Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Rojak_Simanjuntak to Paolo_Elmanik (ucoksibaba)


ucoksibaba

Recommended Posts

Posted

Nama UCP: ucoksibaba

Nama Character lama: Rojak_Simanjuntak


Nama Character baru: Paolo_Elmanik

Jenis kelamin: Laki-laki (Male)

Origin: USA


Alasan penggantian nama:

-menghapus crime record
-mengganti origin
-ingin merasakan roleplay yang baru

Bukti screenshot penggunaan '/charity':

Bukti

unknown.png

Bukti screenshot CK:

Bukti

SS CK'ed

Rojak.png

 

 

Rojak4.png

 

 

Rojak2.png

 

 

Rojak5.png

 

 

Rojak6.png

 

 

Rojak7.png

 

 

Rojak8.png

 

 

Rojak1.png

 

 

Rojak9.png

 

 

Rojak10.png

 

 

Rojak11.png

 

 

Rojak12.png

 

 

Rojak13.png

 

 

Rojak14.png

 

 


Rojak16.png

 

Rojak17.png

 

 

unknown.png

 

 

 

story CK'ed

 

   Rojak Simanjuntak adalah seorang pria berumuran sekitar 22 tahun. Rojak Simanjuntak atau yang biasa disapa kenal dengan Rojak tinggal disebuah pemukiman di Ganton tepatnya Ganton Circle. Rojak tinggal sendiri dirumahnya yang tidak terlalu besar itu. Rojak bekerja sebagai seorang mekanik di Mechanic City dan dia sudah bekerja selama hampir 5 tahun lebih. Dari bekerja sebagai mekanik dan dia berhasil mendapatkan uang yang lumayan banyak dari pekerjaan itu.

 

   Hingga suatu hari Rojak bertemu dengan seseorang yang datang ke Mechanic City mengendarai mobil sedan hitam. Pengemudi sedan hitam tersebut adalah seorang laki-laki sekitar berumuran 24 tahun kurang lebih. Dia menawari Rojak Simanjuntak crack dengan harga murah, lantas tanpa berpikir lama Rojak langsung menerima tawaran pria tersebut. Alasan Rojak membeli crack dari pria tersebut karena harga murah dan nantinya dia bisa menjual lagi dengan harga lebih tinggi.

 

   Bisnis berjalan dengan lancar antara Rojak dengan Robbins, pria yang mengendarai mobil sedan hitam tersebut. Suatu ketika Rojak Simanjuntak mendapat order dari buyer, kemudian Rojak memesan crack dan AK-47 dari koleganya Robbins dengan jumlah besar. Transaksi berjalan dengan lancar dari Rojak maupun Robbins, namun suatu hari ternyata Rojak menjual barang ilegal tersebut kepada orang asing yang baru dia temui 5 menit.

 

   Beberapa hari setelahnya, ketika Rojak Simanjuntak beristirahat untuk makan malam di Vinewood Burger tiba-tiba saja dirinya digerbek oleh polisi. Rojak Simanjuntak seketika terkejut dan disana dia melihat seorang pria yang sebelumnya dia menjual cracknya kepadanya. Rojak Simanjuntak sangat terkejut digerbek polisi dan ditambah ternyata dia menjual barang ilegal itu kepada detektif yang sedang menyamar.

 

   Kemudian Rojak dibawa ke rumahnya untuk melakukan penggeledahan, disana polisi mendapatkan barang bukti lainnya. Setelah itu Rojak dibawa ke kantor untuk diinterograsi oleh detektif terkait darimana dia mendapatkan barang-barang itu. Interograsi berjalan lumayan lama dari malam hari ketika dirinya ditangkap hingga keesokan paginya. Rojak Simanjuntak bergegas mencari telephone booth untuk menghubungi koleganya, disana dia menjelaskan dirinya ditangkap oleh polisi. Koleganya tersebut nampak ditelepon merespon dengan santai dan baik-baik saja.

 

   Beberapa hari kemudian Rojak Simanjuntak mendapatkan panggilan mekanik di Palomino Creek, ketika dia melintasi Palomino Creek Tunnel tiba-tiba saja dia dihadang oleh dua van hitam tidak dikenal. Semua penumpang beserta pengemudi van tersebut keluar dan menodongkan senjata kearah Rojak Simanjuntak. Rojak lantas tidak memberikan perlawanan dengan todongan senjata yang begitu banyak dan mengikuti perintah mereka. Kepala Rojak dibungkus oleh sesuatu sehingga dia tidak bisa melihat dan tangannya diikat.

 

   Sampai disuatu tempat Rojak masih belum bisa melihat apa-apa hingga ketika dia duduk disebuah bangku, tiba-tiba kakinya dia merasa sakit seperti tertancap sesuatu, disana Rojak menjerit kesakitan dan berusaha untuk melarikan diri. Tidak lama kemudian Rojak Simanjuntak merasa kepalanya disentuh oleh seseorang, dia tidak tahu siapa orang tersebut karena kepalanya masih tertutupi, hingga akhirnya orang tersebut berbicara seketika Rojak menyadari suara tersebut adalah Robbins, koleganya.

 

   Tidak lama kemudian terdengar suara telepon dan orang tersebut yang Rojak yakini adalah Robbins berbicara dengan seseorang melalui telepon, pembicaraan Robbins ditelepon membuat Rojak sangat takut dan dia menelan ludah. Ketika Robbins berhenti berbicara Rojak Simanjuntak tubuhnya dimutilasi oleh anak buahnya Robbins menggunakan pisau butcher dan potongan-potongan tubuhnya dibuang dipembuangan sampah.

 


SS LEVEL

Spoiler

 

 

 

unknown.png

 

 

SS MP

Spoiler

 

 

unknown.png

 

SS JAIL

Spoiler

 

unknown.png

×
×
  • Create New...