Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

[REPORT] Quinn Fazioan


Hilmi Wiw

Recommended Posts

Posted (edited)

Nama pelapor: Ziel Benedicto

Nama pelanggar: Quinn Fazioan

Peraturan yang dilanggar:

Force RP

Apa yang terjadi:

jadi gue awal perang sama polisi, nah terus disitu gue adu tembakan hingga gue mati, terus dari situ mulai gue beradu Roleplay dengan sih pelanggar , dan seterus nya /health gue memungkinan gue untuk PK karena ada 2 peluru di bagian Torso, akan tetapi pelanggar ini tidak memberikan saya untuk PK.

Bukti:

 

                             spacer.png

 

Spoiler

3:24:0] Dante Cedro says: Arround three to five minutes maybe.
[3:24:13] Quinn Fazioan says: It was not that too long..
[3:24:19] Dante Cedro says: You right.
[3:24:44] tapi lebih vital lagi aku merasakan jatuh cinta kepada adikmu ((Louise Santos))
[3:24:48] miss ((Louise Santos))
[3:24:53] Pedro Elorza: (( kawkwkwkaw ))
[3:25:6] Quinn Fazioan: (( ziel ))
[3:25:12] Ziel Benedicto: (( apa ? ))
[3:25:17] Quinn Fazioan: (( coba kasi gw 1 hal yang masuk akal kenapa bisa 0? ))
[3:25:47] Quinn Fazioan: (( gw gaakan pasif kalo bisa diterima nalar gw ))
[3:26:18] Ziel Benedicto: (( iya karena gue di tembak di bagian dada , dan gue di tinggal sama PD gak memberikan gue pertolongan pertama ))
[3:26:41] Quinn Fazioan: (( cuman 5 menit kok, orang dewasa gak selemah itu buat mati gitu aja ))
[3:26:46] Quinn Fazioan: (( apalagi flesh wound ))
[3:26:53] Ziel Benedicto: (( itu M4  ))
[3:27:4] Ziel Benedicto: (( bukan peluru sembarang ))
[3:27:6] Louise Santos: (( m4 pelurunya segede bom atom? ))
[3:27:7] Quinn Fazioan: (( oke sekarang gw bikin analogi baru ))
[3:27:16] Dante Cedro: (( :v ))
[3:27:24] * Louise Santos menagmbil gembok dari bagasi.
[3:27:24] Quinn Fazioan: (( gw ditembak pake SG sama PD, terus health gw cuman graze ))
[3:27:29] Pedro Elorza: (( WKAkaWKAWkAWK ))
[3:27:33] Pedro Elorza: (( Itu mobil fam ))
[3:27:33] Quinn Fazioan: (( apa gw maksa pk dengan alasan peluru SG gede? ))
[3:27:41] Louise Santos: (( ohh awkoskawoswakoskaw ))
[3:27:46] Louise Santos: (( ga ngasih tau ))
[3:27:46] Pedro Elorza: (( naikin aja ))
[3:28:7] Louise Santos: (( pasti cartel ))
[3:28:10] Pedro Elorza: (( hooh ))
[3:28:11] Ziel Benedicto: (( itu siapa yang di bahas ? ))
[3:28:21] Quinn Fazioan: (( kamu ))
[3:28:26] Louise Santos: (( nih ))
[3:28:32] Louise Santos: (( maksud dia igin ))
[3:29:2] Louise Santos: (( lu di tembak dengan peluru m4 maksa mau pk, terus di misalkan kalo di tembak sg maksa pk juga? ))
[3:29:10] Ziel Benedicto: (( iya masuk logika aja , kalo udah banyak peluru yang bersarang di badan lu kuat nahan nya ? ))
[3:29:18] Louise Santos: (( 2 banyak dari mana? ))
[3:29:22] Quinn Fazioan: (( disini logika gasemuanya dipake ))
[3:29:27] Quinn Fazioan: (( kita punya aturan main ))
[3:29:36] Ziel Benedicto: (( iya udah gue ikut aja ))
[3:29:39] Ziel Benedicto: (( gimaan RP nya ))
[3:29:44] Ziel Benedicto: (( lanjut  ))
[3:29:59] Pedro Elorza: (( Tapi yang diguidenya mafarid mengenai pk ))
[3:30:10] Pedro Elorza: (( gua ga ngerti begituan ))
[3:30:25] Louise Santos: (( kawoskokwaoawkosa ))
[3:30:29] Pedro Elorza: (( males ))
[3:30:46] Dante Cedro: (( rleog ))
[3:30:48] SERVER: {FF0000}Dante Cedro {FFFF00}has left the server. (Disconnected)
[3:30:56] * Quinn Fazioan puts the backboard as he sliding it beneath of Ziel waist
[3:31:5] Louise Santos: (( kalian juga aneh duit 29k rp ngerob 😞 ))
[3:31:8] * Quinn Fazioan lifts him up as he putting him onto the flat surfaces
[3:31:17] Pedro Elorza: (( engga ngerob gua ))
[3:31:20] Pedro Elorza: (( makannya gua tanya ))
[3:31:23] * Quinn Fazioan brings him toward the Ambulance
[3:31:26] DRAG: {FFFF00}Quinn Fazioan {FFFFFF}requested drag permission from you!
[3:31:26] NOTE: {FFFFFF}Use command '/accept drag' to accept drag permission!
[3:31:37] DRAG: {FFFFFF}You are now being dragged by {FFFF00}Quinn Fazioan
[3:31:57] Pedro Elorza: (( gua kira kasusnya karena gua buat deagle di dekat kawasan orang-orang ))
[3:32:11] DRAG: {FFFF00}Quinn Fazioan {FFFFFF}have released you
[3:32:19] * Quinn Fazioan opens the rear of Ambulance door
[3:32:31] * Louise Santos mengangkat tubuh pedro dengan kedua tangan


 

 

 

Edited by Hilmi Wiw
Posted

Sebagai terlapor saya ingin mengajukan banding atas laporan yang dituduhkan against me, which is saya gabisa menoleransi jika banding yang saya ajukan memang merujuk kepada pelapor. Saat saya mengecek healthnya pelapor seperti yang dilampirkan di atas flesh wound. Pertama, saya jelaskan dulu apa itu "flesh wound, yaitu an invloving penetration of the body musculature without damage to bones or internal organsINDONESIANYA : Luka di antara daging dari tubuh manusia, yang melibatkan penetrasi otot-otot tubuh tanpa merusak tulang atau organ dalam. Kesimpulannya adalah, pelapor tidak mengerti cara membedakan apa itu bagian vital dari tubuh manusia, dan apa itu vital dalam kondisi dimana luka itu di dapat. Vital yang di dapat dimaksudkan dengan area torso vital wound yang berarti disana memang valid or legit mengenai organ vital di area jantungnya atau di bagian mana-pun di area torsonya, vital pada bagian yang berarti area vital kepala, dada, perut, selangkangan, leher dan sebagainya itu yang di maksud area vital pada tubuh manusia. 

 

Selanjutnya, saya "force rp" untuk player seperti saya tidak pernah sekalipun melakukan force terhadap lawan main roleplay saya. Pelapor juga saya berikan kesempatan untuk me-roleplaykan tubuhnya secara detil atas dasar apa yang memungkinkan pelapor (PK). Saya sudah menjelaskan sedemikian rupa agar pelapor dapat memberikan penjelasan yang masuk akal untuk saya berikan PK, namun pelapor hanya melakukan common roleplay, yaitu "darah habis, sudah lama tidak ditangani pihak dokter maupun kepolisian sehingga ia meninggal". Padahal hal itu tidak berangsur lama, hanya memakan waktu berkisar antara kurang dari 10 menit. Apakah kriminal seperti pelapor serenta itu kehilangan nyawa hanya dalam hitungan beberapa menit. Saya juga menawarkan full-roleplay kepada pelapor namun tidak di gubris dan insist untuk PK.

 

Hal ini juga sudah ada staff @imelda yang menengahkan masalah ini, dan pelapor juga sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Namun, hal ini juga saya tidak dapat melarang pelapor untuk melakukan laporan terhadap saya. Mungkin saja pelapor merasa ter-intimidasi dan emosi sehingga melakukan laporan konyol seperti ini. Saya juga mohon maaf bila pelapor merasa hal demikian walaupun he deserve that. Cuz, saya tidak ada sedikit-pun berniat melakukan force roleplay terhadap player. Saya hanya ingin berdiskusi dan meminta pelapor lebih bijak lagi dalam membedakan antara area vital dan luka yang vital, kemudian lebih bijak lagi dalam ilmu roleplay. Karena yang saya debatkan dengan pelapor sebenarnya juga tidak banyak, melainkan malah temannya yang membantu pelapor untuk mendebati saya, pelapor hanya banyak diam dan keeps on demanding for PK.

 

Berikut adalah banding yang saya berikan tanpa adanya sifat manipulatif dan sejujur-jujurnya. Saya akan melampirkan bukti chatlog saja untuk kasus ini ;

 

Spoiler

[3:15:28] * Quinn Fazioan bends himself as he checking on Benedicto injuries whom belonging around his body
[3:15:37] INSPECT: {FFFFFF}You've requested an inspection to {FFFF00}Ziel Benedicto
[3:15:43] * Louise Santos mengambil borgol yang ada di sabuk utilits dan memborgol kedua tangan Elorza.
[3:16:7] * Louise Santos memeriksa barang bawaan Elorza dengan kedua tagnan.
[3:16:13] Quinn Fazioan says: Semua lukanya tidak sampai menembus organ dalam.
[3:16:33] Quinn Fazioan says: Dan sudah anda lapisi perban juga, semoga bisa diselematkan.
[3:17:6] * Dante Cedro taps on Ziel belongings.
[3:17:17] Dimana Deagle, schematic, materials berada? ((Louise Santos))
[3:17:23] * Quinn Fazioan puts his fore and middle fingers in singly on Benedictor artery cartoid, counting his pulse rate
[3:17:37] Benedictor pulse rating around 60-100 normal? ((Quinn Fazioan))
[3:17:46] * Dante Cedro nods on Fazioan's words.
[3:17:49] di dalam saku bajunya. ((Pedro Elorza))
[3:18:1] * Louise Santos mengambil barang barang yang ada di tubuh Elorza.
[3:18:1] 0 ((Ziel Benedicto))
[3:18:15] Dante Cedro says: All of them gives the resist towards us.
[3:18:27] Kartu identitas dimana? ((Louise Santos))
[3:18:43] di dalam kantung celananya. ((Pedro Elorza))
[3:18:48] Please be more specific, how so? ((Quinn Fazioan))
[3:19:0] Quinn Fazioan says: Are they robbers?
[3:19:2] * Louise Santos mengambil kartu identitas milik Elorza dan melihat nama tersebut.
[3:19:14] Dante Cedro says: Thank god we could survive.
[3:19:23] Dante Cedro says: Yap, you right.
[3:19:34] Dante Cedro says: God damn robber.
[3:19:39] karna dua peluru menembus dada , dan telat nya penanganan , hingga mengalami gagal jantung ((Ziel Benedicto))

[3:20:47] Areanya memang vital, karena itu bagian batang tubuh. Namun kondisinya yang tidak menembus ((Quinn Fazioan))
[3:20:50] ..dada anda. ((Quinn Fazioan))

[3:21:17] Quinn Fazioan: (( beri alasan lebih spesifik kenapa bisa 0 ))
[3:21:28] Quinn Fazioan: (( gw gamau debat pake /do ))

[3:21:58] Quinn Fazioan says: Officer.

[3:22:5] Louise Santos says: Yes?

[3:22:10] Dante Cedro says: How it going, Fire?

[3:22:25] Quinn Fazioan says: How long would it takes you to gives them the first aid meassures?

[3:23:5] Dante Cedro says: A bit late, fire.

[3:23:22] Dante Cedro says: After this got down, we have one runner again.

[3:23:29] Quinn Fazioan says: How so, because you're still struggling with the other one?

[3:23:31] Dante Cedro says: Thats one.

[3:23:40] Quinn Fazioan says: How long?

[3:24:0] Dante Cedro says: Arround three to five minutes maybe.

[3:25:17] Quinn Fazioan: (( coba kasi gw 1 hal yang masuk akal kenapa bisa 0? ))
[3:25:47] Quinn Fazioan: (( gw gaakan pasif kalo bisa diterima nalar gw ))
[3:26:18] Ziel Benedicto: (( iya karena gue di tembak di bagian dada , dan gue di tinggal sama PD gak memberikan gue pertolongan pertama ))
[3:26:41] Quinn Fazioan: (( cuman 5 menit kok, orang dewasa gak selemah itu buat mati gitu aja ))
[3:26:46] Quinn Fazioan: (( apalagi flesh wound ))
[3:26:53] Ziel Benedicto: (( itu M4  ))
[3:27:4] Ziel Benedicto: (( bukan peluru sembarang ))
[3:27:6] Louise Santos: (( m4 pelurunya segede bom atom? ))
[3:27:7] Quinn Fazioan: (( oke sekarang gw bikin analogi baru ))
[3:27:16] Dante Cedro: (( :v ))

[3:27:24] Quinn Fazioan: (( gw ditembak pake SG sama PD, terus health gw cuman graze ))
[3:27:29] Pedro Elorza: (( WKAkaWKAWkAWK ))
[3:27:33] Pedro Elorza: (( Itu mobil fam ))
[3:27:33] Quinn Fazioan: (( apa gw maksa pk dengan alasan peluru SG gede? ))
[3:27:41] Louise Santos: (( ohh awkoskawoswakoskaw ))
[3:27:46] Louise Santos: (( ga ngasih tau ))
[3:27:46] Pedro Elorza: (( naikin aja ))
[3:28:7] Louise Santos: (( pasti cartel ))

[3:28:10] Pedro Elorza: (( hooh ))
[3:28:11] Ziel Benedicto: (( itu siapa yang di bahas ? ))
[3:28:21] Quinn Fazioan: (( kamu ))
[3:28:26] Louise Santos: (( nih ))
[3:28:32] Louise Santos: (( maksud dia igin ))
[3:29:2] Louise Santos: (( lu di tembak dengan peluru m4 maksa mau pk, terus di misalkan kalo di tembak sg maksa pk juga? ))
[3:29:10] Ziel Benedicto: (( iya masuk logika aja , kalo udah banyak peluru yang bersarang di badan lu kuat nahan nya ? ))
[3:29:18] Louise Santos: (( 2 banyak dari mana? ))
[3:29:22] Quinn Fazioan: (( disini logika gasemuanya dipake ))
[3:29:27] Quinn Fazioan: (( kita punya aturan main ))
[3:29:36] Ziel Benedicto: (( iya udah gue ikut aja ))
[3:29:39] Ziel Benedicto: (( gimaan RP nya ))
[3:29:44] Ziel Benedicto: (( lanjut  ))

[3:29:59] Pedro Elorza: (( Tapi yang diguidenya mafarid mengenai pk ))

[3:30:10] Pedro Elorza: (( gua ga ngerti begituan )) *INI TEMANNYA UDAH BILANG GA NGERTI MASIH AJA NGAJAKIN SAYA DEBAT, MIND BLOWING.

[3:39:9] Pedro Elorza: (( eh torso itu kan badan. )) *Arrgghhh....
[3:39:24] Does he possible to be saved? ((Quinn Fazioan))
[3:39:32] Quinn Fazioan: (( iya, rp in aja kenanya dimana ))
[3:39:49] Pedro Elorza: (( tadi dia jelasin di jantung ))
[3:39:56] Quinn Fazioan: (( iya ))
[3:40:0] Quinn Fazioan: (( terus ))
[3:40:3] Pedro Elorza: (( Tau ))
[3:40:7] Louise Santos: (( bntr ))
[3:40:20] Pedro Elorza: (( sembari baca guidenya mafarid deh ))
[3:40:23] Pedro Elorza: (( gw ))

[3:41:49] kemungkinan kecil untuk di selamatkan ((Ziel Benedicto))

[3:41:59] Mengapa? ((Quinn Fazioan))

[3:42:10] Pedro Elorza: (( Torso: Flesh Wound: 30# || Vital Wound: 50# || Graze: 5# )) 

[3:42:39] Pedro Elorza: (( kalau 1 bullet 80persen ))
[3:42:46] Pedro Elorza: (( berarti kalau 2? ))
[3:42:50] Louise Santos: (( 160 ))
[3:42:53] Pedro Elorza: (( nah ))
[3:42:54] Louise Santos: (( dikurang ))
[3:43:2] Quinn Fazioan: (( gini ))
[3:43:2] Louise Santos: (( 100, bagi 2 kali jajar genjang ))
[3:43:6] Quinn Fazioan: (( gw tanya ))
[3:43:14] Quinn Fazioan: (( flesh itu kena ke bagian vital gak? ))
[3:43:18] Pedro Elorza: (( Torso vital wound 1 bullet (60#), persentase matinya cukup besar karena.... ))
[3:43:29] Pedro Elorza: (( .... namanya luka tersebut terkena didaerah vital bisa jantung atau paru-paru yang berada disekitar dada. ))
[3:43:39] Louise Santos: (( udah guys debatnya ))
[3:43:42] Louise Santos: (( nanti sholat jumat ))
[3:43:44] Pedro Elorza: (( iya gua juga psing ))
[3:43:46] Quinn Fazioan: (( itu bagian atau "daerah" vital kan ))
[3:43:55] Quinn Fazioan: (( bukan kenanya di bagian yang vital ))
[3:43:58] Quinn Fazioan: (( paham maksud gw? ))
[3:44:0] Louise Santos: (( udah yos babi, ntar sholat jumat ))
[3:44:7] Pedro Elorza: (( gua ga ngertiii ))
[3:44:12] Ziel Benedicto: (( dada bukan bagian yang vital ya ))
[3:44:13] Quinn Fazioan: (( ke ts deh ))
[3:44:15] Quinn Fazioan: (( gw jelasin ))
[3:44:20] Louise Santos: (( kawoskawoskawokwa ))
[3:44:23] Pedro Elorza: (( gaada ts ))
[3:44:24] Quinn Fazioan: (( tapi gw gakasi pk kalo flesh ))

[3:44:25] Pedro Elorza: (( 🙂 ))
[3:44:25] Louise Santos: (( ngentot emang fd satu ini ))
[3:44:25] Pedro Elorza: (( ds ))
[3:44:38] Ziel Benedicto: (( vital wood loh 2 bullet ))
[3:44:44] Louise Santos: (( udah bang sholat jumat ))
[3:44:47] Quinn Fazioan: (( gw bisa full rp buat handle flesh wound itu, mau? ))
[3:44:49] Louise Santos: (( kalo lu mau pk pk sana. ))

[3:44:59] Pedro Elorza: (( gua udah urus dulu ))
[3:45:4] Pedro Elorza: (( males debattttttttttttttttttttttt )) *Siap si paling malas debat

[3:45:14] Quinn Fazioan: (( pokoknya kalo gw salah, report ke mafarid aja ))
[3:45:23] Quinn Fazioan: (( gw gamau kasi pk soalnya ))

[3:47:44] Pedro Elorza: (( itu di health dia ada vital ))
[3:47:51] Quinn Fazioan: (( iya tau gw vital ))
[3:47:59] Quinn Fazioan: (( si ziel ini vital, cuman area ))
[3:48:6] Quinn Fazioan: (( bukan bagian dalam organ dadanya ))
[3:48:15] Quinn Fazioan: (( kalo dia vital sampe masuk ke organ dalam ))
[3:48:19] Pedro Elorza: (( vital itu udah masuk area organ dong ))
[3:48:24] Pedro Elorza: (( nama nya uadh vital ))
[3:48:27] Pedro Elorza: (( organ vital ))
[3:48:28] Quinn Fazioan: (( struktur healthnya bukan flesh, tapi vital ))
[3:48:34] Pedro Elorza: (( ya bener, vital ))
[3:48:34] Quinn Fazioan: (( ya kaga dong ))
[3:48:36] Pedro Elorza: (( loh ))
[3:48:42] Quinn Fazioan: (( kenapa loh? ))
[3:48:45] Pedro Elorza: (( jelas kan di health dia vital, organ vital ))
[3:48:54] Quinn Fazioan: (( organ beda sama area bos ))
[3:48:59] Pedro Elorza: (( lah ))
[3:49:3] Pedro Elorza: (( area kena tembak di torso ))
[3:49:5] Quinn Fazioan: (( kepala ni bagian vital apa engga? ))
[3:49:9] Pedro Elorza: (( organ vital kan ada di torso ))
[3:49:12] Quinn Fazioan: (( kepala ni bagian vital apa engga? ))
[3:49:15] Pedro Elorza: (( coba aja di tembak kepala anda ))
[3:49:16] Quinn Fazioan: (( kepala ni bagian vital apa engga? ))
[3:49:19] Pedro Elorza: (( mati atau enggak? ))
[3:49:22] Quinn Fazioan: (( kepala ni bagian vital apa engga? ))
[3:49:26] Pedro Elorza: (( kalau itu bukan vital ))
[3:49:29] Quinn Fazioan: (( kenapa? ))
[3:49:31] Louise Santos: (( Head (vital) ))
[3:49:39] Louise Santos: (( kena peluru dikepala belom tentu mati ))
[3:49:40] Pedro Elorza: (( pala ada organ vtal nya ))
[3:49:41] Pedro Elorza: (( otak ))
[3:49:48] Louise Santos: (( No. ))
[3:49:49] Quinn Fazioan: (( nah si ziel gak kenak organnya ))
[3:49:49] Pedro Elorza: (( kenapa blom tentu mati? ))
[3:49:56] Pedro Elorza: (( kan vital, organ vital ))
[3:49:58] Quinn Fazioan: (( lu udah baca definisi flesh belum? ))
[3:50:0] Louise Santos: (( ayo udah subuh guys ))
[3:50:2] Louise Santos: (( udahan yok ))
[3:50:7] Pedro Elorza: (( definisi vital udah baca blom? ))
[3:50:11] Quinn Fazioan: (( sampe jam 03 pagi besok gw ladenin asli ))
[3:50:18] Quinn Fazioan: (( jangankan baca ))
[3:50:21] (( {FFD700}Louise_Santos: yos udah kek ngentot {4169E1}))
[3:50:24] Quinn Fazioan: (( gw bikin gw guidenya di FD ))
[3:50:28] Quinn Fazioan: (( mau liat lu? ))
[3:50:30] Pedro Elorza: (( keren, dokter asli ya mas? ))

[3:50:50] Quinn Fazioan: (( yang flesh siapa, yang debatin gw siapa ))
[3:50:54] Quinn Fazioan: (( aneh  ))
[3:51:12] Quinn Fazioan: (( urusin diri masing2 ya mas ))
[3:51:17] Ziel, kasi alasannya ((Quinn Fazioan))
[3:51:33] Kenapa gabisa selamat? ((Quinn Fazioan))

[3:52:12] TELEPORT: {FF0000}starve_maxwell {FFFFFF}has teleported to you!
[3:52:19] Quinn Fazioan: (( min ))
[3:52:21] Pedro Elorza: (( Nah ada mas David. ))
[3:52:22] Louise Santos: (( heal id 2 bang dapit ))
[3:52:29] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( heal? ))
[3:52:31] Louise Santos: (( biar langsung di urus ))
[3:52:35] Quinn Fazioan: (( mau ada mas david apa engga, urusannya ama gw  ))
[3:52:39] Pedro Elorza: (( Udah lama banget ini debat pk dia ))
[3:52:40] Louise Santos: (( si yos debat id 10 ))
[3:52:46] Louise Santos: (( kita cabut berdua sama id 2 ))
[3:52:53] Quinn Fazioan: (( ini bang david ))
[3:52:55] Quinn Fazioan: (( ziel ))
[3:53:4] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( lu debatnya ama yg mana ))
[3:53:8] Quinn Fazioan: (( flesh wound di torso, tapi katanya kena jantung ))
[3:53:9] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( id 10? ))
[3:53:12] Pedro Elorza: (( id 10, tapi gua konfirmasi. ))
[3:53:15] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( flesh kan daging ))
[3:53:18] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( gimana ceritanya jantung ))
[3:53:18] Pedro Elorza: (( karena 2 vital di torso ))
[3:53:24] Pedro Elorza: (( pas gua liat healthnya di ds ))
[3:53:30] Pedro Elorza: (( eh 2 peluru ))
[3:53:41] Louise Santos: (( dari duty gua 30 menit sampe 240 menit ))
[3:53:45] Quinn Fazioan: (( hadeh bedaiin area vital sama organ vital aja gabisa ))
[3:53:46] Louise Santos: (( ga kelar kelar ))
[3:54:8] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( ini pedro selamat ga? ))
[3:54:11] Pedro Elorza: (( ga ))
[3:54:11] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( rip rip ))
[3:54:12] Louise Santos: (( mamat dong ))
[3:54:15] Pedro Elorza: (( yaelah' ))
[3:54:17] Pedro Elorza: (( mel mel ))
[3:54:21] Pedro Elorza: (( cem pepq ))
[3:54:32] {ff0000}imelda: {ffffff}(( ? ))
[3:54:35] Pedro Elorza: (( buru ))

 

Disini saya masih kasih kesempatan untuk pelapor memberikan alasan yang jelas.

 

[3:55:34] (( Louis Maxwell: lu operasi du id 2 ))

[3:55:35] Quinn Fazioan: (( yos gabisa operasi, kalo mereka insist bang ))

[3:55:46] Quinn Fazioan: (( kesannya yos force ))

[3:55:53] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( ped emg lu PK? ))
[3:55:57] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Ikutin apa yang ada di /health aja ))
[3:55:57] Pedro Elorza: (( Gua ga ))
[3:55:58] Quinn Fazioan: (( yos kasi dia alasan yang logika, dia gabisa  ))
[3:56:6] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( yaudah itu kan dia udah bilang ga PK ))
[3:56:6] Pedro Elorza: (( yang debat itu si Ziel ))
[3:56:7] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Yos ))
[3:56:9] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Yos ))
[3:56:10] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( lu urus dulu 1 ))
[3:56:12] Quinn Fazioan: (( iya kak? ))
[3:56:12] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Yos ))
[3:56:15] {ff0000}starve_maxwell: {ffffff}(( baru fokus 1 lagi ))
[3:56:19] Louise Santos: (( yos ))
[3:56:20] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Kalau pada maksa PK, lu report ))
[3:56:20] Louise Santos: (( yos ))
[3:56:22] Louise Santos: (( yos ))
[3:56:25] Louise Santos: (( yos ))
[3:56:25] {ff0000}imelda: {ffffff}(( diem louis ))
[3:56:29] Quinn Fazioan: (( oke kak mel ))
[3:56:31] {ff0000}imelda: {ffffff}(( gua lagi serius ))
[3:56:32] Pedro Elorza: (( Dia ada 2 pelor di dada, makannya gua paksa debat ngebantu ))
[3:56:44] Louise Santos: (( sg ketek nih boss ))
[3:56:49] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Ikutin sesuai yang ada di /health ))
[3:56:53] Quinn Fazioan: (( yos cuman kasi mereka ksempatan buat jelasin aja kak ))
[3:56:56] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Kalau perlu, baca guide mengenai PK di forum ))
[3:57:0] Quinn Fazioan: (( maaf kalo telat report ))
[3:57:4] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Kalau masih pada maksa /report aja ))
[3:57:6] Pedro Elorza says: ]
[3:57:7] Pedro Elorza says: ))
[3:57:10] Louise Santos: (( ayoo sayang bntr lagi subuh ))
[3:57:11] Quinn Fazioan: (( oke kak ))

[3:57:13] Louise Santos: (( ayo dong ))
[3:57:16] Louise Santos: (( antusiasnya ))
[3:57:28] Tim Trauma membedah luka tembak di tubuh Elorza ((Quinn Fazioan))
[3:57:35] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Kalau udah dikasih tau staff tapi masih batu banned aja ))
[3:57:37] Apakah Elorza dapat diselamatkan? ((Quinn Fazioan))
[3:57:39] {ff0000}imelda: {ffffff}(( dah back to rp ))
[3:57:54] Mateusz Castillo shouts: dokter.!
[3:58:3] Mateusz Castillo shouts: lama bener dok.!
[3:58:9] Louise Santos: (( jawab /do ))
[3:58:11] Louise Santos: (( biar cepet ))
[3:58:12] ya ((Pedro Elorza))

[4:0:11] Pedro Elorza: (( gini aja ))
[4:0:11] REPORT: {ffffff}Your report has been issued to the queue, use '{ffff00}/reports{ffffff}' to see your report
[4:0:13] Pedro Elorza: (( biar cpt ))
[4:0:16] RESPOND: {ff0000}imelda {FFFFCC}has responded to your report
[4:0:20] TELEPORT: {FF0000}imelda {FFFFFF}has teleported to you!
[4:0:28] Quinn Fazioan: (( tetep gamau kak ))
[4:0:31] Pedro Elorza: (( ziel, kamu selamat. kalau ga suka sama rpnya si id 66 report forum ))
[4:0:32] Pedro Elorza: (( Nih ))
[4:0:37] Quinn Fazioan: (( ditanya alasannya juga gatau ))
[4:0:38] Pedro Elorza: (( gua udah ngantuk lemes ))
[4:0:42] Pedro Elorza: (( ziel, kamu selamat. kalau ga suka sama rpnya si id 66 report forum ))
[4:0:42] Louise Santos: (( gas id 2 ))
[4:0:48] Quinn Fazioan: (( gw ragu gw bakal di warn ))
[4:0:49] Quinn Fazioan: (( ckkckc ))
[4:0:51] {ff0000}imelda: {ffffff}(( PD lanjut rp sama id 2 ))
[4:0:58] Ziel Benedicto: (( lu belom RP nanya alasan nya ))
[4:1:2] Mateusz Castillo says: dokter
[4:1:2] Louise Santos: (( behav pake ))
[4:1:5] Pedro Elorza: (( beha? ))
[4:1:8] Pedro Elorza: (( behav? ))
[4:1:12] Ziel Benedicto: (( maen Report aje ))
[4:1:16] Quinn Fazioan: (( mau gw kasi berapa chatlog nanya alasan lu berapa kali ga? ))
[4:1:22] karena peluru mengenai area vital atau jantung ,mengakibatkan kebocoran jantung. ((Ziel Benedicto))
[4:1:42] Quinn Fazioan: (( kan udah gw bilang yang kena cuman area dada, area itu emang vital ))
[4:1:44] Quinn Fazioan: (( cuman ))
[4:1:50] Quinn Fazioan: (( kondisi healthnya flesh wound ))
[4:1:56] Mateusz Castillo shouts: dokter......!
[4:2:1] Quinn Fazioan: (( jadi ganyampe nembus tulang atau organ vital di dada lu ))
[4:2:8] Quinn Fazioan: (( makanya gw tanya lagi ))
[4:2:19] Quinn Fazioan: (( alasan lain yang lebih spesifik, kenapa lu bisa meninggal ))
[4:2:23] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Gua tanya ))
[4:2:25] Quinn Fazioan: (( lu gadapat jawabannya ))
[4:2:33] {ff0000}imelda: {ffffff}(( LoC CAB gimana ? ))
[4:2:56] Quinn Fazioan: (( tadi pas rp sama pd dia cuman rp CAB normal kak ))
[4:3:1] Quinn Fazioan: (( cuman pernafasannya 0 ))
[4:3:3] Mateusz Castillo shouts: dokter.....!
[4:3:6] Ziel Benedicto: (( gue udah jawab , lambat nya penanganan dari SAFD sama PD ))
[4:3:13] Mateusz Castillo shouts: astaga......!
[4:3:15] Ziel Benedicto: (( kata lu gak masuk logika lu ))
[4:3:26] Quinn Fazioan: (( emang gamasuk, kan ada definisinya ))
[4:3:39] Quinn Fazioan: (( flesh itu gak menimbulkan luka sampai ke organ dalam ))
[4:3:41] Ziel Benedicto: (( lah gue pass down di tinggal sama PD ))
[4:3:56] Quinn Fazioan: (( mereka ic nya kan lagi handle kawan lu sotot ))
[4:4:1] Ziel Benedicto: (( gue udah RP lu sebelum lu dateng kalo gue mengalami pendarahan ))
[4:4:3] Quinn Fazioan: (( msa bls pas temen lu masih idup ))
[4:4:37] {ff0000}imelda: {ffffff}(( pertanyaan saya ))
[4:4:48] {ff0000}imelda: {ffffff}(( seberapa lama emang penanganannya? ))
[4:5:0] {ff0000}imelda: {ffffff}(( ini gua bukan FD maupun PD ya, gua cuma civil.. netral nih ))
[4:5:4] Quinn Fazioan: (( di ic pd bilangnya 5 menit kak ))
[4:5:18] Quinn Fazioan: (( krna temannya si ziel ini masih hidup, masih open fired ))
[4:5:46] {ff0000}imelda: {ffffff}(( gua liat deathlog, ziel mati duluan baru pedro ))
[4:6:0] Quinn Fazioan: (( yos nerima laporan di ic aja kak ))
[4:6:2] {ff0000}imelda: {ffffff}(( sekarang ziel jawab ))
[4:6:12] {ff0000}imelda: {ffffff}(( seberapa lama emang pengangan PD ke anda? ))
[4:6:37] Quinn Fazioan: (( jangan salahin rpnya lama ya, karna jgrp text base. Jadi perlu beberapa waktu buat ngetik ))
[4:6:56] Ziel Benedicto: (( bentar aku cek cht log dulu kalo itu  ))
[4:7:24] Ziel Benedicto: (( kurang lebih kek nya 10 menit kurang deh ))
[4:9:12] Quinn Fazioan: (( 10 menit? lu rp aja selama 10 menit itu emang? ))
[4:9:50] Quinn Fazioan: (( kasi chatlognya deh, setau gw lu rp cuman pengen pk aja ))
[4:9:55] Quinn Fazioan: (( nothing specific ))
[4:9:59] {ff0000}imelda: {ffffff}(( 😄 ))
[4:10:11] {ff0000}imelda: {ffffff}(( udah saya cek, ga nyampe 10 menit ))
[4:10:17] {ff0000}imelda: {ffffff}(( hayo gimana? ))
[4:10:22] (( {FFD700}Louise_Santos: mau subuhan gua {4169E1}))
[4:10:30] Ziel Benedicto: (( kan saya bilang kurang lebih 10 menit  ))
[4:10:52] Ziel Benedicto says: [3:5:29] * Ziel Benedicto mengalami pendarahan di bagian dada
[4:10:57] Ziel Benedicto says: ))
[4:11:1] Quinn Fazioan: (( kalo kurang 10 menit, emang segampang itu manusia dewa meninggal? ))
[4:11:9] Quinn Fazioan: (( toh juga ga nembus dada kok ))
[4:11:18] {ff0000}imelda: {ffffff}(( tadi awal bilang karna lambatnya penanganan dari PD dan FD ))
[4:11:28] Louise Santos: (( lama banget ))
[4:11:29] {ff0000}imelda: {ffffff}(( terus pas saya tanya emang seberapa lama ))
[4:11:32] Louise Santos: (( buang buang waktu doang ))
[4:11:33] Quinn Fazioan: (( wait ))
[4:11:35] {ff0000}imelda: {ffffff}(( ternyata ga sampe 10menit ))
[4:11:46] {ff0000}imelda: {ffffff}(( selama itu emang sampe pengen PK? ))
[4:12:6] (( {FFD700}Quinn_Fazioan: kalo debat ama player yang gabisa rp emang lama, maklumin aja {F08080}))
[4:12:7] Ziel Benedicto: (( iya gimana min , selama ini yang saya tau kalo vital wood itu bisa PK ))
[4:12:14] Louise Santos: (( waktu Westside shotot gua di diemin pd hampir 15 menit b aja ))
[4:12:17] Louise Santos: (( ga pengen pk gua ))
[4:12:21] Louise Santos: (( kena di kepala ))
[4:12:21] {ff0000}imelda: {ffffff}(( Ya kan langsung ditanganin ))
[4:12:24] Louise Santos: (( lebih vital ))
[4:12:48] Louise Santos: (( debat buat apa ))
[4:12:48] {ff0000}imelda: {ffffff}(( kecuali PDnya diemin kamu selama 15-20menit ))
[4:12:55] Louise Santos: (( bikin puyeng ))
[4:12:57] Ziel Benedicto: (( udah lanjut aja nih , gue ngaku salah , gue minta maaf )) *Disini pelapor ngaku salah.

[4:13:22] Quinn Fazioan: (( kalo jadi report gw silahkan, cuman nanti gw balikin gapapa ya? ))
[4:13:29] Louise Santos: (( jadi belom sama sekali, balik kerja bukannya tidur ))
[4:13:42] Quinn Fazioan: (( jadi gimana? mau dilanjut rpnya ziel? ))
[4:13:46] Louise Santos: (( malah ngegame lama cuma gara gara debat doang ))
[4:14:3] Ziel Benedicto: (( iyaa ))
[4:14:16] Apakah Ziel dapat diselamatkan? ((Quinn Fazioan))
[4:14:19] Louise Santos: (( fitur health digunain sebaik mungkin, didalem game ada aturan tersendiri ))
[4:14:21] selamat ((Ziel Benedicto))

 

Hanya ini chatlog yang dapat saya berikan untuk pengajuan banding pada kasus ini, saya gamungkin juga menuliskan definisi area vital dan kondisi vital dengan detil, karena nanti form banding saya sudah meranah ke handbook dan tidak dibaca juga oleh pelapor. Untuk teman pelapor pedro elorza kalau mau ada yang disampaikan silahkan. Cukup dari saya, saya akan standby untuk kelanjutannya.

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...