Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Gedung Megah Baru di Barat Pom Vinewood Menuai Kontroversi Bagi Warga di Sekitarnya


San Andreas Network

Recommended Posts

Posted

Email: [email protected]
Comment: Membahas comment beliau.

4 minutes ago, Aquaticks said:

Email [email protected]

Comment :  Mungkin duitnya terlalu banyak untuk membeli gedung sebesar ini, apalagi dengan perusahaan yang sudah besar dan kualitasnya juga sangat bagus. Kalau kata saya wajar saja lah. Kalau dia membuat pembangunan yang sebesar ini. 

Saya juga setuju ini, lagian kita juga harus memberantas kemiskinan yang meresahkan dikota ini. Kalau mau complain kenapa ada kemiskinan, ya itu diri anda sendiri aja bego. Sudah tau miskin tidak mau kerja. HMMM, kesel deh gue.

Posted

Email : tukangdaging1@gmail.com

Comment : kalau merasa ke gusur jadi tukang daging aja mas, tempat saya masih open kok.

  • Like 1
  • Haha 5
Posted

Email: [email protected]

Comment: Hmm, berita yang sangat menarik. Tapi memang secara hukum dan legal, perusahaan tersebut memiliki hak atas bangunan. Tentu sebelum mengajukan izin pembangunan, perusahaan tersebut berkonsultasi dengan pihak yang disebut pemerintah internasional dan ada survey sebelum memberikan izin. Apakah pihak perusahaan tersebut sepenuhnya salah? Menurut saya, tidak. Karena para pihak yang dirugikan bisa menuntut di pengadilan, jalur hukum adalah cara terbaik untuk menyelesaikan perselisihan ini. Karena perselisihan umumnya diselesaikan dengan litigasi kecuali para pihak secara bersama-sama menyepakati metode alternatif untuk menyelesaikan sengketa, yang mungkin termasuk mediasi, arbitrase, atau kombinasi metode. Namun, bahkan jika salah satu pihak memulai litigasi, hakim dapat meminta para pihak untuk melakukan mediasi dalam upaya untuk menyelesaikan sengketa tanpa litigasi lebih lanjut. Dalam kasus tersebut, para pihak akan kembali ke pengadilan dan mengejar penyelesaian sengketa melalui litigasi hanya jika mediasi tidak berhasil dan para pihak gagal mencapai konsensus. Meskipun tidak jarang, persyaratan seperti itu oleh hakim untuk mediasi sebagai kondisi preseden untuk litigasi lebih lanjut di pengadilan adalah pengecualian daripada aturan. Kemungkinan lebih sering digunakan di pengadilan keluarga daripada dalam menyelesaikan sengketa konstruksi, meskipun setiap negara bagian memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Ya, semoga masalah ini cepet terselesaikan dengan cara damai, dan dari pihak SANews murni untuk membantu rakyat kecil, bukan semata-mata untuk kepentingan beberapa pihak di dalam organisasi tersebut. 😬

Posted

Email          : [email protected]

Comment  : Terimakasih buat SAN news sudah berani mengangkat berita yang penting ini, sangat disayangkan perusahaan besar tidak tau cara menghargai pembisnis kecil yang dirugikan disekitar situ. Minimal pake otak lah mentang mentang perusahaan besar tapi attitude ga dipake sangat disayangkan. 

Posted (edited)

Email: [email protected]

Comment : Sayang sekali SANews meloloskan berita seperti ini. Seakan-akan membela rakyat kecil, kenyataannya berita ini hanya penggiringan opini publik untuk kepentingan salah satu pihak. Warga yang dirugikan kan hanya 88 Nation dan dengan sengaja mengambil hati publik hanya untuk permintaan maaf? Terlihat sekali mana yang sedang berpolitik. 

Edited by Francizko__Bertone
Posted (edited)

Email: [email protected] 

Coment : Sayang sekali SANews meloloskan berita seperti ini. Seakan-akan membela rakyat kecil, kenyataannya berita ini hanya penggiringan opini publik untuk kepentingan salah satu pihak. Warga yang dirugikan kan hanya 88 Nation dan dengan sengaja mengambil hati publik hanya untuk permintaan maaf? Terlihat sekali mana yang sedang berpolitik.

Edited by Francizko__Bertone
Posted
1 minute ago, Francizko__Bertone said:

Email: [email protected] 

Coment Sayang sekali SANews meloloskan berita seperti ini. Seakan-akan membela rakyat kecil, kenyataannya berita ini hanya penggiringan opini publik untuk kepentingan salah satu pihak. Warga yang dirugikan kan hanya 88 Nation dan dengan sengaja mengambil hati publik hanya untuk permintaan maaf? Terlihat sekali mana yang sedang berpolitik.

Email: [email protected]

Comment: Disini saya bukan membela dari pihak yang memang memberitakan hal tersebut namun sangat disayangkan ya pihak satunya menggunakan media seakan akan media tersebut tempat untuk bergosip, berkoar koar ke publik mengharap iba, cara rendahan zaman batu untuk menyelesaikan masalah dengan keuntungan sepenuhnya pada salah satu pihak #lucunyaMediaZaman Sekarang

 

 

 

 

  • Like 1

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...