Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Inilah Empat Jenis Awan yang Berbahaya Bagi Dunia Penerbangan


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Inilah Empat Jenis Awan yang Berbahaya Bagi Dunia Penerbangan
Written by Fiete Steinhaeusser

 


Image
Photographed by : cnbcindonesia.com
(Los Santos, 23 Maret 2022) Kondisi cuaca menjadi sebuah pengaruh besar bagi industri penerbangan. Karena kondisi cuaca adalah faktor terbesar dalam keselamatan penerbangan. Dikutip dari laman Southern WIngs, Sepanjang sejarah dalam penerbangan, tidak sedikit pesawat yang rusak akibat awan dan badai petir saat penerbangan. Setiap jenis awan memiliki jenis dan karakteristiknya masing-masing. Ahli meteorologi menggunakan istilah bahasa Latin untuk memberi nama setiap awan untuk membedakan jenis dan tiap karakteristiknya. Dari sekian banyak awan, ada empat jenis awan yang disebutkan oleh ahli yang berbahaya bagi penerbangan khususnya pesawat terbang. Empat jenis awan tersebut yaitu Awan Lenticular, Awan Cumulonimbus, Awan Kumulus, dan Awan Mamatus.


Image
Photographed by : cnbcindonesia.com
SPACERAwan pertama yang berbahaya bagi penerbangan yaitu Awan Lenticular. Awan ini dinamakan Lenticular karena awan ini menyerupai seperti lensa dan terbentuk di bawah serangkaian keadaan yang sangat khusus. Awan ini biasanya terbentuk dan berada di atas pegunungan. Keberadaan awan ini karena adanya dorongan dari angin dan medan gravitasi yang membuatnya naik ke atas pegunungan. Pilot akan sangat menghindari awan ini jika terbang dekat area pegunungan atau perbukitan.

SPACERAwan yang kedua yaitu Awan Cumulonimbus, awan ini adalah awan yang terkenal paling ditakuti di dunia penerbangan karena awan inilah yang paling berbahaya. Awan Cumulonimbus adalah awan yang nantinya akan terjadi sebuah badai petir yang disertai hujan deras. Awan cumulonimbus ini juga berisi badai petir dan merupakan tempat pergolakan hebat di atmosfer.

Image
Photographed by : cnbcindonesia.com
SPACERYang ketiga adalah awan yang sudah biasa kita dengan, yaitu Awan Kumulus. Awan Kumulus adalah awan putih yang terlihat mengembang. Awan ini biasanya ada saat pada cuaca cerah. Pada cuara cerah awan ini terlihat seperti kapas yang berbaris rapi dan indah. Awal mulanya awan ini terbentuk adalah atmosfer memberikan daya angkat partikel air menjadi sangat tinggi, awan ini bisa mencapai ketinggian ribuan kaki. Jika pesawat terjebak di dalam awan ini, akan sangat berakibat fatal.

SPACERYang terakhir yaitu Awan Mamatus. Awan Mamatus ini adalah awan yang menjadi penyebab dari terjadinya awan Cumulonimbus. Awan ini menjadi indikasi awal terjadi badai petir yang hebat. Awan ini berwarna gelap dan bagian bawahnya yang tidak rata yang merupakan indikasi visual dari turbulensi yang terjadi di atmosfer.
 
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...