San Andreas Network Posted October 19, 2022 Posted October 19, 2022 CRIMINALITY — POLITIC & DEPARTMENT — VACATION — SPORT — AUTOMOTIVE — EVENT & COMMUNITYJoe Biden Longgarkan Hukuman Kepemilikan GanjaWritten by Miguel Pareja Photographed by : goggle.com (Los Santos, 7 Oktober 2022) Presiden Amerika Serikat Joe Biden merubah kebijakan negaranya tentang ganja dengan cara mengampuni ribuan orang yang tertangkap atas kepemilikan ganja atau mariyuana, Presiden Joe Biden juga ingin meninjau kembali klasifikasi obat tersebut. Pada hari Kamis, 6 Oktober 2022, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa orang-orang kesulitan mendapatkan pekerjaan, memiliki properti maupun pendidikan karena pernah tertangkap memiliki ganja. Namun dengan kebijakan baru ini, orang-orang yang pernah tertangkap dengan masalah kepemilikan ganja akan mendapatkan konsekuensi yang lebih ringan.SPACERDari 50 negara bagian yang ada di Amerika Serikat 40 di antaranya sudah mulai melegalkan penggunaan ganja dalam beberapa bentuk, namun di beberapa negara bagian lainnya ganja masih juga merupakan barang yang illegal untuk digunakan maupun dimiliki. Keputusan Presiden Joe Biden ini akan menjadi langkah yang pertama untuk mencapai legalisasi ganja yang lebih luas di negara Amerika Serikat yang mana sangat didukung oleh sebagian besar warga-warganya. Photographed by : google.com SPACER“Terlalu banyak nyawa yang dikorbankan karena pendekatan yang gagal terhadap ganja. Sudah waktunya kesalahan ini diperbaiki“ ucap Joe Biden. Joe Biden juga mengajak gubernur-gubernur lainnya untuk mengikuti kebijakan melegalkan ganja ini. Joe Biden juga mengatakan bahwa tidak seharusnya orang-orang dipenjara hanya karena kepemilikan ganja. Pendukung Joe Biden sangat menyambut baik kebijakan melegalkan ganja tersebut dan juga dampak kebijakan tersebut dalam ketidakseimbangan rasial pada sistem peradilan Amerika Serikat. Presiden kelompok hak sipil jaringan aksi nasional mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah melegalkan ganja secara adil sampai memperhitungkan kembali kebijakan lama yang menyamakan ribuan pemuda berkulit hitam dengan pengedar narkoba yang lebih keras. Photographed by : google.com SPACERWalaupun banyak yang mendukung Joe Biden dalam kebijakan ini, tetapi ada juga yang menentang dan mengkritik Joe Biden tentang kebijakan ini. Kritik atas kebijakan ini datang dari partai lawan Joe Biden yaitu Partai Republik, "Di tengah gelombang kejahatan dan ancaman resesi, Joe Biden memberikan pengampunan menyeluruh kepada para pelanggar narkoba. Banyak dari mereka mendapatkan tuduhan yang lebih serius," kata Senator Partai Republik Tom Cotton di Twitter dan ia juga menambahkan bahwa ini adalah upaya Joe Biden dalam menutupi kepemimpinannya yang bobrok dengan cara mengalihkan perhatian para warganya dengan melegalkan ganja.SPACERJoe Biden mengatakan bahwa ia telah meminta Jaksa Agung Amerika Serikat yaitu Merrick Garland untuk mengampuni orang-orang yang tertangkap dengan kasus kepemilikan ganja yang sudah memenuhi syarat. Departemen Kehakiman akan segera melaksanakan perintah Joe Biden tersebut dengan mengampuni para warga yang tertangkap kepemilikan ganja dan mengembalikan hak-haknya. Spoiler Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut, Email : Comment :
$Pr00fessortrill$ Posted October 20, 2022 Posted October 20, 2022 Email : [email protected] Comment : penuh dengan pro dan kontra ya.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now