Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Astronom Bangun Kamera Digital Raksasa


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Astronom Bangun Kamera Digital Raksasa
Written by Miguel Pareja

 


Image
Photographed by : google.com
(Los Santos, 16 Oktober 2022) Luar angkasa yang luas dan masih penuh misteri tentunya membuat para astronom semakin gencar menemukan dan menciptakan peralatan-peralatan yang makin canggih agar dapat digunakan untuk mempelajari apa saja yang ada di luar angkasa sana. SLAC National Accelerator Laboratory di California, Amerika Serikat telah meluncurkan kamera digital terbesar di dunia yang memiliki tinggi kurang lebih 1,65 meter. Kamera digital terbesar di dunia tersebut rencananya akan dibangun pada akhir tahun 2024 mendatang. Kamera digital tersebut akan menjadi bagian dari Observatorium Vera C. Rubin yang terletak di puncak Cerro Pachón, Pegunungan Andes, Chile. Dengan menggunakan kamera ini, para astronom dapat mengabadikan galaksi-galaksi baru yang selama ini belum ditemukan.


Image
Photographed by : google.com
SPACERKamera digital raksasa ini dapat membuat katalog yang berisi sekitar 20 milliar galaksi selama 10 tahun kedepan. Hal ini merupakan salah satu rangkaian proyek besar yang disebut sebagai Legacy Survey of Space and Time (LSST). Kamera digital raksasa LSST ini akan dapat mengumpulkan puluhan terabyte data pada setiap malamnya, hal ini tentunya sangat berdampak terhadap kemajuan pengetahuan manusia tentang alam semesta kita ini. Hal ini juga dapat membantu para peneliti dan astronom mencari tahu hal-hal yang masih misterius dan juga untuk mengetahui lebih pasti bagaimana galaksi dan alam semesta ini terbentuk.

SPACERKamera LSST ini memiliki kemiripan dengan kamera digital lainnya yang ada di dunia ini, hanya saja kamera LSST ini memiliki ukuran yang sangat besar. Kamera LSST ini memiliki sensor sebanyak 189, sensor-sensor inilah yang dapat mengambil cahaya dari benda-benda langit seperti bintang, lalu sensor ini jugalah yang nantinya merubah cahaya yang ditangkap tersebut menjadi sinyal listrik yang kemudian dapat diubah menjadi gambar digital. Setiap sensor yang ada di kamera LSST ini berbentuk persegi dengan panjang sisi sekitar 42 milimeter dan mengemas lebih banyak piksel daripada kamera di ponsel Iphone 13. Secara keseluruhan, kamera LSST ini memiliki 3,2 gigapiksel dan dapat mengambil gambar-gambar benda diluar angkasa dengan resolusi yang lebih tinggi, hal ini membuat kamera LSST dapat melihat partikel debu yang ada di bulan. Lensa pada kamera LSST ini memiliki ukuran dengan diameter 1,57 meter, membuat lensa pada kamera ini adalah yang terbesar di jenisnya.

Image
Photographed by : google.com
SPACERVincent Riot, Manajer proyek kamera LSST, mengatakan bahwa sensor-sensor yang ada di kamera raksasa ini sangat mahal untuk dibuat. Selain sangat mahal, sensor ini juga sangat sensitif, kesalahan kecil saja yang terjadi dalam proses perakitannya dapat membuat kerusakan. "Jadi menyatukannya seperti memarkir Lamborghini yang terpisah hanya beberapa milimeter" ujar Vincent Riot. Sebelum lensa atau penutup dipasang pada kamera, para peneliti SLAC telah menguji sensor pada kamera tersebut dengan cara mengambil beberapa objek gambar, salah satunya yaitu mengambil gambar kepala brokoli Romanesco memalui lubang jarum yang sangat kecil. Saat ini kamera LSST telah terakit dengan sempurna, kamera LSST ini akan diuji secara ketat selama lima bulan kedepan. "Sehingga saat telah terpasang di puncak gunung nanti tak ada lagi masalah yang harus dipecahkan" ujar Vincent Riot. Kamera digital raksasa ini akan diangkut menggunakan pesawat Boeing 747 lalu dipindahkan ke kereta cargo dan menuju ke puncak Cerro Pachon. Dari puncak tersebutlah kamera raksasa ini akan dapat mengamati keindahan dan kejadian alam semesta di luar angkasa sana.
 
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...