San Andreas Network Posted August 31, 2021 Posted August 31, 2021 CRIMINALITY — POLITIC & DEPARTMENT — VACATION — SPORT — AUTOMOTIVE — EVENT & COMMUNITYBanjir dan Longsor akibat Hujan Deras di Pegunungan, 13 Orang Tewas termasuk 2 AnakWritten by Abel Rikkard Photographed by : Google SPACER(Los Santos, 25 Agustus 2021) Caracas - Puluhan orang tewas akibat hujan deras yang menerjang Andes Venezuela memicu longsoran lumpur dan bebatuan sepanjang akhir pekan lalu. Hujan deras yang tak berhenti turun berpotensi membuat sungai di Caracas meluap. Perdana Menteri Venezuela melangsungkan pertemuan khusus yang membicarakan penanggulangan bencana dan berjanji untuk melakukan yang terbaik dalam operasi penyelamatan dan bantuan bagi penduduk yang terdampak Seperti dilansir dari AFP, Rabu (25/8/2021), peristiwa hujan deras yang tak berhenti turun berpotensi membuat sungai di Caracas meluap. Mocoties, daerah pertanian di negara bagian Merida, barat berjatuhan ke lereng gunung hingga menghalangi jalan. Saat ini, otoritas Venezuela sudah mengeluarkan perintah evakuasi. Hujan deras yang mengakibatkan longsor dan banjir total menewaskan 13 orang. Sementara 18 orang lainnya tinggal menunggu konfirmasi untuk dimasukkan dalam daftar korban jiwa. Gubernur Merida Ramon Guevara menyebut 13 orang tewas berada di Desa Tovar dan 2 anak meninggal di Pinto Salinas. Photographed by : Google SPACER "Saya menyampaikan belasungkawa bagi mereka meninggal akibat hujan deras ini," kata Suga seperti dikutip dari Reuters. Caracas menambahkan, saat ini pemerintah sudah mengerahkan 40 ribu anggota pasukan bela diri untuk membantu misi kemanusiaan. Kantor berita Vanezuela menyebut, data penduduk yang diperintahkan untuk segera meninggalkan rumahnya sebanyak 100 ribu. "Ini adalah situasi yang dramatis, sedih dan putus asa. Tidak mudah kehilangan segalanya, lebih buruk lagi kehilangan anggota keluarga," kata Jesus Quintero, seorang jurnalis di Merida, kepada AFP. Photographed by : Google SPACERBanjir kali ini merupakan bencana alam terburuk di Venezuela setelah Topan Hagibis pada Oktober 2019. Kala itu, Hagibis menyebabkan 100 orang tewas. Otoritas cuaca setempat telah mengingatkan ada enam sungai yang terancam meluap. Sementara, negara bagian Bolivar, Guarico, dan Zulia sudah mendapat red alert. "Ini adalah pengulangan dari tragedi 2005." Tahun itu, 100 orang tewas dan 30 hilang setelah hujan deras di Merida. Hujan deras juga mempengaruhi bagian lain Venezuela, termasuk ibu kota Caracas. Lembaga meteorologi pemerintah telah memperingatkan bahwa 6 sungai mungkin meluap. Sementara 3 negara bagian- Bolivar, Guarico dan Zulia-dalam siaga merah. Spoiler Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut, Email : Comment :
$Sobersanta$ Posted August 31, 2021 Posted August 31, 2021 Email : [email protected] Comment : Waduh sangat mengerikan sekali yah.
$Equanimity$ Posted September 1, 2021 Posted September 1, 2021 Email : [email protected] Comment : Waduh, turut berduka cita.
$yaspinach$ Posted September 1, 2021 Posted September 1, 2021 Email : [email protected] Comment : Semoga tidak memakan korban lagi
KoKoi Posted September 1, 2021 Posted September 1, 2021 Email : [email protected] Comment : Haduh, semoga ini yang terakhir kalinya.
$Jipen$ Posted September 1, 2021 Posted September 1, 2021 Email : [email protected] Comment : Semoga tidak terjadi lagi
CallmeAri Posted September 1, 2021 Posted September 1, 2021 Email : [email protected] Comment : Semoga korban ditempatkan ditempat terbaik disisi-Nya
$Tuby$ Posted September 21, 2021 Posted September 21, 2021 Email : [email protected] Comment : Semoga kejadian ini tidak terulang kembali.
mvnko14 Posted October 21, 2021 Posted October 21, 2021 Email : [email protected] Comment : Semoga korban banjir dan longsor ini mendapatkan tempat tinggal yang baru untuk ditempatinya.
Adikusumah Posted November 17, 2021 Posted November 17, 2021 e-mail: [email protected] comment: Semoga korban-korban yang terkena dampak dapat uluran bantuan dari pemerintah setempat.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now