Popular Post machismo Posted August 23, 2022 Popular Post Posted August 23, 2022 Guide ini akan banyak membahas mengenai elemen character development, dan immersion roleplay Text-based roleplay game seperti game mode jogjagamers reality project sangat erat kaitannya dengan permainan dan pendalaman karakter. Guide ini menargetkan player-player baru dalam segmen pembacanya. Keseluruhan guide ini merupakan basis atau dasar dari ber-roleplay, sebelum nantinya setiap pemain mulai memainkan peran ke dalam sebuah implementasi yang jauh lebih spesifik misalnya, berroleplay sebagai Italian American, Irish American, Russian, street gang, mobster,dan sebagainya dengan tambahan-tambahan culture dan detail detail yang baru. Immersive Roleplay Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya center, atau highlight dalam permainan roleplay adalah karakter kita sendiri, lengkap dengan interaksi seperti reaksi, emosi, cara-cara serta metodenya dalam menanggapi suatu keadaan, dan dalam kehidupan bersosialnya sehari-hari. Interaksi-interaksi tersebut, akan berusaha gua gabungkan dengan elemen-elemen penting dalam pembentukan seorang karakter. Gua secara pribadi banyak mengamati player-player yang dalam development karakternya sering kehilangan arah, dan cenderung mencampurkan (me-mix) relasi antara keberadaan atau eksistensi OOC (IRL) ke dalam eksistensi karakternya secara In-Character. Pencampuran ini yang sebenarnya menjadi faktor utama kegagalan pendalaman karakter development. Immersion atau Immersive roleplay adalah cara-cara yang kita lakukan untuk membedakan antara diri kita sebagai player atau pengontrol karakter, dan karakter kita di dalam game sebagai orang lain yang kita kendalikan. Sebagai player kita harus menciptakan jurang pemisah, antara background atau latar belakang kita sebagai orang yang bermain game, dan karakter yang kita ciptakan lengkap dengan latar belakangnya sendiri. Gerbang pertama untuk character development yang baik harus melalui fase-fase memahami immersion roleplay terlebih dahulu. Kita harus sanggup meninggalkan ego kita sebagai player, dan menyerahkan semuanya ke dalam karakter yang kita ciptakan di dalam game. Immersion roleplay akan membantu kita untuk jauh lebih mengenal karakter yang kita miliki. Dalam Roleplay game ada elemen narasi dan simulasi yang akan dibahas untuk mendapatkan penggambaran lebih sempurna pada bagian ini; Narrative / Narasi, Narasi adalah sebuah penciptaan jalan cerita, contoh yang paling sederhana dari narasi ini adalah Character Story. Selain daripada character story, naratif juga bisa digunakan untuk menciptakan motif dari sebuah karakter. Motif-motif ini nantinya akan ditentukan dengan narasi-narasi sebelumnya yang telah diciptakan melalui karakter development. Motif akan digunakan ketika karakter yang kita ciptakan menghadapi sebuah konflik atau tantangan yang implementasinya terjadi secara In-Character sebagai sebuah aksi dan reaksi. Output atau hasil dari skema ini adalah development baru untuk karakter yang telah kita ciptakan. Perubahan-perubahan itu dapat bertahan sementara waktu, ataupun secara permanen tergantung pada seberapa besar dampaknya pada karakter kita. Flow Chart: Character Development — — Character Motive — —- Action-Reaction — — Character Alteration Implementasi Roleplay : Raymond Parisi adalah seorang associate dari Massimo Crime Family, sudah lima tahun menjadi associate (Development) dan punya keinginan besar untuk menjadi made-member di Crime Family tersebut (Motive). Salah satu syarat untuk menjadi made member adalah membunuh, Raymond Parisi kemudian ditugaskan untuk membunuh seseorang yang berkhianat di dalam familinya, karena ambisinya untuk bergabung ke dalam Crime Family Raymond dengan mudah menyetujui perintah untuk membunuh tersebut (Action-Reaction). Raymond Parisi telah berhasil membunuh member yang berkhianat tersebut. Hanya tinggal menunggu waktu untuk akhirnya diinisiasi ke dalam Massimo Crime Family. Pasca pembunuhan ada perubahan signifikan yang dialami oleh Raymond Parisi karena itu merupakan pembunuhan pertamanya (Character Alteration). Simulasi/Simulationism, Simulasi adalah cara memainkan karakter yang telah kita ciptakan. Cara memainkan karakter ini berkaitan narasi-narasi yang sudah diset tadi di awal dengan konsisten. Hal yang paling penting dalam memainkan karakter ini adalah asumsi atau anggapan bahwa karakter yang kita ciptakan haruslah independent, artinya dalam setiap tindakan harus terpisah dari segala macam unsur-unsur out of character. Untuk dapat mencapai tingkat ini, ada satu attitude yang harus kita tanamkan dalam diri kita, yaitu: “Bahwa kita bukan karakter yang sedang kita mainkan, dan sebaliknya” “Abay Handap bukan Orlando Campagna, dan sebaliknya” “Dito bukan Tyrone Williams”. Implementasi dalam Roleplay: Aspek OOC: Abay yang memainkan Killiom Kareem adalah seorang mahasiswa fakultas hukum saat ini di semester akhir dan Dito adalah anak DKV. Aspek IC: “Killion Kareem adalah seorang pemuda African-American berumur 15 tahun, sedang nongkrong di wilayah gang yang dalam pantauan polisi. SAPD telah mengeluarkan sebuah dekrit bahwa wilayah Idlewood masuk ke dalam daftar gang-injunction, dimana setiap orang dan individu yang kelihatan berada di lokasi tersebut akan segera diproses secara hukum. Tyrone Williams sebagai salah satu member Gang-Unit datang ke lokasi Killion Kareem, dan langsung memproses Killion Kareem. Sebagai reaksi Killiom Kareem protes, dan berdebat dengan Tyrone Williams dalam aspek hukum. Pembahasan: Yang dilakukan Abay sebagai Killion Kareem disini adalah suatu hal yang salah, dan bertentangan dengan prinsip Immersive Roleplay. Abay membawa egonya yang play to win, dengan membawa pengetahuannya secara OOC sehingga menciptakan environment role play yang tidak seimbang, karena dalam perdebatan IC mungkin Dito yang anak DKV tidak tahu banyak tentang hukum, dan Abay banyak mengikuti diskusi diskusi hukum dan rasisme di USA. Secara IC, tidak sepantasnya Killion Kareem yang masih berumur 15 tahun tidak mungkin sanggup membahas mengenai aspek hukum gang-injunction tersebut. Karena idealnya anak 15 tahun masih duduk dibangku SMP. Namun apabila Killion Kareem sewaktu diproses hanya mendebat soal isu isu seperti “ Ini kan lingkungan rumah gua, masa gua gak bisa nongkrong sih” atau hal-hal lain yang masuk di akal untuk di roleplay kan anak berusia 15 tahun itu adalah hal yang wajar. Character Development: Character Development adalah segala keseluruhan yang melekat untuk membangung karakter yang kita miliki. Character Development di dalam game ini secara esensial dimulai dari unplayed storyline, atau jalan cerita yang kita sendiri tidak bisa mainkan, namun hanya bisa kita bayangkan (Character Story) atas dasar ini kedudukan Character Story dalam pembentukan sebuah character development sangatlah penting. Character Development tidak hanya berhenti pada storyline-storyline tersebut, namun melingkupi juga sifat-sifat dasar, personal traits, archetype, physical appearance, dan detail-detail lain yang dapat melengkapi karakter yang kita miliki. Character Design as a part of Character Development: Structure dasar dalam pembuatan sebuah character character design: Physiology Aspect Sociology Aspect Psychology Aspect Gender Kelas Sosial Standard Moral Umur Pekerjaan atau kesibukan Tujuan dan Ambisi Tinggi, dan berat badan Tingkat pendidikan Temperament, tingkat emosi Warna kulit, mata, rambut, dsb Hubungan, atau kondisi dalam rumah Attitude, atau cara menghadapi kehidupan Posture Ras dan Agama Obsesi, dan ketakutan Penampilan, tanda lahir, tato dan lain-lain Afiliasi Politis terhadap suatu spektrum politik Level of intelligence Kondisi tubuh yang tidak normal, penyakit bawaan,dll. Status, tingkat di lingkungan sosial Imaginasi, penilaian, dan kebijaksanaan. Keseluruhan struktur dasar karakter ini, secara in game sangat dapat diimplementasi dengan command /me misalnya : Raymond Parisi is an Italian-American (ras), currently undergoing the mid-life crisis problem tipping his 40’s (Age, attitude), he looks younger than his actual age (penampilan). Raymond Parisi towering around 6’1’’ (Height), struggles to carry his 180lbs weight (Weight), seems to be respected among the other people around (status dan tingkat di lingkungan sosial). Raymond Parisi is all about respect, and a very straight laced person (standar moral). Is a short-fuse when people around the cosa nostra breach the rules (tingkat emosi). Character abilities, and incompetencies. Dalam menciptakan sebuah karakter tentunya kita harus siap dengan kekurangan-keruangan yang dimilikinya. Kekurangan ini dapat datang dari mana saja, misalnya, dari latar belakang keluarga, latar belakang pendidikan, umur, kondisi fisik, dan kondisi psikologis tertentu. Misalnya, Raymond Parisi yang diroleplaykan berumur 40 tahun untuk endurance akan kalah dengan remaja-remaja atau yang adult yang umurnya jauh dibawahnya. Sehingga untuk pekerjaan yang melibatkan dan membutuhkan fisik yang prima, Raymond Parisi selalu membawa enforcernya. Ini yang disebut incompetencies, dan cara Raymond Parisi untuk mengatasi incompetency tersebut. Raymond Parisi seorang yang technophobe dan bummer, karena umur dan latar belakangnya, sangat sulit untuknya bisa cepat mengikuti perkembangan zaman terutama di bidang gadget dan electronics device. Dalam roleplay, sering sekali HP Raymond Parisi mengeluarkan brightness yang menganggu matanya sendiri bahkan orang orang di sekelilingnya. Incompetencies dapat juga berasal dari kondisi-kondisi psikologis, misalnya Raymond Parisi memiliki sifat yang sangat overprotective terhadap perempuan, dan cenderung bertindak ulta-machoist ketika ada perempuan atau wanita di sekelilingnya. Incompetencies, dan abilities dapat kita ciptakan sesuai dengan kebutuhannya. Pentingnya Goal, atau tujuan dari karakter dalam Character Design: Goal dari seorang karakter merupakan suatu cara untuk memperoleh, atau mendapatkan sebuah gambaran penting dalam pengambilan keputusan, dan pengalaman emosional. Menciptakan sebuah goal, dapat membawa karakter kita ke dalam sebuah tantangan baru yang tentunya membuat permainan roleplay semakin menarik untuk dikembangkan ke dalam sebuah kompleksitas-kompleksitas yang lain. Cara menciptakan goal karakter dapat dilakukan dan diperoleh dari sifat-sifat dasar (nature) seorang karakter, misalnya, seorang karakter yang memiliki karakter rakus, dan haus akan kekuasaan akan melakukan hal-hal yang penting dilakukan untuk mencapai ambisinya tersebut. Karakteristik greedy, rakus, dan tamak ini dapat dikombinasikan dengan karakteristik-karakteristik yang lain. Misalnya, seorang yang rakus, dan memiliki sifat machievelis cenderung menghalalkan segala cara untuk mencapai puncak kekuasaan. Jenis roleplay seperti ini akan sangat baik apabila diimplementasikan dalam sebuah stage roleplay faction. Tentunya pasti akan ada character-character lain dari sesama player yang karakteristik dasarnya berbeda untuk mengcounter, atau hadir sebagai kontra terhadap agenda-agenda yang karakter kita miliki. Makan faction tersebut akan memiliki dinamika dan faction developmentnya sendiri. Ini yang saat ini berusaha kita jalankan di Faction Massimo West Coast Mafia. Karakter yang tidak memiliki goal menurut gua akan berjalan atau bergerak tanpa arah. Goal pada akhirnya akan membawa kita kepada sebuah habitus (habitat) atau kebiasaan-kebiasaan di dalam tindakan untuk mencapai goal tersebut. Habitus merupakan sebuah metode, untuk mencapai goal-goal tersebut. Karakter Development yang dibuat dengan sangat matang memiliki behavior behaviornya sendiri untuk dapat menghadapi sebuah situasi tertentu, bahkan lebih jauh lagi, habitus membantu kita untuk mengeksploitasi situasi-situasi tersebut menjadi sebuah advantage. Dalam roleplay mafia/mobster dikenal ada dua tipe soldier atau associate, earner, dan errand boy. Masing-masing archetype ini memiliki cara-caranya masing-masing untuk mencapai tujuan sebagai mademan. Ketika dia menciptakan karakter yang physically weak, tapi smart dalam hal street-wise, dia tidak akan pernah berhenti memberikan soldier koneksi untuk berbisnis karena dia sadar untuk melaksanakan errand yang berkaitan dengan kekerasan sangat sulit untuk dia lakukan. Tetapi ketika seorang associate lack in business connection, dia hanya bisa menunjukkan loyalitas, dan dedikasinya untuk melaksanakan setiap tugas-tugas berat yang diberikan atasan. Guide ini tentunya memiliki banyak kekurangan, diskusi, masukan dapat dilakukan dengan langsung mem-PM forum gua. @machismo 11 25 6 1
LadyDeath Posted August 23, 2022 Posted August 23, 2022 Guide apapun yang dibuat sama mas Agripa emang gapernah gagal, mantap banget +1!
$IXgotcha$ Posted August 23, 2022 Posted August 23, 2022 Aahhhhhh lord gua buat guide lagi, auto +1. Intinya mah jangan sangkut pautin IC sama OOC ya bang.
$manggisaaa$ Posted August 23, 2022 Posted August 23, 2022 Mas mas satu ini emang out of the box dah kalo bikin guide!! Jalan jalan ke pasar lama, nice guide idola
MankMilos Posted August 23, 2022 Posted August 23, 2022 43 minutes ago, machismo said: Character Development: Character Development adalah segala keseluruhan yang melekat untuk membangung karakter yang kita miliki. Character Development di dalam game ini secara esensial dimulai dari unplayed storyline, atau jalan cerita yang kita sendiri tidak bisa mainkan, namun hanya bisa kita bayangkan (Character Story) atas dasar ini kedudukan Character Story dalam pembentukan sebuah character development sangatlah penting. Character Development tidak hanya berhenti pada storyline-storyline tersebut, namun melingkupi juga sifat-sifat dasar, personal traits, archetype, physical appearance, dan detail-detail lain yang dapat melengkapi karakter yang kita miliki. Setuju banget di bagian ini, memang sudah seharusnya sebelum terjun ke aksi peran kita harus terlebih dahulu mempertimbangkan dan menyusun character development seperti aspek aspek yang udah disebutin diatas. Hal ini berguna buat roleplay kita kedepannya agar tidak ada kebingungan di tengah jalan. Nice guide +1 2
$Izymoneysniper$ Posted August 23, 2022 Posted August 23, 2022 Apa itu Google kalau ada mas grip? Anyway, nice guide sir!!!!!
$Jipen$ Posted August 23, 2022 Posted August 23, 2022 Duh keren bgt Prophet of Roleplay satu ini.. +++++
humbletin Posted August 23, 2022 Posted August 23, 2022 Selalu legit mamang satu ini, keren mas agripa.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now