$Martains$ Posted January 9 Posted January 9 On 12/29/2025 at 5:53 PM, Dena_7730 said: Pembukaan Referensi guide kecil ini buat yang rencana nya mau rakit PC low budget di era RAM DDR4/DDR5 lagi mahal dan masih bingung soal spek apa yang mau diambil buat main JGV kuat apa ngga gw kasi penjelasan singkat soal GTA 5, game satu ini termasuk salah satu game CPU BOUND alias game yg ngeberatin di CPU (Prosessor) list referensi rakitan dibawah ini hasil research gw sendiri dari entry level sampe mid range Prosessor/GPU dan beberapa testimoni dari temen, buat RAGEMP sendiri bisa dibilang kuat karena ga seberat FiveM rata rata Prosessor dibawah 4-6 core kenapa gaada 2 core? walaupun bisa jalanin GTA 5 tapi ga worth it, gw ga nyaranin Prosessor AMD yang jadul selain RYZEN series kenapa? karena AMD sebelum era RYZEN itu ampas banget dibanding Intel gen 2 - gen 5 dan gw ngalamin sendiri main JGV pake Prosessor A8-7600 itu burem banget ampe render aja kadang suka lama banget terutama di tempat rame walaupun udh pake "grafik Adikusuma" (aokwoakw jokes mod grafik super low di discord). Buat Prosessor kalo mau neken budget usahain ambil Prosessor bekas atau TRAY alias tanpa HSF (kipas prosessor), kenapa? Prosessor salah satu komponen PC yang jarang rusak dan ga gampang rusak buat Intel gen 2 - 5 HSF bawaan intel udh cukup dingin kok gaperlu cooling tower ato RGB yg penting price to peformance nya dapet aja, kalo buat GPU disaranin ambil yang baru karena itu komponen rawan rusak kaya PSU, ada plus minus nya sih yang Intel rata" TDP nya diatas 65w cukup boros menurut gw kalo ngincer yang hemat listrik cuma 65w ambil Ryzen aja, tapi kalo mau tetep ambil Intel usahain GPU nya ambil yang NON PIN POWER alias ga butuh pin connector kaya GTX 750ti atau 1050ti ada beberapa variasi yang pake pin power sama yang ga pake pin power di list GPU dibawah, btw guide referensi ini spesifik buat main JGV pake GTA 5 LEGACY bukan Enhanced kalo buat game game lain gw ga research lebih karena tema guide ini referensi buat main JGVRP pake GTA 5 LEGACY (atau FiveM karena jarang banget yg benchmark di RageMP) kalo pake GTA 5 Enhanced itu butuh GPU yg support DirectX 12. Oke langsung aja penjelasan singkat spek tiap tiap Prosessor dibawah (Info yg gw dapet dari Gemini AI), harga yg gw pantau di shopee & tokopedia bisa berubah ubah Intel Processor: Hide contents 1. Intel i5 2400 Harga: 120rb - 250rb (Desember 2025) Intel Core i5-2400 adalah prosesor desktop generasi kedua (Sandy Bridge) dengan 4 inti/4 thread, kecepatan dasar 3.1 GHz (turbo hingga 3.4 GHz), cache 6MB, TDP 95W, dan soket LGA 1155, dilengkapi grafis terintegrasi Intel HD Graphics 2000, ideal untuk multitasking sehari-hari dan game ringan pada PC anggaran terbatas. Spesifikasi Utama Nama Kode: Sandy Bridge Jumlah Inti (Cores): 4 Jumlah Thread: 4 Kecepatan Dasar: 3.1 GHz Kecepatan Turbo Maksimum: 3.4 GHz Cache: 6 MB Intel Smart Cache TDP (Thermal Design Power): 95 W Soket: LGA 1155 Generasi: 2nd Gen Grafis Terintegrasi: Intel HD Graphics 2000 Dukungan Memori: DDR3 1066/1333 (hingga 32 GB) Keterangan: Arsitektur Sandy Bridge: Memberikan efisiensi daya dan performa yang baik pada masanya. Turbo Boost: Teknologi yang secara otomatis meningkatkan frekuensi prosesor saat dibutuhkan untuk performa lebih cepat. Cocok Untuk: Pekerjaan kantor, browsing, multitasking ringan, dan gaming ringan dengan penambahan kartu grafis eksternal. 2. Intel i5 2500 Harga: 150rb - 260rb (Desember 2025) Intel Core i5-2500 adalah prosesor desktop generasi kedua (Sandy Bridge) dengan 4 cores/4 threads, frekuensi dasar 3.30 GHz (Turbo hingga 3.70 GHz), cache 6 MB, dan TDP 95W, menggunakan soket LGA 1155 dan mendukung RAM DDR3 hingga 32 GB dengan grafis terintegrasi Intel HD Graphics 2000. Spesifikasi Utama: Jumlah Inti/Thread: 4 Cores / 4 Threads Frekuensi Dasar: 3.30 GHz Frekuensi Turbo Maksimum: 3.70 GHz Cache: 6 MB Intel Smart Cache Soket: LGA 1155 TDP (Thermal Design Power): 95 W Teknologi Manufaktur: 32 nm Kecepatan Bus: 5 GT/s Spesifikasi Grafis Terintegrasi (Intel HD Graphics 2000): Frekuensi Dasar Grafik: 850 MHz Frekuensi Dinamis Maksimum Grafik: 1.10 GHz Jumlah Layar Didukung: 2 Spesifikasi Memori: Jenis Memori: DDR3 1066/1333 Ukuran Memori Maksimum: 32 GB Jumlah Saluran Memori Maksimum: 2 3. Intel i5 3470 Harga: 160rb - 290rb (Desember 2025) Intel Core i5-3470 adalah prosesor generasi ke-3 (Ivy Bridge) dengan 4 core & 4 thread, kecepatan dasar 3.2 GHz (naik ke 3.6 GHz via Turbo Boost), 6MB Cache, TDP 77W, soket LGA 1155, dan grafis terintegrasi Intel HD Graphics 2500, cocok untuk multitasking sehari-hari dan gaming ringan dengan kartu grafis tambahan, menggunakan RAM DDR3. Spesifikasi Utama: Turbo Boost Maksimum: 3.6 GHz Cache: 6 MB Intel Smart Cache Soket: LGA 1155 (Kompatibel dengan chipset H61, B75, Z77, dll.) TDP (Thermal Design Power): 77W Memori: Mendukung DDR3 1333/1600 (Maks. 32GB, Dual Channel) Grafis Terintegrasi: Intel HD Graphics 2500 Teknologi: Mendukung Intel Turbo Boost 2.0, Intel 64, Virtualization (VT-x) Arsitektur: Ivy Bridge (Generasi ke-3) Jumlah Core/Thread: 4 Core / 4 Thread Kecepatan Dasar: 3.2 GHz Kelebihan: Keseimbangan Performa: Menawarkan 4 core yang cukup baik untuk multitasking dan aplikasi produktivitas. Hemat Daya: Dengan TDP 77W dan teknologi 22nm, relatif efisien. Pilihan Upgrade Terjangkau: Pilihan bagus untuk menghidupkan kembali PC lama dengan budget terbatas, terutama untuk gaming ringan saat dipasangkan kartu grafis diskrit (misal: GTX 1050 Ti). Kekurangan: - Sudah Tua: Merupakan prosesor lama (dirilis sekitar 2012), performanya jauh di bawah i5 modern. - Bottleneck: Bisa menjadi bottleneck jika dipasangkan dengan kartu grafis yang terlalu kuat. 4. Intel i5 4570 Harga: 270rb - 380rb (Desember 2025) Intel Core i5-4570 adalah prosesor desktop generasi ke-4 (Haswell) dengan 4 core/4 thread, kecepatan dasar 3.2 GHz dan bisa Turbo Boost hingga 3.6 GHz, punya 6MB cache, grafis terintegrasi Intel HD Graphics 4600, menggunakan soket LGA 1150, TDP 84W, dan mendukung memori DDR3. Spesifikasi Utama: Arsitektur: Haswell (Generasi ke-4) Jumlah Core/Thread: 4 Core / 4 Thread Kecepatan Dasar: 3.2 GHz Kecepatan Turbo Maksimum: 3.6 GHz Cache: 6 MB Intel Smart Cache Soket: LGA 1150 TDP (Thermal Design Power): 84 W Grafis Terintegrasi: Intel HD Graphics 4600 Dukungan Memori: DDR3-1333/1600 (Maks 32GB, 2 Channel) Teknologi: Intel Turbo Boost Technology 2.0, Intel Quick Sync Video, dll. Kegunaan: Prosesor ini menawarkan keseimbangan performa dan efisiensi, cocok untuk multitasking, aplikasi produktivitas, game ringan hingga menengah, serta upgrade PC budget terbatas. 5. Intel i5 4460 Harga: 250rb - 380rb (Desember 2025) Intel Core i5-4460 adalah prosesor desktop generasi ke-4 (Haswell Refresh) untuk soket LGA 1150, memiliki 4 core/4 thread, kecepatan dasar 3.2 GHz (turbo hingga 3.4 GHz), cache 6MB, TDP 84W, mendukung RAM DDR3 hingga 32GB, dan dilengkapi grafis terintegrasi Intel HD Graphics 4600. Spesifikasi Utama: Arsitektur: Haswell Refresh Soket: LGA 1150 Jumlah Core/Thread: 4 Core / 4 Thread Kecepatan Dasar: 3.20 GHz Kecepatan Turbo Maksimal: 3.40 GHz Cache: 6 MB SmartCache Proses Manufaktur: 22 nm DMI (Direct Media Interface): 5 GT/s TDP (Thermal Design Power): 84 W Memori: Mendukung DDR3-1333/1600, DDR3L-1333/1600 hingga 32 GB, 2 saluran. Grafis Terintegrasi: Intel HD Graphics 4600 Frekuensi Grafis Dasar/Maks: 350 MHz / 1.10 GHz Tahun Rilis: Kuartal ke-2 2014 (Q2 2014). Prosesor ini cocok untuk tugas sehari-hari dan gaming ringan hingga menengah (tergantung GPU pendamping), namun sudah termasuk dalam kategori prosesor lama dan tidak lagi diproduksi (discontinued). 6. Intel i7 3770 Harga: 520rb - 775rb (Desember 2025) Intel Core i7-3770 adalah prosesor desktop generasi ke-3 (Ivy Bridge) untuk soket LGA 1155, memiliki 4 core/8 thread, kecepatan dasar 3.4 GHz (turbo hingga 3.9 GHz), cache 8MB, TDP 77W, mendukung RAM DDR3, dan memiliki grafis terintegrasi Intel HD Graphics 4000, cocok untuk multitasking dan gaming ringan hingga menengah. Spesifikasi Utama: Kecepatan Turbo Maksimal: 3.9 GHz Cache: 8 MB Intel Smart Cache Soket: LGA 1155 TDP (Thermal Design Power): 77 W Memori yang Didukung: DDR3 1333/1600 hingga 32 GB Grafis Terintegrasi (iGPU): Intel HD Graphics 4000 (Frekuensi dasar 650 MHz, max 1.15 GHz) Fitur: Mendukung Intel Turbo Boost Technology dan Hyper-Threading. Arsitektur: Ivy Bridge (22nm) Jumlah Core/Thread: 4 Core / 8 Thread Kecepatan Dasar: 3.4 GHz Ringkasan: Prosesor ini menawarkan performa yang solid untuk pekerjaan sehari-hari, multitasking, dan gaming pada level entry-menengah, terutama saat dipasangkan dengan kartu grafis diskrit yang sesuai. 7. Intel i7 4790 Harga: 540rb - 1jt (Desember 2025) Intel Core i7-4790 adalah prosesor desktop generasi ke-4 (Haswell Refresh) untuk socket LGA 1150, memiliki 4 Core dan 8 Thread, kecepatan dasar 3.6 GHz yang bisa naik hingga 4.0 GHz (Turbo), 8MB Cache, dan grafis terintegrasi Intel HD Graphics 4600, cocok untuk multitasking dan aplikasi berat dengan daya 84W. Spesifikasi Utama: Nama Kode: Haswell Jumlah Inti (Cores): 4 Jumlah Thread: 8 Frekuensi Dasar: 3.60 GHz Frekuensi Turbo Maks: 4.00 GHz Cache: 8 MB Intel Smart Cache Teknologi Manufaktur: 22 nm TDP (Thermal Design Power): 84 W Spesifikasi Grafis (GPU): Nama GPU: Intel® HD Graphics 4600 Frekuensi Dinamis: 350 MHz - 1.20 GHz Memori Video Maksimum: 2 GB Resolusi Maksimum (HDMI/DP): 3840x2160@60Hz Spesifikasi Memori: Jenis Memori: DDR3-1333/1600, DDR3L-1333/1600 @ 1.5V Ukuran Memori Maksimum: 32 GB Socket & Paket: Socket: LGA 1150 (FCLGA1150) Solusi Termal: Termasuk fan (Pendingin) Teknologi Canggih: Intel® Turbo Boost Technology Intel® Hyper-Threading Technology (Implied by 4 cores, 8 threads) Secara keseluruhan, i7-4790 adalah prosesor yang andal untuk tugas sehari-hari dan gaming, meskipun kini sudah termasuk dalam kategori lama, performanya masih mumpuni untuk kebutuhan standar. 8. Intel Xeon E3 1220 V3 Harga: 195rb - 625rb (Desember 2025) Intel Xeon E3 v3 adalah seri prosesor server/workstation berbasis arsitektur Haswell (22nm) untuk socket LGA 1150, menawarkan performa multi-core kuat dengan spesifikasi umum seperti 4 Core / 8 Thread, base clock sekitar 3.3-3.4 GHz, Turbo hingga 3.7-3.8 GHz, Cache L3 8MB, dan TDP sekitar 80W, sering disetarakan dengan Intel Core i7 generasi ke-4 (Haswell) untuk gaming karena performa multi-thread-nya yang baik, cocok untuk build PC budget dengan dukungan ECC Memory dan teknologi server. Spesifikasi Umum (Contoh Model Xeon E3-1230 v3): Arsitektur: Haswell (22nm). Socket: LGA 1150. Jumlah Core/Thread: 4 Core / 8 Thread (mendukung Hyper-Threading). Kecepatan Dasar (Base Clock): 3.3 GHz (E3-1230 v3). Kecepatan Turbo (Max Turbo): 3.7 GHz (E3-1230 v3). Cache L3: 8 MB. TDP (Thermal Design Power): 80W (E3-1230 v3). Tipe Memori: Mendukung DDR3 (seringkali ECC). Keunggulan untuk Pengguna Desktop/Gaming: Harga Terjangkau: Seringkali lebih murah di pasar bekas dibandingkan Core i7 sekelasnya. Performa Multi-Thread: Setara atau mendekati Core i7-4790 (generasi ke-4). Tanpa Grafis Terintegrasi (untuk model non-F): Efisien karena tidak ada GPU jika Anda punya kartu grafis diskrit, namun beberapa varian (seperti E3-1245 v3) punya grafis terintegrasi. Contoh Varian: Xeon E3-1230 v3: 4C/8T, 3.3GHz, 8MB Cache, 80W (Mirip i7-4770/4790 tanpa iGPU). Xeon E3-1245 v3: 4C/8T, 3.4GHz, 8MB Cache, 80W, dengan Intel HD Graphics P4600. Seri Xeon E3 v3 adalah pilihan populer untuk membangun PC gaming budget atau workstation entry-level karena menawarkan performa CPU yang solid dengan fitur server (seperti dukungan ECC RAM), sering dipasangkan dengan motherboard seri H81 atau B85. AMD Processor: Hide contents 1. Ryzen 3 1200 Harga: 335rb - 450rb (Desember 2025) AMD Ryzen 3 1200 adalah prosesor desktop 4 core/4 thread untuk socket AM4 dengan kecepatan dasar 3.1 GHz dan boost hingga 3.4 GHz, TDP 65W, mendukung RAM DDR4 hingga 2667 MHz, dan memiliki 8MB cache L3, menawarkan performa gaming dan multitasking solid untuk kelas entry-level dengan kemampuan overclocking. Spesifikasi Utama: Arsitektur: Summit Ridge (Zen) Jumlah Core/Thread: 4 Core / 4 Thread Kecepatan Dasar: 3.1 GHz Kecepatan Turbo (Boost): Hingga 3.4 GHz Socket: AM4 Cache: 8MB L3 Cache TDP (Thermal Design Power): 65W Dukungan Memori: DDR4 (hingga 2667 MHz) Integrated Graphics: Tidak Ada (Memerlukan kartu grafis diskrit) Fitur Penting: Unlocked Multiplier (mendukung overclocking pada motherboard B350/X370), SenseMI, XFR, PCIe 24 lane. Poin Penting: Prosesor ini menawarkan 4 core fisik yang bagus untuk multitasking ringan dan gaming pada masanya. Kemampuan overclocking-nya memungkinkan peningkatan performa lebih lanjut jika dipasangkan dengan pendingin yang memadai dan motherboard chipset yang tepat (B350/X370). 2. Ryzen 3 2200G Harga: 450rb - 780rb (Desember 2025) Ryzen 3 2200G adalah prosesor APU (Accelerated Processing Unit) 4 core/4 thread untuk soket AM4 dengan arsitektur Zen, kecepatan dasar 3.5 GHz hingga 3.7 GHz (Turbo), dan grafis terintegrasi Radeon Vega 8 yang powerful, mendukung RAM DDR4 hingga 2933 MHz (dual-channel), cocok untuk PC entry-level dan gaming ringan tanpa kartu grafis diskrit (VGA). Spesifikasi Utama Kecepatan CPU: Dasar 3.5 GHz, Turbo 3.7 GHz Cache: L3 4MB Grafis Terintegrasi (iGPU): Radeon Vega 8 Graphics (berjalan di 1100 MHz) Dukungan RAM: DDR4 hingga 2933 MHz (dual-channel) TDP (Thermal Design Power): 65W (dapat dikonfigurasi hingga 45W) Soket: AMD Socket AM4 Arsitektur: Zen (14nm) Jumlah Core/Thread: 4 Core / 4 Thread Performa & Penggunaan Gaming: Mampu menjalankan game ringan seperti Valorant, Dota 2, CS:GO di 1080p low, atau game AAA di 720p low/medium. Entry-Level: Target pasar perakit PC entry-level dan Home Theater PC (HTPC). APU: Sangat ideal karena sudah punya VGA internal Vega 8, tidak wajib beli kartu grafis diskrit, tapi performa akan meningkat signifikan jika ditambahkan VGA eksternal seperti GTX 1050. 3. Ryzen 3 4300G Harga: 800rb - 1.5jt (Desember 2025) AMD Ryzen 3 4300G adalah prosesor APU (Accelerated Processing Unit) untuk soket AM4, menawarkan 4 core dan 8 thread, kecepatan dasar 3.8 GHz hingga 4.0 GHz (Boost), cache 4MB L3, TDP 65W, dilengkapi dengan grafis terintegrasi Radeon Vega, cocok untuk PC entry-level dan gaming ringan tanpa kartu grafis diskrit tambahan. Spesifikasi Utama: Arsitektur: Zen 2 (Proses 7nm) Core/Thread: 4 Core / 8 Thread Kecepatan Dasar (Base Clock): 3.8 GHz Kecepatan Boost Maksimum (Max Boost Clock): Hingga 4.0 GHz Cache: 2MB L2, 4MB L3 (Total Cache) TDP (Thermal Design Power): 65W (Configurable TDP 45-65W) Socket: AM4 Grafis Terintegrasi: AMD Radeon Graphics (Vega) Cooler Bawaan: Wraith Stealth Kelebihan Utama: APU (Ada Grafis): Tidak perlu kartu grafis terpisah untuk menampilkan gambar, sangat baik untuk PC hemat anggaran atau mini PC. Performa Solid: Mampu menjalankan tugas sehari-hari dan game ringan dengan baik berkat arsitektur Zen 2. Hemat Daya: TDP 65W membuatnya efisien dan tidak menghasilkan panas berlebih. 4. Ryzen 3 3200G Harga: 700rb - 1.1jt (Desember 2025) AMD Ryzen 3 3200G adalah prosesor APU (Accelerated Processing Unit) 4 core/4 thread untuk soket AM4 dengan clock speed dasar 3.6GHz hingga 4.0GHz, cache 4MB L3, fabrikasi 12nm, dan dilengkapi grafis terintegrasi Radeon Vega 8, cocok untuk gaming entri-level dan tugas harian, serta datang dengan cooler bawaan Wraith Stealth. Spesifikasi Utama: Arsitektur: Zen+ (Picasso) Proses Manufaktur: 12nm FinFET Jumlah Core/Thread: 4 Cores / 4 Threads Frekuensi Dasar (Base Clock): 3.6 GHz Frekuensi Boost Maksimal (Max Boost Clock): 4.0 GHz Cache L3: 4MB Grafis Terintegrasi (iGPU): Radeon Vega 8 (8 GPU Cores) Frekuensi Grafis: Hingga 1250 MHz Socket: AM4 Dukungan Memori: DDR4 (hingga 2993MHz, Dual Channel) PCI Express Version: PCIe 3.0 x8 TDP (Thermal Design Power): 65W Cooler Bawaan: AMD Wraith Stealth Unlocked: Ya (bisa di-overclock) Fitur Utama: Grafis Terintegrasi (Radeon Vega 8): Memungkinkan bermain game eSports ringan pada resolusi 1080p tanpa kartu grafis diskrit. Performa Harian: Cukup kuat untuk aktivitas sehari-hari, multitasking, dan bahkan editing ringan. Efisiensi: Peningkatan efisiensi daya berkat fabrikasi 12nm dibandingkan pendahulunya. GPU Nvidia: Hide contents 1. GTX 650 Harga: 300rb - 675rb (Desember 2025 NVIDIA GeForce GTX 650 adalah kartu grafis entry-level era 2012 berbasis arsitektur Kepler (proses 28nm), punya VRAM 1GB GDDR5, 384 CUDA Cores, clock speed sekitar 1058 MHz, bus 128-bit, dan mendukung DirectX 11.1/12 (feature level 11_0), serta membutuhkan daya sekitar 65W dengan satu konektor daya 6-pin, cocok untuk gaming ringan di masanya. Spesifikasi Utama: GPU: NVIDIA GeForce GTX 650 (chip GK107). Arsitektur: Kepler. Proses Manufaktur: 28 nm. CUDA Cores: 384. Memori: 1GB GDDR5. Memory Bus: 128-bit. Clock Speed (GPU): ~1058 MHz (bisa bervariasi tergantung produsen). Clock Speed (Memory): ~1250 MHz (5 Gbps efektif). Interface: PCI Express 3.0 x16. Dukungan API: DirectX 11.1, OpenGL 4.6, CUDA, PhysX, TXAA, FXAA. TDP (Thermal Design Power): 65 Watt. Konektor Daya: 1x 6-pin. Rekomendasi PSU: Minimal 250W (atau 400W untuk GTX 650 Ti). Output Display: 2x DVI, 1x mini-HDMI 1.4a (varian bisa berbeda). Fitur Penting: Dirancang untuk gaming 1080p entry-level pada masanya. Menawarkan peningkatan signifikan dibanding GT 640 berkat memori GDDR5. Mendukung fitur modern seperti NVIDIA Surround, 3D Vision, Adaptive VSync. GTX 650 adalah kartu grafis klasik yang masih bisa menjalankan game-game lama atau ringan, namun akan kesulitan dengan game modern yang lebih berat. 2. GTX 550ti Harga: 480rb - 900rb (Desember 2025) NVIDIA GeForce GTX 550 Ti adalah kartu grafis kelas menengah dari tahun 2011 yang punya spesifikasi inti seperti GPU clock 900 MHz, 192 Stream Processors, memori GDDR5 1GB 192-bit, mendukung DirectX 11, dan butuh daya sekitar 116W dengan PSU minimal 300W, memiliki output DVI, HDMI, dan VGA, cocok untuk gaming ringan 720p atau game kompetitif lama, tapi sudah ketinggalan zaman untuk game berat modern Spesifikasi Utama: GPU: GF116 (Fermi) CUDA Cores/Stream Processors: 192 Core Clock: 900 MHz (bisa bervariasi tergantung merek) Shader Clock: 1800 MHz (bisa bervariasi) Memory Size: 1 GB Memory Type: GDDR5 Memory Interface: 192-bit Memory Clock (Effective): ~4104 MHz (4.1 GHz) DirectX: 11 (Support 12_0) OpenGL: 4.6 Interface: PCI Express 2.0 x16 Kebutuhan Daya & Konektivitas: TDP (Thermal Design Power): 116 Watt Power Connector: Biasanya butuh 1x 6-pin PCIe power connector (terkadang ada konverter Molex) Suggested PSU (Power Supply): Minimal 300W atau 400W dengan minimal 24 Amp pada jalur +12V. Output Port: DVI, HDMI, VGA (tergantung model) Catatan: GTX 550 Ti adalah kartu grafis lama, lebih cocok untuk gaming e-sport 720p atau game-game lama. Hindari varian dengan memori DDR3, karena performanya jauh di bawah GDDR5. 3. GTX 750ti Harga: 593rb - 1jt (Desember 2025) NVIDIA GeForce GTX 750 Ti adalah kartu grafis entry-level dengan spesifikasi inti 640 CUDA Cores, clock speed sekitar 1020 MHz, memori 2GB atau 4GB GDDR5, antarmuka 128-bit, dan sangat hemat daya (TDP ~60W), mendukung DirectX 12, dan cocok untuk gaming 1080p kasual serta tugas ringan karena efisiensi dan adanya encoder untuk streaming/rekaman, menjadikannya pilihan budget yang populer. Spesifikasi Utama: CUDA Cores: 640 Base Clock: 1020 MHz (dapat bervariasi tergantung merek) Boost Clock: 1085 MHz (dapat bervariasi) Teknologi: PhysX, CUDA, TXAA, G-SYNC ready, GameStream, GPU Boost 2.0 Kapasitas: 2GB atau 4GB GDDR5 (umumnya 2GB, versi 4GB juga ada) Kecepatan Memori: 5.4 Gbps (5400 MHz) Antarmuka Memori: 128-bit Bus: PCI Express 3.0 (juga kompatibel dengan 2.0/4.0) Konektor Display: HDMI, DVI (DVI-I/DVI-D) Daya: Sangat rendah, sekitar 60W (TDP), tidak perlu pin daya tambahan Performa & Penggunaan: Mampu menjalankan game kompetitif dan game modern pada setting rendah-menengah di 1080p. Sangat efisien daya, cocok untuk PC hemat energi atau upgrade sistem lama. Cocok untuk live streaming/rekaman ringan karena adanya encoder, tidak seperti GT 1030. 4. GTX 1050 Harga: 800rb - 1.1jt (Desember 2025) NVIDIA GeForce GTX 1050 adalah kartu grafis berbasis arsitektur Pascal (14nm) yang dikenal hemat daya (TDP 75W), tanpa perlu pin daya tambahan, cocok untuk PC entry-level, biasanya hadir dengan memori 2GB atau 4GB GDDR5, 640 CUDA Cores, dan clock speed dasar sekitar 1345 MHz, menawarkan performa solid untuk game ringan hingga menengah, dengan dukungan fitur seperti DirectX 12. Spesifikasi Utama: Arsitektur GPU: Pascal (GP107) Proses Manufaktur: 14 nm CUDA Cores: 640 Memori: 2 GB GDDR5 (beberapa varian 3GB atau 4GB) Antarmuka Memori: 128-bit Kecepatan Memori: 7 Gbps (7000 MHz) Base Clock: ~1345 MHz (bisa bervariasi tergantung model) Boost Clock: ~1455 MHz (bisa bervariasi) TDP (Thermal Design Power): 75 Watt (sangat irit daya) Konektor Daya: Tidak perlu pin daya tambahan (cukup dari slot PCIe) Display Output: DVI, HDMI, DisplayPort (tergantung model) Fitur: Dukungan DirectX 12, NVENC Encoder Gen 6 Varian Lain (GTX 1050 Ti): Versi "Ti" biasanya memiliki performa sedikit lebih tinggi dengan VRAM 4GB dan clock speed lebih tinggi, tapi tetap mempertahankan TDP 75W yang irit daya, menjadikannya pilihan populer untuk PC rakitan hemat energi. Kesimpulan: NVIDIA adalah kartu grafis entry-level yang sangat efisien, cocok untuk meningkatkan performa gaming pada PC lama atau membangun PC gaming hemat daya tanpa perlu power supply (PSU) besar. 5. GTX 1050ti Harga: 1jt - 1.4jt (Desember 2025) NVIDIA GeForce GTX 1050 Ti adalah kartu grafis kelas menengah berbasis arsitektur Pascal (GP107), punya 768 CUDA Cores, memori 4GB GDDR5, bus memori 128-bit, dan konsumsi daya rendah (75W TDP) tanpa perlu pin daya tambahan, cocok untuk gaming 1080p dengan performa solid di kelasnya, dengan kecepatan clock bervariasi tergantung produsen (biasanya sekitar 1290-1455 MHz boost). Spesifikasi Utama: Arsitektur: Pascal (GP107) CUDA Cores: 768 Memori: 4GB GDDR5 Memory Bus: 128-bit Kecepatan Memori: Sekitar 7 Gbps (7000 MHz) Base Clock: Sekitar 1290 MHz (tergantung model) Boost Clock: Sekitar 1392 MHz - 1455 MHz (tergantung model) Power Consumption (TDP): 75 Watt (Sangat hemat daya) Kebutuhan PSU: Minimal 300W - 400W (tergantung komponen lain) API Support: DirectX 12 Output: DVI, HDMI, DisplayPort (tergantung model) Fitur Penting: Hemat Daya: Hanya 75W, tidak butuh pin power tambahan, bisa jalan di PSU 300W. Performa Gaming: Mampu menjalankan game 1080p dengan setting baik. Teknologi Pascal: Menawarkan efisiensi daya dan performa yang baik. 6. GT 1030 Harga: 635rb - 1.4jt (Desember 2025) Kartu grafis NVIDIA GeForce GT 1030 adalah VGA entry-level hemat daya (sekitar 30W TDP) dengan arsitektur Pascal, 384 CUDA Cores, biasanya 2GB VRAM (GDDR5 lebih baik dari DDR4), bus 64-bit, dan port output HDMI/DVI, ideal untuk PC mini atau HTPC, bukan untuk gaming berat, tetapi mampu meningkatkan performa multimedia dibanding iGPU bawaan CPU, dan tidak memerlukan power pin tambahan. Spesifikasi Utama (Varian GDDR5): Arsitektur: NVIDIA Pascal CUDA Cores: 384 Memory: 2 GB GDDR5 (sangat direkomendasikan) Memory Interface: 64-bit Memory Clock: Sekitar 6000 MHz (efektif 6 Gbps) Core Clock (Base/Boost): Sekitar 1228 MHz / 1468 MHz (bisa bervariasi tiap merk) Bandwidth Memori: 48 GB/s (untuk GDDR5) API Support: DirectX 12, OpenGL 4.5 TDP (Thermal Design Power): Sangat rendah, sekitar 30 Watt Konektivitas: Umumnya HDMI dan DVI-D/VGA (tergantung model) Fitur: Tidak butuh power pin eksternal, low-profile, cocok untuk Mini PC. Varian Penting: GDDR5 vs. DDR4: Varian GDDR5 jauh lebih cepat dan direkomendasikan karena bandwidth memori jauh lebih tinggi (48 GB/s vs. 16.8 GB/s). Kegunaan: Menyempurnakan performa PC multimedia (HTPC). Meningkatkan kinerja pengeditan foto/video ringan dibandingkan iGPU. Mampu menjalankan game ringan atau game lama, tapi tidak untuk game AAA modern. 7. GTX 1650 Harga: 1.4jt - 1.8jt (Desember 2025) NVIDIA GeForce GTX 1650 adalah kartu grafis kelas menengah-bawah berbasis arsitektur Turing, hadir dalam varian memori GDDR5 atau GDDR6, dengan 4GB VRAM, 128-bit memory interface, 896 CUDA Cores, dan TDP 75W (tanpa pin power tambahan), menjadikannya pilihan hemat daya untuk gaming 1080p, dilengkapi port DisplayPort, HDMI, dan DVI, serta mendukung fitur modern seperti DirectX 12. Spesifikasi Inti (Umum): Arsitektur GPU: NVIDIA Turing™. CUDA Cores: 896. Memori: 4GB GDDR5 atau GDDR6 (tergantung model). Memory Interface: 128-bit. Memory Speed: Bervariasi (misal: 8 Gbps untuk GDDR5, 12 Gbps untuk GDDR6). Boost Clock: Sekitar 1620-1785 MHz (tergantung model). TDP (Thermal Design Power): 75W (umumnya tidak butuh pin power eksternal). API: DirectX 12, OpenGL 4.6. Konektivitas: PCI Express 3.0. Output Display: HDMI, DisplayPort, DVI. Fitur Utama: Hemat Daya: TDP rendah membuatnya cocok untuk PC mini atau upgrade tanpa PSU besar. Performa Gaming: Mampu menjalankan game modern 1080p dengan pengaturan medium-high. Arsitektur Turing: Memberikan efisiensi dan performa lebih baik dari generasi sebelumnya (Pascal). Versi GDDR6: Menawarkan bandwidth lebih tinggi dibanding GDDR5, meningkatkan performa. Varian: GTX 1650 GDDR5: Versi awal, lebih lambat. GTX 1650 GDDR6: Lebih cepat dengan memori lebih cepat. GTX 1650 Super: Varian yang lebih bertenaga (biasanya dengan pin power 6-pin, TDP ~100W, lebih cepat dari 1650 biasa). 8. GTX 1660 Super Harga: 1.5jt - 1.8jt (Desember 2025) NVIDIA GeForce GTX 1660 Super adalah kartu grafis kelas menengah dengan spesifikasi inti seperti 1408 CUDA Cores, memori 6GB GDDR6, antarmuka 192-bit, dan kecepatan memori 14 Gbps, berbasis arsitektur Turing (12nm) yang kuat untuk gaming di 1080p dengan performa lebih baik dari GTX 1060, cocok untuk gaming modern pada pengaturan tinggi dengan konsumsi daya sekitar 125W, membutuhkan PSU 450W. Spesifikasi Utama: GPU: NVIDIA GeForce GTX 1660 Super (TU116) CUDA Cores: 1408 Memory: 6GB GDDR6 Memory Interface: 192-bit Memory Clock: 14 Gbps (1750 MHz efektif) Boost Clock: Sekitar 1785 MHz - 1830 MHz (tergantung model) Interface: PCI Express x16 3.0 API Support: DirectX 12 Fitur: G-SYNC, Virtual Reality Ready, Adaptive Vertical Sync Kebutuhan Daya: TDP (Thermal Design Power): 125W Recommended PSU: 450W Output: DisplayPort x 3 (v1.4) HDMI 2.0b x 1 Performa: Secara signifikan lebih cepat dari GTX 1660 standar dan hingga 2x lebih cepat dari GTX 1060 6GB. Mampu menjalankan game-game populer saat ini dengan baik di 1080p, seringkali mencapai 60+ FPS pada pengaturan grafis tinggi. GPU AMD: Hide contents 1. R7 450 (GDDR5 4GB VRAM) Harga: 235rb - 800rb (Desember 2025) AMD Radeon R7 450 adalah kartu grafis entry-level, berbasis arsitektur Cape Verde (GCN 1.0), biasanya memiliki 4GB GDDR5 VRAM, 512 unit shading, bus memori 128-bit, dan clock sekitar 925 MHz, mendukung DirectX 12, cocok untuk komputasi kantor dan game ringan di resolusi 1080p (Full HD) dengan pengaturan rendah-menengah. Spesifikasi Utama: GPU: AMD Radeon R7 450 (Cape Verde) Memori: 4GB GDDR5 Bus Memori: 128-bit Unit Shader (Stream Processors): 512 Clock GPU: ~925 MHz Clock Memori: ~1125 MHz (4.5 Gbps efektif) Antarmuka: PCI Express 3.0 x16 Output Video: DVI, HDMI, DisplayPort (tergantung model) TDP (Thermal Design Power): 65W Teknologi: Mendukung DirectX 12, OpenGL 4.6, OpenCL 2.1, Vulkan 1.2. Performa & Penggunaan: Target: Komputer Small Form Factor (SFF) dan sistem OEM (Dell, HP, dll.). Gaming: Mampu menjalankan game pada resolusi 1080p (Full HD) dengan pengaturan grafis rendah hingga menengah, cocok untuk game e-sports ringan seperti Valorant atau CS:GO, serta game lama. Fitur: Sering dilengkapi low-profile bracket untuk casing tipis dan mendukung multi-monitor. Kesimpulan: R7 450 adalah VGA entry-level yang efisien, ideal untuk upgrade dari grafis terintegrasi pada PC kantor atau PC kasual yang butuh kemampuan grafis dasar dan sedikit gaming tanpa perlu daya besar. 2. RX 470 (GDDR5 2/4GB VRAM) Harga: 700rb - 1.2jt (Desember 2025) AMD Radeon RX 470 adalah kartu grafis berbasis arsitektur Polaris untuk gaming Full HD, dilengkapi 2048 Stream Processor, memori GDDR5 4GB atau 8GB, bus 256-bit, mendukung DirectX 12 & Vulkan, serta teknologi AMD FreeSync, menawarkan performa solid untuk game modern di resolusi 1080p dengan efisiensi daya baik, meski clock speed dan fitur bervariasi tergantung model custom dari AIB (Add-in-Board partner) seperti MSI atau Sapphire. Spesifikasi Utama: GPU: Polaris 10 (Ellesmere) Arsitektur: Graphic Core Next (GCN) generasi ke-4 Stream Processors: 2048 Compute Units (CU): 32 Teknologi Proses: 14nm FinFET Clock Speed (Base/Boost): ~926 MHz / 1206 MHz (bisa lebih tinggi pada model custom) Memori: 4GB atau 8GB GDDR5 Memory Interface: 256-bit Memory Clock: ~6600 MHz (bisa bervariasi) API Support: DirectX 12, Vulkan Fitur: AMD FreeSync, Async Compute, HEVC Encoding/Decoding 4K, HDR Ready Konektor Daya: Biasanya 1x 8-pin PCIe Output: DisplayPort, HDMI, DVI (tergantung model) Performa: Cocok untuk gaming di resolusi Full HD (1080p) dengan pengaturan tinggi, bahkan mampu menjangkau 1440p dengan penyesuaian. Memberikan peningkatan performa signifikan pada game yang memanfaatkan API modern seperti DirectX 12 dan Vulkan. Varian Model: Model AIB (Custom): Produsen seperti MSI (Gaming X) atau Sapphire (Nitro+) sering menawarkan clock speed lebih tinggi, sistem pendingin yang lebih baik (Dual-Fan), dan fitur tambahan seperti RGB LED. Varian Memori: Umumnya tersedia dalam VRAM 4GB dan 8GB. 3. RX 550 (GDDR5 2/4GB VRAM) Harga: 700rb - 1.1jt (Desember 2025) Spesifikasi utama RX 550 adalah kartu grafis entry-level dengan memori 4GB GDDR5 (biasanya), bus memori 128-bit, mendukung DirectX 12, punya output DVI, HDMI, DisplayPort, dan TDP rendah (sekitar 50W), cocok untuk gaming ringan & penggunaan umum dengan konsumsi daya efisien. Kecepatan clock bervariasi tergantung merek (sekitar 1183-1230 MHz), arsitektur Lexa (GCN 4.0), manufaktur 14nm, hemat daya, dan seringkali tanpa konektor daya tambahan. Spesifikasi Umum: GPU: Radeon RX 550 (Arsitektur Lexa) Memori: 4GB GDDR5 (Ada juga varian 2GB) Memory Bus: 128-bit Kecepatan Clock (Boost): Sekitar 1183 MHz - 1230 MHz (Bervariasi antar AIB/merek) Memory Clock: Sekitar 6000 MHz (1500MHz x4) Bus Interface: PCI-Express 3.0 Dukungan API: DirectX 12, OpenGL 4.5 Output: DVI, HDMI, DisplayPort TDP (Thermal Design Power): Sekitar 50W (Sangat efisien, tidak perlu power tambahan) Fitur: Mendukung beberapa monitor 4K, efisien daya. Kegunaan: PC entry-level untuk gaming ringan (eSports, game lama). Sistem multimedia di rumah (HTPC) karena sangat hening dan irit daya. Perlu diperhatikan: Varian memori 2GB GDDR5 juga ada, namun 4GB lebih umum. Meskipun TDP 50W, konsumsi daya riil saat gaming bisa lebih rendah lagi (sekitar 30W), menjadikannya sangat hemat energi. 4. RX 560 (GDDR5 2/4GB VRAM) Harga: 700rb - 1.5jt (Desember 2025) AMD Radeon RX 560 umumnya mencakup arsitektur GCN Gen 4, pilihan VRAM 2GB atau 4GB GDDR5, 1024 Stream Processors, memori 128-bit, clock speed standar 1175-1275 MHz (base/boost), dan TDP sekitar 75-80W, menjadikannya kartu grafis kelas entry-level untuk gaming 1080p dengan DirectX 12 dan Vulkan, menawarkan performa di atas GTX 1050 polos. Spesifikasi Utama: GPU: Polaris 11 (GCN 4th Gen) Stream Processors: 1024 Memori: 2GB atau 4GB GDDR5 Memory Interface: 128-bit Memory Clock: Efektif 7000 MHz (7 Gbps) Engine Clock: 1175 MHz (Base) / 1275 MHz (Boost) TDP: ~75-80 Watt (hemat daya) API: DirectX 12, Vulkan Power Connector: Terkadang 6-pin (tergantung model) Fitur & Keunggulan: Gaming 1080p: Mampu menjalankan game di resolusi Full HD dengan pengaturan yang disesuaikan. Hemat Daya: Efisiensi daya yang baik dengan TDP rendah. Dukungan Driver: Masih didukung dengan driver AMD terbaru. Konektivitas: Mendukung output HDMI dan DisplayPort. Posisi Pasar: Berada di antara RX 550 dan RX 580, menjadi pilihan populer untuk gaming murah tanpa bekas mining. Performa di atas GTX 1050 standar, namun di bawah GTX 1050 Ti. 5. RX 570 (GDDR5 4/8GB VRAM) Harga: 950rb - 2jt (Desember 2025) AMD Radeon RX 570 adalah kartu grafis kelas menengah berbasis arsitektur Polaris (14nm) yang populer untuk gaming 1080p, hadir dalam varian 4GB & 8GB GDDR5, punya 2048 Stream Processors, clock speed sekitar 1168-1268 MHz, antarmuka memori 256-bit, serta butuh daya tambahan 6/8-pin, menawarkan performa solid untuk game modern di resolusi FHD dengan pengaturan menengah-tinggi. Spesifikasi Utama: Arsitektur: Polaris (14nm) Stream Processors: 2048 Memori: 4GB atau 8GB GDDR5 Memory Bus: 256-bit Memory Clock: Sekitar 7000 MHz (efektif) Core Clock (Boost): Bervariasi tergantung model (misal: 1256 MHz - 1268 MHz) TDP (Thermal Design Power): Sekitar 120W Konektor Daya: Biasanya 6-pin atau 8-pin PCIe Output: HDMI, DisplayPort, DVI (jumlah bervariasi) Performa & Kegunaan: Gaming 1080p: Mampu menjalankan banyak game AAA di resolusi 1080p dengan frame rate yang baik (60+ FPS), tergantung setting grafis. Target: Ideal untuk gaming Full HD (1080p) pada setting High atau Ultra untuk game-game e-sports dan game AAA, menjadikannya pilihan populer untuk budget gaming. 6. RX 580 (GDDR5 8GB VRAM) Harga: 1.1jt - 2jt (Desember 2025) AMD Radeon RX 580 adalah kartu grafis kelas menengah populer dengan spesifikasi inti seperti memori GDDR5 4GB atau 8GB, bus memori 256-bit, dukungan DirectX 12, dan clock speed GPU bervariasi antar model (biasanya sekitar 1244-1366 MHz), cocok untuk gaming 1080p dengan performa solid, memerlukan daya sekitar 150W dan konektor daya 6+8-pin, serta menawarkan output HDMI dan DisplayPort. Spesifikasi Utama: GPU: AMD Radeon RX 580 Proses Manufaktur: 14nm Memori: 4GB atau 8GB GDDR5 Bus Memori: 256-bit Clock Inti (GPU Clock): Sekitar 1244 MHz (Base) hingga 1386 MHz (Boost), bervariasi tergantung vendor Clock Memori (Memory Clock): Sekitar 1750 MHz (8000 MHz efektif), bervariasi Shader Processors: 2304 (untuk versi 8GB/4GB standar) atau 2048 (versi 2048SP) API & Fitur: DirectX 12, OpenGL 4.5, AMD FreeSync, AMD Eyefinity, VR Ready Antarmuka: PCIe 3.0 Output Video: HDMI, DisplayPort (DP) Daya (TDP): Sekitar 150W (bisa lebih tinggi atau rendah tergantung model) Konektor Daya: 6-pin atau 8-pin (atau kombinasi 6+8-pin) Resolusi Maksimum: Hingga 4096 x 2160 (4K) Varian Penting: RX 580 8GB (2304SP): Versi performa standar dengan 8GB VRAM dan performa lebih baik. RX 580 2048SP: Versi yang lebih mirip RX 570 dengan performa sedikit di bawah versi 2304SP, seringkali lebih hemat daya. Performa: RX 580 sangat baik untuk game 1080p pada pengaturan tinggi, mampu menjalankan judul-judul AAA modern dengan frame rate yang layak, dan merupakan pilihan populer untuk gaming kasual atau menengah. Catatan: Buat RX 570 sama 580 harus extra hati hati kenapa? itu 2 GPU biasanya kalo dijual harga murah pasti bekas MINING, jadi kalo mau beli disaranin yang baru sekalian tanya tanya seller nya dulu beneran baru atau Refurbish karena GPU bekas mining itu pastinya ga tahan lama. Komponen Opsional: Untuk RAM gw saranin minimal 8GB Dual-Channel (2x4GB) kalo 4GB gw jamin lu main JGV bisa login tapi gabisa ngetik karena berat banget (testimoni dari @Richard Kellestine awkaowkak), RAM bakal lebih efisien di Dual-Channel daripada 8GB Single-Channel tinggal sesuain sama spek Prosessor diatas support nya sampe berapa MHz walaupun 8GB dual channel lancar tpi ga terlalu lancar lebih rekomen lagi 16GB kalo mau lebih lancar, kalo ngincer Prosessor diatas yang cuma support RAM DDR3 ambil Intel kalo mau DDR4 ambil RYZEN cuma agak lebih mahal dikit karena ram sekarang lagi anomali harga nya gara gara AI kalo bisa ambil nya yang baru atau bekas tapi harus extra ati ati aja kalo mau ambil bekas, komponen lain yang jangan beli bekas selain GPU itu PSU (Power Supply) karena itu ibarat jantung PC itu sendiri kalo PSU nya bekas biasanya ga tahan lama dan yg paling penting hindarin brand anomali macem aerocool (aeroduar) di PSU dan Aisurix di brand GPU soalnya hoki hokian alias gacha, disaranin beli PSU yang merk nya udah dikenal aja macem XPG Pylon, Segotep, FSP, Corsair, Cooler Master, DLL tapi ga menutup kemungkinan ada kerusakan juga sih di brand yang udah punya nama karena itu lebih disaranin beli baru soalnya pasti ada GARANSI. Buat sisa komponen macem mobo (motherboard) liat liat dulu aja review nya di youtube tinggal sesuain aja ama socket prosessor nya trus mobo apa yang mau dipilih atau biasanya suka ada yang jual paketan mobo sama prosessor nya, kalo mau hemat budget atau ada rencana pengen upgrade lebih disaranin ambil Ryzen kenapa? karena socket nya AM4 masih bisa upgrade ke mid-range sampe Ryzen 5 5600 dan opsi nya juga banyak jadi gaperlu gonta ganti mobo kaya Intel yang socket nya LGA sekian. Buat Casing itumah opsional lah ya ibarat cuma jadi rumah buat mobo nya aja mau casing full RGB ampe sakit mata pun boleh asal itu casing sirkulasi udara nya bagus aja pasti gaada masalah, soal storage juga sama mau HDD atau SSD itu opsional tapi kalo bicara lebih enak mana? SSD jawaban nya karena lebih cepet buat loading data game/windows HDD itu lebih awet aja bisa tahan bertaun taun buat penyimpanan file dan lebih murah aja cocok buat neken budget disaranin jangan ambil bekas juga soalnya salah satu komponen yang gampang rusak juga baik SSD/HDD. Penutup Mungkin segitu aja guide referensi buat rakit PC gw cuma ngasih gambaran "kasar" nya sisanya bisa liat lait youtube soal review atau build PC low budget bisa cek channel Reviewtex di youtube atau channel luar yang sering build PC low budget, buat laptop gw belum research karena gw yakin laptop jaman sekarang pun mostly pasti udah pada kuat kalo buat main GTA 5 Legacy mah Ryzen 5500u juga udah cukup, buat laptop intel jujur gw masih belom tau sih belom research lebih lagi tapi harusnya sama kaya laptop yang pake prosessor Ryzen lah game 10 tahun lebih gini harusnya masih kuat walau dipake di laptop yang bukan gemink banget mah, kalo ada racikan lain boleh ditaro direply biar makin banyak referensi spek murmer yang sekira nya bisa dipake buat main JGVRP. sip thank you otw rakit
$Dena_7730$ Posted January 20 Author Posted January 20 7 hours ago, StevanoH said: i5 gen 10, vga intel uhd gimana bang? Kuat, cuma jangan espek FPS diatas 70 krn cuma kuat settingan low tanpa GPU, saran gw tambahin GPU 750ti cukup buat ringanin kerja processor nya krn kalo ngandelin IGPU pastinya agak berat
$kwietiaw$ Posted April 19 Posted April 19 On 29/12/2025 at 17.53, Dena_7730 said: gw ga nyaranin Prosessor AMD yang jadul selain RYZEN series kenapa? karena AMD sebelum era RYZEN itu ampas banget Tapi lu ada ga bang saran cpu socket FM2+ buat main JGV? atau ampas semua? gw gamau ambil pusing soalnya buat ganti mobo.
$Dena_7730$ Posted April 19 Author Posted April 19 16 minutes ago, kwietiaw said: Tapi lu ada ga bang saran cpu socket FM2+ buat main JGV? atau ampas semua? gw gamau ambil pusing soalnya buat ganti mobo. Harus gw bilang AMD socket sebelum AM4 alias Ryzen itu ampas semua boros listrik, peforma ga seberapa dll, lebih superior Intel klo gaada pilihan lain coba di AMD A10
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now