Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Facebook Mau Rombak Tampilan Aplikasi Agar Mirip FYP TikTok


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Facebook Mau Rombak Tampilan Aplikasi Agar Mirip FYP TikTok
Written by Zharvakko Oblivion

 


Image
Photographed by : Google
(Los Santos, 22 Juni 2021) Facebook merupakan salah satu platform terbesar. Perusahaan tersebut dikelola oleh Mark Zuckerberg. Namun, perusahaan raksasa tersebut tentu saja memiliki saingan yang berat juga yaitu TikTok. Mark Zuckerberg dan Eksekutif Meta lainnya berencana menjadikan TikTok sebagai pesaing mereka. Mark Zuckerberg beserta timnya berniat untuk merombak aplikasi Facebook menjadi platform video pendek layaknya TikTok. Diketahui platform TikTok merupakan salah satu platform terbesar di dunia saat ini. Hal tersebut tentu dapat menggeser platform Facebook. Menurut petinggi Facebook, platform media sosial itu bakal mengubah ulang tampilan feed yang mengutamakan rekomendasi konten dari kreator, halaman, dan orang lain yang tidak diikuti pengguna. Pernyataan tersebut bermaksud bahwa pengguna dapat melihat video orang lain tanpa harus saling mengikuti atau follow.


Image
Photographed by : Ilustrasi Facebook (shutterstock)
SPACERTom Alison selaku Kepala Aplikasi Facebook di Meta itu mengatakan bahwa tujuan utama perubahan ini untuk membentuk 'Discovery Engine'. Artinya, konten yang ditampilkan sangat bergantung dari rekomendasi, mirip seperti algoritma For You Page ( FYP) seperti TikTok. Jadi, video yang ditampilkan akan mengikuti rekomendasi dari platform tersebut. Rekomendasi video tergantung dari seberapa banyak penonton yang melihat dan menyukainya. Dengan demikian, pengguna bakal lebih sedikit melihat update konten dari teman dan keluarga di laman beranda, termasuk untuk Reels. Selain itu, perusahaan juga bakal menggabungkan kembali messenger yang saat ini terpisah dari aplikasi Facebook. Diketahui selama ini aplikasi messenger merupakan aplikasi obrolan yang terpisah dari aplikasi Facebook, sehingga jika ingin mengobrol dengan seseorang maka harus mengunduh aplikasi tersebut.

Image
Photographed by : Google
SPACERNamun, tidak ada informasi kapan Meta mau menerapkan perubahan ini. Facebook merencanakan hal tersebut tidak hanya sekali saja. Facebook pernah mengumumkan rencana serupa pada April lalu. Mark Zuckerberg selaku CEO mengatakan bahwa perusahaan tengah menghadapi pergeseran besar. Lalu, pada akhirnya dinamika Feed bakal diubah oleh mereka supaya lebih banyak konten yang direkomendasikan berbasis kecerdasan buatan (AI). Tapi pergeseran Feed ke konten yang direkomendasikan kemungkinan bisa menjadi masalah untuk Meta. Saat ini algoritma rekomendasi konten itu nyatanya malah menyebarkan banyak miss information dan menimbulkan perpecahan. Jadi, perusahaan yang dikelola oleh Mark Zuckerberg tersebut harus memikirkan matang-matang terhadap rencana yang mereka buat.
 
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...