Absurd Posted April 1, 2020 Posted April 1, 2020 (edited) Ryouta Houtarou Ryouta Houtarou lahir pada tanggal 10 Desember 1996 di kota Kyoto, Jepang. Ayahnya bernama Mitsuki Houtarou dan ibunya bernama Miyuki Nakano. Ryouta merupakan seorang anak tunggal dari keluarga kecil tersebut. Keluarga mereka berjalan dengan harmonis, sehingga Ryouta pun dapat tumbuh serta berkembang dengan sangat baik. Ryouta memiliki hobi menulis dan memotret gambar. Ryouta mulai menggemari hobi tersebut pada saat Ryouta masih berumur 6 tahun, dimana pada saat itu Ryouta diberi buku harian dan sebuah kamera oleh ayahnya, lalu Ryouta pun mulai menulis kesehariannya setiap hari dan menyelipkan gambar-gambar yang berkesan bagi Ryouta di buku hariannya tersebut. Sifat Ryouta yang periang, terbuka, dan pandai bergaul, membuat Ryouta memiliki banyak teman di sekolahnya. Belum lagi Ryouta adalah siswa yang berprestasi, sehingga orang tuanya sangat bangga terhadap Ryouta. Tidak terasa, beberapa tahun pun berlalu. Ryouta pun dapat menyelesaikan kuliahnya di bidang jurnalistik. Sekarang, Ryouta bukan anak kecil lagi, kini Ryouta menjadi pria yang dewasa. Orang tua Ryouta pun sangat bangga sekaligus terharu terhadap Ryouta. Ryouta mulai mencoba bekerja di Jepang, pertama dia hanya bekerja di suatu kafe di kotanya sambil mencari pekerjaan lain. Beberapa bulan kemudian, Ryouta mulai mencoba mendaftarkan diri sebagai wartawan di suatu acara berita TV terkenal Jepang. Tidak disangka, Ryouta diterima sebagai calon wartawan di acara berita TV Jepang tersebut. Meskipun begitu, Ryouta masih seorang calon, dia harus bersaing melawan 9 orang saingannya. Keesokan harinya, dia mulai training di acara berita TV tersebut, dan semuanya dapat berjalan dengan baik. Satu tahun pun berlalu, dia sudah menyelesaikan training tersebut, sekarang dia hanya tinggal menunggu hasil. Karena, dari sepuluh orang tersebut, hanya ada tiga orang yang akan dipilih. Penyaringan hasil tersebut memakan waktu hingga satu minggu. Hari itu pun tiba, Ryouta datang ke perusahaan tersebut. Saat pemanggilan nama orang yang akan dipilih Ryouta sangat gugup karena takut namanya tidak akan dipilih. Nama orang pertama serta kedua sudah disebut, tetapi tidak ada namanya disana. Ryouta pun tambah gugup dan takut. Pada saat itu, Ryouta mulai putus asa. Tak disangka, nama Ryouta disebut pada panggilan ketiga. Rasa bahagia, senang, takut, dan tidak percaya bercampur aduk di pikiran Ryouta. Saat pulang, Ryouta menyampaikan kabar gembira ini pada orang tuanya. Orang tuanya pun sangat senang dan bahagia karena berita tersebut. Saat masuk kamar dia mulai membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah dokumen, dokumen tersebut adalah sebuah kontrak kerja, Ryouta diberi 3 hari untuk menandatangani kontrak tersebut. Ryouta mulai membacanya dengan teliti dan mulai merenung. Aneh, Ryouta mulai ragu, dia berfikir apakah dia harus bekerja disana? Ryouta merasa kalau dia belum siap untuk mengambil pekerjaan besar tersebut karena dia belum memiliki terlalu banyak pengalaman kerja. Dia ingin bekerja dari bawah sampai keatas agar terbiasa dengan pekerjaan tersebut. Tiga hari pun berlalu, dia masih saja belum menandatangani kontrak tersebut, dia berpikir dengan keras, dia tidak mau membuang kesempatan emas tersebut, tapi dia juga takut karena dia khawatir tidak dapat melakukan dan menjalankan pekerjaan tersebut dengan baik. Akhirnya sesuatu melintas di pikiran Ryouta. Sambil tersenyum kecil, dia memasukan dokumen tersebut ke dalam tas lalu segera berangkat ke kantor acara berita TV tersebut. Dua orang tersebut juga sudah hadir di sana, mereka memberi kontrak tersebut kepada bosnya, bosnya pun mulai membaca dengan teliti. Bosnya menemukan satu dokumen yang tidak ditandatangani. Tidak salah lagi, dokumen tersebut adalah milik Ryouta. Ryouta ditanya kenapa dia tidak menandatangani kontrak tersebut. Ryouta pun menjawab kalau dia tidak siap menjadi seorang wartawan dengan pengalaman kerja yang minim, dia tidak mau membuat nama perusahaan hancur karena dia. Bosnya pun menghargai serta menyetujui pilihan Ryouta. Saat mereka keluar, dia pun pamit kepada bosnya, dan bosnya memberikan senyuman hangat kepada Ryouta sambil berkata kalau Ryouta adalah harta berharga bagi perusahaan tempat Ryouta bekerja di suatu kelak nanti. Sesampainya di rumah, Ryouta menyampaikan hal tersebut kepada orang tuanya, dan orang tuanya pun juga menghargai keputusan anaknya. Saat Ryouta tengah melihat media sosial di handphone, sesuatu terlintas di pikirannya, dia berpikir kalau seharusnya dia bekerja di luar negeri karena disana mempunyai potensi yang lebih besar. Setelah keputusannya matang, dia mulai mendiskusikan hal tersebut kepada orang tuanya, orang tuanya pun pasti setuju demi kebahagian anaknya. Kota yang Ryouta tuju adalah Los Santos, tempat dimana banyak orang sukses mengawali karirnya disana. Pada malam hari orang tuanya Ryouta membantu Ryouta mengemasi barang-barang milik Ryouta dikamar. Disana mereka menemukan buku harian Ryouta sejak enam tahun hingga sekarang dan juga mengambil kamera pemberian ayah Ryouta dulu. Mereka melihat isi buku tersebut, dan mereka bertiga pun flashback terhadap masa lalu keluarga mereka. Keesokan harinya, mereka mengantar Ryouta ke bandara menggunakan mobil, Ryouta pun membawa barang-barangnya, saat Ryouta ingin menaiki pesawat mereka berpelukan dengan tangis dengan rasa yang bercampur aduk. Ryouta pun menghapus air matanya, dan melambaikan tangannya ke kedua orang tuanya dan segera menaiki pesawat. Sekian jam pun berlalu, Ryouta sampai di Los Santos International Airport. Dia mengambil kamera pemberian ayahnya dulu lalu mengambil gambar dan segera menuliskan suasana ramainya bandara Los Santos pada saat itu di buku hariannya tersebut. Dia pun segera menelpon taxi, dan berangkat ke salah satu apartemen di Los Santos. Sampai di apartemen, ia langsung berbaring ke ranjang, dan mengabarkan kepada orang tuanya kalau dia sampai dengan selamat. Dia pun segera beristirahat sampai pagi, lalu bangun, dan segera menyiapkan diri. Dan mulai saat itulah, kehidupan baru Ryouta di Los Santos dimulai. Saya Absurd selaku pemilik account UCP Absurd bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Ryouta Houtarou) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited April 1, 2020 by Absurd
Absurd Posted April 1, 2020 Author Posted April 1, 2020 (edited) Questions Tujuan membuat character story: Untuk membuka fitur fitur yang hanya bisa di unlock dengan CS Account UCP yang saya miliki: Absurd, Katsuo, masih ada lagi tapi ga ingat (Silahkan di block saya hanya menggunakan UCP Absurd) Account Forum yang saya miliki:Absurd Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Edited April 1, 2020 by Absurd Ada yang lupa
$INSOMNIA$ Posted April 1, 2020 Posted April 1, 2020 Sebelum saya proses lebih lanjut, ucp Katsuo, Mbyy, dan Mbyyy, milik siapa? Tolong jujur
Takumi_Katsuo Posted April 1, 2020 Posted April 1, 2020 Saya memakai Akun forum saya yang lain karena akun forum yang Absurd sudah mencapai batas maksimal Post 8 minutes ago, dikagantengbanget said: Sebelum saya proses lebih lanjut, ucp Katsuo, Mbyy, dan Mbyyy, milik siapa? Tolong jujur Itu adalah akun milik saya, dan saya sudah tidak memakai Ucp itu lagi, karena sekarang saya hanya menggunakan UCP Absurd
$INSOMNIA$ Posted April 7, 2020 Posted April 7, 2020 To @NamaForumI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@NamaStaffJG:RP Staff Team.
Recommended Posts