Anugrah Wibowo Posted June 5, 2017 Posted June 5, 2017 Kalo rp ngecek itu kan sebenarnya udah duluan gua ngetik abis down itu. Nah kan kalo radio polisi itu biasanya ada apa tuh kabel biar menghubungkan antara wt sama mic jadi agak jauhan dan biasanya narohnya itu di bahu turun sedikit. Nah maksud gua yang gak mungkin itu bukan lu yang ngecek badan gua, tapi kan elu masih megang senjata. Kan harusnya kalo mau ngecek badan orang itu senjata disimpan dulu baru bisa cek badan orang
Pakuwo Posted June 5, 2017 Author Posted June 5, 2017 Bisa dilihat lagi SS saya. saya menyimpan senjata sebelum memeriksa anda, terus anda menghubungi atau menggunakan radio bukan menjawab rp saya, dan setau saya kalau anda masih menggunakan radio bukannya harus rp duly setau saya begitu, tapi kalau bukan maaf cuman sepengetahuan saya begitu.
$KEKEN$ Posted June 5, 2017 Posted June 5, 2017 Ada benarnya juga pelapor, seharusnya terlapor menggunakan sedikit sense "FEAR" nya ketika sang "penembak" berjarak tidak jauh dari terlapor (korban), dan hendak menggunakan radio. Seharusnya segala aktifitas chat / command berhenti ketika si terlapor terkena tembakan/dalam kondisi downed. Dan meng-RP-kan menggunakan "Emergency Radio Button" yang secara otomatis meminta backup. Isi di dalam /r nya bisa cukup simple, "/r **Emergency signals, located on XXX** atau apalah RP nya. Yang jelas, dalam kondisi off duty, posisi radio tidak berada sama saat sedang on duty.
Pakuwo Posted June 5, 2017 Author Posted June 5, 2017 Dan kalau terlapor menggunakan rp pas dia menggunakan walkie takie atau radio saya masih bisa menerima nya min, jadi menandakan dia masih hidup dan mungkin tidak terkena PG. Tapi juga setidaknya rp fear harus di pake juga. Terima kasih
$KEKEN$ Posted June 6, 2017 Posted June 6, 2017 Terlapor akan dikenakan sanksi sesuai pasal yang berlaku. L&A.
Recommended Posts