DonOdon Posted February 22, 2014 Posted February 22, 2014 Sejarah Singkat BRIGEZ BRIGEZ mulai berdiri sekitar tahun 1986-1987 berlokasi di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung yaitu SMA Negeri 7 Bandung, pencetusnya diantaranya adalah Soni Wasita yang merupakan anggota klub motor MOONRAKER era tahun 1980, Teguh Gumilar yang sekarang menjabat sebagai Dewan Pembina DPP BRIGEZ dan rekan-rekan angkatan tahun 1998 SMAN 7 Bandung. BRIGEZ mulai eksis sekitar tahun 1987-1988, pada awal Desember 1988 BRIGEZ diteruskan oleh angkatan Cecep Hendra Erawan. Sekitar Tahun 1990-an, ada beberapa nama yang ikut serta meneruskan eksistensi BRIGEZ di tahun tersebut, antara lain adalah Cecep Hendra Erawan yang sekarang menjadi Ketua Umum BRIGEZ periode 2010 – 2013, dan masih banyak lagi yang tidak mungkin disebutkan satu persatu. Di era 90-an ini BRIGEZ sudah mulai mengikuti kejuaraan Road Race yang diantaranya diselenggarakan oleh Suzuki, Yamaha, dll. BRIGEZ pada era 1990-an terdiri dari beberapa orang anak-anak SMAN 7 Bandung yang kira-kira mempunyai suatu kesamaan pemikiran yang menginginkan suatu ikatan persaudaraan yang erat. Dari kesamaan pemikiran itulah BRIGEZ mulai sedikit-sedikit meluas ke wilayah-wilayah atau sekolah-sekolah lainnya. Salah satu kegiatan yang sering mereka lakukan adalah nongkrong sana sini, dan mengotak-atik motor, dari hobi sebagian anggotanya yang suka mengotak-ngatik motor mulai lah mereka suka mengikuti balapan liar maupun balapan resmi. Dengan kegiatan itu lah nama BRIGEZ mulai di kenal di Kota Bandung, dan mulai mempunyai regenerasi dari tahun ke tahun. Kalau bisa di ibaratkan ternyata BRIGEZ itu ibarat “VIRUS†yang menyebar dengan cepat, hampir dibeberapa sekolah di Kota Bandung dan beberapa wilayah ada anak BRIGEZ. BRIGEZ terkenal dengan anak motornya, yang hampir setiap minggu melakukan kumpul-kumpul bersama, baik di wilayah masing-masing ataupun melakukan kumpul bersama yang biasa di lakukan di tempat pertama kali nama BRIGEZ muncul yaitu SMAN 7 Bandung. BRIGEZ mulai bergeliat dan mereka menyepakati untuk memakai bendera berwarna “Biru – Kuning†yang memiliki filosofi tersendiri. Warna Biru mencerminkan tali persaudaraan yang tidak terukur dengan apapun sedangkan Warna Kuning sendiri bermakna mewarnai dengan kata lain tali persaudaraan itu terbentuk semakin erat dikarenakan oleh karakteristik dari pada anggotanya yang berbeda-beda tetapi mempunyai tujuan yang sama yaitu menjadi Keluarga Besar BRIGEZ. Sempat sekitar tahun 1997 an terjadi pergesekan di antara elit BRIGEZ, hal itu mengakibatkan terjadinya perpecahan, dari perpecahan itu bermunculan beberapa nama dan BRIGEZ sendiri terpecah menjadi 2 kelompok, ada yang tetap memakai bendera “Biru – Kuning†dan ada yang memakai bendera “Merah – Putih – Hitamâ€. Setelah beberapa tahun BRIGEZ terpecah, sekitar tahun 2000 an, BRIGEZ yang terpecah tersebut mulai merapatkan barisannya lagi untuk bersatu kembali menjadi BRIGEZ sebagaimana era tahun 90-an harapkan. Barangkali dari proses perpecahan tersebut banyak dari para senior BRIGEZ yang merenungkan tujuan awal berdirinya BRIGEZ, dan mereka dengan berfikir kenapa BRIGEZ harus terjadi perpecahan sedangkan tujuan nya di bentuk BRIGEZ adalah untuk menjadikan Keluarga Besar, dan alhamdulilah BRIGEZ dapat bersatu kembali dan semakin solid. Dikarenakan semakin lama BRIGEZ berdiri, ternyata anggotanya semakin banyak dan mulai merambah keluar Kota Bandung malahan sampai keluar Propinsi. Oleh karena itu sekitar Awal Tahun 2010 an diadakan lah suatu Jambore Nasional yang dihadiri oleh para anggota dari segala penjuru. Acara Jambore Nasional yang diadakan di Pangandaran itu mempunyai Visi Misi yang sangat bagus sekali, selain sebagai ajang temu kangen para anggota, merayakan hari jadi BRIGEZ yang terbentuk tanggal 6 Januari, acara Jambore ini juga menghasilkan beberapa keputusan yang sangat penting sekali, salah satunya adalah menjadikan BRIGEZ sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda. Dari hasil Jambore tersebut mulailah dibentuk suatu kepengurusan untuk merealisasikan hasil-hasil yang dibahas di acara tersebut. Selain dibentuk kepengurusan Pusat, untuk mempercepat proses menjadi OKP tersebut maka dibentuk pula pengurus-pengurus wilayah. Para pengurus pusat langsung membuat suatu Program Kerja, baik untuk tingkat Pusat maupun untuk Wilayah. Program Kerja yang dibuat oleh Pusat ternyata mendapat sambutan yang sangat positif sekali dari para anggota yang berada di Wilayah. Oleh karena itu mulailah semua lini bergerak untuk mensukseskan apa yang di cita-citakan bersama ketika di Jambore Pangandaran. Sekarang BRIGEZ telah memiliki visi dan misi yang lebih jelas, oleh karena itu kami menghimbau teruskan perjuangan rekan-rekan semua, ikutilah aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh BRIGEZ. Kami selaku Organisasi BRIGEZ INDONESIA, siap membantu pihak aparat untuk memberantas aksi premanisme dijalanan, salah satu cara kami adalah terus dengan tidak bosan-bosannya pengurus melakukan himbauan terhadap para anggotanya agar bergerak sesuai dengan Hukum di Negara RI yang kami cintai ini. Kami sadar masih ada beberapa “OKNUM†dari pihak kami yang masih keluar dari aturan AD/ART Organisasi, tetapi kami selaku pengurus akan terus berjuang untuk menyadarkan mereka bahwa apa yang diperbuat oleh mereka itu salah. Selain itu kami sudah membuat AD/ART yang harus ditaati oleh semua pihak yang menjadi anggota BRIGEZ INDONESIA. Kami selaku pengurus juga berharap kepada pihak media massa agar apabila meliput suatu tindakan kriminal, dan diduga ada kaitannya dengan organisasi BRIGEZ INDONESIA, agar tidak langsung menuliskan dengan jelas itu adalah salah satu anggota BRIGEZ, alangkah eloknya apabila dalam penulisannya menggunakan kata “diduga oknum dari anggota BRIGEZâ€, intinya kami sudah sepakat bahwa organisasi BRIGEZ INDONESIA dibentuk bukan bertujuan untuk kriminal, tetapi menjadi suatu wadah bagi para pemuda untuk berkreasi dan yang pasti harus bermanfaat bagi pribadi khususnya dan masyarakat luas pada umumnya VIVAnews - "Kami akan serang balik. Kalian boleh lari, tapi tidak bisa bersembunyi!" Itulah pesan pemerintah Inggris Raya kepada para perusuh dan penjarah, yang sudah empat malam merajalela di London dan kota-kota besar di negeri itu. Bagi Perdana Menteri Inggris, David Cameron, huru-hara ini bukan masalah kesenjangan sosial, namun murni kriminal akibat kaum muda yang sudah diracuni dengan budaya preman atau gangster. Cameron sudah menyiapkan sejumlah tindakan bagi para perusuh dan mempresentasikannya kepada para anggota parlemen hari ini, 11 Agustus. Ini adalah pertemuan darurat bagi pemerintah dan parlemen Inggris. Seharusnya mereka masih dalam masa libur musim panas. Namun gara-gara kerusuhan ini, PM Cameron beserta para pejabat dan anggota parlemen, bahkan hingga petugas pengadilan dan polisi terpaksa membatalkan cuti mereka. Pemerintah Inggris sudah menerapkan sejumlah tindakan darurat, diantaranya menambah jumlah polisi ke wilayah-wilayah yang rawan. Kepala Polisi Metropolitan mengatakan bahwa sebelumnya hanya ada 6.000 polisi di jalanan London, kini ditambah menjadi 16.000 petugas. Selain itu ada bantuan dari satuan polisi di seluruh penjuru negeri, termasuk dari Skotlandia yang membantu pengamanan kota-kota di bagian utara Inggris. Para hakim di London dan sekitarnya pun harus siap menggelar sidang pada malam hari untuk mengadili dan menghukum para perusuh dan penjarah. Hasilnya cukup efektif. Menurut kantor berita Associated Press lebih dari 1.200 orang sudah ditangkap di sejumlah, dan ratusan diantara mereka sudah siap diadili. Selain itu, sejak Rabu malam situasi di London dan kota-kota lain mulai sepenuhnya terkendali. "Para gangster ini merupakan biang keladi atas aksi-aksi protes dan berada di balik serangan yang terkoordinasi," kata Cameron dalam rapat darurat dengan para anggota parlemen di London. "Saya telah menyampaikan pesan yang jelas kepada orang-orang yang bertanggung jawab atas kriminalitas dan pelanggaran ini. Anda akan menyaksikan sebuah penegakan hukum yang tegas. Jika Anda sudah cukup umur untuk melakukan kejahatan ini, maka Anda pun sudah cukup umur untuk menghadapi hukuman," kata Cameron sebelumnya. Menurut dia kerusuhan dan penjarahan ini merupakan pemandangan yang memilukan, menampilkan sekelompok orang mencuri, merusak, menjarah, merampok, menampilkan sekelompok orang menyerang polisi bahkan menyerang pemadam kebakaran saat mereka berusaha memadamkan api. "Peristiwa ini murni kriminal, dan harus segera dihadapi dan dikalahkan," kata Cameron. Menurut harian The Guardian, Kepolisian Inggris telah memberi informasi kepada para pejabat termasuk Cameron bahwa biang kerok dari masalah ini adalah para gangster lokal. Memanfaatkan teknologi komunikasi, mulai dari laman blog mikro Twitter hingga BlackBerry Messenger, mereka memanfaatkan aksi protes Sabtu pekan lalu atas penembakan polisi kepada seorang pemuda bernama Mark Duggan untuk mengkoordinasi aksi kerusuhan dan penjarahan. Ini terjadi di London, Manchester, Salford, dan kota-kota lain. Pengusiran Jelang pertemuan darurat dengan para anggota DPR, Cameron dan timnya sudah menyiapkan rencana jangka menengah dan panjang. Salah satunya adalah menetapkan hukuman berat bagi para perusuh dan penjarah. Selain hukuman penjara, Cameron dan parlemen Inggris juga berniat menetapkan hukuman pengusiran bagi para pelaku penjarahan, dari perumahan yang disubsidi pemerintah (council house) dan berbagai skema bantuan sosial pemerintah lainnya. Seperti dilansir laman Telegraph, Cameron mendukung usulan pengusiran tersebut. Para menteri-menteri kabinetnya saat ini tengah menyusun dokumen-dokumen yang memberikan hak bagi para pengelola perumahan pemerintah untuk mengusir para pelaku dari pemukimannya. Yang sudah menyetujui rencana kebijakan ini adalah para pejabat perumahan di Distrik Greenwich, Hammersmith, dan Fulham di London, serta Distrik Salford di Manchester. Pemerintah Inggris juga mempertimbangkan apakah sensor pada jejaring sosial dapat membantu mencegah agar kejadian tak meluas. "Era kebebasan informasi dapat digunakan untuk kebaikan. Tapi ini juga dapat digunakan untuk menyakiti," kata Cameron seperti dikutip Forbes. Dia melanjutkan, "Semua orang yang menonton tindakan-tindakan mengerikan akan terjebak dalam pemikiran, apakah pelaku kerusuhan ini terorganisir melalui jejaring sosial." Menteri Perumahan Inggris, Grant Shapps, mengatakan kementeriannya tengah memperkeras sanksi agar para pelaku di luar wilayah tersebut juga dapat diusir. "Pemerintah sedang berupaya memperkeras hukum tersebut. Jadi, siapapun yang terlibat kerusuhan sebaiknya berpikir tentang dampak jangka panjang yang akan diterima mereka dan keluarga mereka," kata Shapps. Menteri Tenaga Kerja dan Dana Pensiun, Iain Duncan Smith, mengatakan kabinet Cameron juga mengusulkan pencabutan semua hak para perusuh untuk mendapatkan bantuan sosial. Untuk menerapkan hal ini, Inggris perlu mengubah undang-undang kesejahteraan sosial mereka terlebih dahulu. Sejauh ini, rencana ini didukung oleh 80 ribu rakyat Inggris melalui petisi online di situs pemerintah. "Tidak ada pembayar pajak yang harus menanggung dosa mereka yang melakukan perusakan properti, mencuri dari komunitas mereka sendiri, dan tidak menghormati apa yang telah diberikan pemerintah terhadap mereka," demikian bunyi pernyataan tersebut.Kerugian Besar Kerusuhan dan penjarahan yang sudah berlangsung empat malam itu telah menimbulkan kerugian besar bagi pelaku bisnis dan industri Inggris, salah satu negara ekonomi maju di Eropa. Kalangan peritel, seperti dikutip CNN, mengaku sudah kehilangan pendapatan lebih dari 100 juta pound sterling, atau sekitar Rp1,38 triliun selama empat malam akibat toko-toko dan tempat usaha mereka hancur dibakar dan dijarah massa. Taksiran nilai kerugian itu disusun oleh Centre for Retail Research. Sementara itu, Kamar Dagang Inggris belum mengumumkan jumlah kerugian akibat huru-hara itu. Namun, analisis dari CRR itu juga menyatakan bahwa jumlah kerugian bisa membengkak menjadi 520 juta pound sterling atau sekitar Rp7,1 triliun hingga tahun depan bila banyak turis dan kalangan pengusaha pindah ke tempat lain. Pelaku bisnis khawatir bahwa kerusuhan ini bisa merusak persiapan mereka untuk menyambut hajatan besar di London tahun depan, yaitu Pesta Olahraga Olimpiade. Hajatan itu sangat diharapkan bisa mendatangkan pemasukan besar bagi pengusaha dan meningkatkan pendapatan ekonomi bagi Inggris. Kerusuhan massal ini juga memakan korban jiwa. Haroon Jahan (21) Shahzad Ali (30) dan Abdul Musavir (30) dilaporkan tewas pada Selasa malam, 9 Agustus 2011, setelah ditabrak ketika sedang berjaga di pemukiman Windson Green, Kota Birmingham. Mobil berkecepatan 80 km/jam tersebut langsung kabur setelah menabrak ketiga pemuda itu. Menurut harian Daily Mail, Kamis, 11 Agustus 2011, pelaku adalah warga kulit hitam berusia 32 tahun dan telah ditangkap oleh polisi. Belum diketahui apa motif tindakannya tersebut. Insiden ini dikhawatirkan dapat memicu bentrokan rasial di tengah situasi keamanan Inggris yang sedang diamuk kerusuhan. Ayah salah seorang korban, Tariq Jahan, tampil di depan media dan meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi. "Saya kehilangan anak saya. Kulit hitam, Asia, kulit putih, kita hidup di komunitas yang sama. Kenapa kita harus saling bunuh? Kenapa kita lakukan ini?" kata Jahan. "Pulanglah kalian ke rumah masing-masing." Ketiga pemuda malang itu, seperti warga lainnya di pemukiman tersebut, sedang bertugas patroli malam untuk menjaga lingkungan mereka dari para penjarah. Mereka melindungi masjid, gereja, dan kuil, serta terkhusus melindungi toko-toko warga setempat. Sebelum insiden itu terjadi, warga mengaku melihat sekelompok pemuda dari geng kulit hitam bergerombol di pemukiman mereka, membakar mobil, dan berteriak-teriak. Sepupu korban, Ali Hussain, mengatakan geng preman itu utamanya mengincar toko-toko milik orang Asia untuk dijarah. Dia khawatir anggota geng pemuda Asia di pemukiman tersebut akan melancarkan aksi pembalasan. Rules: -Patuhi orang yang lebih besar -patuhi admin -NO BR sumber OOC Penulis : Seli Sulider Mb (SekJen Brigez Indonesia) Editor : Akhoi Sumber : kompasiana.com Angota: Odon Tampubulon Bonar Simanjuntak Rohut Sitampubolon Asep Lesmana Jajang Sudrajat Ujang Tampubolon Uding ruhyat Roman Saepul Argian Simanjuntak Gomgom Parindungan Akmal Heryawan Andri Feriyawan Raihan Kurniawan Tari Sitampubolon Doni Simanjuntak INGIN JOIN?? take it ic LY
XTC LEWANG Posted February 22, 2014 Posted February 22, 2014 zz -___-" Plagiat , gak bener lagi lu. BTW GL kalo bener
DonOdon Posted February 22, 2014 Author Posted February 22, 2014 Fix dulu formatnya mas. Lagi di edit
DonOdon Posted February 22, 2014 Author Posted February 22, 2014 I hope not troller faction 'E'yyo FUCKING OFF BICTH!!
DonOdon Posted February 22, 2014 Author Posted February 22, 2014 Lah kok ada nama gue ??? Kata si Julian lo harus masuk gang gua
Bonar Simajuntak Posted February 22, 2014 Posted February 22, 2014 Kata si Julian lo harus masuk gang gua Gue belum dapet kabar dari julian kalo gue disuruh kesini mohong keterangannya lebih lanjut , Terima kasih
Recommended Posts
Archived
This topic is now archived and is closed to further replies.