Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Hartono_Malik to Jeanice_Joanna (iceman13)


iceman13

Recommended Posts

Posted

UCP Name: iceman13

Old Character: Hartono_Malik

Old Character Story: 

_________________________________________________________________

 

New Character: Jeanice_Joanna

Gender: Perempuan (Female)

Origin: New York, USA

_________________________________________________________________

 

Reason for name change request:

-Ingin menggunakan character dengan origin baru.

-Ingin merubah gender character sebelumnya.

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Spoiler

OOC JAIL

OOC-JAIL.png

 

/myid

myid.png

 

/mp

mp.png

 

CK Story:

Spoiler

    Pada pagi hari yang sangat indah, seperti biasanya Hartono Malik bangun kembali dari tidurnya yang sangat nyenyak tepat pada pukul 06.00 pagi. Sebelum melakukan aktivitasnya sehari-hari Hartono selalu memulainya dengan memimun segelas air putih agar metabolisme dalam tubuhnya tetap terjaga dengan baik. Setelah itu Hartono bergegas untuk mandi agar tubuhnya menjadi lebih segar kembali sehingga melaksakan aktivitas sehari-hari menjadi lebih prima. Setelah mandi, Hartono biasanya akan menyalakan laptopnya untuk melihat pembaruan beberapa berita di pagi hari. Setelah melihat dan membaca berita, Hartono bergegas untuk bekerja mencari nafkah demi memenuhi kehidupan dirinya. Hartono adalah seorang supir truck atau orang lebih sering menyebutnya dengan trucker. Seperti biasanya Hartono menggunakan Roadtrain kesayangannya untuk mengantarkan trailer ke tempat tujuan. Hartono mengantarkan trailernya dengan sangat hati-hati karena Hartono mengendarai truknya tidak dengan ugal-ugalan supaya barang-barang yang terdapat di dalam trailer tidak menjadi rusak. Setelah trailernya sampai di tempat tujuan, Hartono berniat kembali ke rumahnya untuk beristirahat disana. Disepanjang perjalanan pulang Hartono merasa kagum dengan pemandangan gedung-gedung yang ada di kota Las Venturas yang begitu indah dan mewah. Hartono yakin suatu saat nanti dia akan memiliki salah satu gedung yang ada di kota tersebut untuk jadikan bisinis usahanya.

 

       Tepat pada pukul 12.00 Hartono sudah tiba kembali di rumahnya, dia berniat untuk beristirahat sejenak sebelum kembali bekerja mengantarkan trailer. Namun tiba-tiba Hartono mendapatkan suatu panggilan telepon dari salah satu temannya yang bernama Agus. Agus merupakan teman lama Hartono yang sudah menemaninya sejak Hartono masih merantau di kota, hingga sekarang Hartono sudah sukses mempunyai rumah dan mobil, salah satu kunci keberhasilannya berkat bantuan temannya yang bernama Agus.  Namun akhir-akhir ini Hartono dan Agus jarang sekali berkomunikasi, terakhir komunikasi mereka satu bulan yang lalu, itupun melalui telepon suara. Wajar saja keduanya sama-sama sibuk sehingga tidak bisa saling bertemu. Agus bekerja sebagai petinggi mekanik yang bengkelnya terletak di pusat perkotaan. Dalam percakapan telepon antara Hartono dan Agus, terdengar bahwa Agus mengajak Hartono untuk sama-sama pergi mendaki gunung pada besok hari. Mereka sepakat mendaki gunung untuk melepas rasa rindu mereka karena sudah lama tidak bertemu, sekaligus melanjutkan hobi mereka yang sudah lama tidak mereka lakukan, yaitu mendaki gunung. Sebelum mendaki gunung, mereka sama-sama janjian untuk bertemu dahulu di pantai pada sore hari, sambil menyiapkan barang bawaan yang mereka butuhkan untuk melakukan pendakian. Mereka sepakat untuk membagi barang bawaan mereka supaya lebih efektif dan juga efisien. Mereka tidak hanya mendaki gunung namun mereka juga akan melakukan camping di atas gunung.

 

      Hartono bertugas untuk membawa tenda, obat-obatan, perlengkapan mandi dan tidur. Sedangkan Agus membawa peralatan masak, seperti penggorengan, panci, pisau, makanan dan minuman. Setelah itu mereka melakukan perjalanan menggunakan mobil Sultan milik Hartono. Diperjalanan Hartono singgah sejenak di Pom Bensin untuk mengisi bensin mobilnya dan beristirahat sejenak karena perjalanan yang ditempuh cukup jauh. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanannya sampai pada kaki gunung. Sesampainya di kaki gunung, mereka langsung menyewa motor Sanchez yang terdapat dipenyewaan motor, karena mobil milik Hartono tidak bisa dipakai untuk mendaki gunung. Jalan yang terjal, tanjakan yang curam mereka lewati hingga mereka akhirnya sampai di puncak gunung dengan selamat. Sesampainya di puncak gunung mereka langsung dibuat takjub akan keindahan alam yang terlihat begitu jelas dari puncak gunung.

 

      Mereka saling bersantai dan mengobrol satu sama lain. Agus berkata: "Indah banget ya pemandangannya? Ga sisa-sia kita jauh-jauh kesini.". Balas Hartono: "Iya indah banget emang ga rugi kita jauh-jauh datang kesini." Agus menyahut: "Iya benar, apalagi kalau ada cewek tambah asik nih suasananya, hehehe". Kata Hartono: "Wah iya juga ya, btw pacar lo kemana? Kok ga lo ajak?". Balas Agus: "Pacar? Gue udah ga punya pacar bro. Udah putus." Kata Hartono: "Putus? Lo udah putus sama Angel? Serius lo?". Agus berkata: "Ya bener serius". Agus menjawabnya dengan nada yang agak sinis. Hartono berkata:"Kok bisa? Kenapa bisa putus padahal kan lo udah pacaran lama?". Agus membalasnya: "Hahahaha pake segala nanya lagi lo." Agus berkata dengan nada yang agak keras. Balas Hartono: "Maksud lo apa?". Kata Agus: "Pura-pura ga tau lagi lo, sok polos!". Terlihat suasana mulai berubah yang tadinya suasana sejuk dan sunyi bercampur dengan suara-suara binatang yang berada di hutan, sekarang berubah menjadi sedikit tegang akibat obrolan mereka yang sudah mulai memanas. Hartono membalas: "Hah apasih? Gajelas lo! Pura-pura gimana? Emang beneran gue ga tau!!." Kata Agus: "Jadi gini, gue ngajak lo kesini bukan untuk mendaki gunung dan melepas rindu saja, tapi gue mau ngasih lo suatu pelajaran berharga dalam hidup lo!." Hartono membalas: "Maksud lo? Ngasih pelajaran apa?." Kata Agus: "Udah ya langsung to the point aja, lo kan penyebab hubungan gue sama Angel rusak? Lo udah nikung gue! Lo ngerebut dia dari gue!." Agus berkata dengan suara yang nyaring dan keras. Terlihat pula wajah Agus yang mulai kemerahan menahan amarah memandang wajah Hartono yang terlihat sedikit kaget. Tatapan mata Agus yang sangat tajam dan dalam kepada Hartono seakan berkata bahwa dia sudah menyimpan amarah dan dendam kepada Hartono sejak dari dulu.

 

     Ternyata ajakan Agus kepada Hartono untuk mendaki hanyalah alasan semata. Tujuan utama Agus mengajak Hartonk hanya untuk meminta alasan dari Hartono karena sudah merusak hubungannya dengan pacarnya yang bernama Angel, sekaligus membalaskan dendamnya yang selama ini dia tahan. Mendengar pernyataan yang dilontarkan dari mulut Agus membuat Hartono sedikit bingung dan juga takut. Hartono berkata: "Nikung lo? Nikung dari mana? Buktinya mana?." Agus membalas: " Udah ga usah mengelak deh lo gua udah ada buktinya dari saksi mata teman-teman gue!." Hartono menjawab: "Hah? Apaan sih lo mabuk ya?." Agus membalas: "Lo kan yang setiap malam minggu jalan bareng Angel? Ngaku lo!." Hartono berkata: "Iya emang bener gue yang setiap malam minggu jalan bareng Angel." Agus menjawab: "Dih gatau malu lo! Dia kan pacar gue. Bisa-bisanya lo jalan bareng pacarnya teman setiap malam minggu lagi. Teman macam apa lo nikung dari belakang!." Hartono membalas: "Dih ya salah lo sendiri lah. Lo ga ada saat dia butuh teman ngobrol. Kemana aja lo? Sok sibuk!." Kata Agus: "Lo kan tau gue setiap malam minggu ada di bengkel, karena bengkel saat malam minggu itu rame dan pasti selalu ada anak-anak club mobil yang nongkrong disana." Hartono berkata: "Harusnya lo tau diri lah, udah tau punya pacar harusnya diurusin lah pacarnya. Jangan kerjaan mulu nomor satu!!." Agus membalas: "Cuihh lo harusnya yang tau diri, pacar orang diajak jalan muka lo taro dimana emang?." Hartono menjawab: "Bukan salah gue dong kalo sekarang dia jadi sayang ke gue, karena gue selalu ada di saat dia membutuhkan sesuatu!." Agus membalas: "Emang teman macam apa kau ini? Lo tau kan gue sama Angel udah pacaran selama 5 tahun, dan lo dengan mudahnya ngerusakinnya begitu aja!! Cuihhh!!!! Ga tau diri banget lo!! Dulu gue yang bantuin lo disaat lo susah, sekarang lo membalasnya dengan merebut pacar gue?!!! Emang ga ada akhlaknya lo!!!." Hartono menjawab: "Hahaha dimana-mana kehadiran itu nomor satu, percuma lo bilang sayang ke dia tapi ga ada disaat dia membutuhkan lo, dia itu manusia butuh juga teman ngobrol dan curhat!!!." 

 

       Terlihat suasana semakin tegang dan memanas. Hartono dan Agus saling tatap menatap dengan tatapan yang tajam seperti musuh yang siap menyerang kapan saja. Kemudian Agus mengambil pistol dari balik celananya yang sudah dia sembunyikan dari tadi. Lalu Agus mengarahkannya dan menembak bagian dada dan leher Hartono sehingga membuat darah dalam tubuh Hartono bercucuran dengan sangat deras dan menyebabkan Hartono meninggal dan tewas di tempat. Agus berkata: "Udah lah kebanyakan ngomong lo!! Ini pelajaran terakhir buat hidup lo!!." Terdengar suara tembakan berkali-kali: "Duar... duarr... duar." Agus berkata: "Rasakan itu Hartono!!! Itulah akibat dari merebut pacar teman sendiri hahaha. Good bye Hartono!."  Seketika itu juga Agus segera meninggalkan tempat kejadian perkara menggunakan motor Sanchez agar tidak ketahuan oleh orang sekitar bahwa dia sudah melakukan pembunuhan terhadap Hartono.

 

CK Screenshots:

Spoiler

1.png

2.png

3.png

4.png

5.png

6.png

7.png

8.png

9.png

10.png

11.png

12.png

13.png

14.png

15.png

16.png

17.png

18.png

19.png

20.png

21.png

22.png

23.png

24.png

25.png

26.png

27.png

28.png

 

 

 

Posted
29 minutes ago, deananugerah said:
  • Pada screenshot CK, sebaiknya tidak perlu diberi penomoran seperti itu. 
  • Ganti nama dengan yang lain, famous name. 

Sudah diperbaiki min, silahkan direview kembali.

  • $iceman13$ changed the title to [CN] Hartono_Malik to Jeanice_Joanna (iceman13)
Posted

Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

×
×
  • Create New...