$RizkySiwa$ Posted September 11, 2024 Posted September 11, 2024 (edited) On 2/16/2022 at 9:01 AM, KangAsep said: Oke Pertama-tama Kenalin dulu deh, Nama saya Mohammed Zelimkhan Btw nama begitu dikasih dari bapak saya yang baru aja meninggal 1 hari yang lalu akibat Stroke Hemoragik. Oke jadi gua pengen share cerita aja, Semoga aja kalian ga bosen dengerin cerita begini. Awalnya bapaku kena Stroke Hemoragik jam 11 malam tepatnya pas saya mau tidur untuk besok kesekolah, Nah malemnya itu dia mau tidur tiba tiba dia bilang ke mama saya badannya gabisa digerakin setengah. Setelah itu kami nelpon tuh keluarga yang bisa ngurus dan cek hal beginian, ternyata di cek tensinya itu tinggi dan dia akhirnya di Larikan Ke RSUD Indrasari Rengat Barat,RIAU. Karena emang itu yang terdekat, Setelah beberapa jam ngurus bla bla bla... akhirnya bapaku di XRay. dan disitu dia didiagnosa memiliki Darah segumpal 40ml Di otaknya. Akhirnya disitu saya sadar ni bukan gejala yang bisa dianggap remeh. akhirnya saya telpon abang saya yang dibandung untuk pulang keriau dan mereka mau. akhirnya mereka sampai disitu saat diruang ICU. ada dokter yang bilang. bapak bisa kehilangan sadar kapan saja. jadi mohon setiap hari distabilkan tensi dan beberapa hal yang buat bapak sakit. Selang beberapa Harii dibawalah ke RS Aulia Pekanbaru. Disana semua distabilkan hingga tensi gula dll. Selang 1 minggu disitu dia aman aman aja. akhirnya dokter memutuskan untuk dibawa pulang dahulu pasiennya. Dan abang saya bertanya, ketika ini semua peralatan dilepas apa masih bisa stabil pak? Ujar abang saya yang pertama. Dokter dengan normalnya menjawab "Ya" Dan Akhirnya dibawalah kerumah. Saat dirumah 2 harinya bapak tiba tiba kritis. Dibawalah ke RSUD Indrasari Rengat Barat Kembali. Disitu dia dikasi perawatan yang tidak mengenakkan, Saya kesal abang saya juga kesal, karena hanya dokter jaga yang berani menyentuhnya sebelum dibawa RSUD Indrasari Bapaku itu Demam karena dia kurang asupan makan dia juga gamau minum susu yang khusus tsb jadi tiada asupan sama sekali makanya dia demam. disitu Di RSUD Indragiri Rengat dia di antigen dan dinyatakan reaktif. Sebelumnya di aulia dia sudah di Swab DLL ternyata negatif. Pada saat jam 3 Malam Disitu tensi mulai ga normal dari turun 1 1 sampai naik 5 dan akhirnya turun banyak 20 20 hingga dia sesak napas dan menghilang. Disini saya kesal karena Almarhum tidak dibolehkan dibawa kerumah untuk di mandikan secara syariat islam, Disitu mereka memaksa untuk Di jenazahkan Secara prokes. Padahal Itu hanya demam biasa dan kok bisa tiba tiba kena Reaktif? Ga logis. kalau sedari dulu corona harusnya Dari RS Aulia pekanbaru tidak diperbolehkan untuk pulang Alm. Sedangkan disini malah dibilang Reaktif. Bahkan keluarga yang ada cuma bisa melihat melalui Video Call WA. Akhirnya pasrah lah kami setuju di makamkan secara prokes tetapi harus disholatkan. Nah sholatnya ini unik, Jenazah tetap di Ambulan gaboleh turun samsek. Dan saat ini kami hanya tinggal tunggu HASIL PCR yang membuktikan bahwasanya bapak ngga negatif atau beneran positif. Kita gatau jadi gitu aja, menurut saya galogis aja kalau tiba tiba reaktif. Ingat ya kalau negatif Ini ga ada kompensasi sama sekali dari Pihak RSUD Indrasari RENGAT BARAT. Turut berduka cita ya mas Edited September 11, 2024 by justrickz
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now