San Andreas Network Posted December 26, 2021 Posted December 26, 2021 CRIMINALITY — POLITIC & DEPARTMENT — VACATION — SPORT — AUTOMOTIVE — EVENT & COMMUNITYKorban Tewas Topan Rai Filipina Bertambah Jadi 75 OrangWritten by Bianca Salvatrice Photographed by : CNN (AFP/BOBBIE ALOTA) (Los Santos, 20 Desember 2021) Korban tewas akibat Topan Rai yang menerjang Filipina sejak Kamis 16 Desember lalu telah bertambah menjadi 75 orang. Topan super Rai disebut sebagai salah satu topan paling kuat yang menerjang Filipina dalam satu dekade terakhir. Informasi ini disampaikan oleh Gubernur Bohol, Arthur Yap melalui laman Facebook resminya. Teranyar, Bohol melaporkan sebanyak 49 korban tewas. Dengan penambahan tersebut, total korban tewas bertambah menjadi 75 orang. Sementara 10 orang lainnya dinyatakan masih hilang dan 13 lain mengalami cedera.SPACER"Komunikasi masih terputus. Hanya 21 Wali Kota dari 48 yang menghubungi kami," kata Yap. Menurut Yap, hal tersebut menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan pertambahan jumlah korban tewas. Topan Rai tersebut menerjang Pulau Siargao yang terkenal sebagai tujuan wisata dengan angin berkecepatan 195 kilometer per jam. Kecepatannya mereda menjadi 150 kilometer per jam saat semakin masuk ke daratan Filipina, namun topan ini membawa hujan deras yang membanjiri desa-desa setempat. Hujan deras dan angin kencang juga menumbangkan pepohonan dan menghancurkan struktur yang terbuat dari kayu. Photographed by : CNN (AP/Jay Labra) SPACERLebih dari 300 ribu orang mengungsi dari rumah masing-masing dan resor yang ada di tepi pantai setempat saat Topan Rai, atau yang disebut warga lokal Odette, melanda wilayah selatan dan tengah kepulauan Filipina. Badai dengan kecepatan angin mencapai 195 kilometer per jam itu memutus akses komunikasi dan pasokan listrik di banyak area, dengan atap-atap bangunan terkoyak dan tiang listrik tumbang. Yap mengatakan, ribuan personel militer, polisi, penjaga pantai, dan pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan di daerah-daerah yang terkena dampak paling parah.SPACER"Ini memang salah satu badai paling kuat yang melanda Filipina pada bulan Desember dalam satu dekade terakhir," Kepala Federasi Palang Merah dan Komunitas Bulan Sabit Merah Internasional, Alberto Bocanegra. "Informasi yang kami terima dan gambar-gambar yang kami terima sangat mengkhawatirkan," imbuhnya. Selain itu, terdapat sebuah kapal Angkatan Laut Filipina yang membawa barang dan bantuan lainnya akan berangkat ke Bohol pada hari Senin 20 Desember besok. Photographed by : Detik (AP/Jay Labra) SPACERAdapun daerah dengan kerusakan paling parah akibat Topan Rai, yaitu berada di pulau Siargao, Dinagat, dan Mindanao. Gubernur Dinagat Arlene Bag-ao mengatakan, kerusakan lanskap pulau itu mengingatkan kembali efek destruktif yang disebabkan oleh Topan Super Haiyan pada 2013. Haiyan, yang disebut warga Filipina sebagai Yolanda, adalah topan paling mematikan yang pernah tercatat di negara itu, menyebabkan lebih dari 7.300 orang tewas atau hilang.SPACERFoto dari udara yang dibagikan oleh militer menunjukkan kerusakan parah di Siargao. Wilayah yang banyak dikunjungi oleh para peselancar dan turis menjelang Natal itu tampak porak poranda dengan puing-puing bangunan yang berserakan. Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) Filipina melaporkan, sekitar 198.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka ke tempat penampungan yang disediakan pemerintah. Krisis iklim yang disebabkan oleh manusia membuat angin topan dan siklon menjadi lebih intens dan merusak. Dan Filipina adalah salah satu negara yang paling rentan terhadap krisis iklim yang terjadi di dunia. Spoiler Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut, Email : Comment :
$Sobersanta$ Posted December 26, 2021 Posted December 26, 2021 Email : [email protected] Comment : Semoga keadaan disana lekas pulih dan tidak ada korban kembali.
$Tuby$ Posted December 27, 2021 Posted December 27, 2021 Email : [email protected] Comment : Semoga keadaan disana lekas membaik.
Adikusumah Posted January 1, 2022 Posted January 1, 2022 e-mail: [email protected] comment: Semoga lekas membaik.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now