jegel8890 Posted October 14, 2020 Posted October 14, 2020 (edited) Mungkin kalian udah tidak asing lagi tentang hutan yang terletak di jepang ini, berikut saya akan merangkum 5 FAKTA TENTANG HUTAN AOKIGOHARA YANG MENYERAMKAN, menurut beberapa sumber. 1. Hutan yang sunyi Hutan Aokigahara mempunyai pepohonan yang rata-rata memiliki tinggi sepuluh kaki. Pepohonan tersebut juga mempunyai daun-daun yang rimbun dan padat sehingga seperti membentuk kanopi pada hutan. Oleh karena itu, cahaya matahari tak sepenuhnya dapat menyinari area hutan. Alhasil hutan Aokigahara selalu erat dengan nuansa yang kelam dan damai. Kemudian jarang sekali ditemukan hewan liar yang berkeliaran di dalam hutan. Mungkin karena tak banyak sumber makanan di sana, para hewan menjauhi hutan tersebut. Dibalik itu, hutan Aokigahara juga dianggap sebagai hutan yang sangat sunyi. Bahkan bagi para pejalan kaki, munculnya suara burung merupakan pemandangan yang jarang ditemui, sehingga dapat membuat mereka terkejut ketika mendengarnya. Karena kesunyian dari hutan tersebut, dikabarkan suara-suara hantu yang merintih dan menangis bisa terdengar dari jarak yang jauh. 2. Tempat populer untuk melakukan bunuh diri Aokigahara yang sunyi merupakan tempat sunyi dan damai. Mungkin banyak orang berpikir bahwa hutan ini merupakan tempat yang tepat untuk peristirahatan terakhir mereka. Sehingga memungkinkan bagi sejumlah orang pergi ke Aokigahara hanya untuk mengakhiri hidup mereka dengan secara tenang tanpa adanya gangguan. Oleh karenanya, hutan ini dianggap sebagai situs bunuh diri terpopuler setelah Golden Gate Bridge. Pemerintah Jepang sampai harus menyembunyikan angka kematian bunuh diri di Aokigahara, agar menghentikan tempat itu menjadi populer. Tak heran jika di sana kamu bisa menemukan papan peringatan untuk tidak bunuh diri. Biasanya papan tersebut bertuliskan pesan menggugah seperti "Hidupmu merupakan anugrah berharga bagi orangtuamu" atau "Pikirkan tentang keluargamu!".3. ROH YUREI menghantui hutan Aokigahara dalam waktu yang lama. Biasanya ia digambarkan dalam sosok wanita yang pucat dengan baju putih panjang dan rambut bewarna hitam. Bedasarkan tradisi dan kepercayaan di Jepang, jika mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri maka roh mereka tak dapat bergabung dengan para leluhur di dunia lain. Mungkin karena itulah Yurei bisa gentayangan. Untuk menghindari hal itu, biasanya orang-orang yang meninggal karena bunuh diri, mayatnya akan ditemani oleh seseorang. Petugas hutan Aokigahara biasanya melakukan ritual ini agar arwah orang yang bunuh diri tak sendirian dan menjadi marah.4. Populer sebagai situs bunuh diri sejak lama Memang sudah lebih dari beberapa dekade hutan Aokigahara terkenal sebagai situs bunuh diri. Mungkin banyak orang dari kita hanya mengetahuinya baru-baru ini. Namun, hutan itu populer untuk dijadikan tempat bunuh diri sejak tahun 1950. Beberapa literatur dianggap sempat mendongkrak kepopuleran hutan Aokigahara sebagai tempat bunuh diri. Pada 1960, penulis Seicho Matsumoto menulis novel yang disebut dengan Kuroi Kaiju. Kisah yang ditulisnya berakhir dengan tragis yakni dua pasangan yang saling mencintai mati bunuh diri bersama di hutan. Sejak novel itu melejit, kasus bunuh diri dikabarkan juga mengalami peningkatan. Tak hanya novel Matsumoto, Wataru Tsurumui yang menciptakan buku kontroversial tentang bunuh diri pada tahun 1993, juga menyebutkan hutan Aokigahara merupakan tempat yang paling tepat untuk mengakhiri hidup. Tak kaget jika buku Tsurumui kerap ditemukan dekat dengan jasad orang yang bunuh diri di hutan itu.5. Penjarahan mayat Bukan menjadi hal aneh melihat banyaknya barang peninggalan dari orang-orang yang bunuh diri di Aokigahara. Tak heran jika pemulung kerap berkeliaran di sana untuk mencari barang-barang berharga yang bisa mereka ambil. Bahkan, jika mereka menemukan jasad orang yang bunuh diri terlebih dahulu sebelum petugas. Para penjarah akan mengambil semua barang berharga pada jasad tersebut. Tentunya tindakan tersebut sebenarnya dapat memicu kemarahan dari roh yurei. Jadi menurut kalian, hal apa sih yang membuat warga jepang disana mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri? Sumber Wikipedia dan liputan 6 Edited October 14, 2020 by jegel8890
razemc Posted November 19, 2021 Posted November 19, 2021 apakah warga jepang terlibat pinjol yang menyebabkan bunuh diri? 1
imelda Posted April 13, 2022 Posted April 13, 2022 Hmm.. Sepertinya mereka memilih mengakhiri hidup di Hutan Aokigohara karena hutan tersebut jarang di datangi oleh orang-orang atau bisa dibilang sepi lah ya. Hal tersebut yang mungkin bisa membuat mereka berpikir tidak ada yang tahu bahwa mereka akan mengakhiri hidup dirinya sendiri disana. Tapi dari beberapa informasi dan sumber yang gua denger atau baca akhir-akhir ini, di Hutan Aokigohara itu sudah di terapkan pengawasan oleh beberapa orang yang bertugas untuk menjaga agar tidak terjadi hal yang sama lagi, dan sudah dipasangkan beberapa kamera pengawas CCTV di sana untuk memantau. Jika ada orang mencurigakan yang datang ke Hutan Aokigohara seorang diri biasanya akan segera didatangi oleh petugas setempat untuk ditanya keperluan apa, dan diberikan pertolongan "mungkin". Dari beberapa sumber yang gua dengar sih masih banyak juga yang kebobolan atau tidak ketahuan, dan masih ada yang melakukan bunuh diri di tempat tersebut. Mungkin karena sudah banyak orang yang melakukan tindakan bunuh diri di tempat tersebut, hal itu menyebabkan hutan tersebut menjadi tempat yang seram bisa saja ada arwah atau iblis yang mendominasi pikiran orang-orang itu sehingga membuat orang tersebut semakin menguatkan niatnya untuk mengakhiri hidup., Ah.. Itu hanya pandangan dari gua pribadi sih haha, CMIIW ya. Udah lama juga ini topik, tapi menarik untuk dibahas.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now