San Andreas Network Posted September 2, 2022 Posted September 2, 2022 CRIMINALITY — POLITIC & DEPARTMENT — VACATION — SPORT — AUTOMOTIVE — EVENT & COMMUNITYPakar Temukan Cara Baru Deteksi Dunia AlienWritten by Haya Giovan Photographed by : google.com (Los Santos, 21 Agustus 2022) Para peneliti telah menemukan ribuan planet luar tata surya atau yang sering kita sebut exoplanet dalam beberapa tahun belakangan ini. Mereka menggunakan sebuah metode yang disebut sebagai 'metode transit' untuk menemukan planet-planet itu. Metode transit ini merupakan sebuah metode di mana sebuah teleskop optik mengukur kecerahan bintang dengan waktu yang lama. Metode transit itu menjadi alat yang terbilang baik dan ampuh meskipun juga memiliki beberapa keterbatasan. Terdapat beberapa planet yang melintas di antara Bumi, namun kita tidak dapat mendeteksinya dengan mengandalkan teleskop optik yang menggunakan metode transit. Photographed by : google.com SPACERUntuk mengamati exoplanet, tidak semudah pada gelombang panjang radio. Hal ini disebabkan karena kebanyakan planet tidak memancarkan cahaya radio. Pancaran cahaya radio dari beberapa bintang juga bisa bervariasi seperti dalam bentuk suar bintang. Namun beda halnya dengan planet Jupiter. Planet kelima dari tata surya itu memiliki cahaya radio yang sangat kuat dan terang, sehingga astronom dapat mendeteksi dengan teleskop radio buatan sendiri. Jupiter sangat terang dalam memancarkan cahaya radio dikarenakan berasal dari medan magnet yang kuat dari planet tersebut. Angin bintang yang mempunyai partikel bermuatan berinteraksi dengan medan magnet, sehingga memancarkan cahaya radio. Photographed by : google.com SPACERMereka juga dapat mendeteksi transit sebuah planet yang lewat di depan bintangnya dengan menggunakan pengamatan radio. Jadi para astronom bisa lebih mudah memahami kekuatan dan ukuran sebuah magnetosfer planet. Kedua sinyal ini akan sangat redup, sehingga para peneliti membutuhkan teleskop radio generasi baru untuk melihatnya. Tetapi jika kita dapat mendeteksinya, kita dapat menentukan ukuran orbit yang tepat menggunakan sinyal radio planet yang diberi. Lebih jelasnya, tim tersebut juga merekomendasikan kombinasi simulasi stellar korona yaitu lapisan terluar atmosfer sebuah bintang, serta exo planet dan pengamatan radio sebuah bintang dengan fluks radio yang dapat diobservasi. Spoiler Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut, Email : Comment :
$Sobersanta$ Posted September 2, 2022 Posted September 2, 2022 Email : [email protected] Comment : Waduh waduh waduh.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now