$INSOMNIA$ Posted July 10, 2020 Posted July 10, 2020 Dika Prastyo Dika Prastyo adalah seorang penggemar bersepada, Dika sangat sering sekali bersepeda di kampung halamannya yang terletak di Lamongan (Indonesia). Dika mempunyai cita -cita menjadi seorang atlet sepeda terkenal seluruh dunia, karena Dika adalah anak dari keluarga yang miskin dia sangat terbebani sekali untuk mengejar cita-citanya. Orang tua Dika sangat mendukung sekali keinginan Dika untuk menjadi atlet terkenal, namun sangat di sayangkan faktor ekonomi yang membuat Dika harus mencari uang untuk keluarganya. Dika pun memutuskan untuk melamar pekerjaan di suatu restoran di Indonesia, Dika di terima sebagai tukang cuci piring di restoran tersebut, namun itu tidak membuat Dika untuk putus asa karena dia harus bisa mengejar cita-cita yang harus dia kejar. Setiap harinya Dika berangkat menuju tempat bekerjanya yang sangat lumayan jauh dari rumahnya menggunakan sepeda, karena dia sangat senang sekali berpergian menggunakan sepeda. Walaupun dia sangat sering telat untuk datang ke tempat dia bekerja, karena kendaraan yang dia pakai sepeda, dia juga sering sekali di marahi oleh bos tempat dia bekerja. Setelah 3 bulan Dika bekerja di restoran tersebut, dia mendapatkan musibah Ayahnya yang terlilit hutang. Hingga akhirnya Dika pun harus menjual sepedanya untuk membayar semua hutang ayahnya, dia pun harus menaiki angkutan umum untuk pergi ke tempat dia bekerja. Keesokan harinya Dika mendapatkan musibah lagi dari tempat dia bekerja karena Dika sering sekali telat dia di berikan surat pemecatan dari restorannya. Akhirnya Dika pun harus menerima cobaan yang sangat berat sekali, Dika pun tidak patah semangat dia bekerja sebagai serabutan atau bisa di bilang bekerja apa saja yang bisa menghasilkan uang. Dika bekerja dengan temannya yang mempunyai ruko di sebelah rumahnya, Dika memulai kembali untuk nabung membeli sepeda lagi. Teman Dika yang bernama Ibnu Fajri itu memberikan modal Dika untuk membeli sepeda baru, karena dia sangat rajin bekerja dan membuat ruko nya ramai pelanggan. Setelah membeli sepeda tersebut Dika setiap selesai menutup ruko dia tidak langsung pulang, melainkan dia berlatih di lapangan besar untuk persiapan nantinya bila dia mendapatkan kesempatan mengikuti perlombaan sepeda. 1 bulan kemudian, teman dika yang mempunyai ruko tersebut menawarkan Dika untuk mengikuti lomba di Jepang, Ibnu sangat mendukung sekali Dika untuk mengikuti perlombaan sepeda itu. Tidak berfikir panjang Dika pun langsung mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba tersebut, dan dia bergegas pergi ke rumah untuk meminta izin kepada kedua orang tuanya. Keesokan harinya Dika pun berangkat ke Jepang bersama temannya untuk perlombaan, Dika selalu berdoa supaya dirinya bisa mewakili nama Indonesia harum di Jepang. Sesampainya di Jepang Dika pun langsung di panggil oleh juri untuk mempersiapkan dirinya turun ke tempat perlombaan. Setelah lama kemudian Dika pun berhasil menuju garis finish dengan peringkat pertama, dia sangat senang sekali dan juga gembira bisa memenangkan perlombaan tersebut. Dika pun di berikan mendali emas dan berhasil membuat nama Indonesia harum di Jepang dan membuat kedua orang tuanya sangat bangga sekali. Setelah itu Dika di tawari oleh orang yang berasal dari kota Los Santos untuk mengikuti perlombaan lagi di Los Santos. Tidak berfikir panjang Dika pun menerima tawaran dari orang tersebut, hingga akhirnya Dika pergi bersama sama ke kota Los Santos dengan teman dan orang yang merekomendasikannya. Setelah 3 hari menempuh perjalanan, akhirnya Dika sampai di kota besar Los Santos tersebut dan dia sangat tidak percaya diri, karena banyak sekali negara yang mengikuti perlombaan tersebut. Dengan semangat dari teman dan juga keluarganya akhirnya Dika berfikir dan bertekat positif untuk menjadi juara, tidak lama kemudian Dika pun turun ke lap untuk mempersiapkan diri. Setelah lama kemudin Dika berhasil mengambil peringkat pertama dan menjuarai perlombaan kelas dunia tersebut. Dia menang dan mendapatkan hadiah sebesar 300 juta, Dika langsung menelfon kedua orang tuanya untuk memberi kabar yang sangat bagus itu. Keesokan harinya Dika membuka sebuah toko sepeda di Willowfield bersama temannya, baru 2 hari saja sepeda yang dia jual sudah habis di serbu oleh pelanggannya. Dika pun semakin sukses dan membeli rumah di daerah Tample, kedua orang tua Dika pun di ajak tinggal bersama di kota Los Santos ini dengan makmur. Hingga akhirnya Dika pun mendapatkan julukan the king of Bicycles di kota Los Santos akibat mendapatkan rekok tidak pernah kalah dalam mengikuti perlombaan, akhirnya Dika bersama keluarganya hidup makmur di Los Santos. Questions Tujuan membuat character story: Ingin membuka fiture yang harus menggunakan CS Account UCP yang saya miliki: dikagantengbanget Account Forum yang saya miliki:dikagantengbanget Berapa lama saya sudah main di JGRP: 2 tahun lebih Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya dikagantengbanget selaku pemilik account UCP dikagantengbanget bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Dika Prastyo) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
$INSOMNIA$ Posted July 11, 2020 Author Posted July 11, 2020 4 hours ago, usernotfound said: Level berapa? Fotonya crop dong. Level 3, sudah di crop.
$usernotfound$ Posted July 11, 2020 Posted July 11, 2020 To @dikagantengbangetI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@usernotfoundJG:RP Staff Team.
Recommended Posts