Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Marshall Walton to Levi Dorfman (pasukanbodrex)


yash

Recommended Posts

Posted

Nama UCP: pasukanbodrex

Nama Character lama: Marshall Walton


Nama Character baru: Levi Dorfman

Jenis kelamin: Laki-laki (Male)

Origin: United States of America


Alasan penggantian nama:

1. Ingin mengganti pengalaman roleplay.

2. Ingin menghapus crime record.

Bukti screenshot penggunaan '/charity':

Bukti

 

BUKTI SCREENSHOT CHARITY

Spoiler

sa-mp-055.png

 

BUKTI SCREENSHOT /MP

Spoiler

sa-mp-082.png

 

BUKTI SCREENSHOT JAIL

Spoiler

sa-mp-086.png

BUKTI SCREENSHOT LEVEL

Spoiler

sa-mp-081.png

 

Bukti screenshot CK:

Bukti

 

BUKTI SCREENSHOT CK

Spoiler

01.png

 

02.png

 

03.png

 

04.png

 

05.png

 

06.png

 

07.png

 

08.png

 

09.png

 

01.png

 

10.png

       

      STORY CK

     Pada tanggal 27 Oktober 2020, Marshall Walton menguntiti Shimontino Allguardo kedalam ruangan rahasia milik H32C. Ruangan rahasia tersebut hanya boleh dimasuki oleh pemilik rumah dan juga para petinggi dari Hustler 32 Club. Shimontino Allguardo adalah pemilik rumah, sekaligus salah satu petinggi dari H32C. Shimontino memutar pola brankas yang ada didalam ruangan tersebut. Marshall yang menguntit tadi, mencoba mengingat pola yang diputar oleh Shimontino. Shimontino memasukkan Crack dengan jumlah besar kedalam brankas. Setelah memasukkan persediaan Crack dan mengunci pintu brankas, Shimontino bergegas keluar dari ruangan tersebut, tak terkecuali Marshall. Keesokan harinya, Marshall mencoba memasuki ruangan tersebut, ia berani masuk karena kondisi rumah sedang sepi. Marshall memutar pola brankas tersebut, brankas pun berhasil terbuka. Marshall mengambil persediaan Crack dengan jumlah besar, yaitu sebesar 1kg. Setelah berhasi mengambil dan memasukkan Crack hasil curian itu kedalam bajunya, Marshall bergegas keluar dari rumah.

 

     Keesokan harinya, Marshall menelpon salah satu pelanggannya, sekaligus musuh dari gang H32C, gang Idlewood. Marshall meminta waktu pertemuan untuk melakukan transaksi penjualan Cracknya dan disetujui oleh si pelanggan. Marshall pun pergi kesalah satu tempat dimana mereka telah mensetujui pertemuan tersebut. Marshall mengeluarkan Crack dari dalam bajunya dan memperlihatkannya kepada si pembeli. Transaksi pun berjalan dengan hikmat. Disela sela transaksi, Tommy Leonid mendapati Marshall sedang bertansaksi dengan salah satu anggota gang Idlewood. Tommy menduga, Marshall menjual Crack hasil curian yang ia dapatkan dari barankas milik H32C. Tommy yang geram akan kejadian tersebut, langsung bergegas mengeluarkan handphone-nya dan membuka aplikasi kamera, kemudian memfoto aksi Marshall. Tommy kemudian mengirim foto tersebut kesalah satu petinggi H32C yang lain, yaitu Ernset.

 

     29 Oktober 202, ketika Marshall sedang ingin membeli makanan kerestoran terdekat dengan menggunakan mobilnya, Marshall mendapati pesan singkat yang ada di handphonenya. Pesannya berisi bahwa Marshall diwajibkan datang ke Bayside oleh Ernest. Marshall pun membalas pesannya dan segera menginjak pedal mobilnya untuk pergi ke daerah Bayside. Sesampainya di Bayside, teman-temannya sudah menunggu kehadirannya. Bukannya momen indah, malah momen mengerikan akan terjadi kepada diri Marshall. Ernest menunjukkan foto yang dikirim oleh Tommy dihari sebelumnya kepada Marshall. Marshall pun kaget dan akhirnya hanya diam saja melihat foto dirinya. Marshall pun disuruh menyudut. Teman-temannya segera mengambil senjata yang ada dan mengacungkannya ke wajah Marshall. Marshall yang sudah terpojok, tidak bisa berbuat banyak, ia hanya bisa pasrah. Arnold Dwight menyuruh Tommy untuk menembak kepala Marshall untuk mengakhiri karirnya di Hustler 32 Club. Karir Marshall pun habis ditangan teman-temannya. Ia mati mengenaskan dengan kepala yang pecah.

 

 

Posted
18 hours ago, Marshallpakes said:

Pada tanggal 27 Oktober 2020, Marshall Walton mencoba membuka brankas yang ada disalah satu rumah, sekaligus markas bagi gang Hustler 32 Club. Marshall membuka brankas tersebut dengan memutar kodenya. Kode yang ia dapat adalah hasil dari penglihatan diam diam yang ia lakukan saat salah satu petinggi H32C, Shimontino Allguardo mencoba membuka brankas tersebut. Marshall mengambil beberapa persediaan Crack yang ada dibrankas tersebut untuk dijual kepada gang Idlewood yang ternayata gang tersebut adalah salah satu musuh bebuyutan dari gang H32C. Pada malam hari, saat Marshall menjual Crack hasil curiannya, ia kepergok oleh temennya sendiri, yang bernama Tommy Leonid. Tommy diwaktu itu sedang berkeliling kota menggunakan mobil patriot, mendapati Marshall sedang bertransaksi dengan salah satu anggota gang Idlewood tersebut. Tommy segera mengambil handphone miliknya dan memfoto aksi Marshall tersebut. Tommy pun memberikan hasil foto tersebut kepada salah satu petinggi H32C, yang bernama Ernest Steinheiser. Keesokan harinya, Marshall dikumpulkan oleh teman-temannya untuk memberikan klarifikasi akan hal tersebut. Marshall pun mengakui aksinya tersebut, dan kemudian teman-temannya membawanya ke daerah terpencil di San Andreas, Bayside. Sesampainya disana, Marshall disuruh turun dan dipojokkan, teman-temannya segera mengeluarkan senjata miliknya dan mengacungkannya ke wajah Marshall. Marshall yang sudah pasrah akan hal tersebut, tidak bisa berbuat banyak. Ia hanya diam saja. Marshall pun akhirnya ditembak mati oleh teman-temannya untuk mengakhiri perdagangan ilegal yang ia lakukan kepada musuh H32C tersebut. Kepalanya pecah ditembak menggunakan Shotgun dan Pistol. Marshall pun mati mengenaskan ditangan teman-temannya.

Buat menjadi 3 paragraf.

 

SS an CK nya tambahin lagi!

Posted

Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.

×
×
  • Create New...