Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

AqshalAbi [AqshalAbi]


Recommended Posts

Posted (edited)

 

download.jpg

 

 

 

    Suatu hari,tepatnya pada malam selasa telah lahir seorang anak Laki-laki yang bernama Aqshal Abi (Paul Wastern) dari pasangan suami istri yang bernama Robert Wastern dan Angel Wastern pada tanggal 23 Juli 2002,di Los Santos,California Amerika Serikat. Aqshal Abi (Paul Wastern) terlahir di keluarga yang biasa saja atau sederhana. Pada usia 5 tahun Aqshal Abi Atau yang biasa dikenal dengan sebutan Paul Wastern ini, mendapatkan suatu mukjizat dimana Paul dan kedua orang tuanya yaitu Robert Wastern dan Angel Wastern sedang pergi liburan ke luar kota, saat sedang diperjalanan mobil yang mereka pakai untuk berlibur mengalami kecelakaan yang cukup parah mobilnya yang ditabrak oleh truck sampai terbalik, Paul mengalami luka yang cukup parah sampai-sampai harus dijahit dibagian pelipisnya,sedangkan Ibunya Angel Wastern mengalami luka yang sangat parah karena kaki dan tangannya penuh darah dan tidak sadarkan diri, sedangkan ayah Paul yaitu Robert Wastern menjadi satu-satunya korban yang tidak selamat atau meninggal dalam kecelakaan tragis itu.

  

   Satu Tahun setelah kejadian mengerikan itu, dimana Paul harus ditinggalkan oleh sang ayah, Paul masih merasa sedih dan terkadang ibunya mencoba menghiburnya seperti mengajaknya main ke taman, keliling kota, tapi tetap saja Paul masih merasa sedih. Paul sering tidur dan mimpi melihat ayahnya yang sudah tiada Paul pun terbangun dan langsung menangis. Ibu Paul Wastern kebingungan harus berbuat apa sampai-sampai sang ibu membelikan beberapa mainan anak-anak agar Paul bisa terhibur, usaha sang ibu berhasil membuat Paul perlahan menerima kepergian sang ayah. Keseharian Paul berubah drastis semenjak dibelikan mainan oleh ibunya, Paul jadi lebih sering bermain dirumah dengan ceria, Ibunya pun sangat senang melihat Paul bisa kembali tersenyum.

 

   Saat Paul menginjak umur 7 Tahun dia didaftarkan di sekolah dasar (SD) oleh ibunya, Paul sekolah di SDN 2 Los Santos. Letak sekolah Paul tidak terlalu jauh dari rumahnya, jadi Paul bisa berangkat sekolah jalan kaki tanpa harus diantar oleh ibunya. Semenjak Paul masuk SD, sifat Paul dan karakteristiknya berubah sangat pesat Paul jadi tidak manja seperti dulu. Paul memiliki banyak teman di SD. Paul menjadi anak yang paling berprestasi di sekolahnya karena berhasil memenangkan lomba balap lari di SDnya, dan berhasil membuat ibunya bahagia terhadapnya. Paul seringkali melihat teman-temannya diantar berangkat sekolah oleh ayahnya menggunakan mobil, sedangkan Paul yang hanya bisa melihat dan mengingat kenangan sang ayah terkadang momen seperti itu yang membuat Paul merasa sangat sedih dan ingin meneteskan air mata. Paul sering dibekali makanan saat pergi kesekolah oleh ibunya makanan tersebut yaitu Mie goreng dan telur.

 

   Pada saat Paul sudah kelas 6 SD dan ingin lulus disitulah perubahan Paul sangat terlihat Paul menjadi lebih dewasa dalam berfikir dan dalam melakukan sesuatu, singkat cerita pada saat ingin lulus Paul terkena kasus karena berantem dengan teman sekelasnya, Guru Paul langsung memanggil ibu Paul dan memberi informasi mengenai anaknya, mendengar informasi tersebut ibu Paul sangat kaget dan sangat terheran-heran anaknya berantem disekolah padahal yang dia tau Paul tidak pernah bertengkar sama siapapun. Ibu Paul pun langsung bergegas berangkat kesekolah dan mendatangi ruang guru, disana hanya ada Paul dan wali kelasnya, ibu Paul sangat marah terhadap Paul dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, Paul menjelaskan kepada sang ibu "Dia (teman Paul yang berantem dengannya) menghina saya, dia bilang saya tidak akan bisa bahagia karena sudah tidak mempunyai ayah". Mendengar dia ngomong seperti itu apakah saya salah menghajar dia bu?. Sang ibu hanya bisa menangis sedih, dengan kasus ini Paul di berikan surat peringatan bersama dengan temannya yang berantem dengannya. Setelah sampai dirumah, Ibu Paul memarahi Paul dan Paul hanya bisa menangis dan meminta maaf. 

 

   Singkat cerita Paul sudah lulus SD,dan SMP dan sudah masuk SMA Kelas 3 di SMA 2 Los Santos. Paul sudah semakin dewasa dan Paul semakin bisa menjaga diri dan menjaga ibunya, saat kelulusan SMA ibu Paul menemani anaknya ke acara perpisahan, disana banyak orang tua yang menemani anak-anaknya dengan kondisi keluarga utuh, melihat hal itu Paul sudah tidak merasakan kesedihan lagi, dan setelah acara perpisahan selesai Paul diajak ibunya pergi ke makam ayahnya yaitu Robert Wastern, disana Paul mengirimkan doa kepada ayahnya dan meneteskan air mata di makam sang ayah karena merasa sangat kangen berada didekat sang ayah.

 

 

 

Cerita Hidup Paul Wastern selesai Saya Aqshal Abistha pemilik Character AqshalAbi (Paul Wastern) mengucapkan terima kasih.

 

 


 

Saya aqshalabi selaku pemilik account UCP AqshalAbi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (AqshalAbi) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.

Edited by aqshalabi
mengganti foto
Posted

Questions

Tujuan membuat character story:
agar character saya di game gta sa jgrp ini memiliki cerita hidupnya,dan supaya bisa beli senjata untuk menjaga diri

 

Account UCP yang saya miliki:
AqshalAbi

 

Account Forum yang saya miliki:
aqshalabi

 

Berapa lama saya sudah main di JGRP:
1 - 3 bulan

 

Saya biasa main JGRP di:
Hanya di rumah

Posted
19 hours ago, dikagantengbanget said:

- Hapus kata ''AqshalAbi'' yang berada di atas foto

- Gunakan foto yang benar

Sudah saya edit min

Posted
19 hours ago, dikagantengbanget said:

- Hapus kata ''AqshalAbi'' yang berada di atas foto

- Gunakan foto yang benar

Sudah saya edit min

Posted
On 3/27/2020 at 7:34 PM, aqshalabi said:

 

download.jpg

 

 

 

    Suatu hari,tepatnya pada malam selasa telah lahir seorang anak Laki-laki yang bernama Aqshal Abi (Paul Wastern) dari pasangan suami istri yang bernama Robert Wastern dan Angel Wastern pada tanggal 23 Juli 2002,di Los Santos,California Amerika Serikat. Aqshal Abi (Paul Wastern) terlahir di keluarga yang biasa saja atau sederhana. Pada usia 5 tahun Aqshal Abi Atau yang biasa dikenal dengan sebutan Paul Wastern ini, mendapatkan suatu mukjizat dimana Paul dan kedua orang tuanya yaitu Robert Wastern dan Angel Wastern sedang pergi liburan ke luar kota, saat sedang diperjalanan mobil yang mereka pakai untuk berlibur mengalami kecelakaan yang cukup parah mobilnya yang ditabrak oleh truck sampai terbalik, Paul mengalami luka yang cukup parah sampai-sampai harus dijahit dibagian pelipisnya,sedangkan Ibunya Angel Wastern mengalami luka yang sangat parah karena kaki dan tangannya penuh darah dan tidak sadarkan diri, sedangkan ayah Paul yaitu Robert Wastern menjadi satu-satunya korban yang tidak selamat atau meninggal dalam kecelakaan tragis itu.

  

   Satu Tahun setelah kejadian mengerikan itu, dimana Paul harus ditinggalkan oleh sang ayah, Paul masih merasa sedih dan terkadang ibunya mencoba menghiburnya seperti mengajaknya main ke taman, keliling kota, tapi tetap saja Paul masih merasa sedih. Paul sering tidur dan mimpi melihat ayahnya yang sudah tiada Paul pun terbangun dan langsung menangis. Ibu Paul Wastern kebingungan harus berbuat apa sampai-sampai sang ibu membelikan beberapa mainan anak-anak agar Paul bisa terhibur, usaha sang ibu berhasil membuat Paul perlahan menerima kepergian sang ayah. Keseharian Paul berubah drastis semenjak dibelikan mainan oleh ibunya, Paul jadi lebih sering bermain dirumah dengan ceria, Ibunya pun sangat senang melihat Paul bisa kembali tersenyum.

 

   Saat Paul menginjak umur 7 Tahun dia didaftarkan di sekolah dasar (SD) oleh ibunya, Paul sekolah di SDN 2 Los Santos. Letak sekolah Paul tidak terlalu jauh dari rumahnya, jadi Paul bisa berangkat sekolah jalan kaki tanpa harus diantar oleh ibunya. Semenjak Paul masuk SD, sifat Paul dan karakteristiknya berubah sangat pesat Paul jadi tidak manja seperti dulu. Paul memiliki banyak teman di SD. Paul menjadi anak yang paling berprestasi di sekolahnya karena berhasil memenangkan lomba balap lari di SDnya, dan berhasil membuat ibunya bahagia terhadapnya. Paul seringkali melihat teman-temannya diantar berangkat sekolah oleh ayahnya menggunakan mobil, sedangkan Paul yang hanya bisa melihat dan mengingat kenangan sang ayah terkadang momen seperti itu yang membuat Paul merasa sangat sedih dan ingin meneteskan air mata. Paul sering dibekali makanan saat pergi kesekolah oleh ibunya makanan tersebut yaitu Mie goreng dan telur.

 

   Pada saat Paul sudah kelas 6 SD dan ingin lulus disitulah perubahan Paul sangat terlihat Paul menjadi lebih dewasa dalam berfikir dan dalam melakukan sesuatu, singkat cerita pada saat ingin lulus Paul terkena kasus karena berantem dengan teman sekelasnya, Guru Paul langsung memanggil ibu Paul dan memberi informasi mengenai anaknya, mendengar informasi tersebut ibu Paul sangat kaget dan sangat terheran-heran anaknya berantem disekolah padahal yang dia tau Paul tidak pernah bertengkar sama siapapun. Ibu Paul pun langsung bergegas berangkat kesekolah dan mendatangi ruang guru, disana hanya ada Paul dan wali kelasnya, ibu Paul sangat marah terhadap Paul dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, Paul menjelaskan kepada sang ibu "Dia (teman Paul yang berantem dengannya) menghina saya, dia bilang saya tidak akan bisa bahagia karena sudah tidak mempunyai ayah". Mendengar dia ngomong seperti itu apakah saya salah menghajar dia bu?. Sang ibu hanya bisa menangis sedih, dengan kasus ini Paul di berikan surat peringatan bersama dengan temannya yang berantem dengannya. Setelah sampai dirumah, Ibu Paul memarahi Paul dan Paul hanya bisa menangis dan meminta maaf. 

 

   Singkat cerita Paul sudah lulus SD,dan SMP dan sudah masuk SMA Kelas 3 di SMA 2 Los Santos. Paul sudah semakin dewasa dan Paul semakin bisa menjaga diri dan menjaga ibunya, saat kelulusan SMA ibu Paul menemani anaknya ke acara perpisahan, disana banyak orang tua yang menemani anak-anaknya dengan kondisi keluarga utuh, melihat hal itu Paul sudah tidak merasakan kesedihan lagi, dan setelah acara perpisahan selesai Paul diajak ibunya pergi ke makam ayahnya yaitu Robert Wastern, disana Paul mengirimkan doa kepada ayahnya dan meneteskan air mata di makam sang ayah karena merasa sangat kangen berada didekat sang ayah.

 

 

 

Cerita Hidup Paul Wastern selesai Saya Aqshal Abistha pemilik Character AqshalAbi (Paul Wastern) mengucapkan terima kasih.

 

 


 

Saya aqshalabi selaku pemilik account UCP AqshalAbi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (AqshalAbi) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.

 

Sudah saya edit min

Posted
On 3/27/2020 at 7:34 PM, aqshalabi said:

 

download.jpg

 

 

 

    Suatu hari,tepatnya pada malam selasa telah lahir seorang anak Laki-laki yang bernama Aqshal Abi (Paul Wastern) dari pasangan suami istri yang bernama Robert Wastern dan Angel Wastern pada tanggal 23 Juli 2002,di Los Santos,California Amerika Serikat. Aqshal Abi (Paul Wastern) terlahir di keluarga yang biasa saja atau sederhana. Pada usia 5 tahun Aqshal Abi Atau yang biasa dikenal dengan sebutan Paul Wastern ini, mendapatkan suatu mukjizat dimana Paul dan kedua orang tuanya yaitu Robert Wastern dan Angel Wastern sedang pergi liburan ke luar kota, saat sedang diperjalanan mobil yang mereka pakai untuk berlibur mengalami kecelakaan yang cukup parah mobilnya yang ditabrak oleh truck sampai terbalik, Paul mengalami luka yang cukup parah sampai-sampai harus dijahit dibagian pelipisnya,sedangkan Ibunya Angel Wastern mengalami luka yang sangat parah karena kaki dan tangannya penuh darah dan tidak sadarkan diri, sedangkan ayah Paul yaitu Robert Wastern menjadi satu-satunya korban yang tidak selamat atau meninggal dalam kecelakaan tragis itu.

  

   Satu Tahun setelah kejadian mengerikan itu, dimana Paul harus ditinggalkan oleh sang ayah, Paul masih merasa sedih dan terkadang ibunya mencoba menghiburnya seperti mengajaknya main ke taman, keliling kota, tapi tetap saja Paul masih merasa sedih. Paul sering tidur dan mimpi melihat ayahnya yang sudah tiada Paul pun terbangun dan langsung menangis. Ibu Paul Wastern kebingungan harus berbuat apa sampai-sampai sang ibu membelikan beberapa mainan anak-anak agar Paul bisa terhibur, usaha sang ibu berhasil membuat Paul perlahan menerima kepergian sang ayah. Keseharian Paul berubah drastis semenjak dibelikan mainan oleh ibunya, Paul jadi lebih sering bermain dirumah dengan ceria, Ibunya pun sangat senang melihat Paul bisa kembali tersenyum.

 

   Saat Paul menginjak umur 7 Tahun dia didaftarkan di sekolah dasar (SD) oleh ibunya, Paul sekolah di SDN 2 Los Santos. Letak sekolah Paul tidak terlalu jauh dari rumahnya, jadi Paul bisa berangkat sekolah jalan kaki tanpa harus diantar oleh ibunya. Semenjak Paul masuk SD, sifat Paul dan karakteristiknya berubah sangat pesat Paul jadi tidak manja seperti dulu. Paul memiliki banyak teman di SD. Paul menjadi anak yang paling berprestasi di sekolahnya karena berhasil memenangkan lomba balap lari di SDnya, dan berhasil membuat ibunya bahagia terhadapnya. Paul seringkali melihat teman-temannya diantar berangkat sekolah oleh ayahnya menggunakan mobil, sedangkan Paul yang hanya bisa melihat dan mengingat kenangan sang ayah terkadang momen seperti itu yang membuat Paul merasa sangat sedih dan ingin meneteskan air mata. Paul sering dibekali makanan saat pergi kesekolah oleh ibunya makanan tersebut yaitu Mie goreng dan telur.

 

   Pada saat Paul sudah kelas 6 SD dan ingin lulus disitulah perubahan Paul sangat terlihat Paul menjadi lebih dewasa dalam berfikir dan dalam melakukan sesuatu, singkat cerita pada saat ingin lulus Paul terkena kasus karena berantem dengan teman sekelasnya, Guru Paul langsung memanggil ibu Paul dan memberi informasi mengenai anaknya, mendengar informasi tersebut ibu Paul sangat kaget dan sangat terheran-heran anaknya berantem disekolah padahal yang dia tau Paul tidak pernah bertengkar sama siapapun. Ibu Paul pun langsung bergegas berangkat kesekolah dan mendatangi ruang guru, disana hanya ada Paul dan wali kelasnya, ibu Paul sangat marah terhadap Paul dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, Paul menjelaskan kepada sang ibu "Dia (teman Paul yang berantem dengannya) menghina saya, dia bilang saya tidak akan bisa bahagia karena sudah tidak mempunyai ayah". Mendengar dia ngomong seperti itu apakah saya salah menghajar dia bu?. Sang ibu hanya bisa menangis sedih, dengan kasus ini Paul di berikan surat peringatan bersama dengan temannya yang berantem dengannya. Setelah sampai dirumah, Ibu Paul memarahi Paul dan Paul hanya bisa menangis dan meminta maaf. 

 

   Singkat cerita Paul sudah lulus SD,dan SMP dan sudah masuk SMA Kelas 3 di SMA 2 Los Santos. Paul sudah semakin dewasa dan Paul semakin bisa menjaga diri dan menjaga ibunya, saat kelulusan SMA ibu Paul menemani anaknya ke acara perpisahan, disana banyak orang tua yang menemani anak-anaknya dengan kondisi keluarga utuh, melihat hal itu Paul sudah tidak merasakan kesedihan lagi, dan setelah acara perpisahan selesai Paul diajak ibunya pergi ke makam ayahnya yaitu Robert Wastern, disana Paul mengirimkan doa kepada ayahnya dan meneteskan air mata di makam sang ayah karena merasa sangat kangen berada didekat sang ayah.

 

 

 

Cerita Hidup Paul Wastern selesai Saya Aqshal Abistha pemilik Character AqshalAbi (Paul Wastern) mengucapkan terima kasih.

 

 


 

Saya aqshalabi selaku pemilik account UCP AqshalAbi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (AqshalAbi) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.

 

 

Sudah saya edit min    @dikagantengbanget

Posted

Image


To @NamaForum

I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account:

 


Sincerely,

@NamaStaff
JG:RP Staff Team.

 
Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...