All Activity
- Past hour
-
Sebelum melanjutkan revisi, mohon dijawab pertanyaan di bawah ini: Apakah ini adalah pertama kali kamu membuat Character Story ? (Ya/Tidak) Sudah berapa lama kamu main JG:RP? ( Kurang dari 1 bulan / 1 - 3 bulan / 4 - 6 bulan / 6 bulan - 1 tahun / 1 tahun lebih / 3 tahun lebih / 5 tahun lebih ) Apakah character ini baru kamu buat atau baru melakukan prosess Namechange ? (Buat baru/Namechange) Apakah kamu memiliki account UCP selain yang kamu mainkan saat ini? (Ya/Tidak) Apakah kamu memiliki account Forum selain yang kamu pakai saat ini? (Ya/Tidak) Dimana tempat kamu bermain sekarang? (Di rumah / Di warnet) PENTING: Harap diperhatikan ketentuan dibawah ini! Menggunakan font yang mudah dibaca (Arial, Tahoma, atau Verdana). Font size: 14, dan jangan diberikan atribut berlebihan (Bold, Italic, atau Underline) Pastikan format penulisan Justify yaitu rata kanan-kiri menggunakan tombol pada toolbar di atas. Tidak boleh ada plagiarisme! ( Silahkan cari di internet untuk plagiarism checker, contoh: https://smallseotools.com/plagiarism-checker/ ) Ejaan, tanda baca, dan grammar harus sesuai dengan standar bahasa yang dipilih (Bahasa Indonesia atau English). Character story minimal harus memiliki 300 kata yang dipecah menjadi minimal 3 paragraph. Gunakan huruf kapital sesuai penempatan kata dan juga yang baik dan benar. Untuk mengubah story / cerita character kamu, gunakan feature edit yang sudah disediakan:
-
pending Matthew_Sullivan [MatthewSulyvan7]
Matthew Sulyvan replied to Matthew Sulyvan's topic in Character Stories
1 . Tidak 2. 1-3 Bulan 3. Buat Baru 4. Ya 5. Ya 6. Di rumah -
Nama pelapor: Yariel_Haskell Nama pelanggar: Tupac_Barbosa & Mask_859860 Peraturan yang dilanggar: ATIB di tengah jalan & Abis ketabrak dia pake motor saya benson malah bukan rp kesakitan karna tertabrak malah langsung rp mengeluarkan senjata dan ngerob Apa yang terjadi: Jadi gini min kan saya lagi dari TianMetal mine menuju ke unloadcrate component nah tiba tiba ada 2 motor dari arah berlawanan lawan arah kan gta saya gelap ya karna enb apalagi dia motor shancez warna hitam kan nah disitu tertabrak lah tapi dia mental kaya bukan ATIB min kaya mental jatuh gitu kan kalo ATIB dia berdiri tegak ga pindah posiis nya? setau saya gitu ya dan abis tabrak itu saya langsung lah rp bertabrakan eh dia langsung rp ngeluarin senjata saya kaget lah langsung teriak rob saya reflek /b LAH karna kalo dia ATIB kenapa harus di tengah jalan? dan kenapa temannya tidak ingatin dia kalo dia abis bertabrakan? malah seolah olah saya yang salah disini, kalo emang dia ATIB dia ATIB di jalan + di jalur yang salah ganggu player lain karna ATIB udah bukan siklus RP. Bukti:
-
$Febrihansx$ started following [REPORT] Tupac_Barbosa & Mask_859860
-
[ID:2][FURNITURE] Jonas ELS Furnishings (Gael_Nores)
Puffyflups replied to Arcane's topic in Business
Employee Name: Giselda_Moretti Activity Description: Merapikan susunan buku pada rak buku Screenshots: -
@syifaakisorry tag
-
Adek Manis joined the community
-
Update 1: Added pilihan Confiscate untuk menyita barang (sama seperti memakai command /take) saat menggunakan /frisk sebagai anggota SAPD yang sedang on-duty. Mengubah kembali syntax /give menjadi /give [playerid/name/mask] [item name] [amount]. Item name tidak harus lengkap, contoh: /give 69 cra 1 = memberikan id 69 1 unit item yang berawalan "cra" yaitu "crack" atau lainnya. Item berikut sudah tidak bisa diambil melalui '/frisk > Item > Take' : Cellphone, Toll Card, dan Medicine. Server Rules sudah diupdate. Sekarang sudah tidak bisa /createammo atau /fixgun senjata yang hanya official faction bisa buat, walaupun punya schematicnya. Fix beberapa bug dari laporan discord.
- Today
-
[GUIDE] 6 track balap yang keren buat kalian yang hobi RP balapan
Kayt17Konvict replied to $NancikBoy$'s topic in Discussion
Videonya ga bisa kan yaa -
[GUIDE/DISCUSSION] Tips Beroleplay di WARNET
Kayt17Konvict replied to $Anti-Retard$'s topic in Discussion
Anak anak warnet wajib baca -
Gordon_Eduardo Gordon Eduardo was born in 2001 in Colombia. He was the only son of Ignacio Bermudez, a mining entrepreneur who secretly financed international arms and cocaine smuggling operations across continents. Gordon grew up in a heavily guarded colonial style villa protected by mercenaries surrounded by philosophy books and the distant echoes of gunfire from the hills. From an early age his father taught him two lessons: power is the only true currency and compassion is weakness. He was later sent to an elite school in Spain where he studied international law, military strategy and diplomacy. Behind his reputation as a brilliant and handsome student, Gordon also acted as his father's representative within Europe's criminal networks. At the age of 22, Ignacio Bermudez was murdered by his own right hand man during an internal cartel coup. Gordon was urgently called home. Within 48 hours he shut down all communications from the cartel headquarters, executed seven traitors and buried them beneath the foundation of the family's hotel in Cartagena. From that moment forward, Gordon assumed complete leadership. Unlike a typical cartel boss, Gordon rarely appeared on the front lines. He ruled like a modern military strategist through algorithms, intelligence networks and loyalty purchased with gold and fear. He separated drug trafficking logistics from his legitimate businesses making his empire nearly untouchable by law enforcement. The media nicknamed him El Silencio Dorado The Golden Silence. In public he appeared as a successful young entrepreneur dressed in tailored suits, wearing luxury watches, and delivering inspiring speeches. Behind closed doors however he was an architect of death. A single nod from him could mean an entire village vanished overnight. He never needed to carry a weapon because everyone knew that if your name appeared on his list, he time had run out. Gordon organized his cartel like a multinational corporation, complete with specialized divisions, performance targets and risk management. He recruited university graduates instead of street assassins used drones to monitor trafficking routes, bribed politicians through charitable foundations and invested in technology startups to disguise money laundering operations. His cartel became an invisible modern empire controlling billions of dollars. Power, however, always attracts enemies. The CIA, Interpol, and even the old Sinaloa cartels recognized the threat posed by a man who was too intelligent to assassinate and too wealthy to ignore. Many attempted to trap him yet every effort failed. Gordon did not simply survive he struck back eliminating his enemies without firing a single bullet. Despite his power he carried deep emotional scars. A photograph of his mother, who had been murdered by one of his father's rivals when he was still a child remained on his desk as a constant reminder. That loss fueled a quiet but relentless desire for revenge. He had no interest in love and trusted no friendships. The only relationship he truly maintained was with power itself and even that was built on suspicion. To Gordon, the world was nothing more than a chessboard and he had already advanced too far to turn back. Gordon Eduardo became a living legend a cartel leader who was never captured, never publicly seen holding a weapon yet controlled more lives than many presidents. Some considered him a monster while others saw him as the economic savior of impoverished regions but one thing was certain whenever Gordon spoke the underworld fell silent and listened. Behind his cold expression and rare smile he knew that one day he would die. Before that day came, he intended to carve his name deeper into the history of organized crime not merely as a drug lord but as the architect of the most sophisticated criminal empire of the century. At the height of his reign he began to feel immense pressure from every direction. Old enemies betrayal from within his closest circle and the shadows of his past slowly consumed his thoughts. Yet Gordon chose to stand firm facing the future with cold calculation. He wanted his legacy to endure as an eternal monument to power born from the shadows. In his eyes, in a world filled with uncertainty only the strong and the cunning deserved to survive. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: amorderey Account Forum yang saya miliki: amorderey Saya amorderey selaku pemilik account UCP amorderey bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Gordon_Eduardo) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
-
newbie [GUIDE] Sidejob for newbie under LV.3
Kayt17Konvict replied to $IXgotcha$'s topic in Roleplay
Keren nih guide. Banyak belajar -
Nice guideee
-
pending Natan_Alexander [Ventranatanel]
brian jebog replied to brian jebog's topic in Character Stories
sudah @syifaaki -
[ID:3][FURNITURE] Mezo x ICAO Furniture (Mezo_Secvinzo)
Puffyflups replied to $NICE1$'s topic in Business
Employee Name: Giselda_Moretti Activity Description: Cleaning the dining table Screenshots: -
Anchensio_Fitzgerald Anchensio Fitzgerald lahir dan besar di sebuah desa kecil bernama Angel Pine yang ada di sudut kota Los Santos. Dari kecil ia hidup sebagai yatim piatu lalu ia dibesarkan dengan kakek nya serta neneknya juga yang tinggal di pinggiran sebuah desa. Kehidupannya Anchensio saat itu tidak bisa dibilang mewah, namun cukup saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kakek dan neneknya Anchensio telah mengajarkan banyak sekali hal tentang sebuah kehidupan, terutama seperti bertahan hidup lalu juga mengandalkan alam sekitar. Saat berusia delapan tahun, Anchensio sudah sudah mulai belajar berburu di hutan yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ketika menginjak usia sebelas tahun, Anchensio sering di ajak ikut oleh teman pamannya untuk berburu ke daerah yang lebih jauh dengan hasil buruan yang lebih besar dan menguntungkan. Dari hal tersebut, ia tidak hanya belajar berburu, tetapi juga mulai mengenal dunia perdagangan. Ia melihat bagaimana kayu, kulit hewan, dan hasil buruan lainnya dapat dijual untuk mendapatkan sebuah keuntungan. Ketertarikannya itu terhadap perdagangan mulai tumbuh karena menurutnya berburu dan berdagang memiliki hubungan yang erat. Jadi mulai saat Anchensio berusia delapan belas tahun, ia mulai mengembangkan kemampuannya dalam kedua bidang tersebut. Dengan kerja keras dan pengalaman yang dimiliki, Anchensio berhasil membangun usaha kecil yang bergerak di bidang penjualan kayu dan kulit hewan di sekitar Angel Pine. Namun suatu hari, kehidupan kembali menguji dirinya. Usaha yang telah ia bangun pelan pelan itu mulai perlahan mengalami kemunduran hingga akhirnya bangkrut. Tidak lama setelah itu, kakek dan nenek yang selama ini merawatnya juga meninggal dunia karena usia yang sudah lanjut. Kehilangan keluarga sekaligus sumber penghasilannya membuat Anchensio harus memulai semuanya dari awal tanpa siapa siapa lagi. Meski sempat terpuruk, ia memilih untuk tidak menyerah dan terus mencari jalan untuk bangkit dari keterpurukan itu. Dengan bekal pengalaman berburu, berdagang, dan bertahan hidup yang telah ia pelajari sejak kecil, Anchensio memutuskan untuk meninggalkan Angel Pine dan memulai kehidupan baru di Los Santos. Ia datang dengan tekad untuk menjadi pemburu yang lebih handal serta membangun usaha yang sukses agar dapat mewujudkan impiannya di masa depan. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya anchensio selaku pemilik account UCP gasalam bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Anchensio_Fitzgerald) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
-
anchensio started following Anchensio_Fitzgerald [gasalam]
-
Jeremy_Wilkinson Jeremy Wilkinson lahir pada 1 maret 2008 di daerah terpencil bernama Virginia Barat, yang dimana lingkungan tersebut bisa di bilang kumuh, ibunya seorang penjual roti dan ayahnya seorang pebisnis yang bangkrut dikarenakan perjudian dan alkohol. Pada umur 8 tahun Jeremy baru bisa merasakan belajar di sekolah karena kondisi ekonomi yang sudah mulai stabil. Kondisi ekonomi membuat Jeremy mengerti bahwa kehidupan tidak sepenuhnya berjalan sesuai keinginan. Ia tumbuh menjadi anak yang pendiam, dan cenderung malu untuk memulai pembicaraan dengan temannya. Ibunya berharap Jeremy tumbuh menjadi anak yang sukses dan memiliki kehidupan yang lebih layak. Saat menginjak usia remaja, Jeremy mulai mencari keahlian untuk lebih fokus ke masa depanya. Sering kali dia melihat orang yang sedang memperbaiki mobilnya dibengkel pinggir jalan lalu ia kerap kali menanyakan pada orang tersebut terkait kerusakan pada mobilnya, semenjak saat itu Jeremy sering singgah ke bengkel tersebut, karena rasa penasaran itu, Jeremy mulai mempelajari bidang otomotif dengan montir dari bengkel tersebut. Seiring berjalanya waktu ia mulai berani memperbaiki truck yang bermasalah pada bagian tertentu, contohnya mengganti air radiator, mengganti oli yang sudah tidak layak digunakan, memperbaiki sistem pendingin truck, lalu ia juga sering kali membantu montir di bengkel tersebut untuk mengganti ban pada mobil pelanggan. Seiring berjalanya waktu montir tersebut mempercayai Jeremy yang sudah mulai paham pada kerusakan truck yang biasanya terjadi. Saat menginjak usia dewasa, bengkel yang sudah menjadi tempat belajar sekaligus rumah kedua bagi Jeremy terpaksa ditutup karena banyak pelanggan memilih bengkel yang bersertifikasi serta lebih canggih. Sejak saat itu Jeremy memutuskan untuk meninggalkan Virginia Barat dan mencari kehidupan yang lebih layak, namun takdir berkata sebaliknya Jeremy mulai merasakan sulitnya mencari pekerjaan yang dimana kemampuan dia hanyalah montir serabutan. Tagihan yang terus menumpuk membuat dia mulai bergaul dengan orang-orang yang hidup didunia kriminal. Awalnya ia hanya membantu pekerjaan-pekerjaan kecil dilingkungan tersebut, semakin lama ia semakin terbiasa dengan kehidupan tersebut yang dimana kekerasan kunci untuk bertahan. Baginya, jalan itu bukan lagi soal pilihan, melainkan cara untuk bertahan hidup. Jeremy kini percaya dunia tidak akan memberikan apapun kepada orang yang hanya menunggu kesempatan. Sejak saat itu ia menjalani hidup dibisnis gelap, mengejar uang dan kekuasaan dengan caranya sendiri meski harus bertentangan dengan hukum dikota tersebut. Questions Character Story Pertama: Yes Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Alzhri selaku pemilik account UCP Alzhri bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Jeremy_Wilkinson) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
-
Alzhri started following Jeremy_Wilkinson [Alzhri]
-
Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @Nedd4872641, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely, @raihanrawadi90 JG:RP Helper Team
-
Nama pelapor: Clomex Corrando Nama pelanggar: Sean Hattway dan Parker Kennedy Peraturan yang dilanggar: refuse rp Apa yang terjadi: jadi saya menemukan 2 terlapor ini sedang tergeletak di tengah jalan, saya pun inisiatif melakukan pengecekan kepada terlapor parker, tidak berselang lama mereka berdua melakukan /accept death dengan alasan dibawah ini bukti yang saya kirim kan Bukti: alasan terlapor: [01:56:59] (( PM from [87] Parker_Kennedy: drama ini mau di reffund sorry cing ))
-
Querto carlos started following [REPORT] Sean Hattway dan Parker Kennedy
-
Under checking plagiarism and Ai detector
-
Employee Name: Jones Fassbach Activity Description: Bongkar muat barang ke toko baru Screenshot:
-
bnjj iaa started following Cerry_Holloway [cerryni]
-
Weeler Cole Los Santos 12 Agustus 2000, di pinggiran kota padat penduduk tepatnya di bagian utara Los Santos distrik Jefferson, lahir anak bernama Weeler Cole yang merupakan putra pertama dari salah satu anggota kelompok organisasi dunia bawah bernama Los Zetas yang ada di San Fiero, ayah nya bernama Brian Hayward yang berasal dari Los Satntos lalu pergi dan tinggal di San Fiero serta menjadi salah satu anggota dari kelompok organisasi gelap tersebut. Weeler Cole tumbuh dengan penuh tekanan dari lingkungan kumuh yang berisi orang orang bermasalah dan ras kulit hitam pekerja keras, ia tidak pernah bertemu dengan ayahnya sejak lahir, ayahnya tidak pernah kembali ke Los Santos semenjak kepergiannya ke San Fiero, Weeler tumbuh dengan mandiri tanpa peran seorang ayah, ia menjadi sangat disiplin dan tegas, ia berjanji kepada ibunya untuk tidak pernah mengikuti jejak ayahnya yang meninggalkan dan menelantarkan mereka di lingkungan kumuh itu. Tiba pada saat ia memasuki masa remaja pada usia 18 tahun, Weeler melihat berita di televisi yang mengatakan ketua kelompok organisasi Los Zetas di San Fiero berhasil di tangkap oleh satuan pasukan khusus yang ada di sana, Weeler pun merasa bahwa ia tidak akan pernah bertemu dengan ayahnya, akan tetapi ia tidak tahan melihat ibunya larut dalam kesedihan karena melihat berita tersebut, dan Weeler pun mengatakan kepada ibunya bahwa ia akan mengikuti pelatihan menjadi agen khusus DEA di San Fiero, yang bertugas mengusut kasus kasus tentang keberadan organisasi seperti ayahnya, ia berjanji kepada ibunya akan kembali ke Los Santos dan membawa ayahnya pulang. Pada akhirnya Weeler pun pergi ke San Fiero dan meninggalkan ibunya sendiri, Beberapa bulan kemudian Weeler mengabarkan kepada ibunya bahwa ia berhasil lolos menjadi agent DEA dan Weeler mengatakan ia akan mulai menyelidiki keberadaan ayahnya dan akan membawanya kembali ke Los Santos, namun hal yang tak Weeler duga pun ia temukan bahwa ayahnya telah di eksekusi mati karena terlibat dalam organisai criminal Los Zetas yang pada saat itu ia lihat sendiri di televisi, Weeler pun tidak mengabarkan kematian ayahnya kepada ibunya, pada akhirnya ia tidak berani kembali ke Los Santos dan menetap di San Fiero, dan tetap membiayai kebutuhan hidup ibunya setiap bulanya, Weeler pun memutuskan berhenti menjadi agent dan memilih bekerja menjadi penjaga di sebuah bank yang ada di San Fiero dan ia pun membeli sebuah rumah kecil di tepian pantai San Fiero dan menjalani kehidupan menjadi orang sederhana di sana. Questions Character Story Pertama: Yes Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Weeler Cole Account Forum yang saya miliki: Weeler Cole Saya Weeler Cole selaku pemilik account UCP Weeler2 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Weeler Cole) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
-
Weeler Cole started following Weeler_Cole [Weeler2]
-
Weeler Cole joined the community
-
Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @baysidelv, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely, @syifaaki JG:RP Helper Team
