Ê T.N ╩ Posted January 26, 2015 Posted January 26, 2015 Tahun 1944 menjadi tahun resmi terpilihnya bendera merah dan putih sebagai bendera negara kita. Panitia lambang Negara yang diketuai oleh Ki Hajar Dewantara dan sebagai penasihatnya, Bapak Soekarno dan Bapak Muhammad Hatta telah menetapkan bendera bangsa Indonesia. Bendera merah putih sudah sering digunakan sebelum diresmikan. Ada beberapa bukti yang menguatkan hal itu. Prasasti Gunung Butak tahun 1924 menulisakan pemberontakan Kediri melawan Singasari. Kediri pun mengibarkan bendera merah putih. Mpu Prapanca mencatat dalam Kitab Negarakertagama pada tahun 1365 bahwa Majapahit adalah keraton merah putih. Selain itu, Kerajaan Mataram memuliakan bendera ini yang disebut dengan gula kelapa. Saat perang Dipenogoro terjadi tahun 1825, bendera merah putih dikibarkan sebagai tanda perjuangan rakyat melawan penjajah. Selanjutnya, Perhimpunan Indonesia atau Indische Vereeniging yang didirikan tahun 1908 menggunakan bendera merah purih sebagai bendera organisasi dengan gambar kepala banteng. Jadi, memang dari dulu bendera merah putih itu sudah digunakan dan menjadi pilihan yang tepat bagi bangsa Indonesia. Dalam sejarah Indonesia terbukti, bahwa Bendera Merah Putih dikibarkan pada tahun 1292 oleh tentara Jayakatwang ketika berperang melawan kekuasaan Kertanegara dari Singosari (1222-1292). Sejarah itu disebut dalam tulisan bahwa Jawa kuno yang memakai tahun 1216 Caka (1254 Masehi), menceritakan tentang perang antara Jayakatwang melawan R. Wijaya. Mpu Prapanca di dalam buku karangannya Negara Kertagama mencerirakan tentang digunakannya warna Merah Putih dalam upacara hari kebesaran raja pada waktu pemerintahan Hayam Wuruk yang bertahta di kerajaan Majapahit tahun 1350-1389 M. Menurut Prapanca, gambar-gambar yang dilukiskan pada kereta-kereta raja-raja yang menghadiri hari kebesaran itu bermacam-macam antara lain kereta raja puteri Lasem dihiasi dengan gambar buah meja yang berwarna merah. Atas dasar uraian itu, bahwa dalam kerajaan Majapahit warna merah dan putih merupakan warna yang dimuliakan. Dalam suatu kitab tembo alam Minangkabau yang disalin pada tahun 1840 dari kitab yang lebih tua terdapat ambar bendera alam Minangkabau, berwarna Merah Putih Hitam. Bendera ini merupakan pusaka peninggalan jaman kerajaan Melayu Minangkabau dalam abad ke 14, ketika Maharaja Adityawarman memerintah (1340-1347). Warna Merah = warna hulubalang (yang menjalankan perintah) Warna Putih = warna agama (alim ulama) Warna Hitam = warna adat Minangkabau (penghulu adat) – Warna merah putih dikenal pula dengan sebutan warna Gula Kelapa. Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja Jawa. Dalam babat tanah Jawa yang bernama babad Mentawis (Jilid II hal 123) disebutkan bahwa Ketika Sultan Agung berperang melawan negeri Pati. Tentaranya bernaung di bawah bendera Merah. Sultan Agung memerintah tahun 1613-1645. Di bagian kepulauan lain di Indonesia juga menggunakan bendera merah putih. Antara lain, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII. Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran. Di jaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang. Pada umumnya warna Merah Putih merupakan lambang keberanian, kewiraan sedangkan warna Putih merupakan lambang kesucian. Merah Putih Pada Abad 20 Bendera Merah Putih berkibar untuk pertama kali dalam abad XX sebagai lambang kemerdekaan ialah di benua Eropa. Pada tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya. Tujuan perhimpunan Indonesia Merdeka semboyan itu juga digunakan untuk nama majalah yang diterbitkan. Pada tahun 1924 Perhimpunan Indonesia mengeluarkan buku peringatan 1908-1923 untuk memperingati hidup perkumpulan itu selama 15 tahun di Eropa. Kulit buku peringatan itu bergambar bendera Merah Putih kepala banteng. Dalam tahun 1927 lahirlah di kota Bandung Partai Nasional Indonesia (PNI) yang mempunyai tujuan Indonesia Merdeka. PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng. Pada tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera merah putih sebagai bandera kebangsaan yaitu dalam Konggres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera kebangsaan Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia. www.youtube.com/watch?v=3Yz3zXo3CME
Portgas Posted January 26, 2015 Posted January 26, 2015 Perbagus lagi ceritanya dan perjelas, buat yang post disini selain TS akan gua warn forum thx.
Portgas Posted January 27, 2015 Posted January 27, 2015 Your thread confirmed you now can post the activitu of the families, thank you.
M♥P Posted January 28, 2015 Posted January 28, 2015 Maaf bang portgas gua disini sebagai yang bikin fam ini.tapi gua mohon maaf,karena gua memakai forum baru,gua ingin topic ini di lock,akan diganti dengan yang baru
$Tuwawaw$ Posted January 29, 2015 Posted January 29, 2015 Kalo bikin families tolong jangan main-main, baca dulu. dan Ini
Recommended Posts
Archived
This topic is now archived and is closed to further replies.