Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Rawan Self-Diagnose, Pahami Tips Mencari Info Gejala Medis di Internet


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Rawan Self-Diagnose, Pahami Tips Mencari Info Gejala Medis di Internet

Written by Lucio Valentino

 


Image
Photographed by : Goolge
(Los Santos, 30 Maret 2022) Zaman kiwari, informasi apa saja ada di internet, termasuk perkara gejala berbagai penyakit kali. Cukup dengan mengetik kata kunci, berbagai informasi gejala penyakit hadir berderet di dalam layar komputer. Kebiasaan itu pula yang kerap dilakukan banyak orang di zaman kiwari.

SPACERMengutip Psych Central, sebuah jajak pendapat menemukan bahwa 90 persen masyarakat Amerika Serikat mencari informasi mengenai gejala yang dialami melalui Google sebelum memeriksakan diri ke dokter. Sayangnya, kebiasaan itu rawan terhadap self-diagnose atau mendiagnosis diri sendiri tanpa yang melalui proses pemeriksaan medis.

Image
Photographed by : Goolge
SPACERBetapa tidak, berbagai informasi yang hadir di internet tak bisa dikatakan 99 persen benar. Kebiasaan ini dikenal juga dengan istilah cyberchondria. Nama terakhir merupakan kondisi saat ini seorang mengkhawatirkan kesehatannya dan mencari gejala penyakit melalui internet, untuk kemudian mendiagnosis diri sendiri berdasarkan informasi yang didapat di internet. Alih-alih membuat pikiran tenang dan bergerak untuk memeriksakan diri ke dokter, cyberchondria justru bisa membuat seorang panik atau tak karuan. Jadi, bagaimana Anda bisa menggunakan informasi di internet dengan efektif? Berikut beberapa tips yang bisa diikuti, mengutip Huffington Post.

1. Mulailah dengan situs web organisasi kesehatan resmi
SPACERInformasi kesehatan yang kurang akurat bisa ada di mana. Tahun lalu, ahli bedah Amerika Serikat, Vivek Murthy, mengidentifikasi misinformasi sebagai salah satu krisis kesehatan masyarakat. Salah satu cara untuk menghindari misi informasi adalah dengan meningkatkan literasi informasi. Mulailah mencari informasi melalui sumber terpercaya. Misalnya saja, situs-situs resmi organisasi kesehatan seperti WHO, CDC, dan lainnya.

Image
Photographed by : Goolge

SPACERNamun, sebelum mempelajari lebih lanjut, Anda disarankan untuk lebih teliti memahami studi. Salah satu hal utama yang diperlukan dalam peluncuran hasil penelitian adalah proses per review. Per review merupakan proses tinjauan yang dilakukan oleh ahli-ahli di bidang terkait, di luar tim penelitian untuk mengecek kualitas dan akurasi. Hati-hati memahami hasil studi yang belum melalui proses per review.

2. Berhenti mencari saat mulai merasa cemas
SPACERJika pencarian justru membuat Anda stres dan cemas, maka hentikan pencarian informasi. Alih-alih membiarkan diri terlarut dalam rasa panik, Anda disarankan untuk menghubungi profesional medis demi mendapatkan jawaban yang baik.

3. Kroscek dengan dokter
SPACERAnda juga disarankan untuk menyimpan hasil pencarian yang dilakukan. Setelah disimpan, diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan jawaban mengenai kondisi kesehatan Anda yang ga baik.
 
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...