Kurbok Posted August 28, 2020 Posted August 28, 2020 Rico_Castro Rico Castro, biasa dipanggil Rico adalah anak kedua dari sepasang suami istri dengan ayah yang bernama Ruben Castro dan ibu bernama Amerita Loco. Rico lahir tepat pada tanggal 17 Juni 2003 di sebuah rumah sakit bernama Jenderal de Barranquilla tepatnya di Kolombia. Rico dibesarkan dalam sebuah keluarga yang bisa dibilang cukup mampu, Ayahnya bekerja disalah satu perusahaan ternama disana dan ibunya adalah seorang guru sekolah menengah pertama. Rico bersama Kakaknya yang bernama Riel Castro selalu menghabiskan waktunya bersama dengan cara bermain sepedah, jalan jalan ketaman sekaligus olahraga, dan banyak hal lainnya yang seru dilakukan oleh sang kakak terhadap adik laki lakinya. Sampai pada saat Rico berumur 5 tahu, Rico sekolah di salah satu sekolah dasar yang tidak perlu disebutkan namanya, 6 tahun di sekolah dasar tersebut, Rico selalu mendapatkan prestasi yang bisa dibilang cukup gemilang. Dari kelas 1 sekolah dasar hinggia kelas 6 sekoah dasar, Rico tidak pernah lepas dari 5 besar hingga orang tuanya sangat bangga terhadapnya. Orang tua Rico selalu memberikan apapun yang Rico inginkan, contohnya motor, video game, sepatu, baju dan lainnya. Dikarenakan Ayah Rico adalah orang kepercayaan dari bos perusahaan tersebut, semenjak lulus sekolah dasar Ayah Rico diangkat menjadi manager dari perusahaan tersebut. Sampai pada saat masuk ke sekolah menengah pertama, di umurnya yang menginjak 12 tahun, Rico masuk kesalah satu sekolah swasta ternama di daerahnya, tidak masalah dengan keuangan karna semenjak lulus sekolah dasar, keuangan keluarga Rico meningkat drastis seiring kenaikan pangkat Ayahnya. Semenjak masuk ke sekolah menengah pertama, Rico mendapatkan 2 sahabat baiknya yang selalu bersamanya kemanapun Rico pergi, sebut saja anak itu adalah Nathan dan Jose. Di sekolah menengah pertama semuanya berjalan lancar sama seperti saat Rico duduk di sekolah dasar, Rico tak pernah lepas dari ranking 5 besar yang membuat orang tua Rico semakin menyayanginya karna bangga dengan Rico atas pencapaian yang sudah dia dapat. Sampai pada saat umurnya menginjak 14 tahu, Rico telah lulus dari sekolah menengah pertama tersebut dengan nilai tertinggi nomor 4 seangkatannya. Setelah lulus dari sekolah menengah pertama, Rico berinisiatif untuk mengambil sekolah jmenengan kejuruan dengan jurusan Mesin Alat Berat, dia berfikir dengan dia mengambil jurusan itu, dia akan mendapatkan kerja dengan mudah karna disana banyak sekali yang membutuhkan mekanik alat berat. Semua cerita dimulai pada saat Rico memasuki kelas 2 sekolah menengah kejururan, dia bertemu dengan beberapa teman baru yang sering mendatangi club malam untuk berseneang senang dengan cara mabuk mabukan atau menggunakan narkoba jenis heroin ataupun marijuana. Awalnya Rico tidak tertarik akan hal itu, tetapi semuayna berubah saat Rico mencoba sekali ikut dengan teman temannya, di malam hari tepatnya di malam minggu Rico dan teman temannya menaikin mobil teman dari Rico pergi ke salah satu club yang sudah biasa didatangin temannya Rico tersebut, teman Rico ini ada 3 sebut saja dia Ramos, Moses, Paco. Sampai pada saat tengah malam, Rico meneguk minuman beralkohol yang membuat diirnya kehilangan kesadarannya. Dia suka akan hal tersebut karna katanya bisa menghilangkan pikiran walaupun sejenak. Hari hari selanjutnya Rico bersama 3 temannya itu sering mendatangi tempat tersebut, biarpun mahal Rico tidak memperdulikannya karna ada uang Ayahnya yang bisa dia pakai. Sampai suatu saat Rico melihat Ramos menggunakan Marijuana yang tampaknya nikmat dan akhirnya Rico mencoba dan ketagihan dengan marijuana tersebut. Ke tiga teman dari Rico suka akan hal tersebut, karna dalam pikirannya mereka dapat membeli marijuana dengan uang yang Rico punya sampai akhirnya Rico kecanduan dengan marijuana, hampir setiap pulang sekolah dia selalu menemui penjual marijuana dan memakainya dirumah Ramos yang dimana Ramos ini adalah anak yatim piatu, dia tinggal bersama neneknya. Sampai suatu ketika setelah kelulusan Rico dari sekolah tersebut, Ayah dari Rico merasa bahwa anaknya berubah semenjak 2 tahun yang lalu, Rico boros akan keuangan hingga akhirnya dijatah keuangannya, dia tidak lagi bisa mendapatkan apa yang ia inginkan secara cuma cuma. Hinggia pada saat itu, Rico diam diam mengambil uang Ayahnya untuk membeli marijuana dan diketahui oleh Ayahnya, Ayah Rico mengikuti kemana Rico pergi dan akhirnya memergoki Rico sedang membeli dan ingin memakai marijuana tersebut. Akhirnya dengan hati yang marah, Rico diseret kedalam mobil dan dibawa pulang untuk di marahin habis habisan oleh si Ayahnya Rico. Setelah habis dimarahin kurang lebih 2 jam, Rico langsung dipesankan tiket menuju Los Santos dengan dibekali uang 0 dan 1 mobil van. Beberapa hari kemudian setelah sampai di bandara Los Santos. Rico menemui satu orang yang melihat Rico tampak kebingungan, Rico tidak tau siapa dirinya tapi orang tersebut menghampirinya lalu menanyakan sesuatu tentang darimana, mau kemana, dan mengapa Rico bisa sampai di Los Santos ini. Rico menjelaskan semuanya kepada orang tersebut, dan orang tersebut menyarankan untuk pergi kesalah satu apartement yang berada di daerah Willowfield yang dimana dia berkata bahwa ada kumpulan orang Hispanic disana. Tidak menunggu lama, Rico langsung bergegas menuju kesana menggunakan taksi yang dipesannya, 1 hari Rico menunggu beberapa orang Hispanic yang dibilang oleh orang yang ia temui di bandara, tapi Rico tidak menemui satu orangpun. Rico yang belum mendapatkan mobilnya hanya bisa tidur depan apartement tersebut, hingga hari ke-2 Rico di Los Santos akhirnya Rico menjemput mobilnya yang kata Ayahnya di antar melalui jalur kapal. Pada malam hari tepat di hari ke-2 itu Rico mendatangi apartement tersebut dengan harapan ada orang Hispanic yang akan menemuinya dan memberikan dia tempat untuk tidur. Tidak salah, Rico menemui seseorang bernama Cappone yang biasa dipanggil El Cappone atau El-C, Cappone bertanya sama seperti orang yang ada dibandara, dia menanyakan tentang darimana asal Rico, apa tujuan Rico datang ke apartement, dan banyak hal lainnya. Rico menjelaskan semuanya sesuai apa yang terjadi pada kehidupannya sampai akhirnya Cappone memberikan Rico 1 kunci kamar diapartement tersebut, kamar Rico ada nomor 13. Sampai hari harinya Rico selalu bersama dengan beberapa anak Hispanic yang ada didaerah sana, sekaligus Rico bekerja sebagai mekanik alat berat disalah satu bengkel kecil di daerah Las Colinas. Questions Tujuan membuat character story: Supaya bisa membeli property, dan mengembangkan karakter Account UCP yang saya miliki: adhika127 Account Forum yang saya miliki:Kurbok Berapa lama saya sudah main di JGRP: 2 tahun lebih Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya Kurbok selaku pemilik account UCP adhika127 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Rico Castro) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
Kurbok Posted August 28, 2020 Author Posted August 28, 2020 Just now, usernotfound said: Level berapa? Level 3 mas
$usernotfound$ Posted August 28, 2020 Posted August 28, 2020 To @NamaForumI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@NamaStaffJG:RP Staff Team.
Recommended Posts