Maulana_Deva Posted October 23, 2020 Posted October 23, 2020 Nama UCP: Maulana_Deva Nama Character lama: Zhao_Dzu Nama Character baru: Ren_Ryuki Jenis kelamin: Laki-laki (Male) Origin: Japan Alasan penggantian nama: Ingin beroleplay dengan nama baru Ingin menghilangkan record crime Bukti screenshot penggunaan '/charity': Bukti Spoiler Bukti /MP Spoiler Bukti Level Spoiler Bukti admin jail Bukti screenshot CK: Bukti Spoiler SS CK'ed Spoiler Story CK'ed Seiring tahun berlalu, kasus hacking atau peretasan semakin sering terjadi. Kasus peretasan umumnya bertujuan untuk mengambil data-data tertentu yang dimiliki target. Tapi ada juga peretasan yang bertujuan menghancurkan data atau sistem tertentu sehingga berdampak kerusakan digital. Saat itu komputer-komputer yang dipakai industri San Andreas Network diserang oleh malware perusak sistem. Sementara itu kasus terbaru yang terjadi adalah peretasan Security Entertainment yang memicu ketegangan antara Cyber Security Los Santos dengan Cyber Security Las Venturas pada 2020 ini. Namun Security Entertainment bukan satu-satunya. Sepanjang 2020 ini ada sejumlah peretasan menghebohkan yang terjadi. Hari itu para karyawan perusahaan bisnis Verdant Bluffs itu menemukan kejutan aneh. Sebuah gambar tengkorak warna merah muncul di komputer-komputer mereka. Bersama dengan itu, tampil juga pesan bahwa ada rahasia perusahaan yang akan dibocorkan. Email perusahaan pun ditutup, akses VPN bahkan Wifi dipadamkan seiring tim admin IT mereka berusaha memerangi penyusup itu. Kelompok peretas yang mengaku sebagai Zhao Security pun menyebarkan lebih dari 40GB data rahasia perusahaan tersebut. Di antara data yang bocor itu termasuk data medis karyawan, gaji, tinjauan kinerja, bayaran untuk para pembisnis, nomor jaminan sosial, serta salinan beberapa dokumen yang belum dirilis. Ada dugaan bahwa peretasan ini masih akan berbuntut panjang. Saat waktunya tiba, Zhao kembali kedalam perusahaan tersebut untuk membuat suatu laporan duplikat untuk dikirim ke Dyan Corleone sebagai jaminan kenaikan kinerja nya. Selang waktu berganti siang, yang dimana Zhao sedang duduk di kursi mobil terdapat gerombolan orang berbaju layaknya bandit menghampiri. Zhao Dzu yang terkesima terpanggil untuk memulai aksinya kembali bersama bandit tersebut dengan bayaran 500000$ Amerika Serikat. Suatu ketika, terdapat perbincangan antara bandit tersebut dengan Zhao utusan para peretas system sebagai permulaan aksinya. Tidak berpikir panjang, Zhao bersama rekan banditnya menuju ruangan kantor yang banyak security system handal. Suatu ketika terdapat korban wanita yang meminta tolong sebagaimana mestinya untuk bisa mengambil kartu ATM nya yang tertelan. Tidak pikir panjang Zhao mempunyai kode supaya kartu yang tersangkut dapat digunakan selayaknya tidak terjadi apa apa. Suatu ketika terdapat beberapa saluran yang dapat diretas, Zhao terkesima dengan kode dan alur yang ada di kartu ATM yang tertelan tersebut sebagai kunci peretasan. Suatu ketika, kartu ATM tersebut dapat keluar dengan jasa bantu Zhao dan kawan kawan bandit tersebut. Saat sudah selesai menolong wanita yang kartu tersebut tertelan, tidak lupa untuk mengcopy paste salinan data pada kartu tersebut supaya menjadi error system. Saat waktunya tiba, Zhao bersama kawan kawan menuju ruang operasi sebagai aksinya untuk meretas system security tersebut. Suatu ketika saat berhasil diretas berburu Zhao beserta kawannya meninggalkan lokasi tersebut dengan berlari dan ambil cepat mobil masing masing sehingga sampai tempat yang sepi, Zhao Dzu terpanggil telepon dengan atas nama Dyan Corleone sebagai bos para hack system yang terpancing karna kehilangan suatu program hack yang ternyata disampingnya terdapat bandit yang siap menembak. Tidak berpikir lagi Dyan kini tewas ditempat dengan hanya sebagian informasi untuk menjauhkan Zhao dengan bandit tersebut. Akan tetapi, Zhao terjebak halus dan para bandit tersebut siap menembak ditempat dan membawanya kearah Panopticon untuk menguburnya. Oleh karena itu, peretas tinggi yang bernama Zhao Dzu tewas mengenaskan dengan luka lebam dikepalanya dan terdapat peluru sampai otaknya pecah dan terkubur di samping rumah area Panopticon sebagai hilangnya bukti para bandit untuk meretas system kembali. Kini Zhao Dzu telah tewas meninggal dunia, para bandit pun meninggalkannya dan membawa kartu yang berisi uang 500000$ Amerika Serikat tersebut sebagai uang transport untuk pindah Negara.
Maulana_Deva Posted October 24, 2020 Author Posted October 24, 2020 On 23/10/2020 at 21.17, Jarvis said: House tenantnya di remove dulu DONE
Jarvis Posted October 24, 2020 Posted October 24, 2020 Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.
Recommended Posts