Akang Rizky Posted February 5, 2015 Posted February 5, 2015 Ilmu dan pengetahuan kepolisian tak cukup untuk mengungkap misteri. Dukun pun dilibatkan mencari pelaku pembunuhan sekeluarga di Namoramber. Meski begitu, hingga kemarin siapa pelaku pembunuhan John Patar Ginting (50) sekeluarga belum diketahui.Adalah Saiful alias Gogon (35), adik kandung Handayani alias Anik (45) yang mengungkap praktik perdukunan itu. Sebagai diketahui, Anik adalah istri John Patar Ginting yang ikut terbunuh dalam kasus ini. Selain pasangan suami istri itu, anak adopsi mereka, Aisyah Br Ginting (7) turut jadi korban tewas pada peristiwa Minggu (12/5) lalu itu.Gogon mengaku, sekitar pukul 00:30 pada Selasa (14/5) lalu, dia dijemput Kapolsek Namorambe AKP Suka Hati Karo-karo. Kapolsek datang bersama beberapa polisi ke rumah Gogon.Dini hari itu, Gogon diboyong ke rumah seorang dukun yang kemudian diketahuinya disapa Bolang, di kawasan Namorambe. Bolang, merupakan Bahasa Karo yang berarti kakek.AKP Karo-karo sendiri mengakui dirinya mendatangi dukun. Sebelumnya, Senin (13/5) lalu dia memberi isyarat hal itu.“Mungkin saya akan cari juga melalui bantuan paranormal (dukun). Semua upaya saya lakukan agar kasus ini cepat terungkap,” ujarnya.Malam itu, kata Gogon, begitu masuk di rumah dukun itu, AKP Karo-karo dan anggotanya langsung duduk bersila. Mereka berhadap-hadapan Bolang.Saat mereka datang, Bolang ternyata sudah mengetahui niat polisi itu.Belum lagi menyampaikan maksud kedatangan mereka, Bolang langsung mengetahui maksud mereka.“Belum lagi cerita Bolang udah tau maksud dan tujuan kami,” ujar Gogon.Beberapa saat kemudian, Bolang menerawang dengan mengarahkan pandanganya ke arah langit. Dari mulut sang dukun terlontar cerita kronologi pembantaian itu. Termasuk proses perencanannya dan saat-saat eksekusinya.Bolang juga menyebut lokasi persembunyian pelaku. “Gambaran pelaku dan tempat persembunyiannya pun diceritakan Bolang,” kata Gogon.Berdasarkan keterangan Bolang, jelas Gogon, pelaku yang menghabisi keluarga Patar sebanyak 7 orang. ”Pelakunya 7 orang, satu gondrong, satu perempuan dan 2 paranormal. Satu lagi seorang wanita warga setempat,” kata Gogon mengutip cerita Bolang.Disebutkan juga, pelaku pembunuhan itu memiliki hubungan kekerabatan dengan korban. ”Bukan orang luar, masih ada hubungan keluarga,” jelasnya.Pembunuhan tersebut telah direncanakan matang. ”Mereka sudah berada di rumah Patar sejak jam satu diini hari,” ujar Gogon, mengungkapkan hasil terawangan sang dukun.Dilibatkannya dua dukun dalam pembantaian keluarga Patar guna menentukan hari baik, agar rencana berjalan mulus dan tidak terbongkar. Terlebih, Patar sendiri memiliki ilmu kebatinan, jadi kedua paranormal sudah mempelajari hari-hari naas korban.Dalam tragedi berdarah itu, Patar disebutkan sang dukun, sempat melakukan perlawanan. Hal itu terlihat dari celana korban kotor terkena tanah. Patar tewas saat mencoba menyelamatkan anak perempuannya yang akan dibacok pelaku. “Patar punya ilmu kebathinan dia bisa melawan. Karena anaknya kena bacok dia jadi lemah dan dibacoki pelaku hingga meninggal,” ujar Gogon, mengaku menyaksikan langsung ritual terawangan bolang.Dalam terawangan sang dukun, para pelaku masih berada di sekitar kawasan kota Medan. “Terawangan bolang itu, pelaku bersembunyi di sekitar kota Medan,” ujar Gogon menirukan perkataan paranormal.Sebelumnya,kasus pembantaian satu keluarga di Dusun II Pondok Tengah, Desa Suka Mulia Hilir, Kec. Namorambe yang jadi korban. Patar Ginting (50) dan istrinya Handayani alias Anik (45) serta anak tunggal mereka Aisyah Br Ginting (7) tewas dibantai secara sadis. Dan pas itu Gogon mendapat Ide supaya tidak ada kata-kata pembunuhan lagi dan Gogon ingin membangkit genster di Medan,tetapi ada salah satu temannya tidak menyetujuinya,dan kawannya itu ingin membangun gengnya di Los Santon. Dan terbangkitlah Namorambe 27 Crew di Los Santos yang dipimpin oleh seorang pemuda yang bernama Gogon.
Portgas Posted February 6, 2015 Posted February 6, 2015 Denied, buat baru dengan yang lebih jelas dan kreatif.
Recommended Posts
Archived
This topic is now archived and is closed to further replies.