Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

Jason Ambasador [Sixteen16]


Recommended Posts

Posted

Character: Jason Ambasador

Story:

Bermula dengan datangnya matahari terbit, sang ibu merasakan sakit dari tendangan bayi kecil yang ada pada perut ibu Jason. Pada hari minggu, tepat jam di dingding menunjukan pukul 6 PM, seorang anak bayi dengan rambut ikal warna hitam, berkulit putih dan berat 3kg menangis karena telah lahir menuju bumi, menurut dokter ini adalah bayi yang sempurna. 08 September 1994, terlahir anak laki-laki yang diberi nama Jason M Ambasador oleh bapaknya. Sungguh mulia sekali keluarga saya ketika ibu dan bapak menangis karena lahirnya saya, katanya, tetapi saya percaya bahwa saya membuat mereka bahagia dan selamanya akan selalu bersama, bersama Josep dan Alyia.

 

Dengan keadaan keluarga sederhana, saya selalu bersyukur agar keluarga kecil ini akan tetap bahagia, dari saya kecil hingga tumbuh dewasa, meskipun umur saya saat ini masih berusia anak-anak. Jason adalah nama panggilannya, ia bangga, karena diberi julukan Jason oleh bapanya. Jason termasuk orang yang memiliki sifat pemalu, namun jujur akan segalanya yang terjadi, ia dewasa sekali saat berpikir, tak pernah merasakan mengeluh, yang ia selalu harapkan adalah kehabagiaan. Namun, teman-temannya selalu menghina, karena Jason selalu melakukan hal kesendirian, ia tak pernah ingin bersama-sama, setiap hal yang dilakukan, ia lakukan sendiri, dan tak pernah mendapatkan namanya sahabat. Harapannya dapat memiliki sahabat yang bisa seperti teman lainnya.

 

Menginjak usia dewasa, Jason mulai mengerti algoritma kehidupan. Ternyata manusia akan mendekat ketika kita memiliki apa yang mereka butuhkan. Di sekolahnya, Jason termasuk anak yang membrontak, karena setiap hinaan yang ia makan, ia membalasnya dengan satu pukulan, namun baginya itu adalah hal yang cukup unik, karena dapat melakukan hal yang tak pernah teman-temannya lakuka. Kemudian hari, terpaksa Jason harus masuk ruangan guru karena tindakannya yang tak pernah ia kira akan menjadi masalah besar. Menuju dewasa, akhirnya yang diinginkan memiliki sahabat mulai tercapai, ia memiliki sahabat setianya yang mampu memahami kehidupan, dia bernama Ald, seharian bersamanya adalah melakukan hal konyol.

 

Sorak gembira, bersama dengan sahabat Jason mampu lulus sekolah tingkat tingginya dengan nilai menarik namun sikap yang membuatnya ingin tertawa keras, namun saat bahagia, ia mulai tersedih mendengar kalimat permintaan ibunya, "Jason, ibu harap kamu dapat menjadi manusia daripada manusia, bekerjalah selayaknya, jangan aneh-aneh, ibu mohon untuk masa depanmu". Mendengar itu, Jason mulai merasa kecewa, ia kira akan selamanya terbebas, namun pada akhirnya ia harus kuliah dan merantau untuk menjadi manusia daripada manusia, bersama teman setia, dia pun mulai menguatkan tekadnya.

 

 

Saya Sixteen selaku pemilik account UCP Sixteen16 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Jason Ambasador) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...