Jump to content

daigoardan53

New Member
  • Content Count

    11
  • Joined

  • Last visited

Community Reputation

0 Normal JG member!

About daigoardan53

  • Rank
    Newbie
  • Birthday 08/23/2001

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Primary Game
    JG:RP
  • Location
    Jekarta
  • Interests
    Food, Game, Tech, MEMES

Contact Methods

  • No. HP
    082111560588
  1. Aiden_Harper Aiden Harper Aiden “Jeremy” Harper adalah orang Kanada yang lahir pada 21 Maret 1999. Orangtuanya adalah wira usahawan di perusahaan impor ekspor barang, sebagai anak satu-satunya, Aiden dituntut bekerja keras dan belajar agar kelak dapat sukses seperti orangtuanya. Aiden lulus di universitas ternama di Kanada dengan umur yang masih muda, tak lama kemudian dia menjadi manajer dari perusahaan orangtuanya. Tiga tahun kemudian Aiden berumur 18 tahun, dia sangat jenuh dengan pekerjaannya. Kemudian Aiden menggunakan uangnya untuk membeli mobil Mitsubishi Lancer Evolution VIII dan dia gunakan untuk balapan di malam hari, orangtuanya tidak mengetahui hobi Aiden ini dan Aiden pun tak memberitahu orangtuanya. Suatu malam dia ikut balapan liar di pinggir kota yang diselenggarakan oleh suatu komunitas pembalap liar bernama “Slick Racer Family”, dan memenangkan balapan tersebut. Ketua dari komunitas tersebut kesal dan menuduh Aiden melakukan kecurangan saat balapan, akhirnya Aiden dibuat babak belur beserta mobil nya. Beruntung Aiden masih sadar dan berusaha menelepon pihak rumah sakit untuk mengirim ambulans. Pihak rumah sakit merawat Aiden dan memberitahu kedua orangtua Aiden bahwa anaknya masuk rumah sakit, Aiden mengatakan dia dihadang oleh komunitas pembalap liar di kota dan dibuat babak belur kepada orangtuanya. Orangtuanya percaya cerita yang dibuat-buat oleh Aiden, dan tidak mengetahui bahwa Aiden ikut balapan liar dengan pembalap liar tersebut. Tiga tahun kemudian Aiden genap berumur 21 tahun, dia berencana ingin pergi jauh dari kedua orangtuanya karena sudah merasa jenuh dengan pekerjaan. Dia ingin mencari uang dengan caranya sendiri, bukan menggunakan hasil dari orangtuanya. Dia membawa mobil Lancer miliknya dan pamit kepada orangtuanya untuk pergi merantau keluar Kanada, dia mengendarai mobil nya ke pelabuhan agar dia bisa pergi keluar negeri dengan mobil nya. Beberapa hari kemudian Aiden sampai di pelabuhan Ocean Docks di Los Santos, San Andreas. Aiden merasa sudah bebas dan jauh dari kedua orang tuanya, dia bisa bekerja dan melakukan hobinya sesuka hatinya di kota Los Santos. Saya daigoardan53 selaku pemilik account UCP daigoardan53 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Aiden_Harper) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  2. Questions Tujuan membuat character story: untuk mempunyai properti, memegang senjata, dsb Account UCP yang saya miliki: daigoardan53 Account Forum yang saya miliki: daigoardan53 Berapa lama saya sudah main di JGRP: 1 - 3 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah
  3. sama bro jakarta barat juga gua, tanjung duren utara
  4. Mordell_Jayvien Mordell Jayvien Mordell “James” Jayvien is an African-American kid who was born on August, 13 2000 in New Orleans, America. When he was born, he didn’t know who was his father and his mother and ended up in orphanage. Due to racial differences from most children in orphanages, Mordell was ostracized by orphans and his orphan caretakers. The orphans have an issue with a black people, in that year the racism is the one of the common things in America. Mordell leaves the orphanage at 12 years, and start working as a part-time employee to save money for go to school. Mordell keeps doing it until he turned 17 years old and starts entering college, he graduates at 19 years old and go look for a job. Mordell is having a hard time finding a job, he got rejected in most company because of his skin color and his race. So, he's doing crimes for money like robbing people off the street, mugging people, and do grand theft auto. He’s not doing that alone, he got a friends that shares the same race as him and make money together with them. That one time he’s got chased by police they didn’t try to arrest Mordell but instead kill him on sight. Mordell successfully escape the pursuit with bruises in his arm and body. Mordell was pissed about what people do to a black people like him, he feel racism since he was a kid and getting used to be called a “nigga/nigger” by people. Mordell goes to the airport with his car he stole and fly to San Andreas, and arrived at San Fierro to board a train to Los Santos. 30 minutes later Mordell arrived at Los Santos, and start his new life in the new city as a one of the black person. Saya daigoardan53 selaku pemilik account UCP daigoardan53 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Mordell_Jayvien) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  5. Questions Tujuan membuat character story: agar bisa masuk faction, menggunakan senjata, mempunyai rumah Account UCP yang saya miliki: daigoardan53 Account Forum yang saya miliki: daigoardan53 Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Rumah dan warnet, tapi kebanyakan di rumah
  6. @Jarvis sudah direvisi, mohon diperiksa kembali
  7. Questions Tujuan membuat character story: Untuk bergabung di faction dan naik level Account UCP yang saya miliki: daigoardan53 Account Forum yang saya miliki: daigoardan53 Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Rumah dan warnet, tapi kebanyakan di rumah
  8. Aryo_Ardan Aryo_Ardan Aryo Ardan lahir di Brazil, Paranagua pada tanggal 23 Maret 1985. Di masa kecilnya, Aryo sering melakukan kenakalan bersama teman sepermainannya seperti mencuri makanan dari jendela tetangga, menggambar grafiti di tembok rumah orang, dan lain lain. Beberapa bulan kemudian, ayahnya meninggal dikarenakan kecelakaan kerja. Polisi sudah menginvestigasi kematian ayahnya dan tidak dapat menemukan penyebab jelas kematiannya, hal ini membuat Aryo depresi. Ayahnya meninggalkan Aryo, ibunya, dan seorang adik perempuannya Arlene. Aryo menghabiskan masa mudanya untuk melakukan apa pun untuk mencari uang agar keluarganya bisa menyambung hari, menjadi kuli panggul, menjual koran, membersihkan mobil, dan lain-lain. 5 bulan kemudian, ibunya jatuh sakit mengidap penyakit jantung dan harus menjalankan operasi. Aryo harus bekerja lebih keras untuk membiayai pengobatan ibunya. 2 minggu penuh kerja keras dia lalui dan sudah mempunyai cukup uang namun kemudian, Ibunya meninggal dikarenakan penyakitnya yang mengganas. Aryo bingung apa yang harus dia lakukan, dia menjual rumah peninggalan ayahnya dan pindah ke Vitória bersama adiknya, kota kecil yang kumuh dan sempit. Dia bertemu dengan Valdo, teman masa kecilnya yang sekarang bekerja dengan Cartel. Aryo bertanya apakah masih ada pekerjaan yang dia bisa lakukan, dan juga ingin membalas dendam untuk ayahnya. Valdo pun menyarankan Aryo untuk ikut dengannya menyeludupkan barang illegal kepada pembeli-pembeli di Brazil. 2 tahun kemudian Aryo berumur 18 tahun, dia menjadi bawahan Cartel di kota Vitória bersama adik perempuannya menjadi pengemas kokaina Cartel. Aryo dan Valdo melakukan transaksi seperti biasa, saat transaksi tiba-tiba mereka sudah dikelilingi polisi, mereka di jebak dari segala sisi. Valdo kemudian menggunakan kendali jarak jauh dan menggunakannya untuk meledak kan isi barang illegal tersebut dan melarikan diri bersama Aryo. Setelah aman dari kejaran polisi, mereka kembali ke markas Cartel dan melaporkan kejadian tersebut kepada bos Cartel. Bos Cartel sangat marah dan memanggil Arlene kemudian dia menembak Arlene dan Valdo didepan mata kepala Aryo. Melihat kejadian tersebut, Aryo langsung melarikan diri dari kejaran anak buah bos Cartel dan juga para polisi yang masih melakukan pencarian, Aryo sudah tidak punya tempat aman dan tempat untuk kembali. Rumahnya dibakar oleh para Cartel dan polisi sudah mendapatkan berkas data diri Aryo. Tanpa pikir panjang Aryo berusaha keluar dari Brazil dengan menaiki kereta cargo, dia masuk ke dalam gerbong cargo kosong dan dingin. Aryo sangat depresi melihat teman masa kecilnya dan adik kandungnya sendiri mati di depan mata kepalanya sendiri. Aryo tak bisa tidur di dalam gerbong cargo yang dingin itu, dan juga memikirkan teman dan adik kandungnya mati, merasakan hipotermia, berusaha untuk tidur namun menutup matanya pun dia tidak bisa karena selalu ter muncul bayang-bayang adik dan temannya. Setelah melalui perjalanan keluar negeri, Aryo tiba di stasiun barang dan mulai berlari tanpa arah. Lalu dia sampai di bandara, karena dia tak memiliki passport, dia pun membeli passport palsu dan menggunakannya untuk terbang pergi sejauh mungkin. Dan akhirnya dia sampai di sebuah di Los Santos International Airport dan bertekad untuk melanjutkan hidup sebagai pacifist. Saya daigoardan53 selaku pemilik account UCP daigoardan53 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Aryo_Ardan) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...