Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Semua tanggung jawab terkait ini sudah diserahkan penuh ke pihak hosting provider. ×

Search the Community

Showing results for tags 'yakuza'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • Jogjagamers
    • Announcement
    • Discord
    • UCP
  • Community
    • General Talk
    • Computer & Electronics
    • Media & Entertainment
    • Market Place
  • [SAMP] Jogjagamers Roleplay
    • Server Information
    • General Discussion
    • In Character
    • Media
    • Support
    • Organizations
  • [Rage:MP] Jogjagamers V Roleplay
    • Server Information
    • General Discussions
    • Media
    • Support
    • Organizations
  • Forum Support
    • Guide
    • Request & Suggestion
    • Technical Support
    • Testing Room
  • Tianmetal's Fanclub's Discussion
  • SA:MP Indonesia's Guide & Discussion
  • SA:MP Indonesia's Bug Report
  • San Andreas Fire Department's Discussion
  • White Company's Achievement
  • Black Lions Crime Connection's Information
  • Copyright ©'s Staff List
  • Copyright ©'s Announcement
  • Company & Firm Club's Support
  • Company & Firm Club's Suggestions
  • Company & Firm Club's Guideline
  • Company & Firm Club's Question and Answer
  • Company & Firm Club's Company & Firm Report Section
  • Company & Firm Club's Company Member List
  • KS Group's What We Offer
  • KS Group's Why We're Different
  • KS Group's Careers
  • KS Group's General
  • Morvea Motorcycle Club's Morvea M.C || Chapter 1 || list member
  • Antares Group's Disscusion
  • Antares Group's Disscusion
  • Cavity Group's Track Record of Employees
  • Cavity Group's Achievement
  • Cavity Group's Rules & Guide
  • Cavity Group's Cavity Rank Structure
  • Brickatecha MC's Topics
  • BKM's Test
  • Los Caminantes M.C's Question and Answer
  • Community Offroad Rally & Explore's Dashboard
  • Community Offroad Rally & Explore's Information

Calendars

  • Jogjagamers Calendar
  • San Andreas News Agency's SANEWS Calendar

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Location


Interests

Found 2 results

  1. Halo, selamat pagi / siang / sore / malam untuk Patriot Jogjagamers!! Pertama-tama perkenalkan saya revanzaputra, atau yang bisa juga dikenal sebagai nama RevanAX. Teman-teman semuanya bisa panggil saja saya Revan atau panggil apapun itu yang dirasa untuk teman-teman nyaman manggil saya apa. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan petunjuk kepada teman-teman patriot Jogjagamers Roleplay yang ingin melakukan Roleplay sebagai anggota Family and Gang di server Jogjagamers Roleplay, khususnya dengan konsep organisasi kriminal Jepang. Seperti yang kita ketahui, teman-teman. Di server Jogjagamers Roleplay terdapat sistem Family and Gang yang bisa diisi dengan berbagai konsep kelompok, termasuk organisasi kriminal Jepang. sebagai contoh saya akan mengambil dua organisasi kriminal Jepang yang pernah ada di Jogjagamers Roleplay, yaitu Yakuza dan Bosozoku. Mungkin sebagian besar teman-teman disini masih berfikir bahwasannya Yakuza dan Bosozoku adalah hal yang sama. Namun, teman-teman salah menganggap hal tersebut. Keduanya memang berasal dari Jepang dan memiliki citra kriminal, tetapi Yakuza dan Bosozoku memiliki perbedaan yang sangat amat jelas, baik itu dari segi budaya, struktur organisasi, cara gerak, maupun perilaku anggotanya. Namun, pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas perbedaan dari segi budaya, struktur organisasi, cara bergerak, maupun perilaku anggotanya. Fokus pembahasan kali ini adalah "Bagaimana cara melakukan pendekatan terhadap organisasi kriminal Jepang", baik itu kepada Yakuza maupun ke Bosozoku. Hal ini penting untuk dipahami agar teman-teman nantinya tidak melakukan pendekatan secara asal-asalan saat Roleplay untuk bergabung ke Family And Gang yang memiliki konsep organisasi kriminal Jepang. Untuk melakukan Roleplay pendekatan / approach kepada organisasi kriminal Jepang seperti Yakuza, dengan tujuan untuk menjadi bagian dari anggotanya, tentu saja ada beberapa cara yang dapat teman-teman patriot Jogjagamers Roleplay lakukan. Salah satu cara yang paling efektif adalah mulai dari BAWAH. Pada dasarnya, hampir semua anggota Yakuza yang awalnya bukan siapa-siapa di dalam organisasi juga memulai prosesnya tuh dari titik rendah, lalu seiring waktu mereka akan naik karena loyalitas, dan kepercayaan yang mereka bangun sendiri. Tidak ada jalur instan untuk masuk ke organisasi seperti itu. Jika karakter teman-teman datang tanpa nama, tanpa koneksi, dan tanpa nilai, maka teman-teman harus membuktikan nilai karakter teman-teman dari nol. Karena itu, saya akan memberikan dua rute pendekatan / approach yang bisa dilakukan, yaitu memulai dari awal sebagai pekerja biasa atau melalui jalur orang dalam yang sudah memiliki hubungan dengan organisasi tersebut. Melalui jalur pekerja biasa Langkah pertama, cari usaha atau bisnis yang berada didalam naungan kelompok Yakuza, seperti bar, restoran, bengkel, tempat hiburan, gudang, atau usaha lain yang mereka jalankan secara terbuka, Setelah itu, masuklah sebagai pekerja biasa dan jalani pekerjaan dengan normal. Selanjutnya, tunjukan bahwasannya karakter milik teman-teman memiliki etos kerja yang baik, loyal, disiplin, dan tidak banyak bicara. Dalam konsep organisasi Yakuza, kepercayaan dibangun dari konsistensi, bukan dari banyak bicara. setelah mulai dikenal, biasanya karakter teman-teman akan diberi tugas-tugas kecil, seperti mengantar barang, menjaga tempat, menagih pembayaran, dan menemani anggota senior. Dari tugas kecil ini teman-teman akan mendapatkan penilaian tergantung kinerja karakter teman-teman. Jika memang sudah mampu menjalaskan tugas dengan baik dan menjaga rahasia organisasi, maka oerlahan karakter teman-teman bisa dianggap layak untuk masuk lebih dalam lingkaran mereka. Melalui rekomendasi atau perkenalan orang dalam Langkah pertama, bangun hubungan lebih dulu dengan seseorang yang sudah berada di dalam organisasi. Bisa melalui pertemanan, relasi bisnis, hutang budi, atau sering membantu kepentingannya. Setelah hubungan cukup dekat, tunjukan bahwa karakter teman-teman punya manfaat, misalnya berani, bisa dipercaya, punya koneksi, atau memiliki kemampuan tertentuan yang dibutuhkan. Jika orang dalam tersebut yakin, maka ia bisa memperkenalkan karakter teman-teman kepada anggota lainnya atau langsung ke atasan yang lebih tinggi. Pada tahap ini, karakter teman-teman tetap akan diuji, karena rekomendasi bukan berarti langsung diterima. Biasanya diberikan percobaan tugas, pengamatan sikap, serta penilaian apakah karakter teman-teman pantas dibawah masuk. Jika lolos, maka jalur masuk teman-teman akan jauh lebih cepat dibandingkan memulai dari nol. Pada intinya teman-teman walaupun pakai orang dalam atau mulai dari nol sebagai pekerja biasa. Tetap harus mengikuti apa kata anggota-anggotanya alias manuk dalam perintah mereka. Tetap diam dan langsung kerjakan tugas yang diberikan. Pada intinya teman-teman. Kalau ingin melakukan pendekatan ke Bosozoku, caranya berbeda dengan organisasi yang rapi dana terstruktur seperti Yakuza. Kalau teman-teman masih pakai pola pikir "diam, datang, nurut, dan tunggu disuruh-suruh" teman-teman benar-benar salah dalam hal untuk melakukan pendekatan ke organisasi Bosozoku. Bosozoku identik dengan geng jalanan motor, solidaritas kelompok, keberanian, reputasi, dan aksi di lapangan. Jadi untuk masuk, karakter teman-teman biasanya harus terlihat dulu keberadaannya, Hadir di tongkrongan mereka, ikut kumpul, tunjukan minat pada kultur mereka, dan jangan datang seperti polisi menyamar yang cuma mau mengamati mereka. Untuk melakukan pendekatan atau roleplay masuk ke Bosozoku, ada dua rute utama yang paling masuk akal yaitu melalui jalur tongkrongan dari nol, atau lewat rekomendasi orang dalam. Perlu diingat lagi teman-teman, Bosozoku itu kultur jalanan, bukan perusahaan formal seperti Yakuza. Rute mulai dari nol / jalur tongkrongan. Langkah pertama, cari lingkungan tempat kelompok Bosozoku tersebut sering berkumpul, seperti bengkel, parkiran, jalanan tertentu, markas kecil, atau tempat nongkrong yang biasa mereka jadikan titik kumpul. Setelah itu, masuklah secara perlahan sebagai orang biasa dan mulai sering terlihat di sekitaran mereka. Selanjutnya, tunjukan bahwa karakter teman-teman memiliki minat pada dunia otomotif, keberanian, solidaritas, dan sikap yang santai tapi tetap tau batas tertentu. Dalam kelompok seperti Bosozoku, penilaian lebih banyak datang dari sikap dan keberanian, bukan dari banyak bicara. Setelah mulai dikenal, karakter teman-teman akan diajak dalam kegiatan kecil seperti, riding bersama, menjaga tongkrongan, membantu perbaiki kendaraan, atau ikut berkumpul pada malam hari. Dari kegiatan sederhana inilai penilaian dimulai. Jika mampu menunjukan loyalitas, tidak pengecut, dan bisa menjaga nama baik kelompok, maka perlahan karakter teman-teman akan dianggap layak untuk masuk lebih dalam ke lingkarang mereka. Melalui rekomendasi atau perkenalan orang dalam. Langkah pertama, bangun hubungan lebih dulu dengan seseorang yang sudah berada di dalam kelompok Bosozoku, bisa melalui pertemanan lama, relasi jalanan, teman bengkel, ataupun sering ikut kegiatan bersama dirinya. Setelah hubungan cukup dekat, tunjukan bahwa karakter teman-teman mempunyai nilai, misalnya berani, setia kawan, bisa dipercaya, paham kendaraan, atau siap membantu ketika dibutuhkan. Jika orang dalam tersebut yakin, maka orang tersebut akan memperkenalkan karakter teman-teman kepada anggota lainnya atau anggota senior yang ada di kelompok Bosozoku tersebut. Di tahap ini, karakter teman-teman akan mendapatkan perhatian karena rekomendasi bukanlah sesuatu yang bisa diterima begitu saja. Biasanya akan ada pengamatan sikap, cara bergaul, keberanian saat di lapangan, serata apakah karakter teman-teman ini cocok dengan lingkungan mereka. Jika memang lolos, maka jaluar masuk kalian akan jauh lebih cepat dibanding memulai semuanya dari nol. Pada intinya, teman-teman. Untuk memasuki organisasi Bosozoku sebenarnya terbilang cukup sederhana dan tidak serumit seperti Yakuza yang lebih mengutamakan struktur, disiplin, serta proses kepercayaan yang panjang. Lingkungan Bosozoku tuh pendekatannya lebih santai dan mengandalkan kecocokan dalam pergaulan. Jika karakter teman-teman dirasa asik, bisa berbaur, dan punya solidaritas, maka peluang untuk diterima tentu akan lebih besar. Baik teman-teman, mungkin itu saja penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai cara melakukan pendekatan atau roleplay masuk ke organisasi kriminal Jepang, baik Yakuza maupun Bosozoku di Jogjagamers Roleplay. Dari penjelasan tadi, kita bisa memahami bahwa setiap organisasi memiliki pendekatan, budaya, dan proses penerimaan yang berbeda-beda. Karena itu, penting bagi teman-teman untuk menyesuaikan karakter serta cara bermain agar roleplay yang dijalankan terasa lebih realistis. Saya harap guide yang saya buat ini bisa membantu teman-teman yang masih bingung memulai untuk masuk ke dalam faction atau kelompok dengan konsep Jepang tersebut. Jika ada kekurangan dalam guide yang saya buat tolong di koreksi. Sekian dari saya, saya revanzaputra atau dikenal juga dengan RevanAX atau bisa dipanggil saja dengan nama Revan mengucapkan selamat menikmati perjalanan roleplay sebagai anggota organisasi jepang mau itu dari faksi Yakuza ataupun dari faksi Bosozoku di Jogjagamers Roleplay, Happy roleplaying!!!
  2. THE OPENING Halo, selamat pagi/siang/sore/malam para patriot JGRP. Sebelumnya saya DaffaRexandro yang pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan sedikit pengalaman dan pengetahuan saya tentang "Bagaimana Caranya untuk Roleplay Menjadi Seorang dan Bagian dari Sekelompok Yakuza". Di dalam guide ini, saya akan lebih memfokuskan ke arah development dari karakter Yakuza, bagaimana kehidupan sehari-harinya ketika berinteraksi, bagaimana struktur keluarganya, dan tradisi-tradisi yang mereka miliki. Soal bisnis yang dijalankan oleh Yakuza, bisa dikreasikan se-kreatif mungkin sesuai dengan fitur server saja. THE MAJORITY, THE AVERAGE Di Jepang, kebanyakan Yakuza beranggotakan orang-orang yang sudah berumur hingga 50 tahun ke atas. Namun berbeda dengan kondisi yang dialami di Amerika Serikat, para anggota Yakuza justru berumur lebih muda daripada yang terjadi di Jepang, yaitu kisaran 18 hingga 30 tahun. Hal ini dikarenakan para kalangan tua yang sudah melakukan migrasi ke Amerika Serikat tidak ingin mengingat kembali masa-masa kelam peperangan dan budaya-budaya yang ada di Jepang. Kasus ini membuat organisasi Yakuza yang ada di Amerika Serikat lebih didominasi oleh kalangan muda yang tidak peduli dengan kejadian apapun yang terjadi di masa lalu, pandangan mereka hanya melihat sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Sama seperti Chinese, Japanese juga mungkin tetap mempelajari bahasa Jepang sebagai second-language yang digunakan untuk berbicara kepada sesamanya, walaupun tidak se-native Chinese karena mereka memiliki Chinatown tersendiri. YAKUZA'S CULTURE VULNERABILITY Yakuza telah menjadi salah satu organisasi kriminal yang masih mempertahankan kulturnya. Baik secara pelantikan anggota, kode etik Bushido, maupun tradisi lainnya yang dilakukan di Jepang. Berbeda dengan Yakuza yang ada pada kebanyakan film, mereka tidak menggunakan jas di kesehariannya seperti yang telah terjadi pada tahun 50an. Justru pada saat ini, mereka lebih cenderung untuk menggunakan setelan baju mengikuti dengan keseharian orang yang terjadi di Amerika, contohnya seperti T-Shirt. Adapula tradisi-tradisi yang dipertahankan oleh Yakuza, yakni: 1) Tradisi Yubitsume (Otoshimae) Tradisi Yubitsume atau yang disebut juga sebagai Otoshimae ini merupakan tradisi pemotongan, penghilangan jari kelingking seorang anggota Yakuza yang dilakukan untuk menebus semua kesalahan dengan penuh penyesalan yang tulus terhadap anggota yang lainnya. Namun tradisi ini jarang dilakukan di Amerika Serikat, karena memotong jari kelingking hanya akan menarik perhatian orang lain dan juga kepolisian. 2) Tradisi Sepukku (Harakiri) Tradisi Sepukku ini terkenal dengan sebutan Harakiri. Sepukku atau Harakiri adalah sebuah aksi melukai atau mengiris perut menggunakan senjata tajam dengan tujuan bunuh diri secara terhormat. Tradisi ini sering terjadi dan dipertahankan oleh Yakuza sejak masa Shogunate. Mereka lebih memilih untuk mempertahankan kehormatan mereka dengan kematian dibanding menjadi pengecut untuk hidup. 3) Tradisi Sakazuki (-goto) Tradisi Sakazuki atau yang biasa dikenal dengan Sakazukigoto ini merupakan sebuah tradisi yang biasanya diaplikasikan atau dilakukan pada upacara pelantikan anggota keluarga Yakuza yang baru. Upacara Sakazukigoto dilakukan dengan cara meminum satu mangkuk kecil wine beras (sake) yang pada beberapa kasus juga dicampur dengan sisik ikan, lalu semangkuk sake tersebut akan secara bersamaan diminum oleh oyabun dan shatei yang akan dilantik menjadi anggota resmi Yakuza. Upacara ini mengingatkan saya dengan omerta pada Italian Mobster. THE HIERARCHY OF YAKUZA Hubungan antar anggota keluarga Yakuza itu seperti father-son, anak dan bapak. Sesama anggota yang diinduksi masuk ke dalam Yakuza akan menganggap satu sama lain sebagai saudara/brothers. Sementara bos dari Yakuza (oyabun) akan dianggap sebagai ayah/father dari para brothers. Kurang lebih seperti Bosozoku, mereka diharuskan untuk melindungi satu sama lain yang dianggap sebagai anggota keluarga dan aset penting dari Yakuza. Maka dari itulah mengapa Bosozoku mendapat keringanan untuk masuk ke Yakuza. Struktur Yakuza juga terbuka untuk satu sama lainnya. Misalnya wakagashira dapat dengan bebas melakukan komunikasi dengan kyodai, begitupula dengan shateigashira yang dapat secara bebas berkomunikasi dengan shatei. Jadi tidak ada barrier atau halangan yang pasti dalam berinteraksi di Yakuza. Sama seperti organisasi kriminal lainnya, Yakuza juga memiliki struktur atau hirarkinya sendiri. Yakuza di Amerika Serikat masih sangat memegang teguh struktur kepemimpinan dari Yakuza yang telah terjadi di Jepang, sehingga susunan kepemimpinannya tidak jauh beda atau bahkan sama secara keseluruhan. Adapula struktur kedudukan di Yakuza, yaitu: 1) Godfather (Kumicho/Oyabun) Oyabun atau Kumicho pada Yakuza bisa dianggap seperti godfather, ayah dari segala ayah yang ada di Yakuza. Oyabun juga menduduki posisi tertinggi dari sebuah Yakuza, seperti Boss. Biasanya oyabun terpusat di Jepang saja, sehingga sudah menjadi hal yang sangat wajar jika oyabun tidak akan terlihat di Amerika Serikat. Namun di beberapa kasus, terdapat oknum-oknum kru di bawah kepemimpinan wakagashira (first-lieutenant) yang dengan sengaja menganggap dirinya berbeda dan memisah dari pusatnya, dimana wakagashira (first-lieutenant) tersebut yang menganggap dirinya sebagai oyabun untuk kru-nya. Di samping oyabun, terdapat saiko-komon yang terbagi menjadi shingiin dan kakei yang membantu pekerjaan oyabun. Saiko-komon merupakan penasihat yang membantu oyabun untuk menyelesaikan masalah. Shingiin adalah penasihat hukum, sementara kakei adalah akuntan. 2) First-Lieutenants (Wakagashira) Wakagashira atau yang bisa disebut sebagai first-lieutenant merupakan orang-orang yang dipercaya oleh oyabun untuk menduduki dan mengembangkan bisnis mereka di suatu wilayah. Seperti pada server ini terdapat tiga kota besar, yaitu Los Santos, Las Venturas, dan San Fierro yang dimana pada masing-masing kota tersebut terdapat hanya satu wakagashira. 3) Second-Lieutenants (Shateigashira) Shateigashira merupakan second-lieutenant atau yang biasanya lebih dikenal sebagai tangan kanan dari wakagashira. Shateigashira adalah orang-orang yang bertanggung jawab untuk mengontrol dan menguasai bisnis pada beberapa wilayah kecil yang bekerja di bawah salah satu wakagashira. Contoh dari wilayah-wilayah kecil pada kota Los Santos, yakni Playa del Seville, Temple, Little Tokyo, dan lain sebagainya. 4) Big-Brothers (Kyodai) Seperti pernyataan yang telah saya sampaikan di atas, Yakuza menganggap satu sama lain sebagai saudaranya. Kyodai di sini merupakan anggota senior yang bekerja di bawah Shateigashira yang dianggap juga sebagai orang-orang yang bijak (wise-men). Mereka bertanggung jawab untuk mengawasi dan memberikan contoh yang baik kepada para shatei (little-brother) mereka. 4) Little-Brothers (Shatei) Shatei adalah posisi yang diisi oleh anggota-anggota yang baru dilantik menjadi salah satu anggota dari keluarga besar Yakuza. Keberadaan mereka yang baru membuat mereka tidak bisa melakukan banyak hal, terkecuali hal tersebut merupakan perintah dari orang-orang yang berada di atasnya, istilahnya fresh-meat. 5) Outsiders (Gaijin) Gaijin pada Yakuza mirip dengan associates yang ada pada La Cosa Nostra. Mereka merupakan orang-orang yang tidak terlibat secara langsung dengan Yakuza. Gaijin adalah tahap awal sebelum seseorang akan dilantik menjadi shatei. Mereka bisa saja sesekali diperintahkan untuk melakukan suatu hal, namun pergerakannya tidak terlalu banyak. THE CLOSING Saya cukupkan guide ini. Sebenarnya untuk melakukan roleplay Yakuza tidak se-begitunya ketat, apalagi di sini tidak ada yang namanya barrier atau pembatas untuk para anggotanya untuk berinteraksi. Dalam Yakuza, posisi itu tidak terlalu berarti, karena mereka adalah saudara. Sehingga saya harap dengan adanya guide atau petunjuk roleplay ini, ke depannya akan lebih banyak lagi family-family yang mengambil tema dan latar belakang Yakuza. Sebagai penulis, saya menyadari bahwa masih banya kekurangan dalam pembuatan guide ini, dari sisi materi maupun penulisan. Maka dari itu, dari sisi hati yang paling dalam, saya meminta maaf dan juga berterimakasih atas kritik, saran, dan dukungannya. Mari kita sama-sama belajar untuk roleplay yang lebih baik, dan terimakasih! Special Thanks to: @Dena_7730 @Chelland @Contoriano @Kenji Matsuda guru sejarah
×
×
  • Create New...