie learned that fear would only lead to defeat. He was often seen riding his motorcycle at night, patrolling gang territory, ensuring no rival groups tried to infiltrate. From a lowly courier, Travie slowly transformed into a figure both respected and feared. Despite his life of violence and conflict, Travie still harbored a side that few saw. He wasn't entirely proud of the life he led, but felt trapped in it. For Travie, the streets had become a school of life, teaching him about loyalty, betrayal, and survival. Every night, he stood on the rooftops of old buildings, gazing at the lights of East Los Santos, and wondering if he would ever leave it all behind. But as long as the gang still needed him and enemies continued to emerge, Travie Raimundo knew that life in the dark world might have only just begun. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 1 - 2 tahun URL Namechange: https://jogjagamers.org/topic/371740-cn-traymiento-bienvenueza-to-travie-raimundo-clamours/#comment-3780653 Account UCP yang saya miliki: clamours Account Forum yang saya miliki: clamours Saya clamours selaku pemilik account UCP clamours bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Travie_Raimundo) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
    1 point
  8. Guide about a Criminal Syndicate or commonly known as Drug Trafficking Organization Hai teman-teman, kali ini gua mau bahas tentang Drug Traffickers, atau yang biasa disebut Organized Crime Syndicate. Kenapa disebut Organized Crime Syndicate? Karena berbeda dengan organized crime berbasis mafia pada umumnya, sebuah crime syndicate tidak berfokus pada satu ras atau latar belakang tertentu. Fokus utama mereka bukan membangun kekuasaan jangka panjang berbasis keluarga atau darah, tapi profit jangka pendek dan efisiensi distribusi. Orang-orang di dalam crime syndicate yang menyalurkan barang ilegal hanya dipakai “seperlunya”. Sampai titik tertentu, selama masih berguna dan tidak membawa masalah, mereka akan tetap dipakai. Tapi ketika sudah tidak dibutuhkan atau mulai membahayakan kepentingan bersama, individu tersebut bisa langsung dibuang tanpa banyak pertimbangan. Agar mempermudah para pembaca, gua akan membuat struktur guide ini berdasarkan beberapa bagian yaitu : I. RECRUITMENT II. OPERATING PROCEDURE III. STRUCTURE IV. CONSEQUENCES V. PURPOSE VI. MAIN FOCUS Oke, langsung aja kita mulai ke pembahasan gabut ini. I. RECUITMENT Seperti yang sudah gua jelaskan sebelumnya, crime syndicate tidak pernah dibangun di atas loyalitas. Loyalitas itu mahal, ribet, dan berisiko. Hal-hal kayak darah, ras, atau sejarah keluarga yang masih diagung-agungkan di mafia tradisional seperti LCN di sini justru dianggap beban. Dalam Drug Trafficking Organization atau crime syndicate, identitas personal tidak punya nilai. Nama, asal, latar belakang, semua itu cuma noise. Yang dicari cuma satu: fungsi. Selama seseorang bisa menjalankan fungsi itu, dia dipakai. Begitu fungsinya berhenti atau mulai jadi risiko, dia langsung kehilangan nilai. Sesederhana itu. Marcello Fiorentino adalah contoh yang pas. Dia seorang soldier yang dikirim keluarganya ke sebuah kota katakanlah Los Santos bukan untuk membangun nama, bukan untuk membesarkan family, tapi murni untuk satu tujuan: mengalirkan barang. Crack yang ia terima bukan simbol kepercayaan, tapi titipan dagang. Selama barang bergerak dan uang kembali ke atas, Marcello dianggap sukses. Selebihnya tidak penting. Masalahnya, distribusi seperti ini tidak bisa dijalankan sendirian. Bukan karena butuh tim, tapi karena butuh tameng. Dan di sinilah proses rekrutmen mulai berjalan: bukan mencari orang terbaik, tapi mencari orang yang paling bisa dikorbankan. Target rekrutmen crime syndicate hampir selalu datang dari lapisan yang sama: 1. Seorang jobless yang dipecat, lalu terjerumus jadi drug addict sampai kehilangan fungsi sosial. Orang seperti ini bukan cuma butuh uang cepat, tapi juga sudah terbiasa hidup di bawah tekanan. 2. Anak muda 15–18 tahun dari lingkungan ghetto, yang sejak awal sudah hidup dekat dengan kriminal kecil dan street gang. Mereka belum punya apa-apa, jadi tidak ada yang perlu dijaga. 3. Seorang hooker korban human trafficking, yang tubuh dan hidupnya sudah lebih dulu dikapitalisasi oleh sistem lain. Menjual barang terlarang hanyalah lapisan eksploitasi berikutnya. 4. Ex-convict yang gagal kembali ke kehidupan normal. Dengan catatan kriminal di belakang, pilihan mereka tinggal sedikit, dan crime syndicate tahu itu. Orang-orang ini direkrut bukan untuk berkembang, tapi untuk menyerap risiko. Mereka adalah lapisan yang paling dekat dengan konsumen, hukum, dan kematian. Kalau tertangkap, mereka tidak membawa informasi penting. Kalau hilang, tidak ada yang bertanya. Dan kalau mati, jaringan tetap jalan. Di titik ini, konsep “naik pangkat” sebenarnya sudah salah kaprah. Crime syndicate tidak pernah berniat menaikkan siapa pun. Tidak ada jalur karier, tidak ada masa depan, dan tidak ada posisi aman. Yang ada cuma orang-orang yang untuk sementara belum diganti. “Naik Pangkat” dalam Crime Syndicate: Ilusi Berbeda dengan mafia tradisional yang mengenal jabatan dan hierarki, posisi di crime syndicate ditentukan oleh satu hal: seberapa besar kamu bisa membangun jarak antara dirimu dan risiko. Carlitos Conzaguita adalah contoh yang tepat. Awalnya dia cuma antek Marcello penjual crack per kilo, setor kick-up, selesai. Tapi Carlitos punya satu kelebihan: dia tidak berhenti di posisi paling kotor. Dia mulai menarik orang lain untuk menggantikan peran yang paling berisiko. Perlahan, Carlitos membentuk sistem versinya sendiri: Harga tetap mengikuti Marcello sebagai supplier utama Konsumen difokuskan ke pembelian besar agar perputaran cepat Penyalur lain direkrut untuk menutup jarak dengan jalanan Distribusi tetap jalan tanpa perlu Carlitos turun langsung Di titik ini, Carlitos tidak “naik pangkat”. Yang terjadi adalah: dia berhenti jadi expendable. Dia masih bisa dibuang, tapi biayanya jadi lebih mahal. Dan dalam crime syndicate, itulah satu-satunya bentuk “kenaikan posisi” yang nyata. Crime syndicate tidak tumbuh lewat loyalitas atau struktur sakral, tapi lewat seleksi alam yang brutal. Yang bertahan bukan yang paling setia, tapi yang paling cepat memindahkan risiko ke orang lain. Sisanya? Habis. Diganti. Dilupakan. II. OPERATING PROCEDURE Fokus utama dari Operating Procedure adalah satu hal: cashflow harus tetap jalan. Selama uang muter dan barang bisa disalurkan, berarti sistem masih hidup. Di crime syndicate, konsep legal front sebenarnya bukan sesuatu yang wajib, berbeda dengan organisasi kriminal tradisional yang memang butuh kedok jelas dan tempat tetap. Crime syndicate tidak punya base atau tempat nongkrong tetap. Mereka tidak berkumpul untuk sekadar ngobrol atau menunjukkan eksistensi. Pertemuan hanya terjadi kalau memang diperlukan, selebihnya masing-masing jalan sendiri. Bahkan di luar urusan organisasi, antar anggota bisa saling tidak kenal. Dan itu memang disengaja. Dalam beberapa kondisi, bukan hal aneh kalau individu-individu yang berada di bawah payung yang sama bisa konflik, bahkan tembak-tembakan, tanpa ada yang tahu kalau mereka sebenarnya satu jaringan. Karena itulah operating procedure di crime syndicate bukan aturan ketat, tapi lebih ke formalitas minimum supaya semua tetap berjalan di jalurnya. Operating procedure ini bukan untuk membangun loyalitas, tapi untuk: memastikan distribusi tidak terputus membatasi informasi yang beredar membuat setiap orang hanya fokus ke tugasnya masing-masing Legal Front (Jika Diperlukan) - TIDAK WAJIB!! Walaupun tidak wajib, crime syndicate tetap bisa menggunakan legal front, tapi fungsinya bukan sebagai identitas organisasi. Legal front hanya dipakai sebagai alat, dan bisa dibuang kapan saja kalau sudah tidak aman. Contoh legal front yang sering dipakai: Bar atau tempat hiburan Tidak membutuhkan pendidikan tinggi untuk bekerja, mudah dimasuki siapa saja, dan perputaran uangnya cepat. Cocok untuk distribusi kecil dan perekrutan informal. Tempat judi atau komunitas tertentu Bisa berupa tempat taruhan, ruang judi, atau perkumpulan yang terlihat “biasa”. Tempat ini sering dijadikan titik temu sementara atau jalur masuk uang tunai. Toko kecil atau usaha cash-based Seperti pawnshop, toko barang bekas, atau usaha lain yang wajar menerima uang tunai. Digunakan untuk memutar uang dan menyamarkan aktivitas individual. Legal front ini tidak bersifat permanen. Begitu terlalu panas atau mulai menarik perhatian, tempat tersebut bisa langsung ditinggalkan tanpa berdampak besar ke organisasi. III. STRUCTURE Struktur dalam sebuah Organized Crime Syndicate tidak berjalan secara vertikal seperti mafia tradisional. Tidak ada sistem pangkat resmi, tidak ada upacara pengangkatan, dan tidak ada hierarki berbasis darah. Struktur di sini terbentuk secara fungsional, berdasarkan peran, koneksi, dan seberapa besar kontribusi seseorang terhadap cashflow. Secara umum, struktur crime syndicate bisa digambarkan sebagai jaringan berlapis, bukan piramida kekuasaan. 1. Supplier / Handler Posisi ini biasanya diisi oleh pihak yang memiliki akses langsung ke barang. Mereka bisa berasal dari keluarga kriminal lain, organisasi di luar kota, atau jaringan yang lebih besar. Supplier tidak terlibat langsung di jalanan, dan jarang terlihat. Dalam konteks contoh sebelumnya, keluarga Marcello berperan sebagai supplier. Mereka menyediakan barang, menentukan kualitas, serta harga dasar. Hubungan mereka dengan distributor bersifat bisnis, bukan emosional. Ciri utama: Tidak turun langsung ke lapangan Memegang kontrol atas suplai Minim eksposur Bisa mengganti distributor kapan saja 2. Distributor / City Operator Distributor adalah tulang punggung dari crime syndicate di tingkat kota. Mereka menerima barang dari supplier dan bertanggung jawab atas peredaran di wilayah tertentu. Marcello Fiorentino berada di posisi ini. Tugas utamanya adalah memastikan barang tersebar dan uang kembali ke atas. Marcello tidak perlu mengontrol semua orang secara langsung, yang penting target distribusi tercapai. Ciri utama: Beroperasi di satu kota Mengatur jalur distribusi Merekrut penyalur tingkat bawah Menjadi penghubung antara supplier dan street-level 3. Independent Cell / Sub-Distributor Di posisi inilah Carlitos Conzaguita berada. Awalnya hanya bekerja di bawah Marcello, tapi karena memiliki koneksi sendiri, Carlitos membentuk cell independen. Cell ini tidak sepenuhnya terpisah, tapi juga tidak sepenuhnya dikontrol. Selama Carlitos masih: membeli barang dari Marcello mengikuti harga dasar menyetor kick-up sesuai kesepakatan maka dia tetap dianggap bagian dari jaringan. Ciri utama: Punya jaringan sendiri Bisa merekrut orang lain Mengatur sistem internal masing-masing Bisa berkembang atau hancur tanpa memengaruhi struktur utama 4. Street-Level Operatives Ini adalah lapisan terbawah dan paling disposable. Mereka berhadapan langsung dengan konsumen dan risiko hukum paling tinggi. Orang-orang di level ini biasanya: Tidak mengenal struktur di atasnya Hanya tahu siapa yang memberi barang Mudah diganti Jarang bertahan lama Recruitment di level ini sudah dijelaskan di bagian sebelumnya: jobless, anak muda ghetto, korban trafficking, dan individu bermasalah lainnya. 5. Facilitator (Tidak Wajib) Dalam beberapa kondisi, crime syndicate juga menggunakan pihak pendukung yang tidak terlibat langsung dalam distribusi. Contohnya: Pemilik bar Pengelola tempat judi Pemilik toko cash-based Perantara keuangan Mereka bukan anggota, tapi punya fungsi penting. Jika terjadi masalah, hubungan bisa langsung diputus tanpa dampak besar ke struktur utama. Struktur crime syndicate bertahan karena: tidak terpusat, minim komunikasi langsung, berbasis fungsi, bukan loyalitas, setiap lapisan bisa diganti. Jika satu cell tertangkap atau hancur, lapisan lain tetap bisa berjalan. Inilah yang membuat crime syndicate sulit diberantas secara menyeluruh. IV. CONSEQUENCES Konsekuensi? Kalau kamu mengira bahwa setiap orang yang berada di bawah jaringan Organized Crime Syndicate memiliki semacam “perlindungan” dari organisasi, itu salah besar. Berbeda dengan made man di sebuah family tradisional yang masih punya nilai loyalitas dan kepedulian internal, di crime syndicate konsekuensi adalah fondasi utama organisasi. Justru karena tidak ada loyalitas, maka kontrol hanya bisa dijaga lewat rasa takut dan risiko. Disposal di sini sangat gampang terjadi. Anggota diperlakukan layaknya aset sekali pakai. Selama masih berguna, dipakai. Begitu menjadi beban, langsung dibuang. Seseorang yang terhubung dengan crime syndicate, bahkan hanya karena melakukan “sedikit” kesalahan, sudah cukup untuk menghilangkan dirinya dari jaringan. Dalam kondisi tertentu, konsekuensi paling ekstrem adalah dibunuh, tergantung situasi dan tingkat risiko yang ditimbulkan. Beberapa konsekuensi yang terpikir oleh gua sejauh ini antara lain: Hilangnya barang yang seharusnya didistribusikan, baik karena dicuri, disalahgunakan, atau dijual di luar jalur. Tertangkapnya seorang distributor oleh kepolisian, atau indikasi bahwa individu tersebut masuk atau mencoba masuk ke witness protection program. Terhubung dengan jaringan kompetitor, distributor lain, atau pihak luar tanpa izin. Bentuknya bisa macam-macam, mulai dari jual barang silang sampai berbagi informasi. Gagal setor atau manipulasi kick-up, baik disengaja maupun karena ketidakmampuan individu mengelola jalurnya sendiri. Membawa perhatian berlebihan, entah itu karena gaya hidup mencolok, kekerasan terbuka, atau tindakan ceroboh yang membuat jalur distribusi “panas”. Kenapa Konsekuensi Ini Penting Seperti yang sudah disebutkan, Crime Syndicate adalah organisasi dengan risiko tinggi, baik bagi individu yang masuk ke dalamnya, maupun bagi jaringan itu sendiri. Oleh itu, hal paling penting yang selalu dihindari adalah bocornya informasi supplier. Supplier adalah titik paling sensitif. Selama identitas dan jalur supplier aman, maka organisasi masih bisa bertahan, meskipun beberapa cell di bawahnya hancur. Inilah alasan kenapa chain-of-command harus tetap terputus-putus. Dalam contoh sebelumnya, Marcello sebagai jalur tengah tidak bertemu langsung dengan banyak pihak. Ia hanya berhubungan dengan pembeli skala besar atau sub-distributor seperti Carlitos. Di bawah itu, informasi dipotong lagi. Semakin ke bawah posisi seseorang, semakin sedikit yang ia ketahui. Dan semakin sedikit yang ia ketahui, semakin kecil kerusakan yang bisa ditimbulkan jika ia tertangkap atau menghilang. Inti dari Consequences pada point ini adalah : Tidak ada perlindungan Tidak ada toleransi kesalahan besar Tidak ada jaminan umur panjang Semua bisa diganti Dalam crime syndicate, kesalahan tidak selalu dibalas dengan peringatan. Dalam banyak kasus, kesalahan langsung dibalas dengan penghapusan. Pada point ini biar mempermudah kejelasan perbedaan paling utama dengan DTO (Drug Trafficking Organization) dan Traditional Organized Crime adalah dengan table sebagai berikut. Aspek Utama DTO - Crime Syndicate Traditional Organized Crime Identitas & Ikatan Tidak ada identitas personal. Individu hanyalah fungsi operasional. Identitas melekat pada keluarga, nama, dan darah. Nilai Loyalitas Loyalitas bersifat sementara dan transaksional. Loyalitas mutlak dan seumur hidup. Konsekuensi & Perlindungan Tidak ada perlindungan disposal cepat dan pragmatis. Dilindungi oleh struktur family; hukuman lewat hierarki. V. PURPOSE Akhirnya kita sampai ke Purpose / Tujuan. Jujur aja, gua udah capek ngetik. Tapi justru bagian ini adalah point paling PENTING dari DTO (Drug Trafficking Organization). Kenapa? Karena DTO itu krusial buat setiap rantai yang berhubungan dengan narkotika. Hilangnya fungsi dari sebuah DTO bukan cuma berdampak ke satu organisasi, tapi bisa menciptakan domino effect ke banyak aspek, mulai dari logistik ilegal sampai perputaran ekonomi gelap di suatu negara atau kota. Drug sendiri punya banyak fungsi bagi penggunanya. Secara garis besar, narkotika dipakai untuk memicu adrenalin, menenangkan pikiran, atau melarikan diri dari tekanan hidup. Itu sebabnya, sampai sekarang, konsumsi narkoba masih terus terjadi. Walaupun barang tersebut ilegal, tetap bisa terdistribusi secara luas. Pertanyaannya: kenapa itu bisa terjadi? Jawabannya satu: karena ada DTO. Tiga Entitas Utama dalam Rantai Drug Trafficking Untuk memahami purpose dari DTO, kita bisa membagi peran organisasi ke dalam tiga kategori besar. 1. Cartel (Production Level) Cartel berperan sebagai produsen utama. Mereka menguasai sumber bahan mentah dan proses awal produksi. Contohnya cartel dari Meksiko yang: menanam tanaman bahan baku memprosesnya di fasilitas tertutup mengubahnya menjadi produk siap edar Bukan “pabrik” dalam arti formal, tapi lebih ke fasilitas produksi tersembunyi yang dijaga ketat dan jauh dari pengawasan hukum. Fokus cartel bukan distribusi kecil, tapi kuantitas besar dan kontinuitas suplai. 2. Crime Enterprise Crime enterprise adalah organisasi yang menghubungkan dunia produksi dengan dunia distribusi. Bentuknya bisa bermacam-macam, dan biasanya sudah eksis sebelum masuk ke bisnis narkotika. Contoh paling umum: Motorcycle Club (MC) Street Gang Organized Crime berbasis tradisional Organisasi ini punya: wilayah manpower jaringan kekerasan Drug hanyalah salah satu komoditas, bukan identitas utama mereka. 3. Drug Trafficking Organization (DTO) DTO biasanya tidak muncul dari nol, tapi lahir dari konflik, kebutuhan, atau celah di antara organisasi lain. DTO bisa tercipta karena: sebuah family mengirim soldier perpecahan internal organisasi, kolaborasi pragmatis antar kelompok Contoh paling sederhana: Gang A bertemu dengan Gang B. Lalu terciptalah “Gang AB”, bukan untuk perang wilayah, tapi fokus menjual satu produk tertentu. Soal sistem, jalur, dan aturan bisa diatur belakangan yang penting profit jalan dulu. Sub-point penting: Dari sinilah biasanya terjadi rekrutmen di tengah jalan, di mana anggota DTO bukan berasal dari Gang A maupun Gang B, melainkan orang luar yang direkrut murni berdasarkan fungsi. VI. MAIN FOCUS Pada akhirnya, fokus utama Drug Trafficking Organization atau crime syndicate dalam konteks ini sebenarnya hanya satu: profit. Namun profit yang dimaksud bukan jangka panjang, bukan stabilitas, dan bukan keberlanjutan. Yang dikejar adalah keuntungan cepat, jangka pendek, dan bisa diputus kapan saja. Organisasi ini memang tidak pernah dirancang untuk hidup lama. Tidak ada ambisi menjadi legenda, tidak ada kepentingan membangun nama besar, dan tidak ada kebutuhan menjaga eksistensi. Jika sebuah DTO hancur dalam semalam, itu bukan kegagalan itu justru bagian dari cara kerjanya. Di sinilah perbedaannya dengan MC, street gang, atau mafia tradisional. Organisasi-organisasi tersebut dibangun di atas ritual, simbol, identitas, dan loyalitas. DTO tidak memiliki itu semua. Tidak ada prosesi, tidak ada pengangkatan resmi, dan tidak ada ikatan emosional antar individu. Justru karena kesederhanaan inilah DTO mudah dibuang dan diganti. Namun di titik ini muncul twist yang sering disalahpahami. Banyak orang mengira DTO lemah karena tidak punya struktur sakral, tidak punya loyalitas, dan tidak punya sejarah. Padahal kenyataannya, di situlah letak kekuatannya. DTO tidak bisa dihancurkan dengan cara yang sama seperti organisasi lain, karena yang dihancurkan biasanya hanya permukaannya. Yang jatuh bukan sistemnya, melainkan nama, lokasi, dan orang-orang expendable di lapisan bawah. Ketika satu DTO runtuh, jalur distribusi, koneksi, dan alur uangnya tidak benar-benar hilang. Semuanya hanya berpindah wadah. Besok bisa muncul DTO baru dengan nama berbeda, wajah berbeda, dan orang berbeda, tetapi memainkan fungsi yang sama. Yang berubah hanyalah kulit luarnya.Pada tahap ini, crime syndicate tidak lagi bisa dipahami sebagai organisasi, melainkan sebagai mekanisme. Sesuatu yang bisa dihidupkan dan dimatikan sesuai kebutuhan. Tidak perlu dipertahankan, karena sejak awal memang tidak pernah diniatkan untuk bertahan lama. Itulah sebabnya DTO menjadi bentuk organisasi yang paling sering digunakan. Bukan karena narkoba satu-satunya bisnis, melainkan karena DTO adalah wadah paling efisien untuk memutar uang dengan cepat, meminimalkan eksposur, menghindari keterikatan, dan mudah di-reset kapan saja. Dan di sinilah plot twist terakhirnya. Justru karena DTO bisa dibuang sewaktu-waktu, orang-orang di lapisan atas nyaris tidak pernah tersentuh. Yang tertangkap, yang tumbang, dan yang dikorbankan selalu lapisan bawah. DTO hanyalah alat, bukan tujuan. Maka ketika sebuah crime syndicate runtuh, pertanyaan yang tepat bukan “kenapa gagal?”, melainkan “apakah memang sudah waktunya dibuang?”. Intinya, crime syndicate tidak mengejar stabilitas, kehormatan, atau loyalitas. Selama masih untung, jalan. Begitu berhenti untung, buang. Akhir kata, dari saya pribadi, guide ini masih jauh dari kata sempurna. Thread ini diterbitkan bukan sebagai kebenaran mutlak, melainkan sebagai ruang diskusi terbuka agar kita bisa saling bertukar sudut pandang secara santai dan spontan. Jika ada hal yang ingin dibahas lebih lanjut atau disampaikan secara pribadi, saya membuka ruang bagi seluruh teman-teman komunitas JGRP untuk mengirimkan pesan pribadi melalui forum, termasuk kritik maupun masukan. Terima kasih atas seluruh kontribusi dan partisipasi dari semua pemain JGRP, dan khususnya yang saya sebut dibawah ini. Honorable Mention Mobster Tingkat keras!: @Naradax @temamilsa @be4zsty @Saintdom Thanks for bapak-bapak yang dari awal udah RP sama gua : @humbleson@boogeygod Thanks for support all this time: @MuhammadMisbahG My beloved crew who stand with me so far! : @NathanDwiPutra @Rizky Gunawan @Aco Baruga Source : Drug Trafficking Organizations - FBI Goverment Records.
    1 point
  9. 1 point
  10. Whiskey After War, Holding Jefferson Mates. Fly high allies, respect. We still never touch, never down. Jefferson is us [The last RP with GWB].
    1 point
  11. bricka gini juga, groppies gini juga, aduh be mana ini nyong @pace becker
    1 point
  12. *watches* lmk vro @najar @Midday
    1 point
  13. Resigned Senior Helper boopeace Reinstated raihanrawadi90 as Junior Helper (2 weeks probation as Volunteer)
    1 point
  14. Reinstated BADRI as Administrator Level 2
    1 point
  15. Halo para Warga Jogjagamers! Pada kesempatan kali ini.. saya akan memberikan sedikit guide, yang dimana guide tersebut tentang “Band” atau cara ber-roleplay menjadi Crew-Band. Sebelumnya mungkin kalian semua mempunyai band favorite kalian masing masing yah, entah itu genre rock/metal/blues dan lain lain, pokoknya yang sering kalian dengarkan dan kalian suka. Nah kalo kalian mau.. dari situ, dari band yang kalian suka, kalian bisa menciptakan roleplay! Kalian bisa membuat roleplay band, misal kita ambil contoh band nya Adalah “Green Day” band pop punk yang sangat terkenal, kalian di IC juga bisa loh ber roleplay seperti itu, dengan catatan kalian merangkai nya ulang, seperti membuat ulang nama band nya dan jadikanlah band favorite kalian sebagai kiblat untuk roleplay band kalian. untuk roleplay nya, dalam roleplay band ini kalian bisa melakukan banyak hal. Mungkin kalian bisa bener bener RP dari “0” yang dimana mungkin masih ditahap perbincangan / planning, kemudian bisa juga berlanjut ke roleplay Jamming Jamming santai / training section gitu, terus kalo misal in roleplay band nya sudah terbentuk, sudah ada crew nya dan sudah mulai terstruktur.. kalian bisa roleplay untuk membeli-membeli alat musik, atau menyewa alat music untuk giggs, atau mungkin cukup sekedar roleplay menyewa studio untuk latihan routine, semua itu tergantung kalian mau gimana arah nya. Pokoknya kalian bisa ngikutin aktifitas anak anak band di IRL dan diterapin ke Roleplay kalian. Kemudian kalian juga bisa mengimprove RP nya seperti kalian mulai RP band Tour, mulai RP Giggs di tempat tempat ramai, atau mungkin collab dengan band lain. berikutnya adalah beberapa peran umum dalam suatu band modern, yang mempunyai peran penting dan yang bisa kalian roleplay-kan: - Vokalis/Singer - Drummer - Lead Guitarist - Rhythm Guitarist - Bassist - Pianist / Keyboardist - Sequence Player Saya juga akan menjelaskan tugas tugas mereka didalam suatu band, dan bagaimana mereka bekerja sebagai mestinya. - Vokalis: Sesuai judulnya.. Vokalis/Singer.. yang dimana pada suatu Band, vokalis bertugas untuk menyanyi, mengisi lagu dengan lirik lirik yang indah, dan mempunyai banyak makna, vokalis ini Adalah salah satu posisi paling penting, karena disetiap band pasti harus ada Vokalis untuk bernyanyi di setiap lagunya. * Referensi Vokalis: > Contoh Roleplay < /me raises his voice, use his emotion into every lyrics. /me grips the microphone, sings with properly, try to catch the note and feel the vibe. /me takes a deep breath, adjust his microphone and get ready with his voice. - Drummer: Drummer adalah salah satu posisi yang paling penting juga loh! Karena drummer mempunyai tugas untuk menciptakan Beat menggunakan drumset nya, yang dimana drummer juga terkadang diberi tugas untuk memimpin tempo pada suatu lagu agar tidak acak acakan mungkin istilah nya mah “Tempo tuh ada di drummer”, dengan Drumset nya drummer memainkan Bass, Snare, Tom-Tom, Hi-Hat, Crash Cymbal, Ride cymbal dan lain lain yang menciptakan suara yang keras. * Referensi Drummer: > Contoh Roleplay < /me takes the drum stick, checking the sound of the drumset. /me filling in the music with playing every beat. /me looking at his crew, keeps the tempo and match it with the melody. - Lead Guitarist: Gitar lead atau gitaris melody yang posisi nya juga sangat penting, berhubungan dengan gitar rhythm, yang dimana Guitarist Lead akan memainkan melody melody disepanjang lagu yang akan mengisi lagu agar tidak sepi, mengisi lagu dengan nada nada yang unik, menarik, dan mungkin dengan nada yang khas. Menjadi Lead Guitarist juga adalah salah satu posisi yang sulit, karena banyak Teknik yang harus dikuasai untuk benar benar menjadi “Lead Guitarist” banyak Teknik Teknik keren yang bisa kalian lakukan dan roleplaykan agar kalian terlihat seperti “Lead Guitarist” Seperti memainkan tapping yang cepat seperti “Eddie Van Hallen” atau mungkin seperti “Jimmi Hendrix” yang Wah-Wah, Whammy bar / Tremolo dan premainan blues yang sangat keren, dan banyak lain lainnya. * Referensi Gitaris Lead > Contoh Roleplay < /me Performs his Finger tapping technique on his Guitar, playing every single note and vibing with the string. /me Filling in the Melody with the music, trying to catch every basic note and perform it to the technique. /me Make some melody improvement using his feelings, playing the lick part skilfully, swiftly, and vibely. /me Doing headbang while playing the melody of his guitar. dan banyak roleplay-roleplay lainnya yang bisa kalian ambil referensi nya dari Teknik permainan orang orang terkenal. - Rhythm Guitarist: Gitaris Rhythm atau mungkin gitaris yang memainkan Akor/Chord berhubungan juga dengan gitaris lead, karena jika hanya mengisi melody tanpa chord, suaranya akan terdengar kurang atau tidak lengkap. Tidak sesulit gitaris lead tapi gitaris Rhythm juga salah satu yang keren dalam band. * Referensi Gitaris rhythm > Contoh Roleplay < /me plays the chod progression on his guitar, filling in the part with the chord. /me doing headbang and playing his guitar, strumming on the string and making some good note. /me Looking towards the drummer, focusing on the tempo and following the path using the chord progression. - Bassist: basisst adalah posisi penting juga di dalam suatu band, tapi terkadang malah dipandang “gak penting” sama orang orang, padahal heartbeat itu ada di Bassist, ibaratkan Bassit itu pondasi dalam satu band ketika memainkan melody, bassist juga terkadang Gerakan nya cenderung santai, tetapi tergantung juga dengan genre apa yang dimainkan pada lagu tersebut. * Referensi Bassist > Contoh Roleplay < /me Playing the bass string with his finger, trying to make beat and sync in with the other melodies. /me playing the bass with slap technique on the string, keeping the timing right and choosing the right note. - Pianist / Keyboardist: posisi yang penting juga, sama sama memainkan melody seperti yang lainnya, bedanya ini memainkan melody yang lebih lembut dan lebih khas dengan Piano/keyboard nya. Di beberapa band seringkali ada pianist/keyboardist nya contoh nya di dalam band Queen yang dimana Pianist nya adalah Freddie Mercurry, kalian bisa meniru gaya permainan mereka yang bermain Piano/Keyboard di dalam band band terkenal. * Referensi Pianist / Keyboardist > Contoh Roleplay < /me sits in front of the piano, placing their fingers gently on the keys /me adjusts the keyboard stand and checks the sound settings /me stretches their fingers, preparing for the melody - Sequence Player / Playback Engineer: Terkadang bertugas di belakang panggung, jarang terlihat oleh orang orang, hanya berdiam di depan laptop / device, tetapi mempunyai peran yang sangat amat penting. Sequence Player bertugas untuk mengatur playback selama live performance, menjaga tempo pada lagu dan mengatur jalan nya setlist lagu yang dimainkan. mereka harus waspada selama Live Performance untuk mengatur playback sesuai arahan dari music director. Intinya tugas mereka adalah Merekam urutan nada, Mengatur playback, Menyusun struktur bagian lagu. > Contoh Roleplay < /me staying in front of his device, preparing the sequence, checking the parameter of the songs. /me adjust the Tempo with using metronome, make it keep staying. Mungkin itu aja sih yang bisa gua kasih di thread ini, tentang RP Band / How to become Crew band. Maafkan yah kalo mungkin tutorial nya kurang jelas atau kurang lengkap, atau pokoknya masih kurang lah, soalnya ini first time gua buat guide RP, dan gua buat Guide ini juga hanya dengan sepengetahuan gua ketika gua nge RP in jadi Crew band, dan sedikit ilmu-ilmu yang diberikan oleh temen temen gua. Pokoknya sisanya kalian bisa roleplaykan se-kreatif mungkin dan semau kalian, karena RP band ini gampang cari referensi nya, tinggal liat aja dari Band-Band favorite kalian. sekali lagi, sorry jika ada kesalahan kata, semoga Guide ini dapat bermanfaat untuk kalian yang ingin mencoba me-roleplaykan char kalian menjadi anak band / crew band. Special tag untuk orang yang memberi saya ilmu tentang dunia perband-band an: @richiefor2@Luther
    1 point
This leaderboard is set to Jakarta/GMT+07:00
×
×
  • Create New...