Leaderboard
Popular Content
Showing content with the highest reputation on 05/06/2026 in all areas
-
12 points
-
Promoted Jr. Helper --> Sr. Helper KennyHardian yusufwijaya Haikal_Faqih ZulRizki mutiagrey Sr. Helper --> Admin 1 Joee Apples13442 points
-
Seo Dae-Shim / 서대심 is a reckless, thrill-seeking kid from Little Seoul who grew up with money and freedom, but barely any real attention from his parents after they built their life following the Black Wednesday Market Crash. With no rules holding him back, he turned into a loud, violent troublemaker at school, known as a bully who cared more about power than people. When the Tiger Year Crew (범연) noticed him, he didn't hesitate took a part of it. Started as late nights fun and quick dopamine, slowly getting pulled into something deeper, chasing that one feeling that finally makes him feel alive. Young, Reckless & Out of Control — that was the first impression people had of Seo Dae-Shim in the crowded streets of Little Seoul, Los Santos. Born as a Second-generation immigrant kid who never had to struggle the way his parents did. During Black Wednesday Market Crash in 1992, his parents came to United States of America with struggle with their back. — Broke, desperate, and willing to bleed for a better life are something inside his parents' mind for survival as South Korean immigrant. Blue collar worker until clothing store, Success tasted like survival. And for their son? It became permission. — Busy chasing money, his parents mistook freedom for love and absence for trust. While his parents chased money, Dae-Shim chased thrills. Grew up loud and dangerously bored. School became a playground for violence, authority meant nothing, and being feared felt better than being understood. Dae-Shim sees dominance as a feeling of control that he must have. being well known as The Bully in his school was something his peer sees in their eyes. — But Little Seoul had its own rules. Somewhere in the corners of Little Seoul, small criminal crew took notice of him. Tiger Year Crew (범연) were looking for someone fearless... or stupid enough not to care, Dae-Shim didn’t hesitate took a part of it. What started as late nights fun, easy money and quick dopamine — slowly pulled him deeper into something he didn’t fully understand. Freedom? He already had that. This was something else. But the deeper he went, the harder it became to tell, Because for Seo Dae-Shim, life was never about survival. It was about how far he could fall before he finally felt something real. Seo Dae-shim's traits: Narcissistic, Machiavellianism, Psychopathic (not a "Psychopath" or "Sadistic"). (( In The House of Chemyeon — tells the story of Seo Dae-shim's judgment after death. A God's angel as storyteller, sees Seo Dae-shim's life through memories of his 14 minutes of Near-Death Experience (NDE) as he lay dying on the ground while facing the death itself )) (( As you already knows. Metagaming cannot be tolerated ))1 point
-
Halo, selamat pagi / siang / sore / malam untuk Patriot Jogjagamers!! Pertama-tama perkenalkan saya revanzaputra, atau yang bisa juga dikenal sebagai nama RevanAX. Teman-teman semuanya bisa panggil saja saya Revan atau panggil apapun itu yang dirasa untuk teman-teman nyaman manggil saya apa. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan petunjuk kepada teman-teman patriot Jogjagamers Roleplay yang ingin melakukan Roleplay sebagai anggota Family and Gang di server Jogjagamers Roleplay, khususnya dengan konsep organisasi kriminal Jepang. Seperti yang kita ketahui, teman-teman. Di server Jogjagamers Roleplay terdapat sistem Family and Gang yang bisa diisi dengan berbagai konsep kelompok, termasuk organisasi kriminal Jepang. sebagai contoh saya akan mengambil dua organisasi kriminal Jepang yang pernah ada di Jogjagamers Roleplay, yaitu Yakuza dan Bosozoku. Mungkin sebagian besar teman-teman disini masih berfikir bahwasannya Yakuza dan Bosozoku adalah hal yang sama. Namun, teman-teman salah menganggap hal tersebut. Keduanya memang berasal dari Jepang dan memiliki citra kriminal, tetapi Yakuza dan Bosozoku memiliki perbedaan yang sangat amat jelas, baik itu dari segi budaya, struktur organisasi, cara gerak, maupun perilaku anggotanya. Namun, pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas perbedaan dari segi budaya, struktur organisasi, cara bergerak, maupun perilaku anggotanya. Fokus pembahasan kali ini adalah "Bagaimana cara melakukan pendekatan terhadap organisasi kriminal Jepang", baik itu kepada Yakuza maupun ke Bosozoku. Hal ini penting untuk dipahami agar teman-teman nantinya tidak melakukan pendekatan secara asal-asalan saat Roleplay untuk bergabung ke Family And Gang yang memiliki konsep organisasi kriminal Jepang. Untuk melakukan Roleplay pendekatan / approach kepada organisasi kriminal Jepang seperti Yakuza, dengan tujuan untuk menjadi bagian dari anggotanya, tentu saja ada beberapa cara yang dapat teman-teman patriot Jogjagamers Roleplay lakukan. Salah satu cara yang paling efektif adalah mulai dari BAWAH. Pada dasarnya, hampir semua anggota Yakuza yang awalnya bukan siapa-siapa di dalam organisasi juga memulai prosesnya tuh dari titik rendah, lalu seiring waktu mereka akan naik karena loyalitas, dan kepercayaan yang mereka bangun sendiri. Tidak ada jalur instan untuk masuk ke organisasi seperti itu. Jika karakter teman-teman datang tanpa nama, tanpa koneksi, dan tanpa nilai, maka teman-teman harus membuktikan nilai karakter teman-teman dari nol. Karena itu, saya akan memberikan dua rute pendekatan / approach yang bisa dilakukan, yaitu memulai dari awal sebagai pekerja biasa atau melalui jalur orang dalam yang sudah memiliki hubungan dengan organisasi tersebut. Melalui jalur pekerja biasa Langkah pertama, cari usaha atau bisnis yang berada didalam naungan kelompok Yakuza, seperti bar, restoran, bengkel, tempat hiburan, gudang, atau usaha lain yang mereka jalankan secara terbuka, Setelah itu, masuklah sebagai pekerja biasa dan jalani pekerjaan dengan normal. Selanjutnya, tunjukan bahwasannya karakter milik teman-teman memiliki etos kerja yang baik, loyal, disiplin, dan tidak banyak bicara. Dalam konsep organisasi Yakuza, kepercayaan dibangun dari konsistensi, bukan dari banyak bicara. setelah mulai dikenal, biasanya karakter teman-teman akan diberi tugas-tugas kecil, seperti mengantar barang, menjaga tempat, menagih pembayaran, dan menemani anggota senior. Dari tugas kecil ini teman-teman akan mendapatkan penilaian tergantung kinerja karakter teman-teman. Jika memang sudah mampu menjalaskan tugas dengan baik dan menjaga rahasia organisasi, maka oerlahan karakter teman-teman bisa dianggap layak untuk masuk lebih dalam lingkaran mereka. Melalui rekomendasi atau perkenalan orang dalam Langkah pertama, bangun hubungan lebih dulu dengan seseorang yang sudah berada di dalam organisasi. Bisa melalui pertemanan, relasi bisnis, hutang budi, atau sering membantu kepentingannya. Setelah hubungan cukup dekat, tunjukan bahwa karakter teman-teman punya manfaat, misalnya berani, bisa dipercaya, punya koneksi, atau memiliki kemampuan tertentuan yang dibutuhkan. Jika orang dalam tersebut yakin, maka ia bisa memperkenalkan karakter teman-teman kepada anggota lainnya atau langsung ke atasan yang lebih tinggi. Pada tahap ini, karakter teman-teman tetap akan diuji, karena rekomendasi bukan berarti langsung diterima. Biasanya diberikan percobaan tugas, pengamatan sikap, serta penilaian apakah karakter teman-teman pantas dibawah masuk. Jika lolos, maka jalur masuk teman-teman akan jauh lebih cepat dibandingkan memulai dari nol. Pada intinya teman-teman walaupun pakai orang dalam atau mulai dari nol sebagai pekerja biasa. Tetap harus mengikuti apa kata anggota-anggotanya alias manuk dalam perintah mereka. Tetap diam dan langsung kerjakan tugas yang diberikan. Pada intinya teman-teman. Kalau ingin melakukan pendekatan ke Bosozoku, caranya berbeda dengan organisasi yang rapi dana terstruktur seperti Yakuza. Kalau teman-teman masih pakai pola pikir "diam, datang, nurut, dan tunggu disuruh-suruh" teman-teman benar-benar salah dalam hal untuk melakukan pendekatan ke organisasi Bosozoku. Bosozoku identik dengan geng jalanan motor, solidaritas kelompok, keberanian, reputasi, dan aksi di lapangan. Jadi untuk masuk, karakter teman-teman biasanya harus terlihat dulu keberadaannya, Hadir di tongkrongan mereka, ikut kumpul, tunjukan minat pada kultur mereka, dan jangan datang seperti polisi menyamar yang cuma mau mengamati mereka. Untuk melakukan pendekatan atau roleplay masuk ke Bosozoku, ada dua rute utama yang paling masuk akal yaitu melalui jalur tongkrongan dari nol, atau lewat rekomendasi orang dalam. Perlu diingat lagi teman-teman, Bosozoku itu kultur jalanan, bukan perusahaan formal seperti Yakuza. Rute mulai dari nol / jalur tongkrongan. Langkah pertama, cari lingkungan tempat kelompok Bosozoku tersebut sering berkumpul, seperti bengkel, parkiran, jalanan tertentu, markas kecil, atau tempat nongkrong yang biasa mereka jadikan titik kumpul. Setelah itu, masuklah secara perlahan sebagai orang biasa dan mulai sering terlihat di sekitaran mereka. Selanjutnya, tunjukan bahwa karakter teman-teman memiliki minat pada dunia otomotif, keberanian, solidaritas, dan sikap yang santai tapi tetap tau batas tertentu. Dalam kelompok seperti Bosozoku, penilaian lebih banyak datang dari sikap dan keberanian, bukan dari banyak bicara. Setelah mulai dikenal, karakter teman-teman akan diajak dalam kegiatan kecil seperti, riding bersama, menjaga tongkrongan, membantu perbaiki kendaraan, atau ikut berkumpul pada malam hari. Dari kegiatan sederhana inilai penilaian dimulai. Jika mampu menunjukan loyalitas, tidak pengecut, dan bisa menjaga nama baik kelompok, maka perlahan karakter teman-teman akan dianggap layak untuk masuk lebih dalam ke lingkarang mereka. Melalui rekomendasi atau perkenalan orang dalam. Langkah pertama, bangun hubungan lebih dulu dengan seseorang yang sudah berada di dalam kelompok Bosozoku, bisa melalui pertemanan lama, relasi jalanan, teman bengkel, ataupun sering ikut kegiatan bersama dirinya. Setelah hubungan cukup dekat, tunjukan bahwa karakter teman-teman mempunyai nilai, misalnya berani, setia kawan, bisa dipercaya, paham kendaraan, atau siap membantu ketika dibutuhkan. Jika orang dalam tersebut yakin, maka orang tersebut akan memperkenalkan karakter teman-teman kepada anggota lainnya atau anggota senior yang ada di kelompok Bosozoku tersebut. Di tahap ini, karakter teman-teman akan mendapatkan perhatian karena rekomendasi bukanlah sesuatu yang bisa diterima begitu saja. Biasanya akan ada pengamatan sikap, cara bergaul, keberanian saat di lapangan, serata apakah karakter teman-teman ini cocok dengan lingkungan mereka. Jika memang lolos, maka jaluar masuk kalian akan jauh lebih cepat dibanding memulai semuanya dari nol. Pada intinya, teman-teman. Untuk memasuki organisasi Bosozoku sebenarnya terbilang cukup sederhana dan tidak serumit seperti Yakuza yang lebih mengutamakan struktur, disiplin, serta proses kepercayaan yang panjang. Lingkungan Bosozoku tuh pendekatannya lebih santai dan mengandalkan kecocokan dalam pergaulan. Jika karakter teman-teman dirasa asik, bisa berbaur, dan punya solidaritas, maka peluang untuk diterima tentu akan lebih besar. Baik teman-teman, mungkin itu saja penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai cara melakukan pendekatan atau roleplay masuk ke organisasi kriminal Jepang, baik Yakuza maupun Bosozoku di Jogjagamers Roleplay. Dari penjelasan tadi, kita bisa memahami bahwa setiap organisasi memiliki pendekatan, budaya, dan proses penerimaan yang berbeda-beda. Karena itu, penting bagi teman-teman untuk menyesuaikan karakter serta cara bermain agar roleplay yang dijalankan terasa lebih realistis. Saya harap guide yang saya buat ini bisa membantu teman-teman yang masih bingung memulai untuk masuk ke dalam faction atau kelompok dengan konsep Jepang tersebut. Jika ada kekurangan dalam guide yang saya buat tolong di koreksi. Sekian dari saya, saya revanzaputra atau dikenal juga dengan RevanAX atau bisa dipanggil saja dengan nama Revan mengucapkan selamat menikmati perjalanan roleplay sebagai anggota organisasi jepang mau itu dari faksi Yakuza ataupun dari faksi Bosozoku di Jogjagamers Roleplay, Happy roleplaying!!!1 point
-
gua kenal jege dari @DaLorzyy cuks! video yutubnya gapeernah gagal1 point
-
apa yang mendorong lu demikian el (baru masuk 1-2 minggu, fck takedown)1 point
-
Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @dumbvenus, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely, @ZulRizki JG:RP Helper Team1 point
-
1 point
-
Selamat Kepada. - @Adobe - @punkkecil - @Tony_Derazio Para kontributor terpilih atas dedikasi, konsistensi, dan kontribusi nyata yang telah ditunjukkan sepanjang periode berlangsung. Program ini tidak hanya menilai tingkat keaktifan, tetapi juga bagaimana setiap individu mampu membangun interaksi yang relevan, memperkuat dinamika, serta memberikan dampak langsung terhadap kualitas keseluruhan roleplay di lingkungan The Meridian. Melalui Contribution Event ini, The Meridian berkomitmen untuk terus mengapresiasi setiap bentuk kontribusi yang terukur dan bermakna. Harapannya, inisiatif ini dapat mendorong seluruh member untuk tetap aktif, konsisten, dan berperan dalam menciptakan pengalaman roleplay yang lebih hidup, terarah, dan berkualitas ke depannya. Q: Apa ini? A: Program ini merupakan Contribution Awards, yaitu bentuk apresiasi yang diberikan setiap bulan kepada member maupun afiliasi yang terhubung dengan faction The Meridian. Program ini bersifat terbuka termasuk bagi individu dari faction lain yang aktif berinteraksi dan berkontribusi dalam lingkungan roleplay kami. Q: Siapa saja yang bisa berpartisipasi? A: Seluruh member The Meridian serta pihak afiliasi yang memiliki keterlibatan langsung dalam roleplay. Tidak terbatas pada internal faction, selama kontribusi yang diberikan relevan dan berdampak. A: Kontribusi mencakup keaktifan dalam roleplay, konsistensi kehadiran, kualitas interaksi, serta kemampuan dalam membangun dan memperkaya alur cerita yang berjalan. Q: Apakah harus selalu aktif setiap hari? A: Tidak harus setiap hari, namun konsistensi tetap menjadi faktor utama. Member yang secara rutin hadir dan memberikan dampak lebih besar akan memiliki peluang yang lebih tinggi.1 point
-
Word on the street is that Goran Divac has quietly passed on. The name might still ring across certain circles tied to Serbia Organized, but this time, it’s not tied to movement, presence, or activity just silence. Reports indicate that Goran was found at his residence, having passed away peacefully. No signs of disturbance, no forced entry, no indication of anything out of place. Just a still moment that marked the end. Those who knew him described him as someone who didn’t say much, but didn’t need to. His presence alone carried weight in the spaces he moved through.1 point
-
1 point
This leaderboard is set to Jakarta/GMT+07:00
