Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[NEWS] Airbus A380 Berhasil Terbang dengan "Meminum" Minyak Goreng


Recommended Posts

Posted
Image

CRIMINALITY  POLITIC & DEPARTMENT  VACATION  SPORT  AUTOMOTIVE  EVENT & COMMUNITY

Airbus A380 Berhasil Terbang dengan "Meminum" Minyak Goreng
Written by Beatrice Madalyn

 


Image
Photographed by : google.com
(Los Santos, 17 April 2022) Pesawat penumpang Airbus A380 yang merupakan terbesar di dunia, berhasil mengudara selama 3 jam dengan bahan bakar yang bisa dibilang cukup unik, yaitu minyak goreng. Seperti yang kami kutip dari laporan Daily Mail, Minggu 3 April 2022, pesawat tersebut melakukan uji coba terbang menggunakan Sustainable Aviation Fuels "SAF" atau biasa disebut bahan bakar berkelanjutan pada Jumat 25 April 2022. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Blagnac di Toulouse, Prancis dan mendarat di Nice.

SPACERUji coba tersebut merupakan penerbangan Airbus A380 pertama yang seluruh bahan bakarnya menggunakan SAF. Pesawat dengan mesin Rolls-Royce Trent 900 menggunakan bahan bakar yang terbuat dari limbah minyak goreng dan lemak buangan dan dapat mengurangi emisi karbondioksida "CO2" hingga 80 persen dan diklaim memberikan netralitas karbon karena "CO2" telah diserap saat bahan organiknya dikembangkan. Penerbangan kali ini merupakan yang ketiga bagi Airbus melakukan uji coba terbang menggunakan bahan bakar SAF. Percobaan pertama dengan Airbus A350, diuji pada Maret 2021. Pesawat lorong tunggal A319neo menyusul terbang pada Oktober 2021. Berbagai uji coba tersebut membuahkan hasil yang tidak mengecewakan.


Image
Photographed by : google.com
SPACERTotal Energies, sebuah perusahaan yang berbasis di regional Normandy, Prancis merupakan pemasok bahan bakar yang digunakan pesawat. Bahan bakar ini dibuat dari Hydroprocessed Esters and Fatty Acids "HEFA" yang bebas aroma dan sulfur. Menurut perkiraan Badan industri penerbangan IATA, SAF dapat mengurangi 53% hingga 71% emisi karbon. Airbus berencana membawa pesawat tanpa emisi pertama di dunia ke pasar internasional pada tahun 2035. IATA berharap bisa mendapatkan sertifikasi pesawat untuk secara resmi terbang menggunakan bahan bakar SAF pada akhir tahun ini.

"Meningkatkan penggunaan SAF tetap menjadi jalur utama untuk mencapai ambisi industri emisi karbon nol pada tahun 2050," kata Airbus.

Image
Photographed by : google.com
SPACERKini SAF sudah digunakan dalam jumlah terbatas oleh beberapa maskapai penerbangan. Lalu untuk pesawat Airbus sendiri, hanya bisa menggunakan 50% SAF sisanya dicampur dengan minyak tanah biasa. Namun, harganya yang tinggi mengakibatkan penerapan bahan bakar ini tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat.

SPACERKeberuntungan A380 sebagai pesawat penumpang terbesar di dunia telah menurun dalam beberapa tahun terakhir dengan beberapa maskapai menunda penggunaan pesawat ini. Sebagian besar menilai bahwa A380 kurang hemat dari segi bahan bakar dibandingkan pesawat jarak jauh yang lebih modern. A380 yang terakhir dikirimkan Airbus, ditujukan untuk maskapai Dubai Emirates pada akhir 2021. Untuk menanggulangi masalah efisiensi bahan bakar, Airbus tampaknya tengah mengeksplorasi berbagai opsi bahan bakar alternatif lain untuk A380.
 
Spoiler

Kamu dapat memberikan komentar untuk berita ini di bawah dengan format berikut,

Email : 

Comment :

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...