Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

All Activity

This stream auto-updates

  1. Past hour
  2. HISTORY The Kriegsmarine ( literally translated as "War Navy") was the navy of Nazi Germany from 1935 to 1945. It succeeded the Imperial German Navy of the German Empire (1871–1918) and the interwar Reichsmarine (1919–1935) of the Weimar Republic. The Kriegsmarine was one of the three official branches of the Wehrmacht, alongside the Heer (Army) and the Luftwaffe (Air Force), which served as Germany's armed forces from 1933 to 1945. In violation of the Treaty of Versailles, the Kriegsmarine expanded rapidly during Germany's rearmament in the 1930s. The 1919 treaty had previously limited the size of the German Navy and prohibited the construction of submarines. Kriegsmarine warships were deployed to the waters around Spain during the Spanish Civil War (1936–1939) under the guise of enforcing non-intervention, but in reality they supported the Nationalist forces against the Spanish Republic. At the outbreak of World War II, the German Kriegsmarine consisted of 11 Ships of the size of a CL or bigger, while 7 additional ships were under construction. This small fleet was supported by 21 destroyers and 57 U-boats, most of them only usable for small coastal operations. Compared to British, French or American fleets of this time, the German Kriegsmarine was very small, but at the beginning of the war, the Kriegsmarine surface units achieved some spectacular victories against the British Royal Fleet. Although the German U-boats were a real threat to allied shipping until mid 1943, the surface units did not prove to be effective in the the second half of the war. Caused by fuel restrictions, the wrong naval construction politics and and several operational restrictions ordered by the political leadership, the Kriegsmarine surface units were not able continue their successes of 1939-1941. THE DUTY On Land For Steinhaeusser, military life was not merely a profession but a lifelong commitment founded on discipline, decisiveness, and integrity. As a commanding officer, he expected every soldier under his command to uphold these core values without compromise. Years of rigorous military training and extensive operational experience shaped his leadership style—decisive in every command, disciplined in every action, and unwavering in every responsibility. "I believe in my soul Marines are different. We are not like everybody else. And the Marine Corps is not like every other organization. I think we are not defined by our equipment or our vehicles or our planes or anything else. I think our identity, in our soul, our identity is firmly rooted in our warrior ethos." -Commanding Officer Steinhaeusser to his soldiers- Referred to as "the Captain" while at sea, Steinhaeusser served as the ship's Commanding Officer. As the highest-ranking officer on board, he was responsible for every aspect of the ship's operation—from mission execution and navigational safety to the discipline and welfare of the crew. All critical decisions concerning the ship's operations were reported directly to him. For Steinhaeusser, Working with principles and honor as the foundation.
  3. Arrafif_Raka Arrafif_Raka lahir pada tanggal 22 Januari 2002 di Jakarta, Indonesia. Ia merupakan anak dari keluarga sederhana yang hidup dengan penuh kerja keras. Ayahnya bekerja sebagai sopir truk pengangkut barang, sedangkan ibunya membuka warung makan kecil di depan rumah. Sejak kecil, Arrafif terbiasa membantu orang tuanya sepulang sekolah, sehingga ia tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Semasa sekolah, Arrafif bukanlah siswa yang menonjol dalam bidang akademik, tetapi ia dikenal sebagai sosok yang rajin, jujur, dan mudah bergaul. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia memilih bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Ia pernah bekerja sebagai kurir, buruh gudang, dan mekanik bengkel. Dari berbagai pekerjaan tersebut, Arrafif belajar bahwa keberhasilan hanya bisa diraih melalui kerja keras dan kesabaran. Di usianya yang menginjak dewasa, Arrafif mulai merasa bahwa kesempatan untuk berkembang di tempat asalnya sangat terbatas. Ia kemudian mendengar kabar mengenai kota Los Santos, sebuah kota yang menawarkan banyak peluang pekerjaan bagi siapa saja yang memiliki tekad untuk mengubah hidupnya. Dengan tabungan hasil kerja selama beberapa tahun, Arrafif memutuskan meninggalkan Indonesia dan berangkat menuju Los Santos. Perjalanan itu bukanlah hal yang mudah karena ia harus meninggalkan keluarga dan memulai kehidupan dari nol di negeri yang asing. Sesampainya di Los Santos, ia hanya membawa beberapa pakaian, sejumlah uang tabungan, serta harapan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Hari-hari pertama di kota tersebut dipenuhi berbagai kesulitan. Arrafif harus tinggal di motel murah dan mencari pekerjaan apa saja yang halal demi memenuhi kebutuhan hidup. Meskipun kehidupan di Los Santos terkenal keras dan penuh dengan tindak kriminal, Arrafif bertekad untuk tetap berada di jalan yang benar. Ia percaya bahwa nama baik seseorang dibangun dari kejujuran, kerja keras, dan rasa hormat kepada orang lain. Seiring berjalannya waktu, Arrafif mulai mengenal banyak orang dan memahami bagaimana kehidupan di Los Santos berjalan. Ia menyadari bahwa setiap keputusan akan menentukan masa depannya. Oleh karena itu, ia selalu berusaha memilih lingkungan yang baik agar cita-citanya dapat tercapai. Kini, Arrafif_Raka memiliki impian untuk menjadi warga Los Santos yang sukses melalui usaha yang legal. Ia ingin memiliki rumah sendiri, kendaraan hasil jerih payahnya, serta membuka usaha yang dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Baginya, kesuksesan bukan hanya tentang harta, tetapi juga tentang menjaga nama baik dan membanggakan keluarganya yang telah mendukungnya sejak kecil. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Inisial D selaku pemilik account UCP RakaPH bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Arrafif_Raka) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  4. Employee Name: Leendert Vanderbilt Activity Description: Mengecek peralatan masak. Screenshot:
  5. Ya, saya menggunakan AI sebagai alat bantu untuk menyusun alur cerita si character saya, kemudian saya edit dan sesuaikan sendiri agar sesuai dengan karakter yang saya buat.
  6. UCP Name: TifansanCL Old Character: Pavati_Huyana Old Character Story: https://jogjagamers.org/topic/362043-pavati_huyana-tifansancl/ New Character: Dontrell_Burley Gender: Laki-laki (Male) Origin: United States of America Reason for name change request: mengubah alur roleplay dan memulai roleplay baru Screenshots of '/myid' and '/mp': CK Story: CK Screenshots:
  7. Ya kayak jadi mas amba gitu loh mas, ngejomok
  8. Dari penjelasan lu disini malah menjelaskan kesalahan lu itu sendiri, "kalo ada barang ilegal mau lu cepuin ke PD", hal seperti itu tidak boleh, karna lu sendiri aja abis RP kriminal yaitu brawl, mana boleh call SAPD. Penjelasan lu juga bilang hanya ingin cek barang yang dibawa oleh pelapor, hal ini tidak boleh karna non RP Behavior, kecuali lu seorang perampok, atau terlapor terindikasi seorang perampok, baru boleh kau cek, kalo hanya sekedar brawl lalu lu /frisk itu gak boleh, karna non RP Behavior. Tapi dari penjelasan disini, dan chatlog hal ini jadi boleh-boleh aja kalo ada kecurigaan hal seperti itu untuk melakukan action /frisk. Jadi tidak ada tindakan yang dilanjutkan, hal ini masih keranah hal IC, belum melampaui batasan breakrules seperti poin 1 dan 2 yang saya sampaikan, LnA.
  9. Employee Name: Anthon Rosenheim Activity Description: Menyiapkan minuman Screenshot:
  10. UPDATE HIRED: Aliya Gabriela ( @Yovaaa )
  11. Cerita karakter sepenuhnya saya karang dengan imajinasi tanpa bantuan AI
  12. Employee Name: Gerrald Lezovsky Activity Description: Menanam Onion di pagi hari Screenshot:
  13. Diego_Martinez Diego Martinez dilahirkan pada tanggal 12 April 1995 di sebuah lingkungan pinggiran kota yang sederhana namun penuh kehangatan di Guadalajara, Meksiko. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, lahir setelah kakak perempuannya yang tegas namun penyayang, Valentina, dan sebelum adik laki-lakinya yang jenaka, Mateo. Ayah mereka, Alejandro Martinez, adalah seorang buruh bengkel lokal yang pekerja keras, pendiam, namun memiliki integritas tinggi. Sementara ibunya, Elena Rosa, adalah seorang ibu rumah tangga yang lemah lembut, pandai memasak, dan selalu menjadi perekat emosional bagi seluruh anggota keluarga. Kehidupan masa kecil Diego dipenuhi dengan keterbatasan ekonomi, tetapi kebersamaan mereka sangat erat. Valentina selalu memastikan adik-adiknya belajar dengan tekun, sedangkan Mateo sering kali mencairkan suasana rumah yang tegang dengan leluconnya. Diego sendiri tumbuh sebagai anak yang pengamat, disiplin, dan memiliki ketertarikan yang besar pada mesin serta kendaraan besar sejak ia sering membantu ayahnya di bengkel selepas pulang sekolah. Meskipun berasal dari keluarga dengan pendapatan yang pas-pasan, Alejandro dan Elena sangat mementingkan pendidikan anak-anak mereka. Diego menempuh pendidikan dasarnya di Escuela Primaria Benito Juarez, di mana ia dikenal sebagai murid yang tekun terutama dalam pelajaran matematika dan geografi. Setelah lulus, ia melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan menengah di Escuela Secundaria Miguel Hidalgo. Di sekolah ini, sifat kepemimpinan dan kemandirian Diego mulai menonjol; ia sering mengambil pekerjaan sampingan untuk membantu membiayai sekolahnya sendiri dan tidak membebani orang tuanya. Setamat dari sekolah menengah, Diego memutuskan untuk tidak melanjutkan ke perguruan tinggi demi memberikan kesempatan kepada Mateo untuk bersekolah. Ia memilih untuk langsung terjun ke dunia kerja, mengambil kursus mengemudi profesional, dan mendapatkan lisensi komersial untuk mengendarai kendaraan berat, yang menjadi modal awal baginya untuk mengubah nasib keluarga. Memasuki usia dewasa, Diego memulai kariernya dari bawah sebagai seorang pengemudi supir truk lintas negara bagian yang mengangkut komoditas pertanian. Pekerjaan yang berat dan melelahkan ini ia jalani dengan penuh ketekunan selama bertahun-tahun, memanfaatkan pengetahuannya tentang rute jalan dan manajemen logistik yang ia pelajari secara otodidak. Sifatnya yang jujur dan selalu tepat waktu membuat Diego mendapatkan kepercayaan dari banyak jaringan distributor besar. Mengendus peluang bisnis yang menjanjikan, Diego menginvestasikan seluruh tabungannya untuk membeli truk pertamanya sendiri, yang kemudian berkembang menjadi sebuah perusahaan logistik resmi dinamakan Martinez Transport. Berkat visi bisnis yang tajam, kerja keras tanpa henti, dan dukungan moral dari seluruh keluarganya, bisnis tersebut berkembang pesat hingga memiliki ratusan armada truk kontainer. Diego Martinez kini telah bertransformasi menjadi seorang pengusaha kaya raya yang sangat dihormati, membuktikan bahwa keterbatasan masa lalu bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan yang luar biasa. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Jokot selaku pemilik account UCP jokot bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Diego_Martinez) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  1. Load more activity
×
×
  • Create New...