jalaluddin_rumi Posted February 11, 2020 Posted February 11, 2020 (edited) Aaron Kaibo Aaron Kaibo atau biasa dipanggil Kaibo, adalah seorang anak keturunan Tionghoa - Amerika dari pernikahan Alvis Bardon dan Xin Qian. Kaibo lahir pada tanggal 04 Agustus 2005 di kota Shanghai, China. Kaibo mempunyai kakak perempuan bernama Emma Fen. Ayah nya membawa Kaibo tinggal di Camden salah satu kota di negara bagian New Jersey, Amerika Serikat. Alasan kenapa Kaibo dan ayah nya pindah ke Amerika dan meninggalkan ibu dan kakak nya di Shanghai adalah karena Kaibo memiliki kecenderungan pada obat - obatan terlarang. Mengapa demikian, karena lingkungan rumah Kaibo di Shanghai adalah teritory atau wilayah kekuasaan salah satu mafia di Cina yang sebagian bisnis nya ialah menjual obat-obatan terlarang. Suatu ketika, Kaibo dipanggil oleh temannya duduk - duduk sambil berbincang di gang dekat sekolah nya. Saat asik - asik nya bercengkrama, salah seorang teman nya mengeluarkan bungkusan berisi serbuk putih dan meletakkan di meja depan mereka. Teman-teman nya begitupun dengan Kaibo bertanya - tanya barang apa yang ada dalam bungkusan itu. Pemilik bungkusan itu pun mulai membuka bungkusan tersebut dan menaruh sedikit isinya ke atas meja. Semuanya terdiam memperhatikan si pemilik tersebut. Tiba - tiba pemilik menundukkan kepalanya ke atas meja dan mengisap benda yang mirip garam itu. Sontak teman - teman nya dan Kaibo penasaran dan mulai mencoba nya. Semenjak itulah Kaibo mulai mengenal oba t- obatan terlarang, mengkomsumsi nya terlalu sering dan mulai addict di hari belakangan. Kaibo sakau atau kecanduan dimulai ketika ia hendak ke rumah paman nya untuk membantunya menjual ikan hasil tangkapan nya kepada pengepul di pasar. Kaibo merasa ada yang salah pada dirinya. Tubuh nya mulai dingin dan perlahan menggigil seakan-akan musim dingin di bulan November. Perasaan nya seakan ingin terus mengkomsusi bubuk tersebut, Kaibo pun mengurungkan niat nya pergi ke paman nya dan mulai mencari penjual obat itu yang biasa menunggu di gang dekat sekolah nya. Saat sampai di sana, ternyata penjual tidak ada dan Kaibo pergi ke tempat teman yang memperkenalkannya ke barang tersebut. Kaibo diberi dengan syarat ketika ia butuh kembali, ia harus membelinya atau mencarinya di tempat lain karena tidak selamanya teman nya itu dapat memberi Kaibo terus menerus. Hari itu terulang kembali ketika di rumah nya, Aaron Kaibo mulai gelisah dan menghancurkan barang apa saja di dekat nya. Mulai menggeledah kamar orang tua nya tetapi tidak mendapatkan uang sepeser pun. Ayah nya sudah mulai curiga dari dulu, tetapi baru mendapati Kaibo tergeletak di kamar orang tua nya dengan kondisi tubuh yang pucat dan menggigil. Ayah nya pun memutuskan untuk terbang ke Amerika untuk rehabilitasi anak nya Kaibo, karena kebetulan Saudara ayah nya Kaibo memiliki pusat rehabilitasi pecandu narkoba di negara bagian New Jersey, Amerika Serikat. Setibanya di Camden, rupanya tidak berjalan sesuai rencana ayah nya. Awal nya, Aaron Kaibo memang tinggal di tempat rehabilitasi tersebut. Tapi lama-kelamaan Kaibo mulai merasa seperti di penjara. Sudah lama ia merencanakan untuk lari dari tempat tersebut. Rencana itu ia mulai pada malam hari, Kaibo sudah mempersiapkannya matang-matang. Ia mulai membuka jendela kamar nya dan berlari ke halaman belakang mengambil pemotong kawat besi. Ia pun berlari ke sisi bangunan tersebut dan menghampiri pagar besi itu. Ia mulai memotong kawat nya agar ia bisa keluar dan akhir nya pergi menjauh dari sana. Saat itu kurang lebih pukul 01:35 AM, Kaibo tiba di salah satu pom bensin di kota itu. Kaibo mellihat ada truck yang singgah dan ia pun menghampiri truk tersebut. Kaibo menuju ke sisi kiri truck tersebut dan mendapati supir nya yang tengah mengisi tangki mobil nya. Ketika supir tersebut mengatakan ingin ke Paterson, Kaibo berbohong bahwa mereka punya tujuan bersama, dan ikutlah Kaibo ke Paterson bersama dengan truk itu. Di Paterson, Aaron Kaibo bertemu dengan lelaki paruh baya bernama Lucas Pierro, ia mengaku adalah dealer drugs sekaligus anggota gangster di daerah tersebut. Pierro akhir nya mengajak Kaibo ke tempat nya. Akhirnya Kaibo pun memutuskan menjadi anggota geng tersebut dan mempunyai pistol pertama nya yang diberikan oleh Pierro. Suatu hari kaibo diberi tugas untuk mengawal penyelundupan 200 kilogram cocaine ke daerah Philadelpia. Mereka tiba di perbatasan New Jersey - Philadelpia pukul 02:15 PM. Ternyata, tidak sesuai rencana, penjaga tersebut bukan penjaga yang biasanya bertugas di sana melainkan orang lain. Karena itulah, mobil yang dikawal Kaibo dipinggirkan dari jalan untuk pemeriksaan. Saat petugas ingin membuka truk tersebut, Kaibo dengan cepat menembak kedua petugas tersebut tepat di bagian kepala nya dan mati seketika. Mereka pun melanjutkan perjalanan dan sampai di tujuan dengan aman. Tetapi begitu Kaibo sudah pulang ke New Jersey, berita penembakan petugas di daerah perbatasan itu mulai menyebar. Berita nya ada saksi yang melihat kejadian tersebut. Saksi itu mengatakan bahwa pelaku nya berwajah Asia tetapi mata nya berwarna biru. Kaibo pun baru ingat bahwa pada saat di tempat kejadian, ia memang melihat mobil pick up yang terparkir di dekat pos penjagaan tetapi ia tidak melihat siapa - siapa selain kedua petugas yang ia bunuh. sketsa wajah Kaibo pun mulai menyebar ke kota - kota New Jersey maupun Philadelpia. Kaibo mulai berpikir untuk cepat - cepat keluar dari kota tersebut. Kebetulan, Pierro mempunyai seorang kenalan pebisnis yang kaya raya dalam bidang black market, bernama Ian Jefferson. Ia meminta bantuan ke Ian untuk menerbangkan Kaibo menuju Los Santos di San Andreas. Orang tersebut pun dengan senang hati membantu Pierro dan Kaibo, karena Pierro telah berjasa besar kepada Ian disaat Ian memiliki masalah sengketa lahan di daerah New Jersey. Aaron Kaibo pun mengucapkan terima kasih kepada Pierro dan berpamitan dengan teman - teman nya. Keesokan harinya Aaron Kaibo terbang dari New Jersey menuju San Andreas dan tiba di Los Santos Internasional Airport pada bulan Januari 2020. Saya jalaluddin_rumi selaku pemilik account UCP Jd_Rumi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Aaron Kaibo) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited February 12, 2020 by jalaluddin_rumi
jalaluddin_rumi Posted February 11, 2020 Author Posted February 11, 2020 Questions Tujuan membuat character story: supaya karakter ini di dalam game menjadi jelas, juga dapat mengakses fasilitas yang tidak bisa diakses player yang belum membuat character story Account UCP yang saya miliki: Jd_Rumi Account Forum yang saya miliki: jalaluddin_rumi Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah
jalaluddin_rumi Posted February 11, 2020 Author Posted February 11, 2020 (edited) @ahmadavid Sudah saya edit bang, maaf kalo masih banyak yang salah penggunaan kata nya. Mohon dikritik kembali jika masih ada yang salah. Edited February 11, 2020 by jalaluddin_rumi
$ahmadavid$ Posted February 11, 2020 Posted February 11, 2020 Masih terdapat penggunakan imbuhan dan huruf kapital yang salah.
jalaluddin_rumi Posted February 11, 2020 Author Posted February 11, 2020 1 jam yang lalu, ahmadavid said: Masih terdapat penggunakan imbuhan dan huruf kapital yang salah. Edited min.
$ahmadavid$ Posted February 12, 2020 Posted February 12, 2020 To @jalaluddin_rumiI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@ahmadavidJG:RP Staff Team.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now