Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

Search the Community

Showing results for tags 'girl is real !'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • Jogjagamers
    • Announcement
    • Discord
    • UCP
  • Community
    • General Talk
    • Computer & Electronics
    • Media & Entertainment
    • Market Place
  • [SAMP] Jogjagamers Roleplay
    • Server Information
    • General Discussion
    • In Character
    • Media
    • Support
    • Organizations
  • [Rage:MP] Jogjagamers V Roleplay
    • Server Information
    • General Discussions
    • Media
    • Support
    • Organizations
  • Forum Support
    • Guide
    • Request & Suggestion
    • Technical Support
    • Testing Room
  • Tianmetal's Fanclub's Discussion
  • SA:MP Indonesia's Guide & Discussion
  • SA:MP Indonesia's Bug Report
  • San Andreas Fire Department's Discussion
  • White Company's Achievement
  • Black Lions Crime Connection's Information
  • Copyright ©'s Staff List
  • Copyright ©'s Announcement
  • Company & Firm Club's Support
  • Company & Firm Club's Suggestions
  • Company & Firm Club's Guideline
  • Company & Firm Club's Question and Answer
  • Company & Firm Club's Company & Firm Report Section
  • Company & Firm Club's Company Member List
  • KS Group's What We Offer
  • KS Group's Why We're Different
  • KS Group's Careers
  • KS Group's General
  • Morvea Motorcycle Club's Morvea M.C || Chapter 1 || list member
  • Antares Group's Disscusion
  • Antares Group's Disscusion
  • Cavity Group's Track Record of Employees
  • Cavity Group's Achievement
  • Cavity Group's Rules & Guide
  • Cavity Group's Cavity Rank Structure
  • Brickatecha MC's Topics
  • BKM's Test
  • Community Offroad Rally & Explore's Dashboard
  • Community Offroad Rally & Explore's Information

Calendars

  • Jogjagamers Calendar
  • San Andreas News Agency's SANEWS Calendar

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Location


Interests

Found 3 results

  1. Serius penasaran banget, kenapa cowok-cowok kayak pengen banget punya cewek dari jgrp. Kan gatau gitu loh aslinya gimana, terus emang bisa ya nyaman dari cuman main bareng doang? Soalnya banyak curhatan, katanya dia sering main bareng terus udah kenal lama pas diajak voice dia nya gamau eh ternyata cowok. Jadi selama ini baper sama role play di game doang. Menurut kalian gimana? Soalnya gue gaabis thinking seehhh kok bisa gitulohh?? #inibenerannanyayaguyss
  2. Guys, share foto pet kalian dong. Pada pelihara apa? Terus kelucuan apa dari pet kalian yang bikin gemes?
  3. PREFACE Tujuan penulisan guide ini adalah untuk membuka visi atau pandangan yang jauh lebih besar terhadap roleplay-roleplay yang melibatkan distribusi narkotika di dalamnya. Berdasarkan pengamatan saya sendiri, pot, dan crack yang merupakan objek perwujudan dari drug system di server digunakan hanya sebagai sarana untuk mengisi armour atau darah putih belaka fungsinya pun menurut saya cenderung direduksi, dipersempit hanya untuk kebutuhan tembak-menembak saja. Penggunaan darah putih atau armour memang hanya berlaku untuk kegiatan tembak-menembak, roleplay bare-fist fight, brawl, atau yang melibatkan meele weapons sebenarnya tidak memiliki pengaruh apapun terhadap darah putih. Satu hal yang sangat jelas, kita tidak bisa menuntut banyak kepada server untuk mengakomodir kepentingan dan keinginan kita dalam roleplay, apabila server tidak bisa mengakomodir setidaknya kita masih memiliki imajinasi untuk membuat harapan-harapan kita dalam roleplay dapat terwujud dan dinikmati oleh roleplayer lainnya. Intinya hanya kreatifitas. Setelah saya menelusuri guide-guide yang ada di server saya banyak melihat guide guide yang bagus mengenai jenis-jenis narkoba, cara penggunaannya, dan efeknya apa terhadap individu tetapi saya melihat kekurangan, belum ada guide yang menulis mengenai distribusi narkoba dan dampaknya pada komunitas. Guide ini akan menyasar cakupan roleplay yang lebih luas tidak hanya berlaku terhadap individu melainkan akan berperan besar terhadap pembangunan lore (environment roleplay) yang kedepannya diharapkannya dapat melibatkan institusi-institusi resmi di dalam server, faksi-faksi illegal, SAPD, dan SAFD, atau roleplayer-roleplayer yang memiliki ke-inginan untuk membuat panti rehabilitasi narkoba swasta, atau Yayasan-yayasan swasta yang bergerak di bidang sosial miliknya sendiri. Memang kedengaran agak sulit melihat server belum memiliki sistem adiksi, namun kembali lagi dengan kreatifitas, dan sentuhan character development ini semua bisa terwujud. Dalam guide ini saya akan berbicara banyak mengenai skema distribusi narkoba Open-air drugs market, dan closed-air drug market. Saya juga akan berbicara mengenai pada lapisan masyarakat mana narkoba umumnya beredar, secara geografi dan kewilayahan daerah-daerah yang seperti apa yang pada umumnya sering secara masif melakukan distribusi narkoba, keterlibatan organisasi kriminal di dalam distribusinya, dampaknya kepada komunitas masyarakat dan lain sebagainya. Harapan saya setelah terbitnya guide ini pertama, orang orang yang datang ke markas-markas faksi illegal dan bertanya “ Bos, ada barang ga?” bisa hilang secara perlahan, dan punya perspektif yang lebih baik lagi tentang bagaimana transaksi narkoba sebenarnya dilakukan. Kedua, drugs system tidak hanya digunakan untuk keperluan shootout saja, melaikan ada elemen karakter development yang dilibatkan di dalamnya, seperti adiksi, implementasi efek dari narkoba baik secara fisik maupun psikis, dan yang lebih penting lagi, dan luas lagi, dampaknya narkotika pada masyarakat sekitar, dan komunitas dimana banyak narkoba beredar yang nantinya akan mentrigger roleplay-roleplay menumpasan narkoba dari pihak SAPD, roleplay-roleplay yang berkaitan dengan medis dari SAFD. OPEN-AIR NARCOTICS MARKET dan CLOSED NARCOTICS MARKET Apa yang dengan Open-air narcotics market? Apabila ditranslasikan Open-air narcotics market dapat diartikan sebagai pasar terbuka distribusi narkoba. Open-air markets ini merepresentasikan, atau menggambarkan distribusi narkoba dalam bentuk dan skalanya yang paling kecil. Dalam transaksi narkotika pembeli harus mampu menemukan dan melokasikan bandar-bandar narkobanya terlebih dahulu untuk melakukan transaksi. Walaupun disebut dengan pasar terbuka, bandar-bandar ini pastinya tidak secara terang-terangkan menawarkan komoditasnya apalagi ketika narkoba merupakan suatu komoditas yang dilarang oleh aturan hukum. Pada open-air narcotics market pada umumnya terdapat dua tipe distribusi narkoba secara retail; Person-specific, untuk dijelaskan lebih lanjut person-specific yang berarti bahwa bandar atau distributor sudah pasti orangnya. Person specific mengandalkan jaringan sosial sebagai media promosi, dan informasi yang berkaitan dengan harga dan bagaimana metode atau nature dalam bisnisnya. Person specific, biasanya digunakan oleh bandar-bandar kecil yang dalam operasinya hanya mengandalkan satu orang atau lebih. Place-specific, tipe ini mengandalkan kondisi geografi dari area operasi bisnis. Biasanya terletak di tempat-tempat yang mudah untuk diidentifikasi, atau dijelaskan lokasinya agar mempermudah pembeli untuk melokasikan dimana bandarnya berada. Place-specific ini pada dasarnya melibatkan banyak orang atau manpower, dan biasanya menggunakan sistem shift, artinya place-specific secara umum dilakukan oleh mereka yang berada dalam kelompok kriminal. Selain dua tipe retail tersebut, penting juga untuk mengetahui keberadaan atau eksistensi struktur atau tipe dan pola distribusi narkoba apabila dilakukan secara berkelompok. Distributor retail yang freelence. Karakter utama dalama model ini adalah tidak adanya hirerakri, atau garis aliansi karena pada umumnya penjual retail ini dilakukan oleh seorang individu saja, atau lebih. Penjual jenis ini juga memiliki stock supplai yang terbatas, dan biasanya tidak cepat karena dia bergantung pada distributor besar di-atassnya, damun diantara mereka tidak adaikatan yang dalam selain daripada transaksi jual-beli dari bandar besar ke bandar kecil. Untuk mereka yang ingin ber-roleplay sebagai bandar kecil dapat menggunakan pola ini. Distributor yang sifatnya family-based. Ini biasanya dapat dilihat, dari bandar-bandar narkoba lokal di satu daerah, yang masih melibatkan anggota keluarga sedarahnya saja, atau teman-teman dekan mereka. Distributor jenis ini sudah memiliki divisi atau pembagian kerja sendiri, barang dan cakupan pasarnya juga relatif lebih besar. Distributor yang sifatnya organized-crime based. Structurenya jauh lebih kuat, besar dan ketat. Distributor ini yang biasanya menjadi distributor untuk model family-based dan retail freelance. Tentunya diperlukan informasi secara In-character yang lengkap agar tidak melanggar pasal Metagaming di dalam server untuk memperoleh dua tipe pasar yang sudah disebutkan di atas. Kita tidak bisa misalnya pergi ke hood milik ESL setelah menonton livenya Clamours. Kedatangan kita ke hood ESL harus dibarengi dengan roleplay baik /me ataupun dialog yang jelas mengenai dari mana kita memperoleh pengetahuan keberadaan ESL sebagai bandar narkoba. Tentunya akan ada halangan-halangan kecil ketika kita ingin membeli narkoba dari kedua tipe pasar tersebut misalnya, seberapa meyakinkan kita bahwa kita bukan polisi, informan, atau mungkin kita orang yang gampang buka mulut ketika ditangkap polisi. Mengingat, kedua jenis pasar ini cenderung rentan terhadap gangguan dari kepolisan atau pihak berwajaib lainnya. Kedua tipe ini juga pastinya memiliki keraguan tertentu untuk melakukan dealing dengan strangers, setiap bandar pasti memiliki ke-khawatiran tertentu akan adanya ancaman perampokan dan lain sebagainya. Roleplay perspective: Joseph Gagliardi got his addiction kicking in, he’s somewhat confused, looking between the hood, and the screen on his phone. Joseph Gagliardi is in fact guided by his friend to travel towards ESL’s hood to satisfying his drugs need. Joseph Gagliardi: Yo, I’m Mick’s friend, said he knows people around, goes by the name of Tweety. Said that Tweety might trap me off some good shit tonight. Feedback (1) : Joaquin Carrasquillo would be confronting Joseph with hostile attitude. He’s showing nothing but high level of awareness. Joaquin Carrasquillo: ‘ho the fuck are you homeboy? I on’t even know anyone called Tweety here, get lost mano! Feedback (2): Gabriel Campos seems to be assessing the physical presence of Joseph Gagliardi. He uses his instinct, and his knowledge to peel Joseph’s identification. Gabriel Campos: You lookin’ fo’ something good, homeboy? I know Mick myself, but how can I trust you when you not dragging Mick here with you? Feedback (3): Gabriel Campos: You connected with Mick, eh? Mick been a loyal buyer for us. You stay here, I’ll be linking you up with Tweety soon. Kondisi diatas menunjukkan Joseph Gagliardi yang memperoleh informasi keberadaan ESL dari temannya Mick. Joseph yakin untuk menjual nama temannya Mick, karena dia tau, Mick sudah sering berbelanja narkoba di hood ESL, dan Mick mengenal sesorang dengan nama Tweety. Tentunya setelah Joseph Gagliardi secara roleplay melibatkan anak-anak ESL ke dalam permainannya mereka pastinya akan memberikan feedback, dan ke-tiga feedback yang dijelaskan merupakan respon-respon yang logis. Feedback pertama, Joaquin Carassquillo bisa dibilang tidak senang dengan kehadiran Joseph, sehingga dia memilih untuk ber-reaksi sedikit keras, dan langsung mengusirnya hal tersebut bisa terjadi karena alasan apapun misalnya Joaquin yang memang orangnya sangat hati-hati, atau sudah ada pengalaman dan kejadian yang membuat bencana ketika menjual barang kepada stranger. Feedback kedua, Gabriel Campos memang mengenali figure Mick, tetapi dia tetap tidak yakin ke-pada Joseph, Gabriel Campos mengiginkan hal lebih dari pada sekedar sebuah nama. Dia secara tidak langsung meminta agar Joseph membawa Mick ketika mengiginkan barang tersebut. Feedback ketiga, Gabriel Campos yang langsung percaya kepada Joseph, karena Mick sudah sering bertransaksi, dan punya koneksi yang dalam kepada Gabriel sendiri, ada keyakinan dari Gabriel untuk menganggap teman-teman Mick seloyal Mick sendiri. Feedback pastinya diberikan dengan cara-cara yang beragam, tergantung pada circumstansinya masing-masing. Hal tersebut yang tentunya akan memperkaya character development, dan relation development antara bandar dan pelanggan dalam roleplay. Sekarang kita harus membayangkan, bagaimana apabila ESL yang sebelumnya menggunakan sistem open-air narcotics market memiliki satu orang member yang kemudia ditangkap oleh pihak ke-polisian karena distribusi narkoba illegal. Pastinya ada reaksi yang beragam dari boss, atau top-tiers level ESL reaksinya pun sudah pasti beragam, mereka bisa saja menutup bisnis narkoba sementara hingga cooling down, atau mereka merubah metode bisnisnya dari sistem open-market ke sistem closed-market. Lalu, apa yang dimaksud dengan Closed-Market system? Closed-market adalah dimana bandar hanya melakukan transaksi kepada orang-orang yang dia kenal saja, atau setidak-tidaknya mereka melakukan transaksi dengan stranger tapi harus ada jaminan pihak ke-tiga (vouch) dari pihak yang sudah mereka kenal dekat lebih dahulu. Dalam sistem pasar ini bandar narkoba sudah tidak melakukan bisnis secara retail atau dengan turun ke jalan-jalan, membuka “shop” di “corner” atau pojok-pojok block neighborhood dimana mereka berkuasa. Dalam hal ini, akses orang awam tentunya akan semakin sulit untuk memperoleh narkoba, apa dampaknya? Harga retail akan semakin tinggi, karena hanya beberapa orang yang memiliki suplai akan barang tersebut. Irish Nation merupakan salah satu faction yang menggunakan sistem ini teman-teman di FNG pasti merasakan bagaimana ketatnya Irish Nation dalam ber-transaksi, dan cenderung menjual harga barang dengan murah, alasannya sederhana karena resiko besar tidak pada Irish, namun pada wholebuyer atau faction pelanggan Irish Nation seperti Summerhose DTO, Kingpin, dan lain-lain. Dari satu kasus di-atas yang dapat saja menyebabkan tingginya harga barang di pasar retail sudah pasti ada konsekuensinya salah satunya adalah terjadinya kriminal-kriminal lain yang berkaitan dengan distribusi narkotika baik langsung mau-pun tidak langsung. Salah satunya adalah organized crime war, atau perang antara beberapa gang yang merupakan supplier besar narkotika, perang atau aksi kekerasan ini dilakukan semata-mata untuk mempertahankan wilayah dan pasar dimana mereka bisa mendistribusikan barangnya. Perang-perang ini kemudian akan mentrigger, dan menarik perhatian dari pihak kepolisian, nah pola ini akan membawa pada engagement roleplay yang lebih luas lagi ke pihak SAPD, baik Patrol Officer maupun divisi Gang and Narcotics. Walaupun memang yang diangkat kesini adalah shootout culture, tapi setidaknya ada alasan yang fundamental kenapa penembakan tersebut dapat terjadi, bukan hanya karena adu mulut sampah belaka yang kemudian memancing tembak-menembak. Selain terhadap sesame gang atau organized crime, narkotika juga memiliki dampak ter terhadap komunitas namun untuk dapat memperoleh dampaknya secara baik dan roleplay abis kita perlu keluar dari bayang-bayang drug system di server kita ini. Pola yang saya pelajari dari kebanyakan roleplayer adalah: Money making dengan gigih, beli narkoba, beli senjata, lalu melakukan roleplay robbery, atau ambil paket. Ini merupakan pola-pola yang tidak kreatif, dan tentunya tidak make sense. Memang ada benturan antara dua aliran roleplay, bermain roleplay untuk senang-senang (have fun) atau main roleplay ala-ala akbar elitis yang mementingkan realisme. Kenapa kita tidak mengubah konsepsi beroleplay kita dengan bermain roleplay untuk senang-senang, tapi tidak lupa unsur realismenya? Akan lebih baik, apabila kita merubah pola yang sebelumnya, dengan pola baru. Kekurangan uang untuk beli narkoba, lalu melakukan petty crime dengan cara mugging, extortion, dan lain sebagainya untuk membeli narkoba. Apabila dikonkritkan ke dalam roleplay. Joseph Gagliardi is shooting up a face of an addict. He’s currently under an influence of cocaine. The adrenaline on his bloodstream is tightly kicking. Joseph Gagliardi glances to his left where he found his friend, staring blank to the wall, and suggest a thing; Joseph Gagliardi says: Tony fuck, fuck, Tony, I want it more, man. I’m dry on my pockets. Let’s fuck up some other junkies, grab their money, and make us another lines all day, all night? Dalam contoh roleplay ini, Joseph Gagliardi mengiginkan narkoba itu lagi, dan kemudian mensugesti temannya untuk mencari mangsa agar bisa memperoleh uang untuk mebeli narkobanya lagi. Contoh roleplay ini jauh lebih menarik, korban yang kita mug paling tidak dapat menemukan flow atau alur roleplay yang kita buat sehingga kita berakhir dengan merampoknya di tengah jalan. Roleplay ini tentunya dapat menginfluence orang tersembut untuk merasakan dampang langsung yang ditrigger oleh narkoba kepada dirinya. Dari pada kesal dan berteriak Joko Sojoko says: Ngent*t mobil lo Sultan tapi lo ngerob! dia akan hanyut dalam character development yang kita buat. Keresahan yang dia punya bukan tidak mungkin dia suarakan kepada SAPD sebagai faction legal, dimana hal tersebut akan memaksa SAPD untuk memberikan feedback dalam hal penumpasan narkotika. Beberapa hal tersebut, tentunya dapat memancing roleplay dengan kreatifitas ke dalam lore atau roleplay environment yang melibatkan narkoba ini. Misalnya, apabila enforcement atau penegakan hukum yang dilakukan oleh SAPD tidak juga memberikan hasil, roleplayer-roleplayer lain mungkin saja membuka yayasan-yayasan sosial untuk menyelesaikan masalah narkotika ini dengan menjaring banyak pecandu narkoba untuk diobati, dan dididik. Kita bisa melihat, bagaimana roleplay drug-system yang pada umumnya hanya menarik bagi mereka yang ada pada faction Illegal, legal, dan orang-orang yang memiliki ketertarikan khusus dalam dunia kriminal saja, kini dapat menarik bagi player-player biasa yang tidak kepikiran untuk melakukan tindak kriminal dengan cara membuka yayasan dan lain sebagainya.
×
×
  • Create New...