Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

[NEWS] Menyentuh Angka 8 Milyar, Sanggupkah Bumi Menampung Populasi Manusia Sebanyak Ini?


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Menyentuh Angka 8 Milyar, Sanggupkah Bumi Menampung Populasi Manusia Sebanyak Ini?
Written by Aleem Kuznetsov

 


Image
Photographed by : google.com
(Los Santos, 21 November 2022) Populasi adalah keseluruhan dari subjek penelitian, sedangkan sampel adalah sebagian dari populasi tersebut. Nilai yang dihitung dan diperoleh dari populasi ini disebut dengan parameter.. Populasi merupakan seluruh jumlah dari subjek yang akan diteliti oleh seorang peneliti. Misalnya 1000 orang dikatakan sebagai populasi karena terkait dalam suatu penelitian. Kemudian pada pendapat lain mengatakan bahwa secara harfiah pengertian populasi adalah seluruh variabel yang terkait dengan topik pada penelitian. Menurut para ahli, populasi merupakan jumlah keseluruhan dari satuan-satuan atau individu-individu yang karakteristiknya hendak diteliti. Dan satuan-satuan tersebut dinamakan unit analisis, dan dapat berupa orang-orang, institusi-institusi, benda-benda, dan lain sebagainya. Populasi yang dibahas kali ini adalah Populasi Manusia, Populasi Manusia adalah sekumpulan individu dengan ciri-ciri yang sama dan hidup di tempat yang sama. Sekumpulan individu ini memiliki kemampuan bereproduksi antar sesama. Manusia yang muncul pertama kali di bumi ialah Homo Sapiens, memiliki ciri-ciri badan dengan tinggi 130 sampai 210 centimeters, dan berat badan 30 sampai 150 kilograms.


Image
Photographed by : google.com
SPACERSekitar 300.000 tahun yang lalu, ketika Homo sapiens, spesies manusia kemungkinan besar pertama kali muncul, total populasi manusia masih kecil, antara 100 hingga 10.000 orang. Ada hampir 8 miliar orang hidup di Bumi saat ini, tetapi seberapa lama Bumi sanggup menampung manusia yang akan terus bertambah setiap harinya? Joel E. Cohen, kepala Laboratorium Populasi di Universitas Rockefeller dan Universitas Columbia di New York City mengatakan butuh waktu sekitar 35.000 tahun untuk populasi manusia menjadi dua kali lipat. Pada 15 November 2022, populasi dunia diproyeksikan mencapai 8 miliar jiwa. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyampaikan harapan sekaligus kecemasan mereka di tonggak sejarah ini. Menurut PBB, pertumbuhan jumlah penduduk tidak pernah secepat sekarang. Laju pertambahan populasi yang cepat disebabkan oleh penambahan panjang umur manusia karena perbaikan kesehatan masyarakat, nutrisi, kebersihan pribadi dan ketersediaan obat-obatan. "Tonggak sejarah ini adalah kesempatan untuk merayakan keragaman dan kemajuan, sambil mempertimbangkan tanggung jawab bersama umat manusia untuk planet ini," ujar Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.

Image
Photographed by : google.com
SPACERLebih dari 40 tahun penelitian Cohen telah mengumpulkan 65 perkiraan, mulai dari 1 miliar hingga lebih dari 1 triliun orang, menurut laporan Live Science. "Pencaran dalam perkiraan berapa banyak orang yang dapat didukung Bumi meningkat dari waktu ke waktu," yang berarti bahwa ada sedikit konsensus tentang berapa banyak Homo sapiens yang dapat didukung planet kita, kata Cohen kepada Live Science. Cohen mengatakan dalam hal populasi manusia daya dukung bergantung pada kendala alam dan pilihan manusia. "Misalnya, kendala alam termasuk kelangkaan makanan dan lingkungan yang tidak ramah. Pilihan manusia termasuk interaksi antara ekonomi, dan budaya seperti bagaimana kita memproduksi dan mengkonsumsi barang, serta tingkat kelahiran, rentang hidup rata-rata, dan migrasi," ujar Cohen. Pada tahun 2020, populasi manusia turun menjadi 2,44 anak perempuan. Populasi dunia diproyeksikan mencapai 10,4 miliar orang sekitar tahun 2080-an dan angka populasi tetap di sana hingga tahun 2100. Jumlah orang yang dapat didukung Bumi bukanlah angka tetap. Cara manusia memproduksi dan mengkonsumsi sumber daya alam mempengaruhi bagaimana lingkungan mampu mempertahankan populasi masa depan. Satu studi yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan jika penduduk Amerika Serikat beralih ke pola makan vegetarian. Tanah yang digunakan bercocok tanam untuk manusia daripada pakan ternak untuk produksi daging akan memberi makan tambahan 350 juta orang di Amerika. Menurut Cohen, jika manusia ingin memengaruhi berapa banyak orang yang menginginkan laju mesin atau laju kembang biak hewan. "Jika kita ingin memengaruhi berapa banyak orang yang dapat didukung oleh planet Bumi, kita perlu memutuskan, berapa banyak orang yang menginginkan Jaguar beroda empat dan berapa banyak yang menginginkan jaguar berkaki empat," kata Cohen
 
 
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...