$Razcell$ Posted May 22, 2014 Posted May 22, 2014 [b]ID UCP[/b]: kaptencupu[b]Old Name[/b]: Jordan Bellfort[b]New Name[/b]: Silviano Tarantino[b]Origin[/b]: Turin, Italy [b]Screenshot Charity[/b]: Kalo kurang jelas : https://www.dropbox.com/s/cnz1pu794dgqzoo/sa-mp-037.png [b]Media[/b]: Kalau kurang jelas : https://dl-web.dropbox.com/get/CK%27ed.png?_subject_uid=81429392&w=AAB_nXbZITqhhzVGCC_ebFDrzUjnnSBVuuik5yQWzCtJ3Q [b]Reason[/b]: Malam ini, bukan sperti malam yang biasanya. Hawa dingin mengelilingi seluruh pelosok Red County. Tidak seperti biasanya, Red County tidak menunjukkan jam sibuknya pada malam hari. Jam sudah menunjukkan pukul setenga sebelas. Dan seperti hari-hari sebelumnya, Jordan berpatroli mengamankan bagian pedesaan Red County bersama dengan sheriff berperawakan jepang bernama Takeshi Masato. Jordan menginjakkan pedal gasnya secara perlahan , suara mesin yang berbunyi di Boston-3 mulai menderu. Angin hawa malam kali ini terasa sangat dingin dengan pelengkap awan hitam. Boston-3 dengan kecepatannya yang masih menetap di angka 30, melewati jalanan yang sangat sepi di seputar Bluerberry. Terlihat para warga Blueberry masih melanjutkan aktifitasnya , meskipun tidak seramai tadi siang maupun malam malam sebelumnya. Masih terlihat beberapa aktifitas di workshop Blueberry, sebuah mobil huntley biru terlihat berdiam diri mengarah ke arah ladang Blueberry. Beberapa warga mengangkat tas kertas membawa belanjaan melewati boston-3 seraya memalingkan pandangan ke arah depan. Boston-3 mulai melewati workshop dan mulai menghampiri pertigaan menuju arah Blueberry. Takeshi Masato, pria berperawakan jepang tersebut nampak menikmati dinginnya angin malam dengan besandar di tepian jendela seraya tidak memalingkan fokusnya pada beberapa warga yang masih melanjutkan aktifitasnya di malam hari yang sangat dingin ini. Lampu merah masih menunjukkan aktifitasnya di pertigaan, nampak seperti penjaga yang mengawaasi seluruh aktifitas di daerah Blueberry ini. Setelah Boston-3 melewati daerah pabrik terbengkalai di daerah Blueberry, terlihat dari jauh sepeda motor yang mengarah ke arah Boston-3. Fokus Jordan pun beralih ke arah spion dengan memalingkan arah pandangannya ke arah spion untuk mengamati lebih dekat apa yang mengarah ke arah mereka. Sepeda motor itu makin mednekat dengan kecepatannya yang di atas rata-rata dan mulai mendekati Boston-3. Terlihat sepeda motor itu melaju dengan kencang melewati Boston-3 dengan sangat cepat. Dengan sigap, Takeshi masato meraih megaphone yang tergantung di dashboard, meraihnya dengan tangan kanan seraya mengarahkan fokus padangannya ke arah sepeda motor yang melaju dengan kencang tersebut dan menekan tombol megaphone dengan tangan kanan. Jordan menggenggam persnelling dengan tangan kanan seraya menekan pedal gas dengan kakinya , menekannya dalam-dalam. Boston-3 terlihat mulai meningkatkan kecepatannya dan terliha bekerja lebih ekstra. "Freeze, pull over your vehicle to the side road.", teriak Takeshi di megaphone. Masih mengarahkan fokus matanya ke arah sang pengemudi motor, Jordan melihat ada satu penumpang yang berada di sepeda motor tersebut. Pengejaran pun tidak terelakkan. Kedua sheriff tersebut sama sekali tidak memalingkan fokusnya dari sepeda motor yang melaju tersebut. Boston-3 masih melaju dengan kecepatan menyaingi kecepatan sepeda motor tersebut, mengarah ke arah hutan belantara yang bagaikan tidak ada penghuninya. Intensitas ketegangan pengejaran pun masih meningkat, terlihat pengemudi motor dan penumpangnya terlihat mulai risau dengan pengejaran yang dilakukan kedua sheriff tersebut. Mereka pun berada di tengah hutan antara Blueberry dan Dillimore. Sang penumpang pengendara motor tersebut nampak menunjukkan kekesalannya kepada kedua sheriff yang mengejar mereka. Terlihat sang penumpang dibelakang motor tersebut merendahkan tangan kanannya ke arah pinggang seraya menggenggam sesuatu dari pingganggnya dan menariknya ke arah atas , seraya bajunya terangkat sedikit. Dalam beberapa detik , mata Jordan memfokuskan kepada aktifitas mencurigakan yang dilakukan oleh sang penumpang motor. Dan terlihat moncong senjata silinced perlahan mengarah kepada Boston-3 yang ditumpangi oleh Takeshi dan Jordan. Beberapa selongsong peluru mulai dimuntahkan oleh silinced dan mengarah kepada Boston-3. Beberapa peluru mengenai kap mobil menimbulkan efek lubang yang ditembus oleh peluru silinced. Dengan refleks pengemudi, Jordan mengarahkan setir ke arah 45 derajat seraya menggeser persneling mobilnya. Dalam hitungan detik, Takeshi memutuskan untuk mengambil MP5 yang menggantung terpojok di bagian kanan depan Boston-3 , terlihat takeshi mengambil MP5 dengan tangan kanannya , seraya tangan kirinya menarik safety yang masih mengarah ke arah kunci dan menariknya ke arah automatic dengan jempol kirinya. Tidak segan segan untuk membalas pengendara motor, Takeshi mengeluarkan moncong peluru ke arah motor seraya menarik pelatuk dengan tangan kanannya. Terlihat pelatuk mp5 yang diarahkan oleh Takeshi tertarik, dan Boston-3 memberikan balasan tembakan ke arah motor yang masih melaju kencang. Namun, tepat sedetik sebelum peluru yang dikeluarkan oleh mp5 mengenai ban motor, Boston-3 yang mengarahkan lajunya ke arah 45 derajat terkena tembakkan di ban yang ditembakkan oleh sang penumpang motor. Tembakkan tersebut mengani ban Boston-3 menghasilkan angin yang terkandung di dalam ban Boston-3 keluar. Bolong pada ban, mengakibatkan berat depan boston-3 menghasilkan percikan api akibat pergesekan velg Boston-3 dengan lapisan aspal. Bersamaan dengan velg Boston-3 yang menyentuh aspal dan mengakibatkan percikan api yang diakibatkan gaya gesek, peluru yang dimuntahkan oleh Takeshi mengenai salah satu ban motor tersebut. Gaya gravitasi tidak dapat menolong motor tersebut. Keseimbangan pengendara motor mulai hilang bersamaan dengan keseimbangan Boston-3. Hanya jarak yang memisahkan mereka. Motor tersebut kehilangan keseimbangan , dan jatuh megarah kepada pohon-pohon yang berdiri di hutan. Bersamaan dengan motor yang jatuh, Boston-3 memberhentikan lajunya. Kedua tersangka tersebut, baik pengemudi maupun penumpang melakukan perlawanan dengan menembaki Boston-3 yang mulai menurunkan laju kendaraannya. Dengan sigap, Takeshi menarik gagang pintu dan mendorongnya ke arah luar seraya mengarahkan pintunya sebagai perlindungan tembakan yang dimuntahkan oleh kriminal tersebut, seraya memberi sinyal kepada Jordan untuk turun dan membantu menembak kriminal tersebut. Sangat disayangkan, sedetik sebelum Boston-3 memberhentikan lajunya, kepala Jordan mengenai setir yang dipegangnya. Insiden tersebut membuat Jordan kehilangan konsentrasinya untuk menembak kedua tersangka tersebut. Kejadian penembakan tersebut masih berlangsung dalam beberapa menit. terlihat kedua tersangka bersembunyi dibalik tebalnya pohon yang melindungi mereka, sedangkan kedua sheriff yang membalas tembakan mereka berlindung di balik Boston-3 yang berhenti. Disaat yang bersamaan, Jordan mengeluarkan magnumnya dari utility belt. Menariknya dengan tangan kanan seraya menaruh tangan kiri di bawah tangan kanannya, Jordan mengarahkan arah tembakkan ke arah pohon-pohon tersebut untuk membalas tembakkan. Beberapa tembakkan yang ditembakkan oleh kedua tersangka mulai hampir mengenai sasaran. Dengan refleks, Takeshi memindahkan posisinya ke belakang cruiser dan membalas tembakkan tersangka. Namun sayang, refleks Jordan tidak secepat refleks Takeshi. Sebuah peluru silinced bersarang antara pundak kirinya dan leher Jordan. Tembakkan tersebut membuat Jordan kehilangan kesadarannya dan tumbang layaknya pohon yang ditebang. Melihat partnernya yang terkena tembakkan , Takeshi mendekati Jordan yang tertembak. Merasa di atas angin, kedua tersangka yang tidak mendengar tembakan ke arah mereka langsung mengeluarkan dirinya dan mendekatkan posisi mereka ke arah Boston-3 seraya memuntahkan peluru kembali ke arah kedua sheriff yang terpojok tersebut. Sementara kedua posisi tersangka makin mendekati ke arah Boston-3 , Takeshi mengamankan tubuh Jordan yang tergeletak ke dalam cruiser. Sangat disayangkan, posisi salah satu penembak yang menggunakan shotgun mengarahkan tembakkan tepat di depan Takeshi. Terkena efek tembakkan, tubuh Takeshi terlempar hampir menjauhi Boston-3. Kedua tersangka tersebut menyeringai dan tertawa kepada kedua sheriff tersebut yang terlihat mulai tidak menyadarkan dirinya. Tanpa sungkan-sungkan kedua tersangka tersebut bermaksud menghilangkan kesaksian maupun barang bukti dengan membunuh kedua sheriff tersebut. Terlihat darah yang mengucur dari tembakkan yang mengenai Jordan makin mengeluarkan darah. Tanpa ragu-ragu salah satu tersangka mengarahkan moncong shotgun ke arah kepala Jordan. Kesadaran Jordan yang tidak kunjung datang , membuat salah satu tersangka menarik pelatuk. Dan mengakibatkan pecahan peluru shotgun mengenai wajah Jordan. Mengakibatkan kepala Jordan yang pecah terkana tembakkan tersangka. Mengingat salah satu penembak shotgun menembak Takeshi dari jarak dekat, Dirinya mengasumsikan bahwa Takeshi telah tidak bernyawa. Mereka pun segera melarikan diri ke arah Dillimore tanpa meninggalkan barang bukti sama sekali..... Sangat disayangkan jenazah Jordan harus dipulangkan kembali ke kampung halamannya di Italy. terlihat bahwa Jordan kembali dikubur di kampung halamannya.
adma Posted May 23, 2014 Posted May 23, 2014 Meet with a Level 4 Administrator or so IG for NC, locked.
Recommended Posts