sin mercy Posted May 5, 2022 Posted May 5, 2022 Aint that easy to be implemented because all that "alah tinggal skrinsut" kinda things but let's see how it goes
$KindaMessed$ Posted May 5, 2022 Posted May 5, 2022 Keren asli guide ini, walaupun emang kebanyakan foto di luar ruangan langsung, tapi tetep aja studio foto termasuk faktor yang penting buat orang yg roleplay sebagai fotografer apalagi company yang menyediakan jasa foto dsb dan juga ngambil fotonya gak ngasal cekrak cekrek harus perhatiin lagi angle kameranya bagusnya gimana. mau spill dikit boleh kali ya Spoiler
805_sawit Posted May 5, 2022 Posted May 5, 2022 4 hours ago, ghnpss said: Halo Semuanya! Siapa di sini yang suka koleksi foto-foto selama ingame?? Biasanya sih kita sebut dengan fotografi yaa. Baik iseng, maupun hobi, kayanya ga sedikit player di server Jogjagamers Reality Project ini yang suka pakai object kameranya untuk foto-foto atau menggunakan F8-nya untuk Screenshoot pemandangan yang sedang ciamik. Pemandangan yaa, bukan plat nomor kendaraan robber buat dilaporin ke SAPD! Padahal plat nomornya dimana, karakternya hadap mana Gaboleh yaa kalo itu abuse. Sebelumnya perkenalan dulu, namaku Sassy. Melalui thread ini, aku mau mengajak teman-teman untuk mengupgrade Roleplay Fotografi kalian menjadi sebuah Roleplay yang dapat menghasilkan uang sekaligus mengembangkan roleplay dari karakter itu sendiri, yaitu dengan Photo Studio. Sebenarnya dalam dunia nyata, memiliki Photo Studio menjadi impian bagi para fotografer, apalagi untuk mereka yang biasa menerima job freelance dengan lokasi outdoor. Selain ga perlu cape panas-panasan, pendapatan dari Photo Studio juga “pada umumnya” jauh lebih besar. Meskipun memang, untuk membuat Studionya itu sendiri, sekaligus biaya maintenance, tidak lebih murah dari biaya yang biasa digunakan untuk transport. Nah, kita juga bisa loh meroleplaykan Photo Studio ini ke dalam karakter kita. Caranya? Yuk disimak sampai akhir! 1. Tempat untuk Studio Oke, untuk yang pertama dan menjadi utama adalah tempat dimana kita ingin membuat Photo Studio. Kita bisa menggunakan Residential Property apa saja yang kita miliki, seperti Flat, House, atau Suite. Namun, kita juga perlu mempertimbangkan: Lokasi dari property tersebut. Untuk membangun Roleplay bisnis seperti ini, kita perlu memilih lokasi yang tepat dengan melihat kemudahan akses serta tingkat keramaian aktivitas roleplay di sekitar lokasi tersebut. Aku pribadi menyarankan lokasi studio di sekitar Los Santos atau dalam hal ini adalah di daerah perkotaan. Melihat aktivitas roleplay player yang memang terpusat di Los Santos, membuat studio di sekitar kota ini akan lebih memudahkan kita untuk mendatangkan para calon client. Ukuran Ruang yang digunakan. Pastikan ukuran ruang dari property kita dapat menampung jumlah orang yang kita perkirakan akan berfoto di studio. Dengan banyaknya Families and Gangs di server ini, kita juga bisa mempertimbangkan jika suatu saat mereka memesan jasa di Photo Studio kita, dimana jumlah mereka tidaklah sedikit. Visual Bangunan yang mendukung. Jika kita ingin menggunakan property Flat, kita bisa memilih flat dengan bentuk bangunan seperti ruko atau lainnya, sehingga Photo Studio kita terkesan berada di dalam ruko tersebut dan bukan sebuah Apartemen. Berikut contoh beberapa flat yang bisa jadi pilihan: Jika property yang dipilih adalah Rumah, kita bisa menggunakan trailer, rusun, atau rumah-rumah dengan jumlah ruangan yang sedikit. Seandainya kita memiliki rumah yang besar dan tetap ingin melakukan roleplay ini, kita bisa merenovasinya sebagian dan sisa ruangannya bisa digunakan untuk keperluan lain. Sementara, jika property yang digunakan adalah Suite, mungkin akan lebih sulit dibandingkan property lain. Karna dinding dari Suite itu sendiri tidak dapat direnovasi dan hanya pemilik suite saja yang dapat menyusun furniture di dalamnya. Kalau kamu seorang builder handal, mungkin tidak jadi masalah karna dapat mengakali furniture-furniture tersebut menjadi serangkaian kebutuhan studio yang mendukung. Opsi lain jika dirasa terlalu berat untuk membeli sebuah property, kita bisa menyewa beberapa ruangan di rumah teman/kenalan kita dan merenovasinya menjadi sebuah studio. Kita bisa roleplaykan dengan membuat kesepakatan biaya sewa dan perizinan renovasi terhadap ruangan tersebut. 2-3 ruangan mungkin cukup untuk menciptakan sebuah studio yang kita inginkan. Sayangnya, opsi ini bisa dibilang lebih memberatkan karna kita perlu mengeluarkan biaya lebih selama roleplay dengan adanya uang sewa dan biaya renovasi untuk set-up studio yang tidaklah sedikit. Lain halnya dengan property miliki sendiri yang nantinya biaya renovasi akan tertutup saat dijual kembali. 2. Design Interior Hal penting selanjutnya adalah merenovasi ruangan tersebut menjadi sebuah studio. Design dari interior inilah yang nantinya akan menentukan kesan pertama dari client kita. Kita bisa mulai dengan menentukan ruangan apa saja yang dibutuhkan untuk beroleplay. Misal, kita hanya perlu meja cashier, etalase hasil foto, toilet, dan ruangan untuk foto. Design ruangan seperti ini cocok untuk kita yang ingin membuka Photo Studio kecil-kecilan dengan menggunakan Flat Low atau Small House 2 ruangan. Contoh kebutuhan ruangan lain adalah adanya cashier, etalase foto, ruang tunggu, mini pantry, wardrobe, toilet, ruang foto, sampai ke meja rias dan ruang editing. Opsi ini memerlukan space yang lebih luas seperti pada Flat Medium to High atau rumah dengan 3 ruangan lebih. Selain kebutuhan ruang, kita juga perlu menentukan konsep design interior studio. Kita bisa memilih design dengan menyesuaikan bentuk bangunannya atau kita ingin memiliki konsep sendiri, seperti American Photography Studio atau ala-ala European. Itu terserah pada kita. Dan interior ini bisa kita design sendiri atau kita pesan melalui builder manapun yang sekiranya menyanggupi mendekor sebuah Photo Studio. Karna dekorasi untuk membangun roleplay ini perlu banyak detail, seperti perlengkapan kamera dan lain-lain mungkin kita memerlukan builder yang lebih profesional untuk mendekornya. Berikut contoh design interior yang bisa menjadi referensi: Reveal hidden contents Photo Studio Decoration by Reimich Faulkner from WhiteArch 3. Background / Backdrops Setup Dalam sebuah Photo Studio kita memerlukan background atau backdrops untuk menjadi latar belakang dari foto yang ingin kita ambil. Background ini juga berguna untuk mengatur pencahayaan dengan menyerap atau memantulkannya sehingga hasil foto menjadi lebih baik. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk meng-setup background di sini: Gunakan dinding yang permukaannya paling luas, setidaknya cukup untuk 1 frame sesuai dengan resolusi game yang kita gunakan. Kita bisa menggunakan dinding ini langsung sebagai background atau membuat background baru di depannya seperti ini: Gunakan furniture sebagai properti foto seperti pada contoh di atas. Ini poin yang paling menarik, karna kita dapat mengatur furniture sedemikian rupa seperti foto studio di dunia nyata. Jadi kita bisa menyesuaikan dengan jumlah orang dan konsep yang ingin dibawa. Mungkin client hanya memerlukan kursi saja, atau mau dengan hiasan, atau apapun nantinya. Kita tinggal menggunakan feature /frm atau /hrm yang biasa digunakan untuk mengatur furniture, seperti move, store, atau install. Kalau tidak mau repot dengan hal itu, kita bisa merekrut seorang builder sebagai asisten kita untuk membantu set-up furniture maupun dinding yang digunakan untuk background sesuai dengan kebutuhan client. 4. Perlengkapan Fotografer Bentuk fisik untuk perlengkapan fotografi ini mungkin sudah termasuk dalam design interior, namun kita tetap perlu tahu apa saja yang biasa digunakan oleh fotografer studio foto di dunia nyata sehingga kita dapat meroleplaykannya dengan benar. Berikut contoh set-up perlengkapan fotografi yang biasa digunakan dalam studio foto: Kamera dan Lensa. Ada banyak jenis kamera dan lensa yang bisa kita pilih untuk diroleplaykan. Kita bisa mencarinya di google dan pilih salah satu dengan spesifikasi yang kita inginkan, atau kita juga bisa memilihnya secara acak. Electronic Flash atau lampu flash studio adalah lampu yang dapat menyalurkan gas seketika dan memberi cahaya dalam durasi singkat. Triger dan Reciever biasa dipasang antara kamera dan lampu studio agar lampu studio dapat menyala saat tombol rana kamera kita ditekan. Reflektor digunakan untuk memberi cahaya tambahan dengan memantulkan cahaya utama. Reflektor yang biasa ada di pasaran terdiri dari 3 warna, yaitu putih, perak, dan emas dengan karakter pantulan cahaya yang berbeda-beda. Payung Studio biasa digunakan untuk membuat efek bayangan menjadi lebih halus dan memperluas range pencahayaan. Softbox digunakan untuk memberikan efek cahaya lebih halus setelah adanya payung studio. Cahaya yang dihasilkan juga lebih terarah karena pancaran cahaya dengan softbox lebih terbatas. Berikut contoh roleplay set-up camera saat photoshoot: Reveal hidden contents 5. Hasil Foto Kita dapat menentukan kualitas foto seperti apa yang ingin kita hasilkan. Pada poin ini kita dapat menggunakan modifikasi game seperti ENB, SAdirectx, atau lainnya untuk memberikan hasil foto yang maksimal. Namun, jika kita ingin mempertahankan keorisinilan dari game itu sendiri, kita bisa menggunakan grafik asli tanpa melakukan modifikasi apapun. Kita juga bisa memberikan opsi kepada client kita, hasil foto seperti apa yang diinginkan dengan menunjukkan hasil foto yang kita sediakan. Sudah banyak jenis-jenis modding yang dishare dalam forum, kita bisa pilih yang sekiranya sesuai dengan hasil yang kita inginkan dan sesuai juga dengan spesifikasi PC/Laptop yang kita gunakan. Silahkan lihat pada section Modding atau klik link berikut: Modding - Jogjagamers Community Berikut contoh hasil foto tanpa Modding dengan sedikit Editing: Reveal hidden contents - Ga begitu bagus sih, gapapa ya :"D 6. Sistem Jasa dan List Harga Sudah siap dengan semua yang diperlukan, saatnya menentukan sistem jasa dari Photo Studio kita beserta list harganya. Ada beberapa jasa yang biasa ditawarkan oleh sebuah Photo Studio, seperti foto keluarga, pre-wedding, engagement, maternity, atau sesi foto outdoor. Jasa-jasa ini nantinya bisa kita masukkan ke dalam daftar harga yang diberikan berupa sebuah paket foto, seperti ini: Reveal hidden contents Source: Pinterest Pada contoh di atas, Photo Studio memberikan daftar harga berdasarkan tipe jasa, durasi waktu, dan jumlah hasil foto yang ditawarkan. Seperti paket Newborn, di sana menawarkan sesi 2 jam dengan 30 hasil foto. Kita juga bisa demikian, dengan menawarkan sesi foto per jam dengan batas jumlah foto yang kita tentukan. Atau kalau mau versi simplenya, kita bisa membuat harga langsung per foto yang dihitung dari setiap foto yang dipilih oleh client. 7. Promosi Terakhir, yang tidak kalah pentingnya, adalah promosi. Roleplay ini tidak akan berjalan jika kita tidak melakukan promosi. Karna tanpa promosi, kita tidak akan mendapatkan client untuk beroleplay. Bentuk promosi paling mudah adalah dengan iklan. TAPI, karna roleplay yang dibangun sendiri seperti ini di awal pasti belum banyak diketahui, kita perlu mengenalkannya terlebih dahulu. Awal-awal iklan kita fokus memberikan informasi bahwa ada Photo Studio yang baru dibuka. Contohnya seperti ini: [Yourgraphy] NOW OPEN!! Photo Studio Loc. Market. Now You Can Keep The Loves in Photograph! Lalu kita bisa memberi promo-promo untuk menarik pengunjung, seperti potongan harga, extra booking hour, atau extra hasil foto. Contoh iklannya seperti ini: [Yourgraphy] Get 40% OFF for Every Booking in Our Photo Studio. Pay 50% for Family Package! Loc. Market Lakukan promosi ini selama beberapa hari hingga kita rasa cukup mendapat trust dari client. Trust ini penting supaya mereka tetap datang ke Photo Studio kita meskipun tanpa adanya potongan harga. Selain dengan iklan, kita juga bisa melakukan promosi dari mulut ke mulut, atau dalam hal ini dari roleplay ke roleplay. Promosikan studio setiap bertemu sekumpulan orang saat sedang jalan-jalan. Atau jika memiliki donatur Advanced+, kita bisa membuat stiker pada mobil dengan logo serta tulisan nama Photo Studio kita. Selain itu, kita juga bisa mempromosikannya dengan memberikan sebuah mini brosur seperti ini: Reveal hidden contents Catatan: Cara untuk menunjukkan brosurnya opsional. Brosur pada contoh menggunakan link yang langsung menuju foto dari brosur itu sendiri (tapi itu linknya asal yaa tidak benar ada). Design dari brochure juga tidak perlu high-skilled atau bwaguss banget, yang penting dapat memuat cukup informasi terkait Photo Studio kita. PENUTUP Oke, sekian guide dari aku terkait Roleplay Photo Studio ini. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyempatkan waktunya membaca sampai akhir. Maaf jika ada salah kata atau informasi, mohon dibenarkan. Semoga tulisan ini mudah dipahami dan bisa segera diaplikasikan sehingga menambah suasana roleplay yang lebih hidup lagi. Jika ada yang ingin menambahkan juga boleh banget! Langsung di kolom reply yaa. Apalagi buat yang sudah pernah beroleplay sebagai fotografer, mungkin ada kekurangan dari thread ini yang bisa ditambahkan, silahkaaan! Akhir kata, aku ucapin terima kasih, sehat-sehat terus semuanyaa! Happy Roleplaying ^^ ================================================================================================================= Helped by inkbotdesign.com & jsp.co.id's articles Special thanks to @manggisaaa @Miku55 @Flora @ayura @Lzholl02 for allowing me put their character in this guide Juara ini mah, udah 3x bikin studio ga jalan jalan gara gaada inspired
LadyDeath Posted May 5, 2022 Posted May 5, 2022 Guide paling niat, paling keren, paling lengkap, paling realistisss. Semua konsep tentang photography & photo studio dikemas dalam satu thread yang disusun rapih, proud of you sasaaa! Btw, Everdeen sama Vianney yang jadi modelnnya WOIII !! @manggisaaa 5 hours ago, ghnpss said:
$Melancholia$ Posted May 5, 2022 Posted May 5, 2022 salah satu guide yang di baca sampai habis, karena pembukaan dan pembawaan nya enak dan mudah dipahami.. +1
Adikusumah Posted May 5, 2022 Posted May 5, 2022 Boleh juga design studio saya suka dengan background ini kapan-kapan sharing yak buat siaran talkshow yang lebih fresh.
$manggisaaa$ Posted May 5, 2022 Posted May 5, 2022 Keren banget, engga pernah gagal dah emang kalo bikin ginian
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now