Search the Community
Showing results for tags 'bosozoku'.
-
Kagehana (影花) ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Kagehana (影花) literally means “shadow flower” in Japanese. This poetic term describes the paradox of beauty hidden in darkness, and often symbolizes elegance, mystery, and the unseen. Kagehana was first formed by a former Asian group during the 1992 riots They were the founders who built their community through robbery and looting, and thus, a few years later, they transformed into the Bosozoku (暴走族) in the Playa Del Seville area, becoming more dominant among Japanese teenagers a group synonymous with delinquency, motorcycle modifications, and acts of violence on the streets of the United States. They were already accustomed to the culture in the United States, so they viewed this as a game they had just begun under the command of Katsuya Hachiro and several Japanese youths living in the United States. ___________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________________________ A few years later, Kagehana had grown into a biggest community with young Japanese men. Some local residents witnessed them openly committing robberies, murders, and the sale of illegal weapons and drugs there. Several police officers attempted to investigate the case, but they faced significant difficulties due to the devious schemes Katsuya Hachiro had set in motion, leaving them completely unable to solve the case. Five years later, Katsuya and several other founders of Kagehana were found dead on a beach, victims of a brutal shooting by an unidentified group. However, one of Katsuya trusted confidants survived the shooting, and in the midst of deep mourning after two weeks later vote call the next leader comes, Murayama Hachiro as Katsuya Hachiro younger brother, was chosen as the trusted leader of Kagehana moving forward to avenge the deep-seated grudge they harbored. without further ado, Murayama Calling several of his friends, and they formed a group named the Deadly Generation. Murayama began executing his plan to manipulate everyone in the city by running illegal businesses that extended to other groups and creating a shadow organization known as the Kurohana Kai. Kurohana was chosen to include several members from Murayama’s own circle who possessed trust, control, and access to underground networks. Meanwhile, Murayama continued to lead Kagehana, guiding the young people onto the streets. __________________________________________________________________________________________________________________ On the afternoon May 15 2026, Murayama was talking with Hirota, Takamura and Wakagashira, and someone who was murayama trust comes infront him, Shoichi Shigekazu, the leader of the Kurohana-kai who was Murayama had select him during a crucial meeting the previous night. Murayama and Shoichi had a long conversation, and Shoichi informed Murayama that he had received an offer from a company owner who wanted illegal goods as soon as possible. Confused, Murayama asked Shoichi to confirm that they wouldn’t be walking into a trap. Shoichi nodded confidently and explained that they would be paid more than the value of what they were selling. but Murayama still didn’t believe it and asked Shoichi to bring him and the boss to a certain place that afternoon. Murayama and a few of his men walked to an empty parking lot, and Murayama had a long conversation with the man in the suit and his bodyguards. The information they received was valid, but Murayama was still unsure about it, Suddenly, Murayama asked the man for three days to discuss it. That night, at the Seville housing complex, Murayama asked Shoichi one last time to confirm whether they should smuggle the goods to an unknown group, Shoichi and Wakagashira immediately nodded and pleaded with Murayama to proceed with this business for the sake of their future. Murayama gave his approval and entrusted Shoichi with this task. Immediately, Murayama, Shoichi, and several others headed to the warehouse at Ocean Docks to retrieve the illegal goods and drugs for delivery. Murayama counted every box ready for delivery, put the stickers with the Kurohana Kai emblem to the boxes, and signaled Wakagashira to proceed. Murayama and the others made way for the trucks and gathered first at the Playa del Seville area. Once everyone was gathered, Murayama led the journey, and they headed toward the forest. However, that night, while in the Montgomery area, they were chased by two cars accompanied by a squad of men in all-black attire and full body armor, who fired at the truck until it crashed into a tree. Murayama signaled the others to draw their pistols and return fire, but shortly after the exchange of gunfire, a large number of police arrived. Murayama was deeply troubled by this and wanted to help Shoichi and Wakagashira, but they were in dire straits their supplies had been stolen, leaving them empty-handed. Murayama had no choice but to leave Shoichi and helping wakagashira in the truck and retreat, The next day, Murayama felt frustrated upon receiving a call from the person who had been toying with him. he were overcome with emotion, and Murayama declared that he would cut off all access to the Kurohana Kai’s routes, returning them to the streets. He announced that they would raise the Kagehana flag and They called themself as Kageika actually they doing against be a rebel, and hunt down the group that had been treated as their puppets. Credit : @Alinko44 As Story @EndaGanteng as Logo maker @Epic player _17 as konsultasi @Alinko44 modding All Member Kagehana Special Big thanks to : @Dena_7730 For All about Bosozoku and Hangure Information
- 419 replies
-
- 8
-
-
Halo, selamat pagi / siang / sore / malam untuk Patriot Jogjagamers!! Pertama-tama perkenalkan saya revanzaputra, atau yang bisa juga dikenal sebagai nama RevanAX. Teman-teman semuanya bisa panggil saja saya Revan atau panggil apapun itu yang dirasa untuk teman-teman nyaman manggil saya apa. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan petunjuk kepada teman-teman patriot Jogjagamers Roleplay yang ingin melakukan Roleplay sebagai anggota Family and Gang di server Jogjagamers Roleplay, khususnya dengan konsep organisasi kriminal Jepang. Seperti yang kita ketahui, teman-teman. Di server Jogjagamers Roleplay terdapat sistem Family and Gang yang bisa diisi dengan berbagai konsep kelompok, termasuk organisasi kriminal Jepang. sebagai contoh saya akan mengambil dua organisasi kriminal Jepang yang pernah ada di Jogjagamers Roleplay, yaitu Yakuza dan Bosozoku. Mungkin sebagian besar teman-teman disini masih berfikir bahwasannya Yakuza dan Bosozoku adalah hal yang sama. Namun, teman-teman salah menganggap hal tersebut. Keduanya memang berasal dari Jepang dan memiliki citra kriminal, tetapi Yakuza dan Bosozoku memiliki perbedaan yang sangat amat jelas, baik itu dari segi budaya, struktur organisasi, cara gerak, maupun perilaku anggotanya. Namun, pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas perbedaan dari segi budaya, struktur organisasi, cara bergerak, maupun perilaku anggotanya. Fokus pembahasan kali ini adalah "Bagaimana cara melakukan pendekatan terhadap organisasi kriminal Jepang", baik itu kepada Yakuza maupun ke Bosozoku. Hal ini penting untuk dipahami agar teman-teman nantinya tidak melakukan pendekatan secara asal-asalan saat Roleplay untuk bergabung ke Family And Gang yang memiliki konsep organisasi kriminal Jepang. Untuk melakukan Roleplay pendekatan / approach kepada organisasi kriminal Jepang seperti Yakuza, dengan tujuan untuk menjadi bagian dari anggotanya, tentu saja ada beberapa cara yang dapat teman-teman patriot Jogjagamers Roleplay lakukan. Salah satu cara yang paling efektif adalah mulai dari BAWAH. Pada dasarnya, hampir semua anggota Yakuza yang awalnya bukan siapa-siapa di dalam organisasi juga memulai prosesnya tuh dari titik rendah, lalu seiring waktu mereka akan naik karena loyalitas, dan kepercayaan yang mereka bangun sendiri. Tidak ada jalur instan untuk masuk ke organisasi seperti itu. Jika karakter teman-teman datang tanpa nama, tanpa koneksi, dan tanpa nilai, maka teman-teman harus membuktikan nilai karakter teman-teman dari nol. Karena itu, saya akan memberikan dua rute pendekatan / approach yang bisa dilakukan, yaitu memulai dari awal sebagai pekerja biasa atau melalui jalur orang dalam yang sudah memiliki hubungan dengan organisasi tersebut. Melalui jalur pekerja biasa Langkah pertama, cari usaha atau bisnis yang berada didalam naungan kelompok Yakuza, seperti bar, restoran, bengkel, tempat hiburan, gudang, atau usaha lain yang mereka jalankan secara terbuka, Setelah itu, masuklah sebagai pekerja biasa dan jalani pekerjaan dengan normal. Selanjutnya, tunjukan bahwasannya karakter milik teman-teman memiliki etos kerja yang baik, loyal, disiplin, dan tidak banyak bicara. Dalam konsep organisasi Yakuza, kepercayaan dibangun dari konsistensi, bukan dari banyak bicara. setelah mulai dikenal, biasanya karakter teman-teman akan diberi tugas-tugas kecil, seperti mengantar barang, menjaga tempat, menagih pembayaran, dan menemani anggota senior. Dari tugas kecil ini teman-teman akan mendapatkan penilaian tergantung kinerja karakter teman-teman. Jika memang sudah mampu menjalaskan tugas dengan baik dan menjaga rahasia organisasi, maka oerlahan karakter teman-teman bisa dianggap layak untuk masuk lebih dalam lingkaran mereka. Melalui rekomendasi atau perkenalan orang dalam Langkah pertama, bangun hubungan lebih dulu dengan seseorang yang sudah berada di dalam organisasi. Bisa melalui pertemanan, relasi bisnis, hutang budi, atau sering membantu kepentingannya. Setelah hubungan cukup dekat, tunjukan bahwa karakter teman-teman punya manfaat, misalnya berani, bisa dipercaya, punya koneksi, atau memiliki kemampuan tertentuan yang dibutuhkan. Jika orang dalam tersebut yakin, maka ia bisa memperkenalkan karakter teman-teman kepada anggota lainnya atau langsung ke atasan yang lebih tinggi. Pada tahap ini, karakter teman-teman tetap akan diuji, karena rekomendasi bukan berarti langsung diterima. Biasanya diberikan percobaan tugas, pengamatan sikap, serta penilaian apakah karakter teman-teman pantas dibawah masuk. Jika lolos, maka jalur masuk teman-teman akan jauh lebih cepat dibandingkan memulai dari nol. Pada intinya teman-teman walaupun pakai orang dalam atau mulai dari nol sebagai pekerja biasa. Tetap harus mengikuti apa kata anggota-anggotanya alias manuk dalam perintah mereka. Tetap diam dan langsung kerjakan tugas yang diberikan. Pada intinya teman-teman. Kalau ingin melakukan pendekatan ke Bosozoku, caranya berbeda dengan organisasi yang rapi dana terstruktur seperti Yakuza. Kalau teman-teman masih pakai pola pikir "diam, datang, nurut, dan tunggu disuruh-suruh" teman-teman benar-benar salah dalam hal untuk melakukan pendekatan ke organisasi Bosozoku. Bosozoku identik dengan geng jalanan motor, solidaritas kelompok, keberanian, reputasi, dan aksi di lapangan. Jadi untuk masuk, karakter teman-teman biasanya harus terlihat dulu keberadaannya, Hadir di tongkrongan mereka, ikut kumpul, tunjukan minat pada kultur mereka, dan jangan datang seperti polisi menyamar yang cuma mau mengamati mereka. Untuk melakukan pendekatan atau roleplay masuk ke Bosozoku, ada dua rute utama yang paling masuk akal yaitu melalui jalur tongkrongan dari nol, atau lewat rekomendasi orang dalam. Perlu diingat lagi teman-teman, Bosozoku itu kultur jalanan, bukan perusahaan formal seperti Yakuza. Rute mulai dari nol / jalur tongkrongan. Langkah pertama, cari lingkungan tempat kelompok Bosozoku tersebut sering berkumpul, seperti bengkel, parkiran, jalanan tertentu, markas kecil, atau tempat nongkrong yang biasa mereka jadikan titik kumpul. Setelah itu, masuklah secara perlahan sebagai orang biasa dan mulai sering terlihat di sekitaran mereka. Selanjutnya, tunjukan bahwa karakter teman-teman memiliki minat pada dunia otomotif, keberanian, solidaritas, dan sikap yang santai tapi tetap tau batas tertentu. Dalam kelompok seperti Bosozoku, penilaian lebih banyak datang dari sikap dan keberanian, bukan dari banyak bicara. Setelah mulai dikenal, karakter teman-teman akan diajak dalam kegiatan kecil seperti, riding bersama, menjaga tongkrongan, membantu perbaiki kendaraan, atau ikut berkumpul pada malam hari. Dari kegiatan sederhana inilai penilaian dimulai. Jika mampu menunjukan loyalitas, tidak pengecut, dan bisa menjaga nama baik kelompok, maka perlahan karakter teman-teman akan dianggap layak untuk masuk lebih dalam ke lingkarang mereka. Melalui rekomendasi atau perkenalan orang dalam. Langkah pertama, bangun hubungan lebih dulu dengan seseorang yang sudah berada di dalam kelompok Bosozoku, bisa melalui pertemanan lama, relasi jalanan, teman bengkel, ataupun sering ikut kegiatan bersama dirinya. Setelah hubungan cukup dekat, tunjukan bahwa karakter teman-teman mempunyai nilai, misalnya berani, setia kawan, bisa dipercaya, paham kendaraan, atau siap membantu ketika dibutuhkan. Jika orang dalam tersebut yakin, maka orang tersebut akan memperkenalkan karakter teman-teman kepada anggota lainnya atau anggota senior yang ada di kelompok Bosozoku tersebut. Di tahap ini, karakter teman-teman akan mendapatkan perhatian karena rekomendasi bukanlah sesuatu yang bisa diterima begitu saja. Biasanya akan ada pengamatan sikap, cara bergaul, keberanian saat di lapangan, serata apakah karakter teman-teman ini cocok dengan lingkungan mereka. Jika memang lolos, maka jaluar masuk kalian akan jauh lebih cepat dibanding memulai semuanya dari nol. Pada intinya, teman-teman. Untuk memasuki organisasi Bosozoku sebenarnya terbilang cukup sederhana dan tidak serumit seperti Yakuza yang lebih mengutamakan struktur, disiplin, serta proses kepercayaan yang panjang. Lingkungan Bosozoku tuh pendekatannya lebih santai dan mengandalkan kecocokan dalam pergaulan. Jika karakter teman-teman dirasa asik, bisa berbaur, dan punya solidaritas, maka peluang untuk diterima tentu akan lebih besar. Baik teman-teman, mungkin itu saja penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai cara melakukan pendekatan atau roleplay masuk ke organisasi kriminal Jepang, baik Yakuza maupun Bosozoku di Jogjagamers Roleplay. Dari penjelasan tadi, kita bisa memahami bahwa setiap organisasi memiliki pendekatan, budaya, dan proses penerimaan yang berbeda-beda. Karena itu, penting bagi teman-teman untuk menyesuaikan karakter serta cara bermain agar roleplay yang dijalankan terasa lebih realistis. Saya harap guide yang saya buat ini bisa membantu teman-teman yang masih bingung memulai untuk masuk ke dalam faction atau kelompok dengan konsep Jepang tersebut. Jika ada kekurangan dalam guide yang saya buat tolong di koreksi. Sekian dari saya, saya revanzaputra atau dikenal juga dengan RevanAX atau bisa dipanggil saja dengan nama Revan mengucapkan selamat menikmati perjalanan roleplay sebagai anggota organisasi jepang mau itu dari faksi Yakuza ataupun dari faksi Bosozoku di Jogjagamers Roleplay, Happy roleplaying!!!
- 26 replies
-
- 18
-
-
-
-
