Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Wajah - Wajah di Sekitar Kita


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Wajah - Wajah di Sekitar Kita
Written by Beatrice Madalyn

 


Image
Photographed by : google.com
(Los Santos, 21 Juli 2022) Ketika Sobat SAN melihat gambar awan-awan di atas, apa yang terlintas dalam pikiran Anda? Kebanyakan orang tentu berpikiran bahwa awan-awan tersebut tampak seperti wajah seorang pria. Atau pernahkah kalian melihat objek acak, kemudian lamat-lamat anda memperhatikannya seperti menggambarkan sebuah ekspresi? Nah, inilah yang dinamakan dengan pareidolia.

SPACERMungkin sebagian dari kita sempat mengalami sendiri fenomena tersebut. Lantas, apakah hal tersebut termasuk sesuatu yang normal atau merupakan sebuah gejala penyakit tertentu? Mari mengenal lebih jauh mengenai kondisi ini.


Image
Photographed by : google.com
SPACERPareidolia adalah sebuah fenomena psikologis di mana seseorang dapat mengenali suatu bentuk, pola, atau objek tertentu—biasanya wajah—padahal yang dilihat adalah benda mati. Otak manusia memiliki area yang bertanggung jawab terhadap pengenalan dan persepsi akan wajah, yaitu pada bagian depan (frontal) dan samping (temporal) otak.


SPACERSebagian ahli berpendapat bahwa beberapa orang memang terlahir dengan kecenderungan untuk langsung memproses suatu benda mati menjadi bagian-bagian wajah tertentu sehingga pareidolia dianggap sebagai sesuatu yang normal, tak perlu dikhawatirkan.


SPACERAkan tetapi, kelompok peneliti lainnya berpendapat bahwa munculnya fenomena ini dapat menjadi salah satu gejala adanya penyakit lain, terutama yang berhubungan dengan sistem saraf pusat manusia. Dikutip dari Psychological Science Journal, beberapa penyakit yang dikaitkan dengan kondisi pareidolia adalah Lewy body dementia & penyakit Parkinson.

Image
Photographed by : google.com
SPACERLagipula, hal ini bergantung pada intensitas kita mengalami fenomena ini. Apakah masih wajar seperti orang pada umumnya? Atau terlalu sering sehingga mengganggu aktivitas Anda. Misalnya, karena Anda salah mengira ada seseorang atau merasa ada wajah yang mengamati gerak-gerik Anda. Ngeri sih padahal tidak ada apa-apa.

SPACERTetapi tidak usah panik, kalian yang pernah mengalami pareidolia. Belum tentu fenomena tersebut merupakan penyakit karena memang sampai saat ini belum ada bukti yang kuat antara hubungan pareidolia dengan penyakit otak tertentu. Namun, ada baiknya konsultasikan keluhan yang Anda alami kepada tenaga kesehatan apabila dirasa sangat mengganggu kegiatan Anda sehari-hari atau bahkan dapat menimbulkan stress.

SPACERPesan saya sih, Sobat SAN kalo mau tidur harus cek dengan hati-hati sekitar dulu. Takutnya ada yang mengintai nih di sekeliling kita hihihi....
 
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...