Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Mechanic City Kembali Diserang Perampok


San Andreas Network

Recommended Posts

Posted
Mechanic City Kembali Diserang Perampok
Written by: Liam Duckhovich & Yuli Berlitz

Image
Photographed by: Yuli Berlitz

Los Santos, 13 Agustus 2020. Pada tanggal 13 Agustus lalu, komplotan penjahat melakukan perampokan terhadap para mekanik yang sedang bekerja di Mechanic City. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 6 pagi itu membuat penghuni sekitar Mechanic City geger. Seorang saksi mata berhasil menelpon polisi tanpa diketahui para perampok sehingga para polisi dapat langsung merespon terhadap kejadian yang terjadi. Sesampainya di TKP, para polisi langsung memblokade pintu keluar dari Mechanic City menggunakan cruiser yang dibawanya, hal ini dilakukan untuk mengunci pergerakan dari para penjahat. Para mekanik dan warga lain yang masih berada di dalam Mechanic City pun langsung dievakuasi keluar agar menghindari jatuhnya korban. Para mekanik pun terpaksa harus menghentikan pekerjaan atau perbaikannya yang sedang berlangsung untuk menyelamatkan diri. Pada saat tempat Mechanic City sudah “steril” dari para warga, polisi pun langsung menyerbu seisi Mechanic City.


Image
Photographed by: Yuli Berlitz

Mengetahui bahwa polisi telah menyerbu parkiran dan garasi Mechanic City, para penjahat pun tak tinggal diam. Mereka mulai mengeluarkan senjata yang dimilikinya dan mulai menembaki para polisi. Adegan shootout pun tak terhindari antara polisi dan penjahat. Kejadian adu tembak ini diperkirakan berlangsung sekitar 15 menit. Para polisi bantuan pun datang untuk membantu polisi yang sedang melakukan baku tembak. Adanya bantuan ini membuat para penjahat kewalahan dalam melawan polisi. Peluru yang semakin menipis disertai dengan tempat mereka yang disudutkan oleh polisi memaksa para penjahat untuk menyerahkan diri. Akhirnya, para penjahat pun menyerahkan dirinya kepada polisi. Berdasarkan keterangan polisi di tempat, terdapat 2 korban polisi dan 1 korban penjahat. Semuanya telah dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Polisi tersebut pun menyatakan bahwa jumlah penjahat yang terlibat adalah sekitar 4 orang. Ketika ditanyakan terkait senjata yang digunakan, polisi tersebut mengatakan bahwa para penjahat menggunakan Remington 870 Pump-Up Shotgun, H&K .45 USP Tactical Silenced, dan Butterfly Knife.


Image
Photographed by: Yuli Berlitz

Ketika diminta keterangan dari para mekanik, mereka kaget dan trauma dengan kejadian ini. “Baru saja saya mendapat pesanan untuk memperbaiki mobil. Eh tiba-tiba mereka datang dan menyerang kami”, kata salah satu mekanik. Untungnya, tidak ada mekanik yang terluka akibat dari kejadian ini. Mekanik tersebut juga beropini bahwa para polisi perlu melakukan patroli yang lebih ketat terhadap daerah Mechanic City. Ia merasa bahwa dengan adanya patroli, ia dan mekanik lainnya akan merasa lebih aman dan lebih tenang dalam melakukan pekerjaannya di Mechanic City. Para mekanik juga mengucapkan terima kasih kepada para polisi atas tangapannya yang cepat dalam menangani kejadian tersebut. “Saya harap para polisi tetap semangat dan kuat dalam menghadapi para penjahat yang semakin hari semakin marak!”, kata mekanik tersebut.

  • Top 2
Posted
On 9/12/2020 at 11:03 AM, Misss_G said:

Email: [email protected]

Comment: Setuju. Keamanan disana harus lebih di perketat lagi. Bila perlu, tempatkan personil kepolisian di lokasi untuk menghindari kejadian yang sudah berulang kali terjadi. Hufthh

 

Email: [email protected]

Comment: Harusnya dari SAPD membuka pekerjaan petugas keamanan setempat, terutama untuk menjaga tempat atau lokasi yang sangat famous di Los Santos, penjagaan tersebut juga bertujuan membantu warga lebih extra.

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...