$jamiroquai$ Posted April 4, 2020 Posted April 4, 2020 Hugo_Williams Hugo Williams, adalah anak dari Albert Williams dan Maria Williams lahir pada 3 Oktober 1996. Anak kedua dari 2 bersaudara. Sejak kelahirannya, Hugo sudah dimanja dan sangat disayang oleh kedua orang tuanya. Semua keinginannya dengan mudah dikabulkan oleh orang tuanya. Hal ini karena Keluarga Williams adalah keluarga konglomerat yang memiliki perusahaan ternama di Inggris. Tidak seperti kakaknya, Zed Williams yang berteman dengan siapa saja tanpa melihat status dan golongan, Hugo hanya berteman dengan orang orang yang satu derajat dengannya, yaitu anak para konglomerat dan anak pengusaha pengusaha kaya.Hugo disekolahkan disekolah yang sangat bergengsi. Hugo lulus sekolah dengan nilai yang tinggi, tetapi nilainya tidak cukup untuk memenuhi syarat mendapat beasiswa penuh di Stanford University. Karena itu, Hugo memaksa kedua orangtuanya untuk membiayai dia berkuliah disana. Orang tuanya pun mengiyakan. Keseharian Hugo hanya diisi dengan belajar, bertukar pikiran dengan ayahnya, dan pergi ke klub malam bersama teman temannya. Sedangkan Zed, selalu membantah perkataan orang tua dan pergi ke studio musik yang tidak jauh dari rumah untuk berkumpul dengan teman temannya. Disaat sedang bolos kuliah bersama teman temannya, Hugo mendapat kabar yang membuat Hugo cukup terpukul. Ibunya meninggal karena sakit yang dideritanya. Ayahnya meminta Hugo dan Zed agar bisa meneruskan usahanya. Hugo langsung mengiyakan dan berjanji akan membuat ibunya bangga. Sedangkan Zed masih bingung antara permintaan orang tua atau impiannya. Setelah lulus, Hugo langsung bekerja diperusahaan ayahnya dengan jabatan yang cukup tinggi. 1 bulan kemudian Zed dengan terpaksa bergabung dan bekerja diperusahaan ayahnya. Hugo yang merasa jabatan dan kecerdasannya lebih tinggi dari Zed merasa kesal karena Dia bisa mendapat jabatan yang setara dengannya. Tetapi seiring berjalannya waktu, rasa kesal Hugo padam karena mereka sering bersaing dengan sehat dan bekerja sama. Sekarang Zed juga sudah tidak merasa terbebani dan terpaksa dalam mengerjakan tugasnya. Beberapa tahun kemudian, Hubungan Zed dan Hugo semakin erat. Walaupun mereka bekerja di bagian yang berbeda, mereka terus bekerja sama dan berusaha untuk memajukan perusahaan. Karena dedikasi dan integritas mereka, Perusahaan berkembang pesat. Tetapi, ditengah keberhasilan mereka, suatu musibah menimpa keluarga Williams. Albert Williams, Ayah dari Hugo dan Zed, mengalami kecelakaan parah. Ibu tirinya, Karen Williams yang sudah berada dirumah sakit menghubungi mereka berdua bahwa ayahnya tidak selamat dan sudah pergi. Kabar ini membuat Hugo dan kakaknya terpukul. Hugo bahkan tidak ingin keluar kamarnya sampai hari pemakaman ayahnya. Tiap hari Hugo menangis dan menyesal. Tidak jarang ia melukai dirinya sendiri. Beberapa minggu kemudian setelah upacara pemakaman ayahnya, Karen ingin membicarakan soal ahli waris dan saham perusahaan. Karen mengatakan bahwa Albert tidak membicarakan soal warisan dan saham perusahaan. Tetapi Albert berkata bahwa Zed adalah anak adopsi. Mendengar hal itu, Zed dan Hugo sangat terkejut. Hugo yang selama ini menganggap Zed adalah kakak kandungnya, ternyata Zed adalah anak yang diadopsi. Karen juga berkata bahwa untuk pembagian saham, Hugo mendapatkan 50% saham dan 50% sisanya untuk dirinya sendiri. Sedangkan Zed tidak mendapatkan saham sama sekali. Hal ini dikarenakan kebijakan negara bahwa anak yang diadopsi tidak mendapat warisan kecuali ditulis didalam surat wasiat.Karen juga mengatakan bahwa Ia dan Hugo akan naik jabatan sedangkan Zed tetap di jabatannya. Mendengar hal ini, amarah Zed memuncak. Ia langsung memukul meja dan pergi dari tempat itu. Hugo sebenarnya merasa hal ini sungguh tidak adil. Namun, Ia tak bisa berkata apa apa. Esok pagi Hugo datang ke kamar Zed dan betapa kagetnya Ia yang melihat Zed sedang memasukan pakaian kedalam koper. Hugo menanyakan untuk apa menyiapkan koper. Zed menjawab Ia akan angkat kaki dari rumah ini dan keluar dari perusahaan. Mendengar hal itu Hugo kaget dan mencoba membujuk Zed agar tidak keluar dan angkat kaki dari rumah. Tetapi Zed langsung memukul Hugo dan berkata “Selamat bersenang senang dengan warisanmu. Jangan panggil gua kakak lagi, Lu bukan saudara gua.” Zed langsung pergi meninggalkan rumah. Hari ke hari, Minggu ke minggu Hugo jalani pekerjaannya. Sejak kematian Ayahnya. Karen menjadi semena mena. Semua pekerjaan ditimpakannya kepada Hugo. Hugo juga diperintahkan oleh Karen untuk mencari pengganti Zed. Namun, Hugo tidak menemukan satu orang pun yang sepintar dan sehebat Zed. Tiap hari, Hugo hanya diberikan tugas lagi, dimarahi, bahkan dipukul oleh Karen. Hugo sampai jarang tidur karena harus mengerjakan semua tugasnya. Akibat sikap Karen, Hugo jatuh sakit dan tidak ada yang bisa mengurus perusahaan. 2 minggu kemudian, perusahaan yang dirintis oleh Ayahnya itu bangkrut tak tersisa. Hugo meminta bantuan kepada teman teman konglomeratnya, tetapi mereka malah menertawakan dan mengejek Hugo. Darisini Hugo sangat menyesal karena telah memilih milih teman. Hugo akhirnya merenung dan berfikir, apakah dia harus mengikuti jalan kakaknya Zed? Angkat kaki dari rumah dan memulai hidup baru? Setelah beberapa jam merenung, Hugo membuat keputusan bulat. Ia akan angkat kaki dari rumah dan mencari kakaknya. Ia pun menyiapkan pakaian dan kopernya. Hugo akhirnya pergi dari rumah. 1 Minggu setelah Hugo pergi dari rumah. Hugo dapat bertahan hidup karena dulu Ia sering bertukar pikiran mengenai bisnis dan pekerjaan dengan ayahnya. Tetapi uang yang didapat tidaklah banyak. Ia mendapat banyak rekomendasi dari orang orang bahwa bekerja di Inggris seperti budak. “Bekerja hingga lelah tetapi bayaran tidak setimpal. Jika ingin bekerja dengan bayaran yang setimpal, cobalah bekerja di Los Santos.” Mendengar itu Hugo langsung menabung untuk membeli tiket menuju Los Santos. Tetapi ia teringat, ia belum menemukan kakaknya Zed. Hugo dengan semangat mencari informasi seputar Zed. 2 Minggu berlalu. Akhirnya Hugo menemukan rumah yang didiami Zed. Hugo mengetuk pintu rumah Zed dan alangkah terkejutnya Zed melihat adiknya datang menemuinya. Disana Hugo menangis dan meminta maaf karena tidak berbuat apa apa disaat keputusan dibuat oleh Karen. Zed pun memaafkan Hugo dan akhirnya mereka berdua berdamai dan berjanji akan saling menopang dan selalu bersama. Hugo mengajak Zed untuk merantau ke Los Santos karena gaji yang didapat disana setimpal dengan pekerjaan. Zed pun tertawa karena Hugo memiliki pemikiran yang sama yaitu memulai hidup baru di Los Santos. Saya jogme selaku pemilik account UCP conglai bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Hugo_Williams) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
$jamiroquai$ Posted April 4, 2020 Author Posted April 4, 2020 Questions Tujuan membuat character story: Agar bisa memengang senjata, membeli properti, memperluas roleplay character Account UCP yang saya miliki: conglai Account Forum yang saya miliki: $jogme$ Berapa lama saya sudah main di JGRP: 2 tahun lebih Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah
$thomas_smith$ Posted April 4, 2020 Posted April 4, 2020 SEbutkan semua UCP yang pernah kamu buat dan kamu mainkan.
$jamiroquai$ Posted April 4, 2020 Author Posted April 4, 2020 41 minutes ago, thomas_smith said: SEbutkan semua UCP yang pernah kamu buat dan kamu mainkan. Hanya 1 yaitu conglai min.
$thomas_smith$ Posted April 4, 2020 Posted April 4, 2020 To @jogmeI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@thomas_smithJG:RP Staff Team.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now