Allen_west Posted May 5, 2019 Posted May 5, 2019 (edited) Character: Basyari_Hanif Story: Bass, begitu mereka memanggil Ku. Ini nama panggilan ku yang berasal dari nama panjang ku, yaitu Basyari Hanif. Sudah dua tahun Aku menimba ilmu pendidikan di Indonesia ini, Desa Kunang yang juga telah membesarkan ku . Besok, Aku akan pergi ke kota Los Santos untuk menimba ilmu agar dapat menjadi seorang Sarjana. Tentu Kota itu akan lebih megah dari Desa ku ini. Tentu penuh dengan mereka yang berkulit putih dan hitam, berambut lurus dan keriting yang berwarna hitam kuning merah putih atau pun hijau. Apa pun itu akan Ku lihat di sana nantinya. 22 jam sudah perjalanan Ku, dari kampung terpencil ke kota yang sangat ramai ini. Bayangkan saja, saat ini jam 2 subuh, dari dalam bus ini ku lihat masih banyak mereka yang duduk-duduk di tepi jalan. Ku lihat mereka senyum-senyum dan tertawa-tawa bahagia bersama sama, disana juga ada beberapa Wanita muda lo. “Nak, jangan cari cewek yang suka keluyuran malam-malam, biasanya itu wanita tidak benar” terniang di pikiran ini pesan sang Ibu, saat Ku lihat pakaiannya yang cukup terbuka di malam yang dingin saat itu. Namun ku coba memahami, kota ini bukanlah kampung ku yang dulu. Kini sudah tiga bulan ku tinggal di Los Santos ini, rambut Ku tidak lagi seperti tempurung kelapa, tidak lagi bercelanakan jeans yang lusuh itu. Sedikit trendi seperti mereka yang asli di Kota ini, berbajukan kemeja panjang kotak-kotak dan celana jeans ala-ala botol gitu. Aku juga sudah bersetatuskan seorang mahasiswa. Banyak sahabat di sekitar ku mulai dari mata yang sipit hinga yang jelalatan. Namun mereka sahabat yang baik dan bisa menerima Aku apa adanya. Malam itu ada sesuatu yang berbeda. Aku pergi bersama seorang teman baik ku, yang berasal dari Los Santos yang mana dia sejalan dalam materi juga pergaulan. Aku dan Keke (sapaan akrabnya ini) pergi untuk bertemu seorang teman di sebuah kios kecil di dekat sebuah jembatan besi yang tepat di depannya ada sebuah pohon ara besar dan tua. Di situ kami menjumpai seorang gadis yang sangat belia, amat menarik namun sedikit aneh dengan matanya yang berukirkan tinta sepidol itu. Serupa dengan lipstick hitamnya. Wanita itu memberikan selembaran uang seratus ribuan kepada pemilik kios itu dan mengambil sebuah bungkus. Bungkus pelastik bening dengan obat seperti obat batuk. “Dia mungkin sakit makanya membeli obat. Tapi obat demam kok belinya di kios bensin ya??,” itu yang tersirat dipikiran ku saat itu, namun seiring teguran Keke yang menepuk punggung ku, hal tersebut berlalu begitu saja. Tak lama kemudian, Aku dan Keke dijemput mereka, ya mungkin teman-temannya si pemilik kios itu. “Aku tidak kenal mereka, tapi apa salahnya jika menambah teman,” dengan pikiran ini Aku pergi bersama Mereka dan Keke ke sebuah Kedai. Penerangan di tempat itu sedikit redup, namun tempat itu juga berhias lampu yang kelap-kelip berwarna biru, hijau dan kuning. Musik yang sebelumnya berlantun khas dengan lagu-lagu daerahnya berganti dengan dentuman-dentuman khas diskotik tepat saat tengah malam menjelang. Ketika itu, salah seorang dari rombongan yang bersama ku tadi menghampiri. “Dunia memang sempit untuk kita, namun Dunia adalah milik kita” katanya. Seiring dia mengatakan hal itu ku lihat di tangannya terdapat bungkusan dan obat yang sama seperti obat batuk yang tadi dibeli seorang Perempuan belia di Kios bensin.“ Ini harganya 100, Ini harganya 50” terangnya kepada ku dan Keke semabari mengoyang-goyangkan bungusan bening yang berisikan obat batuk dan bubukan yang menyerupai garam itu. “Kalian bisa menghasilkan keuntungan yang besar apabila kamu menjalan kan bisnis ini, kuliah tidak lagi bebani Orang tua, duit banyak,” Ungkapnya lagi sambil tertawa. Kala itu, Aku hanya berfikir, "wah betul juga, Aku bisa menghasilkan uang sendiri dan tidak menyusahkan Orang tua di Kampung". “kalau kamu mau gabung minggu depan kumpul lagi dengan Kita,” tawarnya kepada Ku dan Keke yang saat itu sedang menikmati dentuman-dentuman sound sitem kedai itu. “iya Bang” jawab Ku dengan cukup tertarik. Di tempat itu, Aku juga tersadar tawaranya itu tentu akan menghasilkan uang yang lumayan cukup dengan Obat batuk dan Butiran garam itu. “Hidup berkecukupan dan tidak lagi merepotkan Orang tua,” itu yang terpikir oleh ku saat itu. Aku dan Keke langsung pulang ke Kos-kosan tempat kami tinggal setelah pertemuan dengan teman-teman baru yang tak satu pun memperkenalkan Namanya itu. Kini, 5 tahun sudah semenjak malam bersejarah itu. Aku sadari kenyataannya tentu sangat menguntungkan dengan Illegal bisnis itu. Sekarang Aku dan Keke menjadi bandar penjual obat batuk tersebut. semua berjalan seperti apa yang Aku dan Keke pikirkan dan kini, AKu dan Keke hidup bahagia di Los Santos bersama Pelanggan-pelanggan setia pembeli barang ilegal tersebut. Saya Allen_west selaku pemilik account UCP basyari bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Basyari_Hanif) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited May 6, 2019 by Allen_west koreksi EYD dan Paragraf , juga foto
$Royalty$ Posted May 6, 2019 Posted May 6, 2019 To Mr/Ms ID, basyari I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision toPENDING your request. Reasoning for said denial is listed below: Foto karakter di ubah dan ditaro diatas. Perbaiki kalimat kamu dan EYDnya di kasih jarak dari sudut kiri diubah menjadi paragraf. I wish you the best of luck in the future. Sincerely, HoA UCP ID, Jogjagamers Roleplay Administrative Team.
$Royalty$ Posted May 7, 2019 Posted May 7, 2019 Hi, Saya telah mereview character story kamu dan menemukan bahwa story kamu sudah memenuhi kriteria yang kami berikan. Dengan itu kami telah ACCEPT character story yang kamu buat. Mohon ikuti panduan di bawah ini untuk mengaktifkan character story kamu:
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now