Jump to content
Libratyan J.

[GUIDE] Self-Defense Behavior

Recommended Posts

SELF-DEFENSE ROLEPLAY BEHAVIOR

 

Image00003-2-1024x601.jpg

 

 

Disini kita bakal ketemu sama rules non-rp fear. Self-defense merupakan salah satu cara untuk bertahan hidup, terutama dalam roleplay. Self-defense sendiri mempunyai arti /counter/ atau menyerang balik untuk mempertahankan suatu barang maupun nyawa. Ada dua cara dalam self-defense, yaitu unarmed self-defense dan juga armed self-defense. Sesuai caranya, unarmed self-defense tidak menggunakan senjata, sedangkan armed self-defense menggunakan senjata. Banyak sekali cara untuk beroleplay self-defense ini. Namun, kebanyakan player tidak memahami bagaimana menggunakannya dalam roleplay yang berujung pada non-rp fear. Ada tiga aspek yang harus diperhatikan dalam self-defense, yaitu attitude, skills, plan. Ketiganya sangat penting dalam roleplay self-defense sehingga kita dapat memenangkan suatu kondisi dimana nyawa kita terancam. Disini kita akan membahas satu persatu tentang self-defense*.

NB : Segala sesuatu yang ada di guide ini belum tentu benar, jadi segala masukan kritik dan saran diterima.

 

Bagian pertama, berikut hal yang harus selalu di ingat oleh para self-defender.

 

  • Jangan pernah mementingkan harta daripada nyawa anda!

Harta yang anda punya tidaklah sebanding harganya dengan nyawa anda, jadi anda harus mempunyai mindset yang sedemikian rupa agar terhindar dari yang tidak diinginkan (terluka). Anda harus meroleplaykan sebagaimana karakter anda merasa ketakutan dalam situasi roleplay yang mengancam nyawa anda. Attitude, Skill dan Plan bekerja dalam poin ini, anda harus pintar memilih cara yang baik untuk terhindar dari karakter anda tewas atau terluka dalam situasi roleplay tersebut. Apabila terjadi perampokan dan anda tidak mempunyai alat pertahanan diri, yang harus anda lakukan adalah tetap tenang dan jangan panik, dan jangan lakukan roleplay bodoh yang dapat melukai karakter anda (non-rp fear). Setelah kejadian, anda harus pergi ke lokasi yang aman dan melaporkannya ke 911.

 

  • Bahaya selalu mengancam

Yang patut anda ingat adalah bahaya yang mengancam nyawa selalu terjadi. Yang perlu anda lakukan adalah selalu peka terhadap sekitar lingkungan anda (situation awareness). Jangan pernah mengambil resiko yang dapat mengancam nyawa. Contohnya seorang player tahu ada perampokan sedang banyak terjadi di jalur trucker pada jam tertentu, namun karena niat MM dan tidak mementingkan / meroleplaykan karakter tersebut, maka player tersebut melanjutkan pekerjaan dan akhirnya dirampok ditengah jalan. Sebisa mungkin mengambil rute lain yang lebih aman. Namun kalau perampokan sampai ke lokasi pekerjaan, lebih baik istirahat sementara dan roleplay yang lain.

 

  • Gunakan alat pertahanan diri dengan tepat

Apabila anda seorang self-defender yang membawa senjata seperti pistol atau pisau, maka yang anda harus lakukan adalah jangan pernah membiarkan emosi mengalir dalam diri anda. Anda harus menggunakan alat pertahanan diri tersebut dengan tepat, dan yang penting adalah ada sesuatu yang mengancam nyawa anda. Attitude dan Skill berperan dalam hal ini. Jangan pernah memakai alat pertahanan diri terhadap orang lain yang tidak mengancam nyawa karakter anda, yang pasti kembali lagi ke rules yaitu deathmatching.

 

Kategori self-defense.

 

  1. Unarmed Self-Defense

Seperti judulnya, pada pembahasan nomor satu ini tidak ada yang berbau senjata (tajam maupun api). Pada unarmed self-defense ini tidak banyak yang bisa dilakukan player dikarenakan player tidak memiliki alat pertahanan diri seperti senjata tajam maupun api, sedangkan yang dimiliki hanyalah skill dan plan. Anda harus pintar dalam mengambil waktu yang pas untuk menyerang balik maupun kabur dari situasi tersebut. Namun, anda harus meroleplaykannya dengan sedemikian agar terhindar dari non-rp fear ataupun powergaming. Gunakan barang apa saja yang dapat menyelamatkan nyawa anda, termasuk batu dijalanan. Ingat, sesuatu harus di roleplaykan. Roleplay yang baik akan selalu memenangkan situasi, tergantung lawan roleplaynya bisa meroleplaykan atau tidak.

 

      2. Armed Self-Defense

Pada section kedua ini adalah penggunaan senjata dalam self-defense, termasuk senjata tajam dan senjata api. Banyak dari kita yang mempunyai senjata api legal maupun illegal yang digunakan untuk mempertahankan diri namun seringkali kita tidak bisa meroleplaykan untuk menggunakan senjata tersebut yang berujung pada non-rp fear (point blank tapi ngeluarin senjata). Ada beberapa hal penting dalam roleplay self-defense ini.

 

  • Situation Awareness

Selalu perhatikan lingkungan sekitar, jangan lengah! Bahaya selalu mengancam anda. Anda tidak dapat mengeluarkan senjata apabila para tersangka sudah membidik senjata ke arah anda atau itu sama saja bunuh diri. Yang anda harus lakukan sebelum itu terjadi adalah selalu awasi lingkungan sekitar, apabila ada bahaya yang mengancam anda dapat menggunakan senjata tersebut untuk mempertahankan diri ataupun lari dari lokasi sebelum mereka mendapatkan anda.

  • Do not bring knife in a gunfight

Membawa/menggunakan pisau dalam shotout atau berkelahi dengan perampok bersenjata api adalah hal bodoh yang dapat menyebabkan tewasnya karakter karena ditembak (termasuk non-rp fear).

  • Do not draw weapon on drawn-weapon

Apabila anda terancam dan dibidik oleh senjata api, jangan sekali-kali anda mengeluarkan senjata. Tunggu waktu yang tepat untuk mengeluarkan senjata yang anda punya seperti sedang lengah karena banyak yang mondar-mandir dan tersangka sibuk sana-sini. Seperti point 1, situational awareness, anda harus peka terhadap lingkungan anda. Keluarkan senjata anda sebelum mereka membidik, apabila anda pikir hal tersebut mengancam nyawa anda, dapat menembak terhadap tersangka (dalam hal ini tidak termasuk non-rp fear dikarenakan player tersebut sudah mengetahui bahaya yang mengancam sehingga termasuk self-defense). Jangan pernah melawan tersangka yang berjumlah banyak, anda dapat melakukan perlawanan namun yang terpenting adalah nyawa anda sendiri, jadi jangan nafsu shotout. Pergi sejauh mungkin dari mereka apabila mendapatkan waktu yang pas.

  • Cover

Take cover dalam shotout penting dalam mempertahankan nyawa anda. Yang anda lakukan hanyalah menembak dari balik mobil ataupun tembok yang kokoh. Jangan pernah maju sok-sokan bakal menang dalam shotout, itu yang salah. Hal tersebut termasuk non-rp fear, selain itu juga seperti Rambo.

Spoiler

6199.jpg?itok=ICUlruut

 

Keempat poin diatas dapat dijadikan pelajaran agar terhindar dari yang tidak diinginkan (karakter mati / terluka). Pistol merupakan senjata yang dapat dijadikan self-defense.

 

  • Pistol
Spoiler

Useful-Tactical-Features.jpg

Senjata pistol ini yang paling banyak digunakan oleh self-defender. Anda dapat mendapatkan senjata ini secara illegal maupun legal di ammunation. Anda dapat meroleplay kan senjata ini diselipan pinggang atau anda bisa open-carry atau menggunakan sarung pistol khusus.

Spoiler

how_to_wear_a_gun_holster.jpg

Senjata pistol sebenarnya senjata yang paling mudah di roleplaykan karena hanya tinggal menarik saja dari tempatnya. Penggunaan Shotgun, SMG, dan Assault Rifle juga dapat digunakan dalam self-defense, namun sering kali roleplay yang digunakan hanya mengambil dari tas dan langsung scroll, padahal tidak semudah itu karena membutuhkan proses dalam roleplaynya.

Kebanyakan senjata yang digunakan dalam self-defense adalah ready to fire. Alias tidak perlu di kokang lagi atau safety [OFF] atau [ON]. Tergantung orang tersebut meroleplaykan senjatanya sedemikian.

 

Berikut contoh roleplay menarik senjata (terutama pistol) yang tepat.

* Michael Alessandro pulls out his Beretta M92FS from his waistband, puts his finger on the trigger.

 

Contoh roleplay menarik senjata yang amburadul.

* Michael Alessandro takes out gun. (RP yang begini yang kurang detail).

* Michael Alessandro pulls out Magnum .44 from his waistband ~ aim to target ~ ready to fire ~ safety [OFF]. (gua paling gak seneng liat RP begini, norak).

 

Contoh roleplay menaruh senjata yang tepat.

* Michael Alessandro inserts his Glock 18 to his waistband.

* Timonthy Vindice slings his Remington 870 Shotgun to his back.

 

Contoh roleplay menaruh senjata yang salah.

* Michael Alessandro saves it gun. (Roleplay begini yang salah, sekaligus undetail /me).

* Michael Alessandro puts his gun to his belt ~ safety [ON]. (Roleplay begini yang hampir benar, tapi penggunaan SAFETY tersebut memperjelek tampilannya, roleplay yang baik untuk safety adalah * Timonthy Vindice flicks the Glock 22 safety on, puts it into his waistband.)

 

Contoh kasus self-defense and how to deal with it..


 

Spoiler

 

Misalnya dua orang korban lagi di rob dua orang bersenjata api. Nah si korban ini keduanya mempunyai senjata. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan /me dan /do dalam roleplay tersebut. Misalnya robber A dan robber B lagi ngurusin korban A, nah si korban B ini bawa senjata. Korban B sedang di bidik oleh robber A, sedangkan robber B berurusan dengan korban A (RP meriksa dan lainnya). Korban A dapat mengalihkan perhatian si robber A dengan bumbu /me dan /do sehingga korban B dapat mengambil senjata dan menembak kedua tersangka. Penggunaan /do yang dimaksud disini adalah menanyakan apabila tersangka sedang lengah atau tidak.

Contoh

* Timonthy Vindice melihat ke arah Robber A.

** Ke arah manakah Robber A membidik? ((Timonthy Vindice)).

** Ke arah korban A. ((Robber A))

Note: Biasanya robber banyak yang metagaming dari /me dan /do ini karena Korban B ini mau melawan.

 

Lalu korban B dapat memanfaatkan situasi yang lengah tersebut. Misalnya bergerak ke arah belakang robber dan menjauhinya sedikit demi sedikit. Lalu Korban A dapat RP lagi misalnya sedikit perlawanan sehingga robber A dan Robber B sibuk ke korban A. Korban B dengan mudahnya melakukan self-defense tanpa breakrules non-rp fear. Yang patut dilihat adalah character development. Apakah kedua korban tersebut adalah orang yang terlatih dalam menembak sehingga dapat menyelesaikan masalah dengan tenang? atau orangnya gugup sehingga ragu untuk menarik senjata? Itu juga jadi pertimbangan tersendiri untuk rules non-rp fear.

 

 

Sekian guide yang gua bikin. Segala sesuatu yang ada di guide belum tentu benar 100%. Kritik dan saran sangat diapresiasi.

Credits to : www.activeselfprotection.com for the lesson

 

  • Like 1
  • Top 2

Share this post


Link to post
Share on other sites

Dapet ilmu lumayan.

Mau nanya juga, soal Do not draw weapon on drawn-weapon.
Jadi kalau si tersangka itu lengah kita bisa melawan balik ?
Harus ada RPnya kaya nanya orang itu lagi lengah atau gimana ? supaya jatohnya ngga non rp fear.

Share this post


Link to post
Share on other sites
9 minutes ago, Cruzhter said:

Dapet ilmu lumayan.

Mau nanya juga, soal Do not draw weapon on drawn-weapon.
Jadi kalau si tersangka itu lengah kita bisa melawan balik ?
Harus ada RPnya kaya nanya orang itu lagi lengah atau gimana ? supaya jatohnya ngga non rp fear.

Iya, kita bisa ngelawan apabila tersangka sedang lengah. Misalnya dua orang korban lagi di rob dua orang bersenjata api. Nah si korban ini keduanya mempunyai senjata. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan /me dan /do dalam roleplay tersebut. Misalnya robber A dan robber B lagi ngurusin korban A, nah si korban B ini bawa senjata. Korban B sedang di bidik oleh robber A, sedangkan robber B berurusan dengan korban A (RP meriksa dan lainnya). Korban A dapat mengalihkan perhatian si robber A dengan bumbu /me dan /do sehingga korban B dapat mengambil senjata dan menembak kedua tersangka. Penggunaan /do yang dimaksud disini adalah menanyakan apabila tersangka sedang lengah atau tidak.

Contoh

* Timonthy Vindice melihat ke arah Robber A.

** Ke arah manakah Robber A membidik? ((Timonthy Vindice)).

** Ke arah korban A. ((Robber A))

 

Lalu korban B dapat memanfaatkan situasi yang lengah tersebut. Misalnya bergerak ke arah belakang robber dan menjauhinya sedikit demi sedikit. Lalu Korban A dapat RP lagi misalnya sedikit perlawanan sehingga robber A dan Robber B sibuk ke korban A. Korban B dengan mudahnya melakukan self-defense tanpa breakrules non-rp fear. Yang patut dilihat adalah character development. Apakah kedua korban tersebut adalah orang yang terlatih dalam menembak sehingga dapat menyelesaikan masalah dengan tenang? atau orangnya gugup sehingga ragu untuk menarik senjata? Itu juga jadi pertimbangan tersendiri untuk rules non-rp fear.

Edited by Libratyan J.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Nice guide btw, but apa hubungannya ilustrasi ayam upan upin ama topiknya

 

Overall, this is great guide.

Share this post


Link to post
Share on other sites

 

3 hours ago, Libratyan J. said:

Iya, kita bisa ngelawan apabila tersangka sedang lengah. Misalnya dua orang korban lagi di rob dua orang bersenjata api. Nah si korban ini keduanya mempunyai senjata. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan /me dan /do dalam roleplay tersebut. Misalnya robber A dan robber B lagi ngurusin korban A, nah si korban B ini bawa senjata. Korban B sedang di bidik oleh robber A, sedangkan robber B berurusan dengan korban A (RP meriksa dan lainnya). Korban A dapat mengalihkan perhatian si robber A dengan bumbu /me dan /do sehingga korban B dapat mengambil senjata dan menembak kedua tersangka. Penggunaan /do yang dimaksud disini adalah menanyakan apabila tersangka sedang lengah atau tidak.

Contoh

* Timonthy Vindice melihat ke arah Robber A.

** Ke arah manakah Robber A membidik? ((Timonthy Vindice)).

** Ke arah korban A. ((Robber A))

 

Lalu korban B dapat memanfaatkan situasi yang lengah tersebut. Misalnya bergerak ke arah belakang robber dan menjauhinya sedikit demi sedikit. Lalu Korban A dapat RP lagi misalnya sedikit perlawanan sehingga robber A dan Robber B sibuk ke korban A. Korban B dengan mudahnya melakukan self-defense tanpa breakrules non-rp fear. Yang patut dilihat adalah character development. Apakah kedua korban tersebut adalah orang yang terlatih dalam menembak sehingga dapat menyelesaikan masalah dengan tenang? atau orangnya gugup sehingga ragu untuk menarik senjata? Itu juga jadi pertimbangan tersendiri untuk rules non-rp fear.

Setuju, kalau mau RP self-defense, harus ditanya dulu ke arah mana pelaku menodong melalui "/do". Jangan asal main ngelawan aja, nanti di kira Non-RP Fear (kasusnya banyak kek gini).

 

Impressive guide, thanks for creating this.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Guidenya sangat berguna. Tapi seringnya sih niat awal punya senjata buat self-defense doang ga ada niatan lain, eh keciduk polisi

Share this post


Link to post
Share on other sites
7 minutes ago, DifaAnanda40 said:

Guidenya sangat berguna. Tapi seringnya sih niat awal punya senjata buat self-defense doang ga ada niatan lain, eh keciduk polisi

Concealment itu sangat penting, jangan sampai orang lain tahu bahwa kita memegang senjata. Apalagi sampe dilaporin PD :huh:

  • Like 1

Share this post


Link to post
Share on other sites

Bagus bener nih guidenya!
tambahan ilmu buat yang shootoutnya YOLO.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Good guide

Btw kalo mau legal pake lisence ya, soalnya kalo mau beli di ammunation ada notif harus ada lisencenya

Share this post


Link to post
Share on other sites
14 hours ago, Libratyan J. said:

 

Contoh roleplay menarik senjata yang amburadul.

* Michael Alessandro takes out gun. (RP yang begini yang kurang detail).

* Michael Alessandro pulls out Magnum .44 from his waistband ~ aim to target ~ ready to fire ~ safety [OFF]. (gua paling gak seneng liat RP begini, norak).

 

Contoh roleplay menaruh senjata yang salah.

* Michael Alessandro saves it gun. (Roleplay begini yang salah, sekaligus undetail /me).

* Michael Alessandro puts his gun to his belt ~ safety [ON]. (Roleplay begini yang hampir benar, tapi penggunaan SAFETY tersebut memperjelek tampilannya, roleplay yang baik untuk safety adalah * Timonthy Vindice flicks the Glock 22 safety on, puts it into his waistband.)

 

 

Gua kagak seneng liat RP kayak ginian, bikin lah secara "original".

bener kata neh orang

nice guide tho

Share this post


Link to post
Share on other sites
8 hours ago, $Keegan$ said:

Good guide

Btw kalo mau legal pake lisence ya, soalnya kalo mau beli di ammunation ada notif harus ada lisencenya

Iya harus pake license. Anggap aja ammunation itu weapon dealer ternama yang dibawahi oleh pemerintah, so pake license:D

  • Top 1

Share this post


Link to post
Share on other sites

Nice guide +1

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 6/2/2017 at 6:10 PM, Politicalism said:

Nice guide btw, but apa hubungannya ilustrasi ayam upan upin ama topiknya

 

Overall, this is great guide.

Gambar ayam replaced with real picture. I was showing "Rambo" (bad jokes btw).

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.
Note: Your post will require moderator approval before it will be visible.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.


×
×
  • Create New...