$SOUTHSIDESUICIDE$ Posted September 14, 2021 Posted September 14, 2021 jadi, tadi saya mau bikin volume disk baru dan ada peringatan dan ga ku baca, langsung klik ok. nah tiba tiba semua volume disk saya jadi Simple volume : jadi cara ngembaliin jadi primary dan sebagainya gimana bang? mohon pencerahanya
$Syahreza$ Posted September 14, 2021 Posted September 14, 2021 Dugaan saya, itu kayaknya kamu ngga sengaja merubah Basic Disk ke Dynamic Disk, makanya warna partisinya berubah jadi warna ijo (simple volume) dari yang sebelumnya berwarna biru (primary partition) seperti ini: Spoiler Secara kasarnya, Simple Volume itu berbasis di Dynamic Disk, sedangkan Primary Partition itu berbasis di Basic Disk. Jadi, mengubah dari Simple Volume ke Primary Partition akan membutuhkan konversi dari Dynamic Disk ke Basic Disk. Apabila hal itu dilakukan, maka kamu akan kehilangan semua data yang ada di dalam disk, karena harus menghapus volume nya terlebih dahulu, kemudian baru di convert ke Basic Disk. Jadi sebaiknya data yang ada dibackup dulu. Secara singkat, langkah konversi ke Basic Disk seperti ini: Spoiler EDIT TAMBAHAN: Setelah saya browsing, ternyata dugaan saya sebelumnya benar. Masalah yang kamu hadapi ini terjadi karena kamu terlalu banyak membuat partisi dengan tipe primary partition. Karena Windows hanya mengizinkan maksimal 4 primary partition. Itu pasti sebelumnya di disk kamu sudah ada 4 primary partition, dan ketika kamu mencoba membuat volume disk baru, muncul peringatan seperti di bawah ini, dan kamu tidak sengaja klik OK. Spoiler Jika kamu baca peringatan di gambar di atas, itu menunjukkan bahwa basic disk akan dirubah ke dynamic disk.
$SOUTHSIDESUICIDE$ Posted September 14, 2021 Author Posted September 14, 2021 4 hours ago, Syahreza said: Dugaan saya, itu kayaknya kamu ngga sengaja merubah Basic Disk ke Dynamic Disk, makanya warna partisinya berubah jadi warna ijo (simple volume) dari yang sebelumnya berwarna biru (primary partition) seperti ini: Reveal hidden contents Secara kasarnya, Simple Volume itu berbasis di Dynamic Disk, sedangkan Primary Partition itu berbasis di Basic Disk. Jadi, mengubah dari Simple Volume ke Primary Partition akan membutuhkan konversi dari Dynamic Disk ke Basic Disk. Apabila hal itu dilakukan, maka kamu akan kehilangan semua data yang ada di dalam disk, karena harus menghapus volume nya terlebih dahulu, kemudian baru di convert ke Basic Disk. Jadi sebaiknya data yang ada dibackup dulu. Secara singkat, langkah konversi ke Basic Disk seperti ini: Hide contents EDIT TAMBAHAN: Setelah saya browsing, ternyata dugaan saya sebelumnya benar. Masalah yang kamu hadapi ini terjadi karena kamu terlalu banyak membuat partisi dengan tipe primary partition. Karena Windows hanya mengizinkan maksimal 4 primary partition. Itu pasti sebelumnya di disk kamu sudah ada 4 primary partition, dan ketika kamu mencoba membuat volume disk baru, muncul peringatan seperti di bawah ini, dan kamu tidak sengaja klik OK. Hide contents Jika kamu baca peringatan di gambar di atas, itu menunjukkan bahwa basic disk akan dirubah ke dynamic disk. weh makasih bang penjelasanya, sangat mudah dipahami. dan ane juga udah dapet solusi convert Dynamic ke Basic tanpa reset data yaitu menggunakan (bukan iklan ya nji-) AOMEI Partition Assistant Fixed
TehEsManis Posted October 19, 2021 Posted October 19, 2021 On 14/9/2021 at 10.38, Syahreza said: Dugaan saya, itu kayaknya kamu ngga sengaja merubah Basic Disk ke Dynamic Disk, makanya warna partisinya berubah jadi warna ijo (simple volume) dari yang sebelumnya berwarna biru (primary partition) seperti ini: Reveal hidden contents Secara kasarnya, Simple Volume itu berbasis di Dynamic Disk, sedangkan Primary Partition itu berbasis di Basic Disk. Jadi, mengubah dari Simple Volume ke Primary Partition akan membutuhkan konversi dari Dynamic Disk ke Basic Disk. Apabila hal itu dilakukan, maka kamu akan kehilangan semua data yang ada di dalam disk, karena harus menghapus volume nya terlebih dahulu, kemudian baru di convert ke Basic Disk. Jadi sebaiknya data yang ada dibackup dulu. Secara singkat, langkah konversi ke Basic Disk seperti ini: Reveal hidden contents EDIT TAMBAHAN: Setelah saya browsing, ternyata dugaan saya sebelumnya benar. Masalah yang kamu hadapi ini terjadi karena kamu terlalu banyak membuat partisi dengan tipe primary partition. Karena Windows hanya mengizinkan maksimal 4 primary partition. Itu pasti sebelumnya di disk kamu sudah ada 4 primary partition, dan ketika kamu mencoba membuat volume disk baru, muncul peringatan seperti di bawah ini, dan kamu tidak sengaja klik OK. Reveal hidden contents Jika kamu baca peringatan di gambar di atas, itu menunjukkan bahwa basic disk akan dirubah ke dynamic disk. Wah mantap sih ini dan penjelasannya pun cukup rinci / mudah dipahami, Nice Guide +1
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now