Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Bersahabat Dengan Emosi Negatif


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Bersahabat Dengan Emosi Negatif
Written by Beatrice Madalyn

 


Image
Photographed by : instagram.com
(Los Santos, 11 Juli 2022) Halo sobat Sanyus!, kalian mesti pernah mengalami yang namanya emosi negatif. Diibaratkan sebagai musuh, kita cenderung enggan untuk menghindar dari serangan musuh tersebut. Kecenderungan tersebut membuat kita menolak dan tidak mengakui hadirnya emosi tersebut. Emosi negatif dianggap sebagai parasit yang harus dibasmi.

SPACEREmosi negatif muncul akibat respon kita terhadap suatu kejadian yang tidak menyenangkan sehingga muncul mood yang buruk. Kejadian seperti saat di-php sama temen, gak dapet orderan hauling, atau kehilangan seseorang bahkan sesuatu yang berharga. Cakupan emosi negatif adalah perasaan sedih, kehilangan, frustrasi, kecemasan, kekecewaan, kemarahan dan ketakutan.

SPACERMenurut Susan David, Psikolog dari Universitas Harvard, beliau mengatakan bahwa kita seringkali menghakimi emosi negatif sebagai suatu hal yang buruk. Saat emosi negatif menyapa, kita cenderung ingin mengusirnya dan cuek, berharap seakan-akan bisa hilang sendiri. Kebiasaan tersebut tentu bisa berdampak pada kemampuan ketahanan mental kita dalam menghadapi kejadian buruk lainnya.

Image
Photographed by : pinterest.com
SPACERMaka dari itu, kita harus tetap concern terhadap emosi negatif ini. Nah buat sobat Sanyus tenang saja, ada beberapa cara nih yang bisa kita lakuin menyikapi emosi negatif yang hadir ini.

SPACERRealizing, pengulangan secara terus-menerus kejadian di pikiran kita yang memunculkan emosi negatif dinamakan dengan ruminasi. Ruminasi adalah bentuk respons diri terhadap suatu stres yang dilakukan dengan cara memikirkan kejadian yang membuat kita stres secara berulang- ulang. Contohnya waktu temen ingkar janji terus kita berprasangka buruk terus menurus tentang dia. Baiknya kita mulai menyadari kalau sedang terjebak dalam lingkaran “setan” dan sadar untuk berhenti dari siklus tersebut. Penyadaran bisa jadi langkah awal sobat Sanyus dalam menghadapi emosi negatif yang muncul.

SPACERAccepting, menerima emosi negatif yang muncul memudahkan kita untuk melaluinya. Life isn’t about avoiding the storm, it’s about learning how to dance in the rain. Bentuk penerimaan bisa diwujudkan dengan kita terbuka untuk "menikmati" perasaan tidak nyaman dari emosi negatif tanpa ada perlawanan diri. Awalnya memang terasa sulit untuk mengikhlaskan namun, penerimaan akan memunculkan perasaan lega dan damai dengan diri.

Image
Photographed by : pinterest.com
SPACERSelanjutnya adalah Redefine, memaknai berarti kita memberikan waktu untuk merefleksikan diri tentang emosi yang ada. Setiap peristiwa yang menimpa kita tentu terkandung sebuah pelajaran. Adanya pemaknaan membuat kita menjadi dewasa secara emosional dengan berpikir secara matang. Karena setiap emosi yang hadir, mempunyai tujuannya sendiri.

SPACERBounce Back, roda kehidupan akan terus berputar. Ada baiknya kita tidak terus berlarut dalam emosi negatif yang muncul. Semua hal ada porsinya masing-masing. Apabila kita sudah merasa melampaui badai emosi negatif teruslah jalani kehidupan. Ada masanya dimana kita harus bangkit dari keterpurukan dan menjadi individu yang lebih baik.

SPACERSemua emosi yang hadir adalah bentuk respon kita terhadap suatu peristiwa dalam kehidupan kita. Emosi membantu kita sebagai umpan balik atas peristiwa yang terjadi. Semua emosi penting, terlepas dari negatif atau positifnya emosi tersebut. Saat emosi negatif hadir selayaknya kita menerima dengan lapang dada. Mengakui hadirnya emosi negatif, memaknai kembali hadirnya emosi tersebut, dan lanjutkan hidupmu. Penerimaan itu memudahkan kita untuk melalui “badai” emosi negatif sehingga kita mampu memperbaiki hidup kita kedepannya.
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...