Popular Post machismo Posted August 27, 2021 Popular Post Posted August 27, 2021 MACHISMO IMPROVISED GUIDE ABOUT ORGANIZED CRIME Guide ini dibuat untuk memberikan akses informasi kepada komunitas Jogjagamers Roleplay, terutama player-player yang sedang merencanakan atau dalam progress pembuatan familynya sendiri. Saya menggunakan istilah yang general yaitu organized crime, namun dalam guide ini akan banyak mengambil contoh organized crime yang bertipe mafia, dan mobster. Sebagai referensi untuk pengimplementasiannya Machismo juga mengambil prototype The Irish Nation (TIN), faction official besutan yang terhormat Admin Level 4 Jarvis dimana Machismo merupakan bagian di dalam faction tersebut. Guide ini juga mengambil referensi, dari film, tulisan-tulisan, catatan kaki serta kredit akan dicantumkan pada bagian akhir guide ini. Machismo tidak pernah memiliki pengalaman apapun sebelumnya di dalam kelompok kriminal tertentu, dia hanya orang iseng yang kebanyakan nonton film-film Martin Scorsese. Guide ini juga jauh dari kata sempurna, yang akan menjadi penyempurna adalah diskusi-diskusi yang di reply pada sub-topic guide ini. TABLE OF CONTENT: GENERAL DEFINITION. (DEFINISI UMUM) ORGANIZED CRIME CHARACTERISTIC. (KARAKTERISTIK ORGANISASI KRIMINAL) HOW EACH CHARACTERISTIC WORK IN VARIOUS TYPE OF ORGANIZED CRIME. ( BAGAIMANA KARAKTERISTIK TERSEBUT DI BEBERAPA TIPE ORGANISASI KRIMINAL) FORMING UP YOUR ORGANIZED CRIME. (MOBSTER-WISE) BASIC STRUCTURE, ROLE, AND INVOLEMENT. (MOBSTER-WISE) INSIDER POLITIC, KICK-UP, FAMILY CONTROL. (MOBSTER WISE) II. GENERAL DEFINITION. (DEFINISI UMUM) definisi organized crime yang dilansir oleh UNODC (UNITED NATION OFFICE on DRUGS and CRIME. Apabila ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia, Organized Crime adalah “Pengusahaan kriminal yang dilakukan secara berkelanjutan dan untuk memberikan keuntungan dari berbagai macam aktifitas illegal yang berkaitan dengan kepentingan public. Keberadaan yang berkelanjutan tersebut dipertahankan dengan bantuan korupnya pejabat public, penggunaan intimidasi, ancaman, dan paksaan untuk mempertahankan operasinya. Apabila dijelaskan dengan sederhana, organized crime ini dilakukan oleh sekumpulan orang, dan dilakukan setiap saat atau terus-menerus, dan untuk mempertahankan ekistensinya diperlukan usaha-usaha yang keras. Atas penjelesan di atas, maka ada banyak yang sebenarnya bisa dikategorikan sebagai organized crime, diantaranya : Mobster, Mafia, Street Gang, Kartel, Prison Gang, Drug Trafficking Organization. Masing-masing organized crime yang telah disebutkan, tentunya secara garis besar memiliki persamaan yang sama, namun ada banyak penyesuaian-penyesuaian yang berbeda. II. ORGANIZED CRIME CHARACTERISTIC. (KARAKTERISTIK ORGANISASI KRIMINAL) Unsur yang paling membedakan antara organized crime dengan kriminal biasa terdapat pada kata “organized”nya. Organized crime lahir bukan dari sesuatu yang random, baik rencana, orang-orang yang melakukan, dan tindakan kriminal yang dilakukan. Organized Crime, menempatkan fokusnya pada perencanan (planning), tindakan-tindakan yang sudah diperhitungkan yang dicermikan melalui masing-masing peran (role, atau jabatan) soerang individual. Bagian ini menunjukkan salah satu elemen penting dari organized crime, yaitu STRUCTURE. Unsur berikutnya di dalam sebuah organized crime adalah PURPOSE, yang artinya tujuan, atau apa yang sebenarnya ingin dicapai oleh mereka-mereka yang terlibat di dalam organized crime tersebut. PURPOSE ini tentunya sangat beragam, mulai dari proteksi atau kenyamanan dalam berbuat kriminal karena, semakin banyak orang yang mengisi suatu organisasi kriminal tertentu semakin kabur peran-peran mereka dalam kegiatan kriminal yang membuat polisi/atoritas kewalahan melacaknya, salah satu yang paling umum dan penting adalah untuk memperoleh keuntungan finansial bagi anggota-anggotanya, melalui sekema-sekema illegal yang sudah direncanakan tersebut. Unsur yang selanjutnya adalah MANPOWER atau orang-orang yang terlibat didalam organized crime. MANPOWER ini kemudian sejalan dengan STRUCTURE dimana dalam sebuah struktur organized crime akan di-isi oleh orang-orang yang dinilai dapat diperacaya, dapat diandalkan, dan memang punya keahlian dibidangnya masing-masing. STRUCTURED MENPOWERS ini kemudian juga memiliki banyak jenis, ada yang bisa dikategorikan ke dalam hireraki formal, yang memiliki CHAIN OF COMMAND atau sering disebut sebagai rantai komando yang menunjukkan adanya pemberian perintah, dan hubungan antara atasan serta bawahan seperti yang bisa kita lihat dalam kepolisian, atau kemiliteran. MANPOWER bisa juga dibentuk dengan hireraki yang informal, atau tidak ada pemberian perintah yang jelas, namun setiap orang punya kegiatan, peran atau tindakan yang ter-struktur, seperti misalnya di dalam sebuah heist-crew. III. HOW EACH CHARACTERISTIC WORK IN VARIOUS TYPE OF ORGANIZED CRIME. ( BAGAIMANA KARAKTERISTIK TERSEBUT DI BEBERAPA TIPE ORGANISASI KRIMINAL) Pada bagian ini Machismo akan mengambil beberapa tipe organized crime yang umum, salah satunya MOBSTER, dan KARTEL Selain tiga jenis organized crime diatas, masih banyak bentuk bentuk yang lain lagi, seperti misalnya, Yang perlu diperhatikan pertama adalah terminologi mafia sering dipertukaran atau dipersamakan dengan mob atau mobster. Mafia dan Mobster sama tapi berbeda, kenapa demikian letak persamaannya itu ada pada bahwa keduanya secara definitif sama-sama mengartikan "Sekelompok besar orang-orang". Letak perbedaannya ada pada ke-spesifikannya, Mafia digunakan hanya untuk mereka yang punya background Italian-American. Makanya kita sering dengar istilah, Russian Mob, Irish Mob, Serbian Mob, padahal Russian Mob menyebut dirinya OPG atau Organized Prestupnaya Group, Irish Mob juga sering menggunakan istilah Clan, atau Connection, atau apapun peristilahan yang dapat menggambarkan “sekelompok orang” 1. MOBSTER Seperti yang kita ketahui pada umumnya, Mobster ( Digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis faction tradisional seperti Irish Mob, Italian Mob, Jew Mob, Russian Mob dan sebagainya) adalah sebuah faction tradisional yang terikat pada ras atau keturunan tertentu, sehingga untuk masuk ke dalam faction tersebut (fully-inducted) seseorang harus memilikilatar belakang relasi darah atau keturunan yang sama.Dalam sebuah organisasi kriminal yang berjenis Mobster, terutama Mafia ( Cosa Nostra) terdapat STRUCTURE hierarki yang sangat profesional dan formal, dimulai dari Soldier, ke Caporegime (Captain) kemudian ke Underboss, Consigliere, dan Big Boss (Ref: Valachi Hearing Oktober 1963) atau sering dikenal dengan istilah God-father. Masing-masing MANPOWER tersebut secara terstruktuk dibekali dengan peran, wewenang, dan tanggung jawabnya masing masing.Mereka juga memiliki tanggung jawab yang terpisah, misalnya dimana Soldier akan memfokuskan dirinya dalam membantu Captain menjalankan bisnisnya, sementara Captain bertugas untuk memantau setiap soldier yang dimilikinya, dan sebagainya. MANPOWER akan sangat secara sistematis dipergunakan oleh higher-up dari organized crimeyang jelas untuk keuntungan organisasi kriminal secara keseluruhan. Kebanyakan mobster punya PURPOSE untuk terlibat di dalam bisnis apa aja baik illegal maupun legal, sepanjang menghasilkan untuknya. Artinya, PURPOSE yang paling dominan bagi mereka adalah profit. Mereka juga secara terstruktur sering mencampurkan elemen ilegalitas ke dalam bisnis yang sangat legal. Misalnya, proyek tender resmi dari pemerintah untuk pembangunan Housing Project (Legal) dimenangkan oleh mereka dengan riggid biding atau lelang tender yang udah atur (Ilegal) untuk kemudian di re-build lalu di jual kembali. Mobster terutama Higher-ups ( Street Boss, Head of Crime Family, dan posisi posisi teratas lainnya) akan jarang telibat dalam transaksi narkotika, atau senjata karena secara hokum sanksinya jauh lebih berat dari skema riggid biding yang sudah dijelaskan, jadi menjadi mobster kuncinya adalah menjadi rasional. Pada bagian mobster ini hanya akan dijelaskan singkat, karena elaborasi lebih lanjut dapat dilihat pada bagian IV, V,VI guide ini. 2. KARTEL Kartel narkoba atau drugs cartels merupakan sejumlah besar atau gabungan antara Drug Traffickers Organization (DTO) dan organ-oran kecil lainnya yang dibentuk dengan sangat sistematis dan terstruktur. Pembagian kartel ke dalam organ-organ kecil itu menunjukkan sebuah pemisahan peran, atau pembagian kerja/tugas yang berbeda-beda pula, diantaranya Produksi, transportasi dan distribusi. Kartel secara alur perintah dan kendali ( Command-and-control) dilakukan di luar dari daerah USA namun distribusinya secara domestik dilakukan dengan bantuan Drug Traffickers Organization yang berdomisili di USA dan merupakan aliansi dari Kartel tersebut. Kartel juga merupakan tipikal organisasi kriminal yang memiliki struktur formal, garis komando. Kartel pada umumnya juga merupakan organisasi kriminal tradisional yang terikat pada ras/kesukuan tertentu, namun ketika sampai pada tahap Drug Traffickers Organization mereka bisa saja tidak terikat pada background-background racial tersebut semua tetap tergantung pada flexibilitas agar DTO tersebut dapat beroperasi. STRUCTURE KARTEL PADA UMUMNYA ( SOURCE : NCJRS) (Juan Luis Castano Organization, dan lain-lain sebagai manpower, Supply Distribution, transportation/distribution sebagai role yang masuk ke dalam struktur) Apabila kita melihat struktur diatas Wholesale Distributor, mendistribusikan supplynya ke retail distributor untuk memperoleh finance/fund/uang yang menjadi purpose utama dari organisasi kriminal bertipe kartel ini. Sama halnya dengan retail distributor (DTO) yang kemudian mendistribusikannya ke konsumen. Skema distribusi yang lebih dari sekali ini bertujuan untuk menghilangkan/mengaburkan peran kartel sebagai supplier utamanya. Baik Kartel maupun Drug Traffickers Organization memiliki struktur yang terpisah namun saling berkaitan. Kartel hanya memiliki garis command-and-control terhadap DTO dalam bentuk sekedar penyedia supply/ pensupply. Namun kartel dapat pula memiliki DTO sebagai perpanjangan tangan dari Kartel tersebut. Misalnya yang dapat kita lihat foto yang ada di bawah ini, Joaquin Guzman Loera memiliki Top Lieutenant, yang bergerak langsung dibawahnya sebagai Middle-management, dan head of operation distribusi narkotikanya. Dalam crime-related business development diantara keduanya yang paling membedakan antara Mobster dan Cartel adalah metode dalam melakukan bisnis. Mobster pada umumnya memiliki banyak skema bisnis, baik ilegal maupun legal seperti yang dijelaskan diatas. Cartel disisi lain melakukan bisnis pembuatan dan processing cocaine secara masif, lalu melakukan penyelundupan, dan itu dengan sangat konstan dilakukan. Jadi Cartel hanya melakukan jenis kriminal seputar itu, dan kriminal-kriminal lain yang mampu mendukung kelanjutan bisnis tersebut, misalnya penyogokan, pembunuhan terhadap rival, dan sebagainya. Legal front dalam kartel juga hanya dijadikan sebagai skema pencucian uang untuk mendapatkan legitimasi dalam hal perolehan income (pendapatan) dari transaksi transaksi narkotika tersebut. IV. HOW TO ROLEPLAYLY FORMING UP YOUR ORGANIZED CRIME. (MOBSTER-WISE) Pada bagian ini hanya akan spesifik menjelaskan mengenai bagaimana cara membentuk Organisasi kriminal yang kamu inginkan agar sejalan dengan kaidah realisme dalam roleplay, dan diambil dari sudut pandang Mobster, atau Mafioso. 1. Research Tahap yang paling awal harus ditempuh adalah research. Kita sudah jelas dan pasti tidak memiliki pengetahuan apapun tentang dunia Mob, dan Mafia karena kita tidak terlibat langsung di dalamnya. Research menjadi kunci utama untuk mendekatkan diri kita ke bagaimana suatu Mob bekerja, bagaimana struktur dalamnya, bagaimana sejarahnya, dialek, etika bisnis, prinsip-prinsip dan sebagai macamnya. Pada bagian ini, Machismo mengusulkan untuk mengambil sumber yang terpercaya saja, misalnya berkas berkas Departement of Justice USA, FBI, dan lain lain yang sangat mudah untuk diakses dengan Internet. Mengapa demikian, karena institusi yang disebutkan diatas telah mendalami/menginvestigasi dunia underground mafia dengan metode yang ilmiah, dan diambil berdasarkan contoh nyata yang ada dilapangan. 2. Penyesuaian dengan keadaan sekarang Research tidak hanya memberikan kita wawasan dasar, namun juga perkembangan dari Organized Crime yang ingin kita bentuk. Bagaimana kondisi politiknya, apa kira-kira bisnis yang paling baru dan update yang mereka geluti, apakah model kriminal mobster tradisional seperti loansharking, fetching, bookmaking masih mungkin untuk dilakukan sekarang, intinya untuk memperdalam development dari organized crime yang mau kita bentuk agar sesuai dengan realitas. Namun perlu diperhatikan, ada beberapa hal yang mungkin tidak bisa diimplementasikan dalam kehidupan di server karena keterbatasan keterbatasan dunia virtual kita. Sehingga penting untuk tidak memaksakan, namun harus diusahakan semaksimal mungkin. 3. Pemilihan Background Background merupakan hal yang tidak bisa dianggap trivial (remeh-temeh) karena pada akhirnya development dari faction kalian akan dimulai dari background-background yang kalian sudah tentukan sejak awal. Kita bisa memulai mengambil background organisasi kriminal yang sudah exist dari lama dari tahun 1920an lengkap dengan bagaimana flow politik dan proses regenerasinya. Contoh kreasi dalam pemilihan background : - Kita bisa memainkan high-tide dan low-tide dari organisasi kita pada bagian story family. Misalnya Donovan Crime Family, adalah sebuah faction Irish-American yang sudah eksis dan berkompetisi dengan mob-mob yang ada di Los Santos dari tahun 1950. Namun, Donovan Crime Family mengalami keterpurukan besar saat era perang territory dengan faction Italian-American yang terjadi padah tahun 1970. Kondisi tersebut tentunya dapat membangun perasaan benci/tidak percaya faction kita dengan faction Italian-American yang lain. - Kita bisa meroleplaykan faction kita ini secara original ditemukan di New Jersey, atau Hell’s Kitchen, namun karena ada prospek bisnis yang bagus di Los Santos Boss dari faction yang original tersebut ngebranch-out atau mengirimkan representasinya ke Los Santos untuk mengurus bisnis, dan menciptakan crewnya sendiri. Dengan demikian kita bisa memulai faction dari level middle-management (Captain, atau Lieutenant dengan crew keeil berisikan 3-4 soldier, dan beberapa list outsider/associate untuk mengembangkan bisnisnya). 4. Penentuan framework atau kerangka kerja tiap member faction Framework atau kerangka kerja faction sangat berkaitan dengan karakteristik Organized Crime yang sudah dijelaskan diatas mengenai STRUCTURE. Framework dapat dimulai dengan menentukan role masing-masing higher-ups ( High-ranking member), Middle Management ( Captain, atau Lieutenant) dan low-tiers members ( Enforcer, Soldier, dan Associate). Untuk menjelaskan bagian ini Machismo akan menggunakan Irish-Nation sebagai contoh dalam implementasinya. Pada faction kami High-ranking member bekerja sebagai penentu dari keputusan bisnis, sebagai judge mengenai langkah mana yang tepat untuk digunakan ketika ada konflik baik secara eksternal, maupun internal. High Ranking member juga sebagai pemberi perintah utama, walaupun dalam perkembangannya Middle-Management berhak memerintah Low-tiernya asalkan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip umum dasar organized crimenya. Sementara itu Middle-Management bekerja sebagai Head of Operation setiap bisnis yang dikelola, dan mereka dibekali dengan soldier, enforcer, yang siap untuk mengambil pekerjaan-pekerjaan fisik maupun otak untuk mengamankan posisi Middle-Management terutama dalam hal bisnis. Perlu diingat, bahwa soldiering tidak melulu tentang memukul, atau membunuh, mereka juga bisa berpolitik, menciptakan skema bisnisnya sendiri, dan mengamankan deal (koneksi). Intinya Framework ini digunakan untuk menjaga konsistensi faction dalam ber-roleplay juga sebagai exercises tiap-tiap member untuk mengembangkan baik roleplaynya, maupun characternya. IV. BASIC STRUCTURE, ROLE, AND INVOLEMENT. (MOBSTER-WISE) Basic Structure, role, dan involvement merupakan penggambaran mengenai management di dalam sebuah faction. Dalam eroleplaykan sebuah faction Mobster, menejemen merupakan hal yang sifatnya paling essensial. Lalu, bagaimana mengenai Basic Structure itu seperti yang sudah dijelaskan di atas, basic structur itu dimulai dari high-ranking member, kemudian di-lanjutkan dengan middle-management, lalu diteruskan ke low-tiers member dengan rantai hierarki sebagai berikut: THE BOARD Tingkatan atau board ini di-isi oleh upper-echelon, high rankng member, atau istilahnya figure central dari crime family. Irish Nation sebagai acuan memiliki BOARD yang diisi oleh Skipper, Vice Skipper, Counselor, Warlord, dan Clan Chief. Mereka juga masuk ke dalam kategori upper-management level, dimana mereka punya wewenang untuk menentukan arah organized crimenya. Upper-Management juga menentukan, siapa diantara Middle-Management ( THE FAMILY) yang layak dipercaya dan punya kapabilitas untuk didelegasikan bisnis-bisnis yang sebelumnya dikelola oleh BOARD tersebut. Board memiliki otoritas untuk mendeklarasikan beef, skema bisnis dengan skala dan melibatkan modal besar. Board ini lebih sering mengambil keputussan tertuama terhada langkah-lakhan politik internal, penyelesaian isu diantara the FAMILY(antar middle-management). THE FAMILY Tingkatan ini menampung inducted member yang sudah terdoktrin (Indoctrinated, atau senior member) member yang sudah lama di jalanan, sudah memiliki pengalam terlibat didalam organized crimenya, sehingga sulit untuknya melepaskan ikatan tersebut. Ikatan yang sudah terjalin lama tersebut tentunya menjamin nilai-nilai semacam code of silence untuk bisa dijunjung tinggi. The Family dimulai dari tingkat Higher-ups ( BOARD), kemudian Middle-Management ( Captain-Lieutenant) dan Soldier. Tetapi disini hubungan antara Higher-ups dengan Middle Management hanya sebatas supervise (pengawasan) terhadap skema business dari seorang Captain agar sebisa mungkin terhindar dari masalah hukum dan konflik. Sementara itu, middle-management lebih ber-peran aktif dalam hal menjalankan bisnisnya untuk memperoleh keuntungan. Middle Management sering disebut sebagain Head of Operation karena seluruh skema bisnis dijalankan/difronting olehnya. THE STREET Tingkatan ini merupakan pencempuran antara Middle-management, low-tiers member serta outsider-outsidernya. Kata Streets tidak bisa kita definisikan sebagai Jalan atau Jalanan. Terminologi street pada bagian ini untuk mengambarkan bahwa Mid-management, Low-tiers dan Outsider adalah orang-orang yang terlibat aktif di dalam bisnis secara day-to-day, atau hari ke hari. Mereka ini merupakan orang yang terjun langsung dilapangan, mengorbankan nyawa dan tenaga supaya bisnis bisa berjalan lancar dan dalam kesehariannya melakukan hustler, mencari uang buat nambahin pemasukan middle-management untuk memberikan kick-up keatas. Low-tiers tidak bisa menentukan apa-apa selain menerima perintah, dan baru dianggap worth atau berharga setelah kalian mulai bisa menghasilkan uang sendiri, tidak pernah gagal dalam melakukan kerja-kerja yang berat, misalnya beat-up, intimidasi, bahkan membunuh. Pelan pelan memperoleh respect itu yang harus dikerjakan sama Low-tiers di ranah THE STREET. ASSOCIATE/OUTSIDER. Secara politis, ada dua jenis outsider atau associate, ada yang plain outsiders ada juga yang outsiders sponsor. Perbedaanya, Associate biasa mungkin sudah merupakan bagian dari suatu crew tertentu, tapi dia belum dipandang sebagai orang yang penting karena belum cukup pembuktian/penilaian bahwa dia itu penting. Associate ini baisanya dipergunakan oleh soldier aja, untuk membantu soldier mengerjakan tugas-tugas yang diperintahkan oleh Middle-management, jadi kurir, nganter barang, dan sebagainya, Sementara itu outsider sponsors adalah outsider yang punya jalur khusus, dalam artian dia punya kedekatan (history) sama salah satu middle-rank atau orang yang berpengaruh dari faction tersebut, dan jalurnya udah disiapin, tinggal menuggu waktu aja seorang outsider ini diinducted, maka dia akan menikmati apa yang disebut fast-track. NB: Kalian bisa menentukan tugas-tugas tiap-tiap orang yang ada dihiereraki ini dengan bebas sebenarnya. Machismo dalam hal ini menggunakan structur the Irish – Nation sebagai acuan. VI. INSIDER POLITIC, KICK-UP, FAMILY CONTROL. (MOBSTER WISE) INSIDER POLITICS 1. Keberpihakan sebagai contoh seorang captain dalam satu sub-faction atau crew tertentu bisa saja tidak se-sejahtera captain yang lain. Hal tersebut sering terjadi karena seorang captain A jauh lebih diberikan perhatian oleh Bossnya ketimbang captain B, ada banyak alasan dibelakang hal ini. Pertama misalnya bisa saja Boss organisasi kriminal berasal dari satu daerah yang sama, atau lahir dari kota atau neighborhood yang sama, kesamaan tersebut cenderung membentuk yang namanya identitas, kesamaan indentitas itu dapat mempengaruhi keputusan yang keluar dari boss dalam kriminal terorganisir. Alasan kedua, dapat terjadi ketika captain A sudah menjadi loyalist boss tersebut sejak dari dulu, sebagai contoh Captain A sebelumnya merupakan seorang loyalist Boss saat ini (Current Boss) , mereka berasal dari satu crew yang sama. Keberpihakan juga bisa terjadi ditingkat middle-rank ke bawah. Captain dari crew tertentu mungkin memiliki ketertarikan khusus kepada soldiernya entah itu karena hubungan keluarga, perasaan atau sekedar insting terhadap seorang soldier, dan berbagai hal lainnya. 2. Gesekan yang terjadi diantara crew-crew yang ada. Kita mungkin menganggap satu crew berhubungan dengan sangat baik dengan crew yang lainnya, namun itu hanya kulitnya saja sebenarnya banyak crew yang berkonflik dengan crew lainnya di satu keluarga mafia. Hal tersebut bisa terjadi karena keberpihakan yang disebutkan tadi diatas atau satu crew menanggap crew yang lainnya sebagai penjilat, atau sengketa yang bahkan terjadi antara soldier dari crew yang berbeda karena selisih pendapat, perempuan, mabuk, perlakuan tidak menyenangkan dan macam-macam isu sensitif. Biasanya untuk penyelesaian sengketa antara crew tersebut, diperlukan campur tangan dari higher ups terutama advisor yang fungsinya menjaga dinamika dan stabilitas keluarga kriminal. 3. Power atau kekuatan atau dalam hal ini kelebihan itu punya banyak wujud, misalnya power dalam hal koneksi, financial, nyali, negosiasi, dsb. Dalam suatu organisasi kriminal biasanya ada soldier yang memang sudah kaya lebih duluan, atau soldier yang lebih punya banyak koneksi, lebih cerdas buat ngeliat dan manfaatin peluang sehingga dia bisa ngasih tribute/kick-up ( uang persenan dari operasi kriminal) yang gede ke bossnya. Walaupun soldier orang seperti ini biasa diperlakukan layaknya mereka dengan pangkat tinggi, sering duduk satu meja bareng, terkenal di club dan sebagainya. dalam suatu keluarga mafia ga jarang juga ada mereka-mereka yang kolot, tidak bisa menghasilkan uang, namun punya nyali disuruh apa aja mau, berani ngebunuh dan berkorban, biasanya orang-orang yang diberkati dengan physical dan mental power gini juga disegani, karena track record jahatnya, dan loyalitasnya dalam mengabdi. Interest Orientasi atau kepentingan biasanya membentuk atau dapat membantu kita untuk menemukan tujuan dari seseorang masuk ke dalam Organisasi Kriminal, baik sebagai associate, atau outsider, sampai nanti dia mau masuk ke dalam proses inisiasi. Secara umum ada beberapa interest orang masuk ke dalam Organisasi Kriminal : 1. Proteksi - sebagian orang masuk untuk memperoleh proteksi dalam artian dia sudah mampu mendirikan bisnis atau secara financial kuat, namun keadaan financialnya tidak mampu melindunginya dari anacaman luar, misalnya otoritas ( polisi), atau group kriminal lain (biasa terjadi setelah kerjasama atau negosiasi gagal sehingga meninggalkan sedikit permusuhan. Mereka yang mencari proteksi, jarang sekali sampai ke proses inisiasi, biasanya hanya sebagai association yang bisnisnya dilindungi untuk terminologi mafianya " Connected". Ex : Man, I'll never do that place. Place is connected. (Gua ga bakal sih, main main sama toko itu, ada koneksi ke mafianya tuh). Proteksi juga tidak terbatas pada suatu bisnis, misalnya seorang individu dari block tersebut punya kegiatan kriminal misalnya fencing atau penadahan, jualan drugs, bengkel sate mobil, ada penipuan kartu kredit, mereka juga biasanya mencari proteksi karena tidak jarang korban-korbannya ingin balas dendan dan sebagainya. Apabila bos dari mafia meliat peluang dari kegiatan kriminal individu ini, dia bakal coba masukin anak buahnya, atau mungkin menginisiasi individu tersebut. 2. Financial - Ini mungkin menjadi alasan paling umum, rata-rata mereka yang masuk ke dalam organisasi kriminal dan bersedia untuk menaiki tangga struktur dan mengikuti prosesnya adalah mereka yang tidak beruntung secara finansial, dan tidak punya modal sosial lain sehingga jalan satu satunya adalah gabung, apalagi orang tersebut dari satu wilayah yang sama dengan group mafia, biasanya akan mudah menjadi asosiasi. Dengan membantu bos mafia menjalankan tugas, atau bekerja menagih utang dan sebagainya dia bisa mendapatkan penghasilan, lebih baiknya lagi dia bisa masuk ke dalam koneksi dan meliat peluang. Orang yang datang karena alasan ini karir mafianya cenderung lebih dalam hingga menyentuh tahap inisiasi jadi capo, solider, enforcer, dan seterusnya. KICK UP atau TRIBUTE. Kick up atau Tribute ini adalah penghasilan yang diperoleh dari setiap individual yang menjalankan suatu bisnis, baik legal maupun illegal. Kick-up ini adalah cara lower member menghormati atasannya, dan membuktikan bahwa dia layak untuk diasuh, karena mampu menghasilkan uang. Sistem tribute/kick-up di Irish-Nation sendiri sediki unik karena pada umumnya setiap member itu harus punya penghasilan/money making schemenya masing masing. Namun karena keterbatasan kita masing-masing dalam hal mengaktifin roleplau bisnis, sehingga system bisnis dan kick-up Iris Nation dibuat berdasarkan pendelegasian bisnis oleh High-ranking member untuk dikelola oleh middle-management, lalu kemudian mid-mangementnya berhak menentukan, mau mengelola sendiri bisnisnya, atau mendelegasikannya lagi ke soldier. Dari hasil bisnis tersebut, Middle-management dituntut untuk memberikan tribute/kick-back/kick-up ke high-ranking member. Associate/outsiders, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan soldier, mereka sama sama bisa menjadi orang yang dibayar dan bisa juga jadi orang yang memberikan kick-up dalam artian Outsiders/associate biasanya bekerja di front-front legal sebagai pegawai, jadi oleh karena itu dia harus dibayar. Tapi tidak menutup kemungkinan juga Outsider buat punya gigs/cara nyari duitnya sendiri, terutama dalam hal-hal illegal, misalnya jualan pill exacty di Omnia, nah pada bagain itu posisi outsider atau associatenya yang harus ngebayar ke soldier atau middle-management untuk mendapatkan proteksi. Middle-management harus memperoleh, dan mengutip, semua penghasilan dari soldier dan associate, selain itu harus juga mampu menghasilkan dari legal business yang diserahkan oleh high-ranking buat di-kickup. Middle-management mendapatkan bayaran langsung dari boss, atau dia bisa ambil komisi dari penghasilan yang dihasilkan sama solider soldier yang dibawahnya. Middle-management dalam hal penagihan bisa membawa Enforcer kesayangannya untuk memberikan sedikit tekanan kepada associate dan soldier soldier yang belum punya nama. FAMILY CONTROL Dua tipe dalam FAMILY CONTROL, TOP-DOWN (CHAIN OF COMMAND), dan BOTTOM-UP. Pada bagian mana kedua chain of command ini dijalankan, simak penjelasan dibawah : TOP-DOWN Dapat diartikan sebagai pemberian perintah yang dating dari atasan ( THE BOARD) dan diturunkan kebawah ( THE FAMILY) untuk nanti diimplementasikan ditingkat paling kecil. (THE STREET). TOP-DOWN order terjadi ketika: BOARD merasa ada member yang problematik, tidak mampu berperforma baik, selalu bikin masalah, dan harus dikasih pelajaran, atau dibunuh. Ini juga berlaku bagi orang yang berada diluar factionnya BOARD mereka bisnis mulai terganggu, oleh keberadaan entitas ( mafia/family) lain sehingga harus dibereskan, namun apabila diskusi antara BOARD dengan family lain tersebut tidak bisa diselesaikan dengan baik, sehingga board dapat mendeklarasikan perang. Adanya prinsip-prinsip yang dilanggar oleh internal member, sehingga member tersebut harus dieksekusi. BOARD menemukan suatu skema bisnis yang baru, yang baik, dan harus memberikan perintah kepada Middle-Management untuk membuat bisnis itu berkembang. BOTTOM-UP Dapat diartikan sebagai kontrol, atau kendali yang dilaksanakan dari posisi paling bawah ke posisi paling atas. BOTTOM-UP sering terlihat dalam hal kick-up, dimana Outsider harus membeirkan kick-up ke solider, soldier memberikan kick-up ke middle management, dan middle-management memberikan kick-up ke Upper-management. Sistem kontrol Bottom-up ini terjadi apabila, antara soldier dengan associate ada konflik, sehingga Middle-Management apabila dia tidak bisa mendamaikan, harus memanggil Upper-management sebagai otoritas penyelesaian masalah. Lower-tiers juga bisa mengajukan keluhan tentang bisnis environement yang kurang baik, gangguan dari polisi, dan sebaganya untuk dibereskan oleh board karena mereka memiliki pengaruh untuk membereskan persoalan persoalan tersebut. Bottom-up juga dapat terlihat dalam skema proposal bisnis, apabila associate punya ide/gagasan untuk money making scheme, dan kebetulan lack of fundung atau kekurangan orang, sehingga dia bisa mengajukan ke Middle-Management untuk diperhitungkan layak atau tidak, apabila menurut Middle-manageme t layak untuk membantu associate/soldier tersebut, maka Middle-Management akan bantu dan dia akan mendapat persenan keuntungan, namun middle-management harus memberi tahu BOARD tentang keberadaan bisnis tersebut. Namun apabila middle management tidak sanggup memenuhi permintaan soldier/associate, Middle-Management akan lempar ke BOARD untuk memberikan bantuan, dan akan mendapat tribute sebagai imbalan. CREDITS : UNDOC, NCJRS, JUSTICE.GOV, PELLUSO CREW ( FOR HIERARCHY CHAIN). As an extra the guide would be frequently updated. 5 24 4 1
Demonsighs09 Posted August 27, 2021 Posted August 27, 2021 Nahhh akhirnya yang ditunggu nihh #machismoformobexpert
$Melancholia$ Posted August 27, 2021 Posted August 27, 2021 Abang Agripa emang mantep dari dulu, dari di PD sampe sekarang mantap!
Monkeydonkey Posted August 27, 2021 Posted August 27, 2021 #machismoformobexpert ayo machismo nyalon jadi owner jgrp
$clamours$ Posted August 27, 2021 Posted August 27, 2021 Don Agripa emang gaada lawan boy, +1 #FreeChapo #FreeChapo #FreeChapo 1
joepramudio Posted August 27, 2021 Posted August 27, 2021 very sophisticated and detailed guide! +1 !!!
$DhafaaBogeng$ Posted August 27, 2021 Posted August 27, 2021 berkelas memang abang-abangan satu ini #machismoformobexpert
Schiffer Posted August 27, 2021 Posted August 27, 2021 tinggal ajukan sidang aja ini bos pasti no revisi
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now